Kolonel Infantri Suwarno S. A. P Danrem 141 Toddopuli Irup Upacara Minggu dan Kenaikan Pangkat

Bone, Sulsel — Berandankrinews.com — Senin, 01 April 2019 Pukul 08.00 WITA telah dilaksanakan Upacara Bendera Minggu 1 Bulan April Tahun 2019 dan dilanjut Upacara Kenaikan pangkat bertempat di lapangan apel Makorem 141/Tp Jln Jendral Sudirman No. 09 Watampone Bone Sulsel dengan Irup Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno S.A.P.

Amanat panglima Kodam XIV /Hasanuddin yang di bacakan oleh Danrem 141/Tp yaitu memasuki bulan pertama triwulan 2 tahun anggaran 2009 melalui kualitas kinerja kita dituntut semakin lebih baik dari waktu sebelumnya meningkatkan kualitas ini akan bisa terealisasi dengan baik manakala letak setiap individu atau satuan mampu mengambil pelajaran terhadap berbagai hal yang terjadi selama pelaksanaan program kerja pada triwulan 1 yang lalu.

Terkait hal tersebut melalui upacara bendera kali ini saya akan menyampaikan beberapa informasi dan evaluasi sesuai bidang dan staf untuk dijadikan acuan dan pedoman dalam mengoptimalkan tugas-tugas yang akan datang. Bidang intelejen, bidang operasi, bidang personil, bidang logistik, bidang teritorial, bidang perencanaan, bidang inspektorat.

Lanjut Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno S.A.P. mengatakan kenaikan pangkat merupakan suatu kehormatan. Dalam kehidupan militer, kenaikan pangkat adalah suatu kehormatan yang patut di syukuri.

“Karena kenaikan pangkat itu di berikan kepada setiap Prajurit TNI yang mampu menunjukan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang tinggi sesuai dengan tugas yang di embannya. Kenaikan pangkat tersebut bukan merupakan suatu hadiah, melainkan suatu kepercayaan dari pimpinan TNI, Bangsa dan Negara. Juga merupakan suatu amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagai suatu kepercayaan.”

Danrem 141/Tp berharap kepada Prajurit yang naik pangkat, agar mampu mempertanggung jawabkan makna dari kenaikan pangkat. Karena tuntutan dari kenaikan pangkat yang telah diterima harus diimbangi dengan sikap dan perilaku yang lebih bermakna dilingkungan tugas dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dihadiri oleh
Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno S.A.P, Beserta ibu
Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie Triyantho SIP, Beserta ibu
Dandim 1407/Bone Letkol Inf Mustamin, Beserta ibu
Para kabalakrem 141/Tp, Beserta ibu
Para Kasi dan Pasirem 141/Tp (penrem 141 Toddopuli Bone) .

Irwan N Raju
BIRO Kab. Bone

Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas dan Membusuk di Sebuah Warung Kosong

Nunukan, Berandankrinews.com-Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas, ditemukan warga dijalan Tanah Merah Rt 02, Kelurahan Nunukan Utara, Nunukan, Kaltara, di Sebuah warung Bismilah dengan kondisi terlungkup dan membusuk dengan mengunakan kaos berwana hitam dan celana jeans, Sabtu Minggu (31/3/19) kemarin.

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Saring, pedagang Ikan bakar yang berjualan disebelah warung bismilah, dan langsung melaporkan ke Polsek kota.

Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH melalui Kapolsek Kota Iptu Hairul Ismed Harahap, SH membenarkan adanya penemuan mayat berjenis laki-laki disebuah warung Bismilah di jalan Tanah Merah rt 02 Kelurahan Nunukan Utara.

“Kita mendapatkan laporan Masyarakat adanya penemuan mayat berjenis laki-laki yang dalam keadaan membusuk, mendapat laporan itu, kami dari polsek kota langsung tanggap dan mendatangi tkp serta melakukan olah tkp,” Kata Ismed, Senin (1/4/19).

Dikatakan Ismed, Pihaknya langsung mengevakuasi mayat tersebut dan membawa mayat ke Rumah sakit umum untuk dilakukan visum et Repertum (VeR) luar.

Namun saat ini pihak kepolisian belum dapat memberikan hasil visum dari mayat tersebut. Petugas juga tidak menemukan identitas dari mayat tersebut.

“Kita belum bisa menyimpulkan hasil visum, karena kita belum mendapatkan hasil visumnya dari dokter yang melakukan visum dan hingga saat ini kami telah berkordinasi kepada ketua rt 02 dan Lurah Kelurahan Nunukan Utara untuk menyebarluaskan, mana tahu ada keluarganya disini,” Jelas Kapolsek Ismed.

Sementara itu pihak Polsek telah melakukan kordinasi ke dinas sosial untuk prosesi pemakamannya, karena identitas yang tidak diketahui.

“Kita sudah kordinasi ke dinas sosial untuk pemakamannya, karena mayat ini tidak diketahui Identitasnya dan siapa keluarganya,”Ujar Iptu Ismed.

Mayat tersebut akan dimakamkan secara Muslim, namun belum diketahui dimana nantinya jasad tersebut dimakamkan.

Dugaan sementara
Berdasarkan informasi masyarakat Sosok mayat tersebut berumur 46 tahun dan tidak normal, hal itu dikuatkan oleh Saring bahwa selama ada diwarung tersebut tidak pernah menyapa warga yang datang diwarungnya.

“Kalau orang normal pak, pasti menyapa dia dan bertanya, tapi ini orang diam saja terus,”Kata Saring.

Tua dan Muda Berkolaborasi Menangkan Muh. Yasir di Pattiro Bajo Sibulue

Bone, Sulsel – Berandankrinews.com – Calon Legislatif DPR RI dari Partai Golkar, Muh Yasir, semakin mengintensifkan silaturahmi sekaligus kampanye kepada masyarakat di pelosok daerah. Langkah itu dilakukan bukan sekadar untuk menambah pundi-pundi dukungan, tapi juga menjaga basis suara. Kunjungan calon legislatif untuk daerah pemilihan Sulsel II itu pun mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Teranyar, saat bertandang ke Desa Pattiro Bajo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Minggu (31/3), masyarakat setempat ramai-ramai menyambut Muh Yasir. Dukungan kepada calon legislatif nomor urut 5 itu datang dari seluruh lapisan masyarakat. Kalangan orang tua maupun kalangan muda alias milenial di Pattiro Bajo siap berkolaborasi memenangkan Muh Yasir.

Dukungan terus mengalir tidak lepas lantaran melihat rekam jejak cemerlang Muh Yasir. Ditambah lagi gagasan dan program serta komitmen politikus Golkar itu yang dianggap paling meyakinkan. Di antara sejumlah caleg lain, termasuk caleg petahana, rekam jejak dan komitmen Muh Yasir yang paling baik. Ia tidak mengumbar janji dan sudah berkontribusi banyak untuk daerah.

Semasa aktif di Kementerian Perdagangan, Muh Yasir diketahui telah berkontribusi untuk pembangunan sejumlah daerah, termasuk di Sulsel. Ia merupakan salah satu inisiator sejumlah program-program ekonomi kerakyatan yang kini dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya di Sulsel, tapi juga Indonesia secara keseluruhan.

Muh Yasir sendiri mengaku tidak menyangka besarnya dukungan masyarakat Pattiro Bajo. Pensiunan pegawai Kementerian Perdagangan itu pun berkomitmen akan merealisasikan program dan kebijakan pro-rakyat bila kelak diberikan amanah sebagai anggota DPR RI. Peningkatan kesejahteraan, termasuk bagi masyarakat Pattiro Bajo akan menjadi prioritas.

“Syukur alhamdullilah, lagi-lagi kita mendapatkan dukungan penuh. Kali ini dari masyarakat Pattiro Bajo, kita lihat semuanya mendukung, mau yang tua maupun yang muda. Tentunya kepercayaan ini menjadi pelecut semangat untuk bekerja, pastinya untuk juga senantiasa amanah, mengabdi kepada rakyat,” ujar Muh Yasir, dalam keterangan persnya, Senin (1/4).

Dalam kunjungan ke Pattiro Bajo, seperti biasa, selain memaparkan gagasan dan program, Muh Yasir juga banyak berdiskusi dengan masyarakat. Termasuk mendengarkan keluh kesah mereka terkait permasalahan yang dihadapi sehari-hari. Ia berkomitmen untuk menuntaskan berbagai problematika, seperti infrastruktur dan kesejahteraan bila diberikan amanah.

“Bone, termasuk Pattiro Bajo merupakan daerah yang punya potensi sumber daya alam yang melimpah. Semua itu perlu kita olah dan maksimalkan dan mendapatkan dukungan dari pusat, makanya bila kelak diberikan amanah, Insya Allah dukungan dari pusat itu akan datang,” ujarnya.

Di sela kunjungan tersebut, Muh Yasir juga tampak melayani permintaan masyarakat untuk melakukan pose salam lima jari. Baik kalangan tua maupun muda itu silih berganti untuk berfoto salam lima jari. Semua itu, kata Muh Yasir, merupakan wujud dukungan dari masyarakat yang diapresiasinya.

Irwan N Raju
BIRO Kab. Bone

Hebat, Pengelola Mall BTC Bone PHK Sepihak Karyawannya dengan Alasan Karena Bukan Perusahaan Besar

Bone, Sul-Sel – Berandankrinews.com – Undang -undang tentang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2013 dalam pasal 150 sampai pasal 172 menjelaskan tentang PHK dan aturan-aturannya.

Riska Astrina (31 tahun), karyawan tetap badan pengelola Mall Bone Trade Center dengan mata berkaca-kaca mengungkapkan kekecewaannya saat dikonfirmasi oleh awak media ini diposko keamanan BTC Bone Macege, Tanete Riattang Barat Bone, Sulawesi Selatan (30/3/2019) pukul 15.00 WITA.

Riska Astina merupakan bagian staff Administrasi di Bone Trade Center ini baru saja menerima surat pemberhentian kerja dari ketua badan Pengelola BTC.

“Seharusnya ada peringatan sebelumnya melalui surat SP 1, SP 2 dan SP 3 kalau kami mau di PHK baru sesuai aturan hukum yang berlaku, namun disini kami tak tahu apa kesalahan yang telah kami perbuat sehingga harus di PHK oleh pihak pengelola yang baru kurang lebih satu bulan menjabat sebagai pimpinan pengelola Mall BTC”, tutur Riska Astrina diamini oleh rekannya Sulfiana dan Astina yang juga ikut kena PHK dari lima orang yang di PHK pengelola.

“Pada waktu di keluarkan surat karyawan tetap pada tahun 2007, setahu kami kalau diberhentikan akan ada pesangon. Saya menuntut hak hak selama hampir 12 tahun bekerja,dan sangat berharap akan diberikan pesangon”.

“Kalau soal diberhentikan tidak ada masalah, yang jelas selaku karyawan tetap yang di PHK sepihak dengan alasan masalah EFISIENSI”.

“Kami pernah ke Dinas Tenaga Kerja menyampaikan hal ini. Kata orang Dinas musyawarah dulu kalau tidak ada hasil nanti dia lapor ke pusat. Terkait hal ini, kami akan kembali lagi ke Kantor Dinas Tenaga Kerja Kab. Bone dalam waktu dekat dan akan didampingi oleh LSM”, tutur Riska Astrina.

Ditempat terpisah, Kepala Badan Pengelola Bone Trade Center Muh. As’Ad Am dengan enteng kepada wartawan yang mencoba menghubungi melalui WhatsApp-nya mengatakan, “Apakah anda tau persoalan yang sebenarnya terjadi, kenapa mesti harus di mediakan, intinya perusahaan sedang mengalami defisit keuangan yang merosot”.

Disinggung mengenai prosedur pemberhentian, As’ad no comment. Terkait pesangon terhadap karyawan tetap yang telah diberhentikan, malah mengatakan “Itu pesangon aturan dari mana, kita disini Swadaya bukan Perusahaan Besar, disini punya tata tertib semua ada aturannya”, ujarnya.

Ditanya perihal ada atau tidaknya pesangon, AS’AD malah tidak menjawab lagi.

Adapun korban PHK sepihak Pengelola Mall BTC Bone, Riska Astrina staff Administrasi masa kerja sudah 12 tahun, HJ Rosdiana Larahim sebagai Bendahara, Sulfiana dan Astina bagian loket parkir, dan Suparman koordinator kebersihan.

Tidak dapat dipungkiri Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dapat terjadi kapan saja, kepada siapa saja, bahkan tanpa mengenal jabatan sekalipun. Maka penting bagi kita sebagai pekerja atau karyawan untuk mengetahui hak-hak yang sudah selayaknya kita dapatkan.

“Sesuai ketentuan yang berlaku bersama dengan Serikat pekerja, kita juga akan lebih kuat dalam memperjuangkan hak-hak kita yang ditindas oleh perusahaan sesuai dengan Undang-undang tentang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003”, jelas Iwan Hammer ketua LSM Alakomai Group Indonesia yang siap mendampingi korban PHK sepihak ini saat dikonfirmasi oleh media ini, Senin(1/4/2019) pukul 10.00 WITA.

Irwan N Raju
BIRO Kab. Bone

Dua rumah warga di Pekkae Kab. Soppeng hangus terbakar

Soppeng, (Sul-Sel) – Berandankrinews.com – Kebakaran terjadi menghanguskan dua rumah panggung di Pekkae Kecamatan Donri – Donri Kabupaten Soppeng,(01/4/2019).

Meski menurunkan beberapa armada mobil Pemadam kebakaran, namun rumah masyarakat yang menjadi Korban si jago merah yakni rumah Ari dan Pallime tak dapat di selamatkan.

Menurut Basri (warga yang berada di lokasi), kebakaran terjadi di perkirakan jam 06.39 pagi tadi.

Kapolsek Donri Donri Iptu. Mas udi yang berada dilokasi mengatakan, “Sejauh ini api sudah dapat di padamkan dengan adanya kesigapan Pemkab Soppeng yang menerjunkan beberapa unit mobil Pemadam (Damkar),” ujarnya.

Menurutnya, sumber dari terjadinya kebakaran sampai saat ini belum diketahui dan sementara dalam penyelidikan pungkas kapolsek Donri-Donri.

Dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa dan di perkirakan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah.