Rapim Fatayat NU Lembata: Sinergi, Ukhuwah, dan Komitmen untuk Kemajuan Daerah

LEMBATA – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lembata menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) bertempat di MIS Balauring pada 1 Februari 2026 sebagai momentum penting konsolidasi organisasi perempuan muda NU di Lembata.

Kegiatan ini dihadiri penuh oleh Tiga Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari Kecamatan Nubatukan, Omesori, dan Buyasuri yang telah resmi bergabung, serta Lembaga Konsultan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A Fatayat NU).

Kehadiran para pengurus mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas kuat untuk memperkuat peran Fatayat NU dalam pembangunan masyarakat, meneguhkan komitmen berkhidmat pada umat dan perempuan muda NU, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan perempuan.

Rapim dibuka dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Ketua Cabang “Yuni Damayanti” yang menekankan pentingnya kebersamaan, sinergi, serta semangat pengabdian. Agenda utama rapat meliputi evaluasi program kerja tahun sebelumnya, perumusan strategi baru, serta penetapan prioritas kegiatan tahun 2026.

Fokus diarahkan pada penguatan kapasitas kader, evaluasi kinerja pengurus, memperkuat struktur organisasi, pemberdayaan perempuan, serta kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Selain membahas program kerja, Rapim juga menjadi ajang silaturahmi antar-pengurus kecamatan, di mana suasana penuh keakraban tercipta ketika para peserta saling berbagi pengalaman, tantangan, dan keberhasilan yang telah dicapai di wilayah masing-masing.

Pertemuan ini memperkuat ukhuwah dan meneguhkan komitmen Fatayat NU sebagai garda terdepan dalam mengawal nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Dalam sesi diskusi, sejumlah rekomendasi strategis muncul, di antaranya peningkatan peran Fatayat NU dalam mendukung literasi anak dan perempuan, pembentukan ranting tingkat desa oleh PAC, penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas, penulisan buku sejarah perjalanan Fatayat NU di Kabupaten Lembata, serta keterlibatan aktif dalam isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Para pengurus juga merumuskan program strategis dengan menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat sipil sebagai mitra kolektif agar program Fatayat NU semakin berdampak luas.

Program kerja Fatayat NU Lembata 2026 dirumuskan dalam tujuh bidang utama yaitu bidang dakwah, ekonomi, hukum dan advokasi, pendidikan dan perkaderan, seni dan sosial budaya, penelitian dan pengembangan (litbang), serta kesehatan.

Ketujuh bidang ini menjadi kerangka strategis untuk memastikan Fatayat NU hadir nyata, responsif, dan solutif dalam menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan manfaat bagi umat dan daerah.

Ketua PC Fatayat NU Lembata, Yuni Damayanti, dalam pernyataannya menegaskan: “Rapat pimpinan ini bukan sekadar forum musyawarah, tetapi juga wujud tekad bersama untuk menjadikan Fatayat NU lebih solid, responsif, dan hadir nyata ditengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar memberi manfaat bagi umat dan daerah. Fatayat NU Lembata harus menjadi motor penggerak yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan solusi bagi masyarakat.” Ucap Yuni dalam Sambuatanya

Rapim Fatayat NU Lembata 2026 akhirnya ditutup dengan komitmen bersama untuk menjalankan hasil musyawarah secara konsisten. Dengan semangat persatuan yang terpancar dari seluruh peserta, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang musyawarah, tetapi juga simbol tekad bersama untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Kehadiran penuh seluruh pengurus kecamatan menjadi bukti nyata bahwa Fatayat NU Lembata siap melangkah lebih jauh, menjawab tantangan, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

(indra)

Jadi Official Broadcaster, Gubernur Ajak Masyarakat Kaltara Nonton Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI

TANJUNG SELOR – Kabar baik bagi pecinta sepak bola di Kalimantan Utara (Kaltara). Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI resmi mengamankan hak siar FIFA World Cup 2026 dan langkah ini langsung mendapat dukungan dari Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum.

Gubernur Zainal hadir langsung dalam acara launching Kick Off FIFA World Cup 2026 yang digelar di kawasan hari bebas kendaraan (CFD) Tebu Kayan, Tanjung Selor sebagai bentuk dukungan agar euforia Piala Dunia bisa dirasakan masyarakat Kaltara hingga ke pelosok daerah.

Menurutnya sepak bola adalah olahraga yang sangat digemari masyarakat Indonesia, khususnya di Kaltara. Dengan TVRI memegang hak siar, masyarakat kini punya kepastian untuk menonton pertandingan kelas dunia secara resmi.

“Penggemar sepak bola di Indonesia sangat besar. Sekarang masyarakat bisa menikmati Piala Dunia lewat TVRI,” kata Gubernur Zainal.

Melihat antusiasme warga yang tinggi, Gubernur langsung menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan agenda nonton bareng (nobar). Ia berencana menggandeng KONI Kaltara dan instansi terkait agar kegiatan nonton bersama ini bisa digelar di sejumlah titik.

Di sela kegiatan itu, Zainal juga sempat berbincang tentang kekuatan tim-tim dunia. Brasil masih jadi jagoannya namun ia juga menaruh perhatian pada Argentina, Belanda serta kemungkinan kejutan dari tim Asia seperti Jepang dan negara-negara Arab.

Ia berharap Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi sarana hiburan tetapi juga bisa memotivasi para atlet muda Kaltara untuk bermimpi dan berprestasi di dunia sepak bola.

“Mudah-mudahan anak-anak muda kita termotivasi. Suatu saat nanti, bukan hanya kita yang menonton dunia, tapi dunia yang menonton anak-anak Kaltara bermain sepak bola,” pungkasnya.

(dksip)

Bareng Gubernur, Warga Tanjung Selor Ramaikan Jalan Sehat Baznas

TANJUNG SELOR – Suasana Minggu pagi (1/2) di Tanjung Selor tampak lebih semarak. Ratusan warga ikut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Sehat yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalimantan Utara (Kaltara) dalam rangka HUT ke-25 Tahun 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di depan cafe road house,Jalan Katamso ini dibuka langsung oleh Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. Ia menilai jalan sehat ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial serta gaya hidup sehat di masyarakat.

“Melalui momentum ini, kita diajak untuk terus menumbuhkan nilai solidaritas, memperkuat ukhuwah, serta membangun kepedulian terhadap sesama, sejalan dengan spirit zakat sebagai instrumen keadilan sosial,” Kata Gubernur Zainal.

Baznas, sebut Zainal, kini tidak hanya dikenal sebagai pengelola zakat tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk terus mendukung peran Baznas agar pengelolaan zakat semakin optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kaltara yang memilih kegiatan sederhana namun bermakna dalam memperingati usia ke-25. Menurutnya, langkah ini menunjukkan Baznas hadir dekat dengan masyarakat.

“Baznas tidak hanya hadir sebagai lembaga pengelola dana umat, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kaltara yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Zainal mengajak seluruh peserta menikmati kegiatan dengan tertib, tetap menjaga kebersihan dan menjunjung semangat kebersamaan.

(dkisp)


Istighosah Akbar 1 Abad NU, Pemprov Ajak Perkuat Persaudaraan

TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara), H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., menghadiri Istighosah Akbar yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati 100 Tahun Hari Jadi Nahdlatul Ulama (NU), di Masjid Istiqomah, Tanjung Selor, Sabtu (31/1) malam.

Mewakili Gubernur Kaltara, Datu Iqro menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti Istighosah dan Tabligh Akbar memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini nilai-nilai kebersamaan, kedamaian dan persaudaraan dapat terus diperkuat dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Datu Iqro.

Datu Iqro juga mengajak seluruh jamaah untuk mempererat solidaritas, kepedulian sosial serta ukhuwah Islamiyah. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah contoh terbaik dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah melalui kepedulian dan doa bagi sesama,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan moral dan spiritual masyarakat, sehingga Kaltara senantiasa menjadi daerah yang aman, damai, rukun dan penuh keberkahan.

Menutup sambutannya, Datu Iqro menyampaikan ucapan selamat atas satu abad Nahdlatul Ulama. Diharapkan NU dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat besar bagi penguatan moral dan akhlak bangsa, khususnya di Kaltara.

Acara ini turut dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan Risdianto, S.Pi., M.Si., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltara, H. Muhammad Rosyit, S.IP., MM., Rais Syuriyah PWNU Kaltara Habib Muthahar Al Jufrie, Ketua Tanfidziyah PWNU Kaltara H. Alwan Saputra, serta masyarakat dari berbagai kalangan.

(dkisp)


Dari Sungai ke Meja Makan, Gubernur Ajak Pelajar Gemar Makan Ikan

TANJUNG SELOR – Dari sungai langsung ke meja makan. Ikan segar hasil fun fishing sore hari di Sungai Kayan langsung dibakar dan dinikmati bersama dalam suasana santai di tepian sungai, Sabtu (31/1) malam.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum mengajak puluhan siswa SMP dan SMA makan malam bersama sambil menikmati ikan bakar. Suasana yang awalnya terlihat resmi pun berubah hangat dan penuh kebersamaan.

Lewat suasana yang hangat, Gubernur mengajak para pelajar membiasakan diri makan ikan melalui gerakan “Aku Suka Makan Ikan”. Duduk dan makan bersama siswa, Zainal menegaskan bahwa ikan adalah sumber protein lokal yang mudah didapat dan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak.

“Anak-anakku mulai hari ini, jangan malas makan ikan. Katakan dengan bangga, Aku Suka Makan Ikan. Karena di dalam piring kalian ini, ada nutrisi yang akan membentuk kalian menjadi pemimpin masa depan yang cerdas dan kuat,” pesannya kepada para pelajar.

Ia juga menjelaskan manfaat ikan bagi pelajar, mulai dari membantu meningkatkan fokus belajar karena kaya omega-3, protein untuk mendukung pertumbuhan tubuh, vitamin A untuk menjaga kesehatan mata, hingga mineral yang membantu menjaga daya tahan tubuh.

Makan malam di tepian Sungai Kayan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan dan masa depan generasi muda bisa dimulai dari kebiasaan makan yang sederhana namun bergizi.

(dkisp)