Kundapil di Nunukan, Anggota DPRD Kaltara Arming Soroti Drainase Buntu dan Jalan Rusak

NUNUKAN – Komitmen untuk memastikan pembangunan tepat sasaran kembali ditunjukkan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Arming, S.H. Melalui agenda Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil), ia turun langsung ke tengah masyarakat Nunukan, Sabtu (19/4/2026), guna menyerap aspirasi sekaligus mengawasi jalannya sejumlah proyek pemerintah di lapangan.

Kegiatan Kundapil kali ini tidak hanya menjadi ajang seremonial. Arming menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pengawasan program pembangunan yang tengah dikerjakan pihak ketiga, serta mendengarkan keluhan warga terkait infrastruktur lingkungan. Langkah ini diambil mengingat beberapa proyek telah berjalan satu hingga dua bulan terakhir.

Di hadapan warga, Arming mengajak masyarakat untuk tidak pasif dan ikut berperan aktif mengawasi setiap program pemerintah. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci agar hasil pembangunan tidak menyimpang dari perencanaan dan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar.

“Mari kita sama-sama mengawal agar kegiatan ini dapat terlaksana sesuai harapan. Manfaat dari pembangunan yang dilakukan pemerintah harus betul-betul dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya bagus di atas kertas,” tegas Arming.

Ia menilai, pengawasan dari masyarakat menjadi kontrol sosial paling efektif untuk mencegah pekerjaan yang asal-asalan dan memastikan anggaran digunakan tepat guna.

Salah satu titik yang dikunjungi Arming adalah wilayah Jalan Teuku Umar, RT 13, Nunukan. Di sana, ia menerima langsung keluhan warga yang selama ini belum terselesaikan. Dua persoalan utama mencuat dan menjadi sorotan dalam dialog tersebut.

Pertama, warga mengharapkan perbaikan jalan berupa pengaspalan di lingkungan dekat Perumahan LA. Kondisi jalan yang rusak dikeluhkan menghambat aktivitas harian, terutama saat musim hujan tiba.

Kedua, masalah drainase yang terputus menjadi perhatian serius. Warga menyampaikan bahwa saluran air yang tidak tersambung sempurna menyebabkan aliran air terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dikhawatirkan akan memicu genangan, banjir lokal, hingga masalah kesehatan lingkungan.

Menanggapi seluruh aspirasi yang masuk, Arming menyatakan komitmennya untuk membawa persoalan tersebut ke meja pembahasan di tingkat provinsi. Ia memastikan akan memperjuangkan agar perbaikan jalan dan normalisasi drainase di Nunukan masuk dalam program prioritas pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

“Semua masukan sudah saya catat. Ini akan saya bawa dan kawal di provinsi. Saya akan pastikan Nunukan, khususnya wilayah perbatasan, mendapat perhatian pembangunan yang setimpal,” ujarnya.

Arming menambahkan, agenda Kundapil akan terus rutin dilakukan ke wilayah-wilayah lain di Kaltara yang membutuhkan perhatian. Hal ini menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia juga menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik dan saran membangun dari masyarakat. Menurutnya, masukan warga adalah bahan bakar untuk perbaikan kinerja, baik bagi dirinya sebagai wakil rakyat maupun bagi pemerintah secara umum.

Kunjungan kerja ini diharapkan bukan hanya menjadi ajang serap aspirasi, tetapi juga mampu mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur dasar yang selama ini dinantikan warga perbatasan.

(Nn/*)

Bupati Nunukan Resmikan Dapur MBG Selisun 2, Perluas Layanan Gizi untuk Masyarakat

NUNUKAN — Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri sekaligus meresmikan operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Selisun 2, dan dilaksanakan oleh Yayasan Astrada Garuda Jaya bertempat di Jalan Lingkar, Nunukan Selatan, Senin (20/04).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Yayasan Astrada Garuda Jaya yang juga Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, serta sejumlah unsur Forkopimda dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ibnu Saud menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi masyarakat.

“Program ini memiliki tujuan strategis, mulai dari meningkatkan kualitas gizi ibu hamil dan anak-anak, mendukung konsentrasi belajar siswa, hingga membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program MBG memberikan dampak ekonomi yang signifikan dengan melibatkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal. Oleh karena itu, penggunaan bahan pangan lokal menjadi prioritas utama.

Sementara itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan dapur MBG Selisun 2 akan memperluas jangkauan layanan program di wilayah Nunukan Selatan.

“Program MBG terus berkembang dan memberikan dampak nyata, baik dalam pemenuhan gizi masyarakat maupun peningkatan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.

Bupati juga menegaskan pentingnya percepatan distribusi layanan, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil, guna menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi mendatang.

Ia mengingatkan bahwa program MBG merupakan investasi jangka panjang, sehingga kualitas layanan harus terus dijaga, terutama dalam aspek kebersihan dan keamanan makanan.

“Kepada pengelola SPPG Selisun, saya harapkan untuk selalu mengutamakan kebersihan dan memberikan pelayanan terbaik dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Data Penerima Manfaat
Dapur Umum SPPG Selisun 2 akan melayani sebanyak 1.009 penerima manfaat, terdiri dari:
• 3 sekolah TK/PAUD
• 1 sekolah SMA (SMAN 1 Nunukan Selatan)

Dengan peresmian ini, total dapur MBG yang telah beroperasi di Kabupaten Nunukan mencapai 13 unit, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 27.931 orang.

(PROKOMPIM)

Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Penguatan Karakter Pendidikan di Nunukan

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Alimuddin menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi guru Pendidikan Agama Islam dan guru Madrasah se-Kabupaten Nunukan yang mengusung tema “Cinta adalah Fondasi Membangun Karakter dan Kompetensi melalui Kurikulum Berbasis Cinta.”

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Nunukan dan berlangsung di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (18/04).

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Kabupaten Nunukan sebagai wilayah perbatasan menghadapi berbagai tantangan dalam pembangunan sektor pendidikan. Kondisi geografis yang tersebar, keterbatasan akses transportasi di sejumlah wilayah, serta kesenjangan fasilitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan menjadi persoalan yang terus dihadapi bersama. Selain itu, tantangan juga muncul dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Nunukan terus berupaya melakukan berbagai langkah strategis yang meliputi peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan akses layanan pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui pelatihan dan bimbingan teknis, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama.

Dalam hal ini, Kurikulum Berbasis Cinta dinilai sangat relevan untuk diterapkan di Kabupaten Nunukan. Pendekatan ini menekankan bahwa proses pendidikan harus dilandasi oleh kasih sayang, ketulusan, kesabaran, serta penghargaan terhadap potensi setiap anak. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan yang mampu membangun kedekatan emosional dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta bermakna.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal untuk mendorong perubahan yang lebih baik dalam dunia pendidikan di Kabupaten Nunukan.

“Saya berharap, melalui pelatihan ini, para peserta dapat memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mampu mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta dalam proses pembelajaran sehari-hari”, ucapnya.

(PROKOMPIM)

KONI Nunukan Pastikan Dukungan Cabor, Andil Penuh di Porwada II Kaltara

NUNUKAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nunukan memastikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara (Kaltara) di Nunukan. Even tiga tahunan Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI itu, dijadwalkan berlangsung bulan Juli 2026 mendatang.

Dukungan KONI Nunukan tercermin ketika memfasilitasi pertemuan antara pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dengan Siwo PWI Nunukan, di KONI Center, baru-baru ini.

“Kami pastikan dukungan penuh melalui cabor-cabor yang akan dipertandingkan dalam Porwada II nanti. Sesuai arahan Ketua KONI Nunukan, adil penuh akan kita berikan. Apalagi Nunukan ditunjuk sebagai tuan rumah,” tegas Sekretaris Umum (Sekum) KONI Nunukan, M. Yacub.

Lanjut dikatakan Yacub, Siwo PWI Nunukan merupakan konsituen resmi sebagai badan fungsional olahraga dibawah KONI Nunukan. Program pembinaan prestasi olahraga wartawan, menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam tugas-tugas pembinaan olahraga di Kabupaten Nunukan.

“KONI akan mendukung sesuai kewenangan organisasi. Kami yakin kawan-kawan di Siwo PWI mampu mempersiapkan tahapan Porwada II secara maksimal,” tegas M. Yacub.

Sementara itu, Ketua Sub PB Porwada II Kaltara, Hasanuddin mengatakan, keterlibatan KONI Nunukan dalam suksesi Porwada II sangat strategis. Peran tersebut secara bertahap ditunjukkan KONI Nunukan dengan mendukung koordinasi terukur antara jajaran PB dengan cabor-cabor yang akan di pertandingkan.

“Ketua dan jajaran KONI Nunukan cukup optimal dalam mendukung persiapan Porwada II. Tentu akan banyak hal yang melibatkan KONI secara langsung pada saat pelaksanaan Porwada nanti,” ucap Hasanuddin.

Porwada II Kaltara dijadwalkan berlangsung bulan Juli mendatang. Ada 8 cabor yang akan di pertandingkan. Yakni, Bulutangkis, Tenis Meja, Catur, Atletik, Biliard, Futsal, e-Sport dan Domino.

(*)

Sekprov Dorong ASN Tingkatkan Pelayanan Publik

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam menindaklanjuti aduan masyarakat secara cepat dan tuntas.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemprov Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (20/4).

Dalam arahannya, Denny menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus responsif terhadap laporan masyarakat sehingga dapat ditangani secara optimal.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi global, seperti ekonomi dan geopolitik turut berdampak pada daerah. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), menurutnya, akan memengaruhi berbagai sektor, mulai dari anggaran daerah hingga kondisi masyarakat.

Terkait itu, Denny meminta ASN untuk bijak dalam menggunakan fasilitas negara, khususnya kendaraan dinas di luar jam operasional.

“Saya minta ASN menggunakan kendaraan dinas secara bijak dan sesuai aturan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Denny mengingatkan 38 pejabat eselon II untuk mengikuti uji kompetensi, serta pelaksanaan evaluasi kinerja bagi 3 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama sesuai ketentuan yang berlaku.

Menjelang peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026, Denny mengajak seluruh ASN untuk meneladani semangat perjuangan Kartini dalam menjalankan tugas.

“Selamat Hari Kartini 2026, mari kita hargai jasa beliau dan teladani semangatnya,” tutupnya.

(dkisp)