Semangat Paskah, Wagub Ajak Perempuan Jadi Penggerak Nilai Kehidupan

TANJUNG SELOR – Suasana damai dan penuh sukacita menyelimuti Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Tanjung Selor, Selasa (28/4). Ratusan jemaat berkumpul dalam Perayaan Paskah Jaringan Doa Wanita (JDW) Kabupaten Bulungan, merayakan momen kebangkitan dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.

Di tengah suasana tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., hadir dan menyatu dengan jemaat, sekaligus menyampaikan pesan tentang harapan dan kekuatan iman.

Wagub Ingkong menilai JDW telah menjadi wadah penting bagi perempuan dalam memperkuat iman sekaligus berkontribusi dalam kehidupan sosial. Ia juga mengingatkan bahwa Paskah bukan sekadar perayaan, tetapi membawa makna kemenangan, kasih dan pembaruan hidup.

“Melalui semangat Paskah, kita diajak untuk memperkuat iman, menumbuhkan kasih, dan membangun persaudaraan,” kata Ingkong.

Ia kemudian menyoroti peran perempuan yang dinilai sangat strategis, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam membentuk nilai kehidupan di tengah masyarakat.

Menurutnya, perempuan pendoa memiliki peran besar dalam membangun generasi yang beriman dan berkarakter.

Menutup sambutannya, Ingkong berharap semangat Paskah terus hidup dalam keseharian, terutama melalui peran JDW sebagai penggerak doa dan membawa dampak positif di daerah.

“Semoga JDW terus menjadi terang benderang, menjadi penggerak doa bagi bangsa, daerah, keluarga dan generasi muda, agar Kaltara senantiasa diberkati, dilindungi dan dipimpin dalam damai sejahtera,” pungkasnya.

(dkisp)

Pemprov Finalisasi Pergub dan RAD-PUG 2025–2029

TANJUNG SELOR – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setda Provinsi Kaltara, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., membuka Lokakarya Finalisasi Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) dan Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender (RAD-PUG) Provinsi Kaltara Tahun 2025–2029, Selasa (28/4).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Luminor ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di Kaltara.

Dalam sambutannya, Robby menyampaikan bahwa penyusunan RAD-PUG merupakan upaya nyata agar pembangunan di Kaltara dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

“Hari ini menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan tidak meninggalkan siapa pun,” kata Robby.

Ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan di berbagai sektor. Di bidang ekonomi, perempuan masih terbatas dalam akses usaha dan pembiayaan. Di pendidikan dan kesehatan, ketimpangan masih terlihat, termasuk pada isu kesehatan ibu dan anak.

Di sisi lain, representasi perempuan dalam politik juga dinilai belum optimal.

Tak hanya itu, tantangan juga datang dari sisi internal pemerintah, seperti belum meratanya kemampuan perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender serta pemanfaatan data yang belum maksimal.

Karena itu, penyusunan RAD-PUG 2025–2029 menjadi sangat penting sebagai panduan arah pembangunan ke depan.

“Ini bukan sekadar dokumen, tapi alat untuk mendorong perubahan nyata,” katanya.

Robby juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) yang telah memberikan dukungan dalam kegiatan ini

Ia meminta seluruh perangkat daerah dapat terlibat aktif dan serius dalam proses ini, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan prinsip keadilan, kesetaraan dan inklusi sosial.

“Penyusunan dokumen ini dapat menjadi instrumen perubahan yang mendukung visi besar pembangunan Kalimantan Utara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan,” pungkasnya.

(dkisp)

Pemprov Gelar Senam dan Donor Darah, Jaga Ketersediaan Stok PMI

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar kegiatan senam pagi yang dirangkaikan dengan aksi donor darah sebagai upaya menjaga ketersediaan stok darah di PMI, Selasa (28/4).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan Kantor Gubernur Kaltara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan darah di Palang Merah Indonesia (PMI).

Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltara, H. Muhammad Rosyit, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan PMI yang menunjukkan stok darah dalam kondisi menipis.

“Kami rutin koordinasi setiap tiga bulan. Kemarin kami mendapat informasi bahwa stok darah menipis, jadi hari ini langsung kita laksanakan donor darah,” kata Rosyit.

Untuk menyukseskan kegiatan ini, Biro Kesra melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara. Partisipasi para pegawai terlihat tinggi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Rosyit mengapresiasi antusiasme seluruh OPD yang ikut berpartisipasi mendonorkan darah.

“Setetes darah sangat berarti untuk membantu sesama yang membutuhkan,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Gubernur Kaltara yang mendorong agar kegiatan seperti ini terus dilanjutkan. Menurutnya, memadukan olahraga dan aksi sosial adalah langkah sederhana dengan dampak besar.

Bagi Rosyit, konsistensi menjadi kunci. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga tumbuh sebagai budaya di lingkungan Pemprov Kaltara.

“Kami harap kegiatan ini menjadi budaya positif, baik untuk kesehatan maupun kepedulian sosial,” pungkasnya.

(dkisp)

Kwarda Pramuka Kaltara Teken MoU Wujudkan 1.000 Pramuka Garuda

TANJUNG SELOR – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rahmawati Zainal, SH., menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pramuka Kaltara Tahun 2026 yang dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama untuk mendukung program 1.000 Pramuka Garuda, Selasa (28/4).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Pramuka di dunia pendidikan melalui kolaborasi lintas sektor.

Salah satu agenda utama adalah penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Kwarda Pramuka Kaltara dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara terkait pelaksanaan program 1.000 Pramuka Garuda.

Program ini ditujukan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya Pramuka Garuda di semua jenjang, mulai dari SD/MI hingga SMA/SMK/MA.

Selain itu, dilakukan pula kerja sama dengan Universitas Kalimantan Utara (Unikaltar) dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur prestasi Pramuka Garuda.

Dalam sambutannya, Rahmawati menegaskan bahwa Pramuka Garuda kini menjadi kebutuhan penting dalam pembinaan generasi muda.

“Pramuka Garuda bukan sekadar prestasi tambahan, tapi menjadi kebutuhan bagi generasi muda kita,” kata Rahmawati.

Ia juga menambahkan bahwa Pramuka Garuda akan mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan tingkat nasional hingga internasional.

“Mereka akan kita dorong mendapat prioritas pendidikan dan kesempatan lebih luas,” tambahnya.

Rahmawati juga menyebutkan, hingga tahun 2025 jumlah anggota Pramuka di Kaltara mencapai 24.952 anggota muda dan 2.451 anggota dewasa, melampaui target pertumbuhan sebesar 20 persen.

Tak hanya fokus pada pendidikan, Pramuka Kaltara juga aktif dalam aksi kemanusiaan. Mulai dari membantu pekerja migran di Nunukan hingga turun langsung saat banjir melanda Sembakung.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan dalam pengembangan Pramuka.

“Kita harus tetap kreatif dan memperkuat kolaborasi untuk kemajuan Pramuka Kaltara,” pungkasnya.

(dkisp)

Sekprov Buka Rakerda Pramuka 2026, Bahas Kesiapan Tuan Rumah PWN

TANJUNG SELOR – Penguatan program kepramukaan dan kesiapan Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi tuan rumah kegiatan nasional menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Kaltara Tahun 2026 yang resmi dibuka di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (28/4).

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, SE., MM., membuka kegiatan tersebut dengan menekankan pentingnya sinergi antar jajaran kwartir.

Dalam kesempatan itu, Sekprov Denny menyoroti kesiapan Kaltara sebagai tuan rumah Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) 2026, sebuah ajang nasional yang akan menjadi panggung bagi daerah untuk menunjukkan kapasitasnya.

Menurutnya, menjadi tuan rumah bukan hanya soal penyelenggaraan, tetapi juga tentang menunjukkan kualitas dan kesiapan daerah.

“Ini kesempatan besar. Kita harus menunjukkan kapasitas Kaltara dalam menghadirkan kegiatan kepramukaan yang berkualitas dan berdaya guna, bisa menampilkan yang terbaik,” kata Denny.

Tak hanya itu, Kaltara juga tengah mempersiapkan Jambore Daerah serta Lomba Tingkat Empat Nasional yang akan digelar di tahun yang sama.

Di bawah kepemimpinan Hj. Rahmawati Zainal, S.H., Kwarda Kaltara menargetkan sejumlah program strategis, mulai dari penguatan 1.000 Pramuka Garuda, peningkatan kapasitas pembina melalui Kursus Mahir Dasar (KMD) dan (Kursus Mahir Lanjutan) KML, hingga akreditasi gugus depan di seluruh wilayah, termasuk daerah perbatasan.

Peran Satgas Pramuka Peduli juga menjadi perhatian penting, terutama dalam membantu penanganan bencana dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Denny menegaskan bahwa Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan era digital.

“Nilai-nilai kepramukaan harus menjadi fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari Pemprov Kaltara, Rakerda ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk melahirkan generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi masa depan.

(dkisp)