Dapat Restu dari DPP PAN dan PKS, Basri Siap Bertarung di Pilbup Nunukan 2024

NUNUKAN – Bakal calon Bupati Nunukan, Letkol (Purn) Drs. H. Basri, M.Si, resmi mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Rekomendasi DPP PAN dikeluarkan pada tanggal 20 Mei 2024 di Jakarta melalui surat nomor 584/PILKADA/V/2024 yang diberikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Ibrahim Ali langsung kepada Drs. H. Basri, M.Si, Minggu (26/05/2024).

Surat tersebut berisikan persetujuan dan rekomendasi terhadap Basri sebagai bakal calon (balon) Bupati Nunukan periode 2024-2029 serta beberapa penugasan yang diberikan diantaranya mencari calon Wakil Bupati Nunukan, mendapatkan koalisi parpol lain untuk memenuhi pensyaratan pencalonan, berkomunikasi secara intens dengan DPW, DPD, DPC dan DPRt PAN untuk menggerakkan mesin partai dan membuat program pemenangan Pilkada 2024, lalu melaksanakan kerja-kerja politik yang cerdas, cepat dan konsisten agar dapat memenangkan Pilkada serta sanggup menanggung biaya survey oleh lembaga survey yang ditunjuk oleh DPP PAN.

Bersama dengan itu, Letkol (Purn) Drs. H. Basri juga mendapatkan restu dari PKS setelah menerima langsung surat rekomendasi DPP PKS.

Surat keputusan (SK1) tersebut diberikan oleh Sekretaris Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) PKS Kalimantan, Ir. H. Antang Dwi Dasono di Kantor Dewan Pimpinan tingkat Pusat PKS, Jakarta, Minggu (26/5/2024).

Dengan diberikannya mandat rekomendasi maka peluang Basri untuk bertarung di Pilbup Nunukan terbuka sangat lebar.

Seperti diketahui pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, PAN mengantongi 1 kursi dan PKS berhasil mendapatkan 5 kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kab.Nunukan.

Berdasarkan hal tersebut, jikalau PKS dan PAN berkoalisi maka dapat mengusung Basri sebagai calon Bupati Nunukan 2024, dimana aturan persyaratan pencalonan mengharuskan partai pengusung memiliki 6 kursi di anggota legislatif daerah kabupaten.

Sebelumnya, eks Bupati Nunukan periode 2011-2016 itu saat ditemui oleh tim Media dan Radio BERANDANKRI berharap kepada masyarakat Kab.Nunukan untuk cerdas dalam memilih nahkoda kepimimpinan yang baru nantinya.

“Kita berharap semoga masyarakat Nunukan bisa cerdas dalam memilih calon pemimpinnya, jangan karena diiming-imingi sesuatu akhirnya lupa akan akal sehatnya sehingga pragmatis, jadinya yang terpilih yang tidak berkualitas,” ujar Letkol (Purn) Drs. H. Basri, M.Si, Rabu (20/04/2024) malam.

Adapun Bupati Nunukan periode 2011-2016 tersebut juga merupakan eks Dandim 0911/Nunukan yang merupakan seorang purnawirawan TNI dengan jabatan Letnan Kolonel (Letkol) TNI AD.

(*nam)

PokjaDa IKIP Mulai Jaring Informan Ahli

TANJUNG SELOR – Setelah mengikuti Bimbingan Teknis di Jakarta, pekan lalu, Kelompok Kerja Daerah (PokjaDa) Kalimantan Utara Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 2024, menjaring informan ahli yang akan menjadi responden pada survei tahunan ini. 

“Kami akan menjaring 10 informan ahli, terdiri dari 2 orang masing- masing unsur pemda, masyarakat, akademisi, pelaku usaha dan jurnalis atau NGO,” kata Niko Ruru, Ketua PokjDa Kaltara IKIP 2024, Senin (27/5/2024).

Informan ahli dipersyaratkan minimal berpendidikan Diploma IV dan memiliki pengetahuan tentang keterbukaan informasi publik. Selain itu berpengalaman dalam isu keterbukaan informasi publik minimal 5 tahun dan memiliki perspektif layanan informasi publik yang inklusif.

“Mampu bersikap objektif dan independen,” kata Wakil Ketua Komisi Informasi Kalimantan Utara ini.

Tahun lalu berdasarkan survei IKIP, Kalimantan Utara berada pada kategori sedang dengan skor 76,06.

Niko Ruru menjelaskan, IKIP dilaksanakan Komisi Informasi Pusat dengan tujuan memotret lebih jauh, bagaimana para stakeholder yang terdiri dari badan publik, pelaku usaha dan masyarakat bisa melaksanakan dan memanfaatkan prinsip dasar keterbukaan informasi untuk memastikan terpenuhinya hak dasar warga negara.

“Indeks disusun untuk menganalisis 3 aspek penting,” ujarnya.

Cakupannya, kata dia, pertama kepatuhan badan publik terhadap Undang- Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, persepsi masyarakat terhadap UU KIP maupun haknya atas informasi dan kepatuhan badan publik terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi terutama kepatuhan dalam melaksanakan putusan sengketa informasi publik untuk menjamin hak masyarakat atas informasi.

“Karena itu, kami ingin menjaring informan ahli yang benar- benar memiliki kompetensi,” katanya.

Sebelumnya Komisi Informasi Pusat telah menetapkan PokjaDa di 34 provinsi. Di Kalimantan Utara, PokjaDa IKIP 2024 terdiri dari Niko Ruru, Wakil Ketua Komisi Informasi sekaligus Ketua PokjaDa Kalimantan Utara. Selanjutnya anggota Komisi Informasi Kalimantan Utara, Berlanta Ginting, Asa Zumara mewakili unsur pemerintah, Andri mewakili unsur NGO dan Maxi Sondakh mewakili unsur akademisi.

(*)

63 Panwascam Di kabupaten Nunukan Dilantik dan Diambil Sumpah

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nunukan melantik dan mengambil sumpah janji 63 Pengawas Kecamatan (Panwascam) dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, diselenggarakan di ruang pertemuan hotel Laura Nunukan pada sabtu malam, (25/05).

Panwaslu Kecamatan dari 21 Kecamatan se-Kabupaten Nunukan ini dilantik oleh ketua Bawaslu Kabupaten Nunukan, Moch. Yusran dan secara resmi menandatangani berita acara pelantikan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan, yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hasan Basri mengucapkan selamat atas dilantiknya anggota panwaslu kecamatan se Kabupaten Nunukan dalam rangka menghadapi pemilihan kepala daerah tahun 2024.

Sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, lanjut Hasan Basri menyampaikan Panwascam memikul tanggung jawab mewujudkan kualitas pemilu yang semakin baik dan demokratis. Hal ini menjadi penting, karena pemilu tahun 2024 yang baru beberapa bulan lalu dilaksanakan mendapatkan beberapa catatan dan evaluasi dari berbagai pihak.

Lebih lanjut Kepala Badan Kesbangpol Hasan Basri mengatakan, dalam beberapa bulan kedepan, kita akan melaksanakan Pilkada untuk memilih Gubernur, Walikota dan Bupati di seluruh Indonesia. Dari pengalaman selama ini, situasi dan dinamika yang terjadi dalam pilkada selalunya lebih tinggi.

“Untuk itu, saya berharap kepada Bawaslu dan seluruh jajarannya untuk benar-benar memberikan perhatian yang sungguh-sungguh pada potensi kerawanan tersebut. Jangan sampai Pilkada mendatang menjadi tidak berkualitas dan suasana di masyarakat tidak kondusif akibat keputusan dan sikap penyelenggara pemilu yang tidak semestinya,” tegas Hasan Basri.

“Sebelum mengakhiri sambutan Bupati Nunukan Kepala Badan Kesbangpol Hasan Basri mengajak kepada segenap yang hadir untuk mengambil peran masing-masing dalam mewujudkan Pilkada yang aman, damai, demokratis dan berkualitas.

Kemudian Ketua Bawaslu Kabupaten Nunukan Moch. Yusran, mengatakan pada kesempatan malam ini panwaslu kecamatan yang dilantik dalam rangka Pilkada serentak tahun 2024 ini menggunakan pakaian adat.

” Ini saya harapkan bukan hanya seremonial, tapi ini menandakan bahwa kita ingin meskipun pilihan pada Pilkada ke depan itu berbeda-beda tetapi kita harus tetap menjaga silaturahmi, menjaga persaudaraan sesama masyarakat, suku, maupun agama, oleh karena itu harapannya dengan menggunakan baju adat ini, kita ingin menjaga bahwa kita tetap Bhineka Tunggal Ika. Walaupun pilihan berbeda dan siapapun yang nanti akan terpilih pada Pilkada tahun 2024 nanti, kita harapkan bisa tetap menjaga kondusifitas kabupaten Nunukan dengan aman”, ujar Yusran.

Lanjut dikatakan bahwa panwascam itu tetap panitia pengawas pemilu, atau panwaslu kecamatan yaitu sesuai dengan peraturan dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 sebagai rujukan dalam hal penyelenggara pemilihan umum.

“Kepada pemerintah daerah, kami berharap agar bisa bersinergi dan kami mohon masukkan, arahan, dan kritik kebaikan kami. Saya juga berharap pawascam jangan kemudian ada yang menghindar dari kritik masyarakat dan seterusnya, itu penting untuk kita bangun silaturahmi sesama, tapi kita bukan dalam rangka untuk diuji, tapi betul-betul sumpah dan janji kita, betul- betul untuk bekerja sesuai amanah untuk kita dapat bersinergi”, ungkap Yusran.

(PROKOMPIM)

Pelantikan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Nunukan disertai dengan Pelatihan Ustadz – Ustadzah

Bupati Laura : “BKPRMI diharapkan dapat menjadi Wadah Komunikasi bagi Pemuda Remaja Masjid,”

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) periode 2023 – 2026 disertai dengan membuka secara resmi Pelatihan bagi Ustadz Ustadzah Se Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan, di Ball Room Hotel Lenflin, Minggu (25/05)

Kegiatan yang mengusung tema
‘Meningkatkan Kompetensi Ustadz Ustadzah Untuk Pendidikan Al-Qur’an Berkualitas” ini menghadirkan guru – guru mengaji yang biasa mengajar mengaji di rumah – rumah sebagai peserta pelatihan.

Mengawali sambutannya, Bupati Laura mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Nunukan yang telah dilantik.

“Semoga dapat lebih giat dalam melaksanakan programnya guna mengisi pembangunan mental spiritual di Kabupaten Nunukan Saya berharap harmonisasi diantara Pemkab Nunukan dan DPD BKPRMI Nunukan terus berlanjut di masa datang”ujarnya.

Laura mengatakan pada era teknologi digital saat ini sebuah organisasi juga dituntut untuk memiliki sumber daya Manusia dengan pengetahuan dan keterampilan yang tinggi, sebagai organisasi dakwah dan pendidikan badan komunikasi pemuda remaja masjid Indonesia (BKPRMI) diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi bagi pemuda remaja masjid yang memegang peranan penting dalam menghalau berbagai dampak negatif yang muncul sebagai dampak perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. dengan semakin kuatnya semangat generasi muda Islam untuk kembali ke masjid tentunya akan menjadi perekat dan alat pemersatu umat.”harap Bupati.

Lebih lanjut Laura mengatakan pemuda remaja masjid merupakan bagian dari integral potensi bangsa oleh karena itu pemuda remaja masjid menjadi tulang punggung dan harapan besar dalam upaya pemakmuran Masjid.

“Saat ini Kabupaten Nunukan memasuki usianya yang ke-25 tahun maka melalui momentum ini saya berharap kepada BKPRMI Kabupaten Nunukan dapat menjadi garda terdepan dalam upaya mengangkat tentang pentingnya wawasan kebangsaan menghargai pluralisme dan memelihara kebersamaan dalam keberagaman.” Jelas Laura.

Menutup sambutannya Laura mengajak kepada semua yang hadir pada hari ini agar selalu menjadikan sarana ini untuk mempererat Ukhuwah antar umat dalam mendukung keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Nunukan.

“Mari kita jadikan sebagai sarana mempererat ukhuwah antar umat dalam mendukung keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Nunukan selaras dengan tema hari ulang tahun Kabupaten Nunukan yang ke-25 tahun ini yaitu merawat kebersamaan melanjutkan pembangunan, kita berharap semoga Allah SWT senantiasa selalu memberikan kebaikan dan kesejahteraan bagi seluruh Masyarakat Nunukan untuk dapat hidup aman damai sejahtera di bawah Ridho Ilahi, tutupnya.

Sementara itu Ketua BKPRMI Provinsi Kaltara Mursalin, Spd mengatakan yang akan menjadi fokus BKPRMI Kabupaten Nunukan yakni Gerakan Dakwah BKPRMI untuk memastikan setiap kader BKPRMI harus bisa memakmurkan masjid dan berada di tengah-tengah masyarakat.

” Ikut dan merasakan hal-hal yang berhubungan dengan masyarakat. Maka dari itu, harus membuat program-program yang bisa memberi manfaat di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya

Ketua yang baru dilantik Mahmud SE juga mengajak semua pengurus masjid agar dapat menghidupkan kembali remaja – remaja Masjid di wilayah masing-masing.

(PROKOMPIM)

Bupati Laura Hadiri Halal BI Halal dan Pengukuhan K2NTT Kabupaten Nunukan

NUNUKAN- Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid,SE., MM.,Ph.D dan juga sebagai ketua dewan pembina kerukunan Keluarga Nusa tenggara timur hadiri Halal Bi Halal dan melantik/mengukuhkan Kerukunan Keluarga Nusa Tenggara Timur (K2NTT) Kabupaten Nunukan, di GOR Dwikora Nunukan. Jum’at (24/05).

Dalam kesempatan itu Bupati Nunukan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada kerukunan keluarga Nusa Tenggara Timur yang telah menggelar kegiatan ini sebagai wadah untuk saling memaafkan dan menguatkan jalinan silaturahmi.

“Pengurus yang baru saja dikukuhkan ini akan mampu menyatuhkan dan mengayomi seluruh warga nusa tenggara timur yang di kabupaten Nunukan.” Ucap Bupati.

Mengajak kepada jajaran pengurus dan seluruh warga Nusa Tenggara Timur untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan. Kabupaten Nunukan adalah Indonesia mini, karena hampir semua suku dan agama tinggal dan mencari kehidupan disini.

“Berharap bisa terus dijaga dan dipelihara dengan baik,karena hanya dengan kerukunan dan persatuanlah kita dapat melaksanakan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Jika ada masalah dan perselisihan, Bupati berpesan untuk selesaikan dengan baik, dengan musyawarah, dengan dialog sehingga tidak menimbulkan kegaduhan dan keributan yabg tidak perlu.

Jamaludin Dasi.SH terpililh sebagai ketua Umum yang baru dengan masa bhakti 2024-2029, mengatakan Organisasi K2NTT Kabupaten Nunukan selama ini kita jalankan merupakan organisasi sosial.

“Saya akan merubah organisasi ini menjadi sebuah organisasi profit agar kita dapat memberdayakan semua saudara-saudara kita dalam K2NTT”, ungkapnya.

Lanjut disampaikan Jamaludin Dasi meminta keihklasan dan kebersamaan serta lapang hati warga NTT semua agar dapat membantu menjalankan roda-roda organisasi ke depannya.

Turut hadir acara tersebut wakil ketua DPRD Provinsi kalimantan utara H.Andi Muhammad Akbar, Tokoh Agama, Tokoh masyatakat dan para ketua kerukunan keluarga.

(PROKOMPIM)