GBN Tanda Tangani 7 Kerjasama Majukan Ekonomi Rakyat







Jakarta-Berandankrinews.com
Di Gedung Joeang Jakarta, Gumregah Bakti Nusantara (GBN) torehkan 7 kerjasama untuk memajukan ekonomi rakyat sehingga usaha dan pekerjaannya maju, berkembang dan unggul, hidupnya sejahtera secara Selasa legi ,27-10-2020

Kerjasama tersebut ditandangani oleh Presiden GBN, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed. dengan
(1) Ketua Umum Kadin Indonesia, Eddy Ganefo, (2) Ketua Umum Koperasi Beu Abadi Nusantara (KOPBAN) Eka Maulana,
(3) Ketua Umum Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional M. Syawali Pratna, SE., MM.
(4) Ketua Umum Perempuan Peduli Pembangunan Daerah Indonesia (P3DI) DR Sri Sundari, SH., MM,
(5) Pelaksana Harian Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), Abdul Aziz, SH.,
(6) Direktur Utama PT. Bio Sentra Indonesia (Owellness) Ibu Sumarni, dan
(7) Direktur Utama PT Amara Manunggal Persada (Air Sehat Gumregah) Taripan.

Presiden GBN didampingi jajaran Kabinet Trisula PP GBN 2020-2025, Satria GBN Prov. DKI Jakarta, Hairul Hidayat, Satria GBN Prov. Maluku, Pdt. Elysa Lazarus Dakay, Satria GBN Prov Papua, Jonah, dan dihadapan para tamu undangan dan awak media.

“Dalam upaya perbesar dan penguataan sumber daya, serta percepatan upaya memajukan dan konsolidasi kekuatan pelaku ekonomi rakyat (UMKM), GBN merajut dan memperluas kemitraan, baik dengan pemerintah maupun non pemerintah/swasta, domestik maupun global.

Dengan kedepankan prinsip kesejajaran dan kemanusiaan, serta diperuntukan sebesar-besarnya untuk terwujudnya kembali sebuah keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat, nusa, bangsa dan segenap mahluk yang ada dibumi nusantara sebagai fondasi dasar kerjasama,

GBN meyakini mampu menghantarkan negeri ini menggapai kembali kejayaan nusantara yang adil, makmur dan adidaya dalam tempo secepat-cepatnya. Berdiri tegak dan ada dijalan ditengah-tengah, demi dan untuk kepentingan rakyat dan negeri ini, GBN lakukan kemitraan dengan siapa saja”, tutur Presiden GBN, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed seusai tandatangani 7 kerjasama GBN di Gedung Joeang 45 Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.

“Alhamdulillah hari ini, ditempat yang sangat bersejarah Gedung Joeang 45 Jakarta,
GBN telah tanda tangani 7 kerjasama. Yaitu dengan Kadin Indonesia, Koperasi Beu Abadi Nusantara (KOPBAN), Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas), Perempuan Peduli Pembangunan Daerah Indonesia (P3DI), Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), PT Bio Sentra Indonesia (Owellness), dan PT. Amara Manunggal Persada (Air Sehat Gumregah).

GBN terus lakukan pelebaran sayap, serta perluasan jaringan dan kemitraan untuk memajukan ekonomi, usaha dan pekerjaan rakyat maju, berkembang dan unggul.

Untuk menghantarkan rakyat mampu hidup dengan sandang, pangan dan papan terpenuhi secara berkeadilan, serta dalam tempo secepat-cepatnya menggapai kembali negeri adil, makmur dan adidaya”, pungkas tutur Ali Mahsun ATMO dokter ahli kekebalan tubuh lusan FK Unibraw dan FKUI.

Media Center

GBN Luncurkan Program Unggulan Sejahterakan Rakyat Berkeadilan








Jakarta–berandankrinews.com
Pada hari Selasa legi tanggal 27 Oktober 2020 Gumregah Bakti Nusantara (GBN) torehkan pasak dihati seluruh rakyat dan bangsa Indonesia melalui peluncuran Program Unggulan Mercusuar GBN Tahap Pertama. Yaitu Warung GUMREGAH, Moko GUMREGAH, Sentra Layanan GUMREGAH, Air Sehat GUMREGAH, Perumahan Rakyat GUMREGAH, Pertanian Rakyat GUMREGAH, dan Lembaga Keuangan Rakyat GUMREGAH. Peluncuran dilakukan oleh Presiden GBN, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed.

disaksikan Ketua Umum Kadin Indonesia, Eddy Ganefo, Ketua Umum Koperasi Beu Abadi Nusantara (KOPBAN) Eka Maulana, Ketua Umum Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional M. Syawali Pratna, Sekretaris Perempuan Peduli Pembangunan Daerah Indonesia (P3DI) Ibu EKa, Pelaksana Harian Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), Abdul Aziz, Direktur Utama PT. Bio Sentra Indonesia (Owellness) Ibu Sumarni, Direktur Utama PT Amara Manunggal Persada (Air Sehat Gumregah) Taripan didampingi jajaran Kabinet Trisula PP GBN 2020-2025, Satria GBN Prov. DKI Jakarta, Hairul Hidayat, Satria GBN Prov. Maluku, Pdt. Elysa Lazarus Dakay, Satria GBN Prov Papua, Jonah, dan dihadapan para tamu undangan dan awak media.

“Dengan selalu mengharap anugerah, kehendak dan ridho Tuhan YME dengan tulus ikhlas dilandasi hati murni, bersih dan suci, serta didorong keinginan luhur dan mulia untuk menegakkan kembali keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat, nusa, bangsa, dan segenap mahluk yang ada dibumi nusantara,

serta mewujudkan cita-cita besar dan mulia tergapainya kembali negeri yang adil, makmur dan adidaya, pada hari ini, Selasa legi, 27 Oktober 2020 di Gedung Joeang 45 Jakarta, tempat yang sangat bersejarah, tempat dimana Pemuda Indonesia memutuskan menculik Bung Karno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia,

selaku Presiden Gumregah Bakti Nusantara, dengan mengucapkan Bismillaahirrahmaaniirahiim, saya tetapkan, dan saya luncurkan Program Unggulan Mercusuar GBN Tahap Pertama. Warung GUMREGAH, Moko GUMREGAH, Air Sehat GUMREGAH, Sentra Layanan GUMREGAH, Perumahan Rakyat GUMREGAH, Pertanian Rakyat GUMREGAH, dan Lembaga Keuangan Rakyat GUMREGAH demi dan untuk rakyat, bangsa dan negara.

Insya-Allah dengan do’a sapu jagat nusantara, kami haqqul yakin, dan seluruh rakyat dan bangsa ini juga haqqul yakin dan optimis atas sebuah keadilan dan kesejahteraan segera terwujud kembali, dan kita semua segera merengkuh sebuah negeri adil, makmur dan adidaya.

Insya-Allah dalam waktu dekat dan secepat-cepatnya, bersama Kadin Indonesia, Koperasi Beu Abadi Nusantara, Asprumnas, P3DI, APKLI, dan segenap pathner mitra strategis, program unggulan mercusuar GBN segera hadir dapat dirasakan dan dinikmati rakyat”, tutur Presiden GBN, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed saat meluncurkan Program Unggulan Mercusuar GBN Tahap Pertama di Gedung Joeang Jakarta (Selasa, 27/10/2020)

“Program unggulan mercusuar GBN tahap I ini merupakan wujud dari amanah utama dan yang pertama yang harus direalisasikan.

Yaitu memajukan ekonomi rakyat dirumah penduduk dan Kawasan berupa warung GUMREGAH, Moko GUMREGAH, Air Sehat GUMREGAH, dan Sentra Layanan GUMREGAH. Bangkitakan dan majukan kembali ruh kekuatan ekonomi rakyat, serta berefek domino lahirkan industri olahan, dan solusi genuine pemasaran dan penjualan produk pelaku ekonomi rakyat. Terbeli dengan harga layak, serta terhindar dari cartel, ijon, dan anjloknya harga tatkala panen raya (banjir produk).

Bahkan terdorong menjadi produk unggulan ekspor. Ujung dan akhirnya, petani bisa punya sawah sendiri, nelayan bisa punya kapal sendiri, pedagang bisa punya lapak usaha milik sendiri, serta home industri / pengrajin bisa punya mesin sendiri.

Demikian pula pelaku ekonomi rakyat (UMKM) lainnya mandiri, maju, berkembang dan unggul, hidupnya sejahtera berkeadilan. Kehadiran perumahan rakyat GUMREGAH jadi jalan keluar masih banyaknya rakyat yang belum punya rumah milik sendiri.

Disamping mendorong petani maju berkembang dan sejahtera, pertanian rakyat GUMREGAH juga untuk mencegah terjadi krisis pangan, serta mendorong percepatan tergapainya kembali ketahanan pangan yang kokoh bahkan swasembada.

Semuanya itu mensyaratkan pelaku ekonomi rakyat harus mendapatkan akses permodalan dengan mudah dan terjangku, tidak terjerat rentenir dan ijon.

GBN beri solusi hadirkan Lembaga Keuangan Rakyat GUMREGAH,”, tutur Ali Mahsun ATMO Dokter Ahli Kekebalan tubuh lulusan FK Unibraw dan FKUI menjawab Wartawan pada kesempatan yang sama.

Media Center GBN

dr Alimahsun Atmo M Biomed :Maluku Sejahtera, Nusantara Adil, Makmur dan Adidaya












Jakarta-berandankrinews.com
Maluku tidak asing dalam sejarah perjalanan negeri sejak nenek moyang leluhur bangsa kita. Bahkan terkenal didunia. Jong Ambon bagian tonggak sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Siapa yang tak kenal pahlawan nasional dari Maluku, Pattimura. Siapapun terpesona dengarkan lantunan lagu Ambon Manise. Maluku juga sangat dikenal dengan sagu dan rempah-rampah. Bahkan di Laut Arafura, Yos Sudarso Gugur sebagai pahlawan kusuma bangsa dalam operasi Mandala Trikora 1961-1962.

Maluku Memiliki alam semesta sangat indah dan menawan. Berpenduduk 1,54 juta tersebar di 9 Kab dan 2 kota. Memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah. Kaya akan sumber daya perikanan, rempah-rempah, pertanian, dan kandungan bumi dan lautannya.

Maluku hanya rindu dan atau butuhkan kepemimpinan besar, sejati dan ksatria. Butuhkan akselerasi transformasi tata keloa kekayaan yang dimiliki secara baik, dan diperuntukan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Maluku secara berkeadilan, dan menjadi bagian dari kekuatan raksasa ekonomi negeri ini.

Gumregah Bakti Nusantara (GBN) terpanggil menghantarkan rakyat Maluku mampu hidup dengan sandang, pangan dan papan terpenuhi secara berkeadilan. Percepatan pendampingan para pelaku ekonomi rakyat (petani, nelayan, pedagang, dan UMKM lainnya) menjadi sebuah keniscayaan.

Demikian pula akselerasi transformasi kepada generasi penerus milenial Maluku. Maluku sejahtera, nusantara adil makmur dan adidaya!!!, tegas Presiden GBN dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed kepada Ketua Adat Kepulauan Aru Maluku, Pdt. Elysa Lazarus Makay di Pondok Gede Bekasi Jawa Barat, Kamis pagi, 22 Oktober 2020.

“Kami siap laksanakan amanah ini sebaik-baiknya demi dan untuk kesejahteraan rakyat Maluku secara berekadilan. Untuk tergapainya kembali kejayaan negeri yang adil, makmur dan adidaya”, jawab tegas Ketua Majlis Adat Kepulauan Aru Maluku, Pdt. Elysa Lazarus Makay kepada Presiden GBN merespon termanahi sebagai Satria GBN Provinsi Maluku pada kesempatan yang sama.

#MalukuSejahtera #UMKM #NusantaraAdilMakmurAdidaya

Panen Padi di Konawe Selatan, Mentan SYL: Jadilah Pejuang Pertanian
















Konawe Selatan-berandankrinews.com
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), didampingi Plt Bupati Konawe Selatan Arsalim Arifin melakukan panen raya padi di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, Kamis (22/10/2020).

Panen raya ini merupakan upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk terus memacu daerah dan petani agar mempriotaskan peningkatan produksi dan ketersediaan pangan, di antaranya beras sebagai pangan pokok strategis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Mentan SYL mengatakan pertanian adalah sektor yang mampu menunjukkan kinerjanya di tengah kondisi Pandemi wabah Covid 19. Melansir data BPS peran sektor pertanian terhadap total PDB mencapai 14% dan menyediakan lapangan kerja bagi hampir separuh total penduduk. Peningkatan pertumbuhan PDB sektor pertanian pada kuartal II 2020 ini capaian 16,24% dibandingkan kuartal sebelumnya.

“Di saat sektor lainnya terpuruk, justru pertanian yang meningkat tajam. Ekspor pertanian kita bulan Januari sampai dengan Agustus 2020 mencapai Rp 258 triliun dan di bulan September ekspor pertanian naik 20,84 persen dibanding bulan sebelumnya. Begitu juga daya beli petani atau NTP periode Januari-September 2020 sebesar 101,66 atau naik 0,99 persen dan NTUP periode ini naik 0,90 persen,” katanya.

“Saya dengar, Konsel juga mensuplay daerah lain. Ini hebat. Terima kasih Pak Bupati, Pak Kadis, teman-teman penyuluh dan petani semua yang saya cintai. Saudara semua adalah pejuang, pahlawannya pertanian,” pinta SYL.

Lebih lanjut SYL menegaskan Kementan terus membangun konsolidasi bersama semua pihak untuk bahu membahu memajukan sektor pertanian dengan penerapan teknologi pertanian modern dan digital dan hadirnya lumbung pangan nasional yang terintegrasi secara korporasi. Penguatan pangan menjadi tugas utama negara sebab urusan makanan bagi 273 juta rakyat Indonesia adalah sesutu yang tidak bisa ditunda-tunda ketersediaannya.

“Kalau baju robek, mau beli yang baru bisa ditunda. Motor rusak, mau yang baru bisa ditahan-tahan. Tapi untuk urusan makan, tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Plt Bupati Konawe Selatan Arsalim Arifin mengatakan Konawe Selatan merupakan salah satu daerah kabupaten produsen padi terbesar di provinsi Sulawesi Tenggara. Produksi padi tahun 2020 diperkirakan mencpai 79.746 ton GKG atau setara 45.750 ton Beras.

“Kami sangat mendukung program pengembangan pertanian melalui kawasan korporasi. Ini sangat membantu upaya pemerintah daerah Kabupaten Konawe Selatan untuk mendorong produktivitas pertanian bagi para petani terus dilakukan. Hal itu mendorong peningkatan produksi pertanian para petani dan kesejahteraan masyarkat itu sendiri,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menambahkan program Kementan yang diterima Kabupaten Konawe Selatan sepanjang tahun 2020 untuk meningkatkan produksi pangan adalah Program Kawasan Tanaman Pangan Berbasis Korporasi (Propaktani) melalui pengembangan kawasan pertanian komoditi padi sawah di tiga kecamatan yakni Basela, Lalembu, Tinanggea. Pengembangan kawasan ini seluas 5.876 hektar yang bekerja sama dengan BUMD Konawe Selatan.

Bantuan lainnya, sambungnya, yaitu budidaya padi lahan kering seluas 2.500 hektar, bantuan benih jagung 6.230 hektar, dan perluasan areal tanaman baru 3.608 hektar.

“Sesuai arahan Komandan, Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang tadi disampaikan bahwa walaupun di masa pandemi, sektor pertanian harus terus berjalan,” sebutnya.

“Oleh karena itu Kami (Kementan,-red) pun mulai kenalkan konsep integrated farming menuju zero waste baik integrasi vertikal dimana keterpaduan dari hulu onfarn hingga hilir maupun integrasi horisontal yakni terpadu antar komoditas padi, sayur, ternak ayam, sapi dan lainya.

Konsep ini bisa dikelola dalam klaster kawasan berbasis korporasi,” sambung Suwandi.

Sumber
Pers kepresidenan RI

Potensi positif PKL untuk pembangunan ekonomi kerakyatan Indonesia













Bone-berandankrinews.com
Kehadiran pedagang kaki lima tumbuh subur diseluruh wilayah kota dan kabupaten di Indonesia menandakan profesi Ini. Sebagai salah satu pekerjaan yang sangat gampang ditengah kurangnya lapangan pekerjaan dan seiring bertambahnya Lulusan Sarjana dan lulusan SMA Yang menganggur ,sehingga Mau tidak Mau Mereka menjalani hidup sebagai pedagang kaki lima .

Juga Dengan berkembangnya kota Menjadikan arus urbanisasi Atau Perpindahan penduduk dari Desa ke kota sehingga Mau tidak mau warga masyarakat yang urban ke kota melihat potensi berjualan Atau berdagang di pinggir pinggir jalan atau trotoar karena tidak memerlukan keahlian khusus

Pemerintah daerah harus melihat fenomena ini sebagai tantangan tersendiri untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan terhadap PKL Ini . mereka Harus segera ditata Agar Tidak menimbulkan kemacetan lalulintas , menimbulkan kesemrawutan sehingga kota nampak tidak elok dipandang Mata

Kehadiran Para pedagang kaki lima menjadi ikon tersendiri bagi sebuah kota jika ditata dengan Baik , lokasi tempat berjualan Gerobak atau lapaknya Juga dipercantik , geliat Ekonomi daerah Juga sangat terbantu karena Rata Rata jualan Para PKL merupakan produk perusahaan perusahaan besar sekelas

PT.djarum Kudus
PT Gudang garam
PT HM Sampoerna
PT Indofood sukses makmur TBK
PT Filasta Indonesia
Dan Banyak lagi lainnya perusahan produsen barang barang Yang dijual langsung Oleh PKL ke masyarakat yang produksi Teh,kopi susu, Minyak goreng

Perusahaan perusahaan besar inilah yang Bayar pajak ke negara , pemerintah propinsi dan pemerintah kabupaten sehingga keberadaan PKL Juga penyumbang terbesar di bidang pajak dan tenaga kerja

Dari catatan Asosiasi pedagang kaki lima Indonesia (APKLI) ada sekitar 60 juta pelaku PKL di seluruh wilayah Indonesia terdaftar Menjadi Anggota APKLI , Perlu dipahami dan dimengerti oleh pemerintah daerah setempat potensi PKL terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan nasional, keluarnya Perpres no 125 tahun 2012 dan peraturan Mendagri no 41 terkait untuk penataan pedagang kaki lima Indonesia
Bukti PKL dilindungi undang-undang

Adanya wabah Pandemic Covid-19 menjadi malapetaka Bagi Semua sektor baik industri , pemerintahan dan pertanian , kelautan semua kena imbasnya
Begitu pula Pelaku UKM dan PKL , Semoga pemerintah daerah melalui Satuan polisi pamong praja Yang bertugas dalam penegakan Perda Agar Humanis dalam melakukan sosialisasi ke pada para pelaku UKM dan PKL Agar mereka tetap Bisa bertahan hidup ditengah Bencana Yang mendunia Ini.

PKL berusaha untuk bertahan hidup Dengan tetap semangat menjalankan usahanya sekalipun Hasil Yang didapatkan Belum memuaskan ,Namun Cukup membuat mereka bertahan hidup dengan keluarganya

PKL Sangat gampang untuk bina dan diberdayakan , Karena Rata rata mereka lulusan SMA dan sarjana yang menunggu terbukanya peluang untuk bekerja baik dipemerintahan maupun di swasta.
PKL Adalah profesi yang mulia dari koruptor dan pelaku narkoba
Jelas “Dr Alimahsun Atmo M Biomed ketua umum APKLI disetiap kunjungan ke daerah daerah untuk silahturahmi dengan pengurus DPW dan DPD APKLI seluruh Indonesia

Penulis
Iwan Hammer
Ketua DPD APKLI kab Bone
Sulawesi Selatan