Dewan Pastoral Paroki Santo Gabriel Nunukan dan BAMAG Nunukan Sukses Gelar Easter Run and Walk 2026

NUNUKAN – Easter Run and Walk 2026 sukses diselenggarakan. Kegiatan hasil kerjasama antara Dewan Pastoral Paroki Santo Gabriel Nunukan dan BAMAG Nunukan, yang digelar di Tugu Dwikora Alun-alun Nunukan, Kamis, 30/5/2026.

Perayaan Paskah tahun 2026 menjadi momentum penting bagi umat Krisren dan Katoli. “Easter Run and Walk 2026” yang menyedot perhatian masyarakat ini diikuti oleh 200 orang peserta yang terdiri dari 170 kategori berlari/running dan 30 peserta untuk kategori berjalan/walking.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nunukan H. Surai, S.Sos, M.AP yang mewakili Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak penyelenggara kegiatan yaitu DPP Santo Gabriel Nunukan dan BAMAG Nunukan yang telah sukses menyelenggarakan acara.

Bupati berharap kelgiatan ini menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh umat Kristen Protestan dan Umat Katolik di kabupaten Nunukan , sehingga tercipta keharmonisan antar umat beragama yang berdampak positif bagi masyarakat Nunukan pada umumnya.

Ketua BAMAG Kabupaten Nunukan Yance Tambaru. SE, M.Si mengatakan kegiatan ini menjadi ajang untuk menyalurkan hobi lari ataupun berjalan kaki bagi masyarakat Nunukan yang memiliki nilai manfaat, baik dari segi kesehatan dan menjadi sekaligus menjadi wadah untuk membuka jaringan pertemanan yang lebih luas lagi.

Lanjut dikatakan Yance Tambaru menyampaikan kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi untuk mensukseskan kegiatan “Easter Run and Walk 2026” dalam rangka Paskah Tahun 2006.

Tidak hanya kegiatan lari dan jalan kaki dengan jarak tempuh 5 km, tetapi kegiatan tersebut di isi dengan acara-acara menarik lainnya seperti penampilan dari para penyanyi rohani dari Gerejq Katolik dan Kristen Protestan, persembahan para penari tambourine dan banners yang merupakan gabungan dari beberapa gereja yang ada di Nunukan serta penampilan choir (Paduan Suara) dari Orang Muda Katolik.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembagunan Gereja Sidang Jemaat Kristus Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja Sidang Jemaat Kristus (GSJK) yang berlokasi di Jalan Hasanudin RT 05 RW 02, Kelurahan Selisun, Kamis (30/04).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh jemaat serta panitia yang telah berpartisipasi dalam rencana pembangunan rumah ibadah tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan gereja bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi juga merupakan upaya membangun iman, mempererat kebersamaan, serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Gereja adalah tempat umat Tuhan bertumbuh, saling menguatkan, dan menjadi terang bagi sesama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Irwan Sabri menilai pembangunan gereja ini sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat. Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar, penuh hikmat, serta senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap tahapannya. Ia juga mendoakan agar seluruh pihak yang terlibat diberikan kekuatan, kesehatan, dan ketulusan dalam melayani.

Pemerintah Kabupaten Nunukan selalu mendukung setiap upaya pembangunan yang membawa kebaikan, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menjaga keharmonisan dalam keberagaman.

“Kita semua dipanggil untuk hidup dalam kasih, saling menghormati, dan menjaga persatuan, sebagaimana firman Tuhan mengajarkan kita untuk menjadi pembawa damai,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan sebagai satu keluarga besar di Kabupaten Nunukan, hidup rukun dalam keberagaman, serta saling menopang satu sama lain.

Ia berharap pembangunan gereja tersebut dapat segera rampung dan menjadi tempat ibadah yang membawa damai serta berkat bagi banyak orang.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Serahkan Surat Keputusan PNS Sekaligus Ambil Sumpah PNS Pemkab Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri serahkan Surat Keputusan PNS secara simbolis sekaligus mengambil sumpah janji PNS dan melantik Pejabat Fungsional sejumlah 112 orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (30/04), di Ruang Rapat Lantai V Kantor Bupati Nunukan.

Dalam pidatonya, Irwan Sabri mengingatkan kepada para ASN bahwa sebagai PNS di Kabupaten Nunukan memiliki tantangan tersendiri. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Nunukan adalah wajah Indonesia.

“Saya minta saudara untuk selalu memegang teguh nilai dasar ASN yang BerAkhlak, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif,” Sebut Irwan pada acara yang dihadiri oleh para pejabat dilingkungan Pemkab Nunukan.

Sementara bagi pejabat fungsional, Irwan Sabri berharap dapat menunjukkan kinerja yang optimal pada jabatan masing-masing. Sebab kinerja jabatan fungsional mempertimbangkan kompetensi atau kesesuaian latar belakang pendidikan, keahlian, minat dan bakat.

Bupati mengingatkan bahwa pengambilan sumpah ini adalah pernyataan janji kepada tuhan dan negara. Menjadi PNS berarti siap menjadi teladan bagi masyarakat.

Khusus bagi ASN yang dilantik dalam jabatan fungsional, perlu dipahami bahwa kariernya kini berbasis pada keahlian dan kompetensi. Jabatan fungsional adalah ujung tombak profesionalisme birokrasi.

“Saya berharap saudara tidak berhenti belajar. Dunia berubah dengan cepat, teknologi berkembang pesat. Maka saudara harus menjadi aparatur yang inovatif, kreatif, dan tidak anti terhadap perubahan demi efisiensi layanan publik di Kabupaten Nunukan,” Kata Sabri mengingatkan.

Irwan juga berharap para ASN yang baru saja dilantik bisa menjadi agen peradaban sarat empati, yang tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

“Mari bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Nunukan yang maju, kuat, demokratis dan sejahtera,” Tutupnya.

(PROKOMPIM)

Penantian Panjang Berbuah Haru, Kakak Beradik Asal Nunukan Tunaikan Haji di Tengah Duka Mendalam

NUNUKAN – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan calon jemaah haji asal Kabupaten Nunukan yang digelar di Aula Serbaguna lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (30 April 2026). Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Di antara para jemaah, terselip kisah menggetarkan hati dari kakak beradik, Andi Yakub dan Andi Nur Syafariyanti. Keduanya berangkat ke Tanah Suci bukan hanya untuk menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga membawa amanah besar—mewujudkan impian kedua orang tua mereka.

Duka mendalam masih membayangi langkah keduanya. Sang ibu telah lebih dahulu berpulang, sementara ayah mereka kini tengah berjuang melawan penyakit demensia dini (young-onset dementia). Di tengah ujian tersebut, harapan orang tua untuk menunaikan ibadah haji tetap hidup, dan kini dilanjutkan oleh anak-anaknya dengan penuh keikhlasan.

Dengan mata berkaca-kaca, sang adik, Andi Nur Syafariyanti—yang juga tercatat sebagai salah satu calon jemaah haji termuda asal Nunukan tahun ini—mengungkapkan isi hatinya dengan suara bergetar.

“Sesampainya kami di Tanah Suci nanti, kami ingin mendoakan ibu, semoga segala amal ibadahnya diterima dan diampuni dosa-dosanya semasa hidup. Dan untuk ayah, kami akan terus memohon kepada Allah agar diberikan kesembuhan dan kesehatan kembali,” ucapnya lirih menahan tangis.

Ia menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk bakti dan cinta yang tak terhingga kepada orang tua. Bersama sang kakak, ia bertekad menjalani setiap rangkaian ibadah dengan niat tulus, menghadiahkan doa terbaik bagi kedua orang tua mereka.

Isak tangis keluarga pecah saat momen perpisahan. Pelukan hangat dan doa-doa yang dipanjatkan mengiringi langkah kakak beradik tersebut menuju perjalanan suci yang sarat makna. Di balik keberangkatan mereka, tersimpan kisah tentang kehilangan, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menjaga amanah.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE menyampaikan apresiasi dan doa bagi seluruh jemaah haji, khususnya bagi mereka yang membawa kisah penuh perjuangan dan ketulusan.

“Ini adalah bentuk bakti yang luar biasa. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.

Kisah Andi Yakub dan Andi Nur Syafariyanti menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati. Di dalamnya ada doa yang tak sempat terucap, harapan yang tertunda, dan cinta yang terus hidup dititipkan dalam setiap langkah menuju Tanah Suci.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Lepas 222 Calon Jemaah Haji

NUNUKAN – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan saat Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, secara resmi melepas 222 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Nunukan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci dari Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tidak semua orang berkesempatan untuk menunaikannya. Oleh karena itu, kesempatan yang diterima para jemaah tahun ini adalah anugerah besar yang patut disyukuri sekaligus amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan selamat kepada seluruh jemaah haji. Semoga keberangkatan ini senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah hingga kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh,” ujar Bupati.

Bupati juga menitipkan sejumlah pesan penuh makna kepada para jemaah agar senantiasa meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, menjaga kesehatan di tengah perbedaan kondisi cuaca dan aktivitas di Tanah Suci, serta memelihara kebersamaan dan saling tolong-menolong antar sesama jemaah.

Selain itu, jemaah diimbau untuk disiplin mengikuti arahan petugas haji, menjaga ketertiban, serta menampilkan sikap santun dan penuh kesabaran sebagai cerminan jati diri masyarakat Nunukan dan bangsa Indonesia.

Sebanyak 222 CJH Kabupaten Nunukan dijadwalkan diberangkatkan dalam dua gelombang menuju embarkasi Balikpapan. Gelombang pertama sebanyak 138 jemaah asal Nunukan daratan akan berangkat pada 4 Mei 2026, disusul 84 jemaah asal Pulau Sebatik pada 5 Mei 2026. Seluruh jemaah akan tergabung dalam kloter 7 dan 8.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan syal identitas secara simbolis kepada perwakilan jemaah, yakni calon jemaah haji tertua dan termuda. Penyematan tersebut turut melibatkan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Nunukan, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, serta Kepala Dinas Pendidikan yang juga merupakan salah satu calon jemaah haji asal Kabupaten Nunukan.

Sebagai bagian dari kesiapan, koper jemaah telah didistribusikan lebih awal, dan seluruh jemaah juga telah mengikuti rangkaian bimbingan manasik serta memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan (istito’ah).

Pemerintah Kabupaten Nunukan turut memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran penyelenggaraan Ibadah Haji tahun ini, termasuk melalui alokasi anggaran hibah sebesar Rp1,72 miliar yang digunakan untuk mendukung transportasi, akomodasi, serta operasional Panitia selama kegiatan PPIH berlangsung.

Acara pelepasan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta keluarga jemaah yang dengan penuh harap dan doa mengiringi langkah para tamu Allah menuju Tanah Suci.

Dengan penuh harapan, seluruh jemaah diharapkan dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta membawa pulang predikat haji yang mabrur, menjadi cahaya kebaikan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.

(PROKOMPIM)