Peduli korban kebakaran polsek Tanete Riattang bersama Ibu bhayangkari beri Bantuan Sosial ke Mading

BONE – Musibah kebakaran yang menimpa Mading dan keluarganya mendapat Simpati dari berbagai pihak salah satunya Kapolsek Tanete Riattang bersama Ibu bhayangkari yang datang mengurangi dan memberikan sedikit Bantuan untuk meringankan Beban akibat kejadian kebakaran yang menimpa Rumahnya beberapa hari yang lalu, Jumat(18/10/2019).

Ibu bhyangkari mendatangi Mading adan keluarganya pukul 09.30 wita, bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Jendral Gatot Subroto Keluraha Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Polsek Tanete Riattang beserta Ibu bhayangkari beri bantuan sosial terhadap korban kebakaran 1 unit bangunan milik penjaga taman makam pahlawan Kabupaten Bone.

Turut hadir juga dalam kegiatan BANSOS ini seperti AKP.ANDI BASHAR,S,Sos (kapolsek Tanete Riattang), IPDA MUCHLIS, (Panit I binmas Sek Kota), IPDA MELYANA ,S.H,(Panit II Binmas sek kota), Ketua rangting bhayangkari sek T.Riattang beserta anggota dan para personil sek T.Riattang.

Adapun korban beberapa korban kebakaran penerima bantuan tersebut Mading Bin Songkeng umur 67 tahun, Pekerjaan tukang kebersihan taman makam pahlawan dan HJ. Sahya Binti Tasse umur 70 tahun, Pekerjaan IRT,yang merupakan istri dari pak Mading.

Kegiatan Bansos ini berakhir pukul 10.20 wita,dalam kondisi Aman tertib lancar dan kondusif dan dari para korban juga sangan berterimaksih, ungkap Akp Andi Bahsar S. Sos kapolsek Tanete Riattang Polres Bone kepada awak media.

Irwan N Raju
Ka biro Sulsel

Bone Aman,Berkat tangan Dingin Kadarislam Kasim Jadikan Warga Beriman

BONE-Warga Bone beberapa Tahun yang lalu, jika sudah menjelang magrib suasana kota dan kampung sunyi, hanya beberapa kendaraan tentu saja yang lalu lelang dalam kota tersebut. Warga juga kadang takut keluar rumah karena banyaknya genk genk preman disudut sudut kota Watampone, pedagang dan warung warung kadang tutup lebih cepat karena takut didatang oknum preman yang kadang memaksa untuk diberi jatah mereka sebagai preman.

Namun itu semua adalah masa lalu kota Watampone dan Kabupaten Bone, kini warga masyarakat Bone, hidup tentram, Aman damai dalam bingkai Makkiade, maloang namasegena ade pangaderengna berkat kehadiran Kadarislam Kasim, Jumat(18/10/2019).

Yang mampu mengubah warga masyarakat Bone yang dulunya kurang minat ke mesjid, nongkrong diteras dan pekarangan rumahnya, serta anak-anak muda yang berkumpul dan melakukan hal-hal yang negatif.

Namun sekarang banyak perubahan Signifikan sudah banyak warga Tua muda, laki dan perempuan yang memilih datang ke mesjid, bukan hanya “sampah” disini apa yang telah ditorehkan oleh Kapolres kebanggaan warga masyarakat Kabupaten Bone ini.

Lebih 1000an mesjid telah beliau datangi untuk sholat bersama warga selama kurang lebih dua tahun menjabat Kapolres Bone, bahkan ada puluhan mesjid berdiri dikabupaten Bone berkat beliau, tiap Jumat pun Beliau membagi bagikan Nasi untuk jemaah masjid yang hadir.

Bukan hanya itu ungkap Sarwan 30 tahun Salah satu pedagang Hp di Mall BTC BONE saat ditemui oleh awak media ini, Jumat 18 Oktober 2019 pukul 13.00 wita usai sholat jumat menuturkan. Bukti kota Watampone Aman kondusif dan terkendali banyaknya Warkop warkop yang sudah berani buka 24 jam, juga warung warung sari laut serta minimarket Modern sehingga Warga kota Watampone dan Kabupaten Bone bisa plesiran dimalam hari.

Bahkan tampak terlihat salah satu warkop dikota Watampone yang terletak di jalan Makmur Eks pasar lama,membiarkan saja gelas gelas dan Instalasi Kabel listriknya walaupun Warkopnya sudah tutup , bukti nyata Bone semakin aman dan kondusif untuk Sri Anha 35 Tahun Aktivis kaki lima Indonesia Kabupaten Bone.

Warga bone kini sudah bisa kemana mana, walaupun dimalam Hari, lapangan merdeka,Mall BTC kawasan taman Bunga Arung Palakka, Pelabuhan Bajoe, pallette Park, jaminan keamanan bukan hanya isapan jempol semata namun sudah mencari cerita tersendiri bagi para warga kota Watampone dan warga yang datang berkunjung ke Bone juga menyatakan bahwa Bone saat ini sudah lebih aman dari beberpa tahun lalu.

Irwan N Raju
Ka biro Sulsel

Pemkab Wajo serahkan sertifikat tanah secara simbolis kepada warga masyarakatnya

WAJO – Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE serahkan sertifikat tanah secara simbolis kepada masyarakat bersama kepala BPN di Desa Tellulimpoe Kecamatan Majauleng. Wakil Bupati Wajo menyerahkan sejumlah 2203 sertifikat tanah kepada masyarakat 6 Kecamatan dan 3 sertifikat untuk asset Pemerintah Kabupaten Wajo, Kamis (17/10/2019).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wajo menjelaskan bahwa Pemerintah berupaya keras agar seluruh rakyat Indonesia khususnya warga Wajo memiliki sertifikat sebagai tanda bukti atas kepemilikan tanah atau lahan yang mereka miliki. Hal itu salah satunya diwujudkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang tengah dijalankan Pemerintah.

Presiden memiliki target dan optimistis bahwa di tahun 2025 mendatang seluruh bidang tanah di Indonesia telah bersertifikat, termasuk masyarakat Wajo. Untuk itu, ia mendorong Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk dapat bekerja melayani rakyat dengan lebih baik dan cepat.

“Perlu diketahui BPN kerjanya ya pagi, siang, dan malam. Pontang-panting. Ya itu memang harus karena pelayanan kepada masyarakat sekarang ini harus cepat. Jadi target kita di 2025 nanti sertifikat seluruh Indonesia harus selesai termasuk Wajo,” tutur Wakil Bupati.

“Setiap saya ke kampung, ke desa, atau ke daerah yang namanya sengketa tanah itu di mana-mana. Sengketa lahan, konflik tanah, di mana-mana, tidak di Kecamatan Sabbangparu, Pammana, dan semuanya,” H. Amran, SE menambahkan.

Olehnya itu, Wakil Bupati Wajo menegaskan bahwa kepemilikan sertifikat tersebut atas lahan atau tanah akan memberikan kepastian hukum bagi pemiliknya.Juga dirangkaian acaranya hari ini Wakil Bupati Wajo juga meresmikan Mushollah Al-Jamalu di Kantor Pertanahan Kabupaten Wajo.

(Humas Pemkab Wajo)

Sosialisasi pra Operasi Zebra di Alun-Alun Kota Watampone Satlantas Bone Bagi-bagi Helm Gratis

 

WATAMPONE – Sosialisasi pra operasi zebra Satlantas Polres Bone 2019 di Alun-Alun kota Watampone eks pasar sentral kelurahan Macege Tanete Riattang Kabupaten Bone,Kamis (17/10/2019).

Dalam Sosialisasi himbauan tertib Berlalulintas juga ada pembagian Helm gratis kepada belasan pengunjung Alun alun Kabupaten Bone, yang dipanggil naik di panggung dan diberi beberapa Pertanyaan seputar Lalu lintas langsung oleh Kasat lantas dan Polwan.

Sorak tawa dan teriakan pengunjung pun sontak terdengar,karena untuk mendapatkan hadiah Helm yang disiapkan diatas panggung ,tidaklah mudah, harus punya dasar pengetahuan tentang lalu lintas yang baik sehiangga dapat menjawab petanyaan dengan benar.

kegiatan ini merupakan edukasi dalam bentuk ajakan, himbauan kepada warga masyarakat”,Kami ingin agar masyarakat semangat memakai helm dan taati Aturan lalu lintas di jalan raya,sesuai Undang undang no 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas jalan Raya, helm yang dipakai pun tentunya harus yang sudah Standar Nasional Indonesia (SNI),”tutup AKP Muh Tamrin SE pada awak media

Irwan N Raju
Ka biro Sulsel

Kasat lantas Polres Bone sosialisasi pra Opera Zebra 2019 dihadapan Ribuan pengunjung Alun-Alun kota Watampone

 

WATAMPONE – Ingin mengurangi bentuk pelanggaran dalam Operasi Zebra 2019,Satlantas Polres Bone gencar lakukan Sosialisasi kepada warga masyarakat di alun-alun pada pukul 20:00 wita, Kamis(17/10/2019).

Bertempat di alun-Alun pasar sentral Bone kota Watampone , Kasat Lantas Polres Bone AKP Muhammad Tamrin, didampingi Kanit Regident Ipda Andi Adi Wijaya dan Kanit Turjawali Ipda Amir bersama polwan lantas Watampone.

Melakukan sosialisasi Kepada sekitar seribuan masyarakat pengunjung Yang malam ini Hadir di Alun alun kota Watampone Kabupaten Bone terkait persiapan Opera Zebra akhir Oktober sampai awal November 2019 kasat lantas memberikan pemahaman dalam mempersiapkan segala persyaratan yang menjadi kewajiban saat menjalankan kendaraan bermotornya.

Opera Zebra ini, akan berlangsung serentak Diseluruh wilayah Indonesia, hal ini dilakukan agar dapat memberikan Rasa nyaman pada masyarakat sebelum memasuki Akhir tahun
Jelas AKP Muh Thamrin SE, saat dikonfirmasi langsung oleh awak media.

kegiatan ini bertujuan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bone khususnya kota Watampone, agar mempersiapkan diri masing-masing jelang pelaksanaan operasi Zebra ini dilakuakan.

Agar dalam operasi zebra ini, mereka ikut memberikan partisipasi guna mewujudkan Kamseltibcarlantas Guna mendorong lebih terciptanya keamanan dalam berlalu lintas ,dengan harapan untuk mencapai Zero Acident.Sekali lagi kata Akp Muh Tamrin SE sangat berharap kepada seluruh masyarakat kabupaten bone secara aktif untuk ikut serta dalam menciptakan tertib berlalulintas yang baik.

Setelah kegiatan sosialisasi malam ini,selanjutnya terus melaksanakan sosialisasi di tempat lain,tujuannya agar seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bone bisa memahami betapa pentingnya arti tentang tertib berlalulintas jelasnya jelasnya kepada awak media.

Irwan N Raju
Ka biro Sulse