NUNUKAN – Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menjadi lokasi terpilih sebagai tempat pelaksanaan puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 organisasi Laskar
TANJUNG SELOR-Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., menghadiri syukuran HUT ke-8 Kawulo Alit di Jalan Perjuangan, Sabanar
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui sinergi bersama Pemerintah Pusat.
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui sinergi bersama Pemerintah Pusat.
NUNUKAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Polsek Sebatik Barat melaksanakan pendampingan kegiatan panen jagung milik warga
Mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (purn) Soenarko (Istimewa)
Jakarta – Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen (Purn) Soenarko diduga terlibat dalam rencana aksi peledakan bom molotov pada demo 24 September 2019 lalu oleh dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Jumat (18/10/2019) mengungkapkan pertemuan pertama perencanaan aksi tersebut digelar di rumah Soenarko yang beralamat di Ciputat, Tangerang Selatan pada 20 September.
“Pada 20 September 2019 pukul 23.00 WIB, pertemuan di rumah Mayjend (Purn)Sunarko di Ciputat,” tutur Argo.
Soenarko sendiri saat ini telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus tersebut. Diketahui, selama ini Polisi hanya menyebut Soenarko sebagai seseorang yang memiliki inisial SN.
Soenarko juga disebut ikut dalam pertemuan pada 24 September di rumah tersangka SO. Pertemuan itu dilakukan usai aksi pelemparan bom molotov pada aksi demo.
Pertemuan itu diketahui digelar lantaran aksi pelemparan bom molotov di aksi demo itu dianggap kurang maksimal. Dalam pertemuan itu, AB diketahui juga turut hadir.
“24 (September) malam diadakan rapat lagi tapi tempatnya di rumah SO (Sony Santoso) di daerah Tangerang. Di sana rapat, ada rapat pemufakatan merencanakan untuk berbuat kejahatan berupa membuat chaos mendompleng unjuk rasa di aksi 28 September,” tutur Argo.
Saat ini total sudah ada 11 tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah AB, S, OS, JAF, AL, AD, SAM, YF, ALI, dan FEB. Semua tersangka menjalani masa penahanan di Rutan Polda Metro Jaya. (eddyS)
Jakarta – Memperingati Hari Santri Nasional ke 3 Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) berencana menggelar berbagai kegiatan dan salah satunya adalah pembacaan 1 Miliar Sholawat Nariyah yang akan dibaca secara serentak oleh warga Nahdliyin (sebutan warga NU) di seluruh Indonesia.
“Pembacaan Sholawat Nariyah akan dibaca secara serentak di seluruh Indonesia usai sholat Isya pada tanggal 21 Oktober 2019,” tutur Ketua Panitia Malam Puncak Hari Santri 2019, Misbahul Munir, Jumat (18/10/2019)
Pembacaan shalawat tersebut, ungkap Misbahul akan digelar di berbagai masjid, pondok pesantren hingga kantor pengurus wilayah dan cabang Nahdhatul Ulama di seluruh Indonesia.
Tak hanya di Indonesia, Misbahul menuturkan bahwa semua Pengurus Cabang NU Istimewa yang ada di luar negeri juga akan menggelar hal yang sama.
Tujuan dari digelarnya pembacaan 1 miliar selawat nariyah tersebut, papar Misbahul, selain mengharap berkah kepada Allah SWT agar Indonesia tetap damai dan terhindar dari segala bencana, juga untuk mendoakan arwah para Pahlawan yang telah berjasa dalam pendirian NKRI.
“Yang pertama tentu karena beraharap ridho dari Allah. Selain itu, tujuan pembacaan satu miliar sholawat Nariyah ini adalah untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah berjasa dalam perjuangan pergerakan maupun mempertahankan kedaulatan NKRI,” ungkap Misbahul.
Khusus di wilayah Jakarta, Misbahul menyatakan kegiatan pembacaan selawat nariyah akan dipusatkan di Masjid KH Hasyim Asyari yang terletak di Jakarta Barat.
Misbahul menjelaskan bahwa kegiatan tersebut nantinya akan dihadiri oleh Mantan Rais Aam PBNU sekaligus Wapres terpilih Ma’ruf Amin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga jajaran PBNU lainnya.
“Insyaallah yang hadir 10.000 jamaah yang terdiri dari warga NU terutama para santri, di satu titik, itu dilaksanakan di pusatnya di Masjid KH Hasyim Asyari,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, menjelang puncak Hari Santri tanggal 22 Oktober 2019, beberapa wilayah telah mengisinya dengan berbagai kegiatan. Seperti di Sebatik, Kalimantan Utara, ribuan Santri telah menggelar upacara dan deklarasi bertemakan kebangsaan pada 17 Oktober 2019 baru – baru ini. (EddyS)
WAJO – Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE pimpin apel gelar pasukan pelantikan persiapan pengamanan Presiden dan Wakil Presiden hari ini, di halaman markas Kodim 1406 Wajo, Kamis (17/10/2019)
Sebanyak 250 personil gabungan diterjunkan untuk mengamankan saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden mendatang. Hal tersebut dikatakan Kapolres Wajo AKBP. Asep Marsel, S.Sik, usai apel pengecekan kelengkapan personil, dalam rangka persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, di Markas Kodim 1406 Wajo setempat.
“Kita tegaskan agar masyarakat tidak melakukan hal-hal yang membuat situasi menjadi tidak nyaman. Jangan percaya dengan berita hoaks serta tidak melakukan tindakan provokasi,” ungkap Kapolres Wajo.
Menurut Kapolres, apel pasukan digelar untuk memastikan persiapan para personil dalam memberikan pelayanan dan pengamanan masyarakat agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Wakil Bupati Wajo, mengimbau kepada seluruh warga agar tetap menjaga kondusifitas wilayah. Ini terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan berlangsung pada tanggal 20 Oktober mendatang di Jakarta.
“Ini juga dalam rangka persiapan pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang, terutama mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang ada di Kabupaten Wajo” kata Wakil Bupati Wajo.
Ia mengungkapkan yang menjadi objek pengamanan adalah objek vital dan titik konsentrasi massa. Wakil Bupati Wajo berharap, situasi Kabupaten Wajo tetap kondusif dan tidak ada kelompok yang akan mengganggu Kamtibmas.jelasnya kepada awak media.
Sementara itu, Wakil Bupati Wajo, H. Amran, SE, usai menggelar rapat persiapan pelaksanaan olah raga ekstrim menyatakan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden ini, merupakan prosedur demokrasi yang harus dilalui. Pelantikan dilakukan setelah mereka memenangkan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang dilaksanakan secara langsung pada tanggal 17 April 2019 lalu.
“Pada saat dilantik, harus dihormati dan harus dijaga, karena Presiden pilihan rakyat. Jangan ada perbuatan yang memancing situasi menjadi tidak kondusif. Siapapun tidak perlu merayakan secara berlebihan, sehingga mengggangu yang lain,” ujar Wakil Bupati Wajo.
Turut hadir dalam upacara tersebut Dandim 1406 Wajo Letkol Inf Utsman Abdul Ghofir, S.Sos dan Kejari Wajo Eman Sulaiman, S.H., M.H.
NUNUKAN – Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro S.I.K MH, dan Damdim 0911 Nunukan Letkol CZI Eko Pur Indriyanto SE, MI Pol, M.Tr (Han) beserta rombogannya pergi berkunjung ke Tanjung harapan kepada seorang bapak yang bernama Tekka Sanaba. Sekitar pukul 11.30 wita telah dilaksanakan kegiatan “PATROLI PEDULI ” (Program Bapak Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro SIK, MH), Jumat (18/10/2019).
AKBP Teguh Triwantoro S.I.K MH, dan Letkol CZI Eko Pur Indriyanto SE, MI Pol, M.Tr (Han) ketika memberikan bantuan kepada bapak Tekka Sanaba (Pacik Puntung).
Kegiatan Patroli Peduli tersebut dilaksanakan oleh Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro SIK, MH, Dandim 0911/Nunukan Letkol CZI Eko Pur Indriyanto SE, MI Pol, M. Tr (Han), Danramil 0911-01/Nunukan, Mayor inf Susena, Kapolsek KSKP Tunontaka AKP Oman, beserta para Pa dan pers Polsek KSKP, Danramil 0911-08/Nunukan selatan Kapten inf Eko Dariyanto, Kapolsubsektor nunukan Selatan Aipda Rohmat beserta pers Polsubsektor, Ketua RT 05 Tanjung Harapan Khairul Ahmad, Ketua RT 08 Tanjung Harapan Haje Manjekani.
Sasaran Patroli Peduli adalah Sasaran pertama seorang warga yang bernama Tekka Sanaba alias Pacik Puntung (tangannya buntung) Suku Bugis Palopo yang tinggal di Jalan Dewi Sartika RT 08 Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan.
Bapak Tekka Sanaba alias Pacik Puntung tinggal seorang diri di gubuk berdindingkan karung beras di lahan tanah milik H. Ramli, sekaligus menjaga 10 ekor kerbau milik H. Ramli.
Pacik Puntung merupakan Deportan (pada tahun 2014) dari Kota Kinabalu Malaysia akibat paspotnya tidak diperpanjang. sebelum di Deportasi dari Malaysia, Pacik Puntung bekerja di Shawmil dan mengalami musibah Laka kerja yang mengakibatkan tangan sebelah kiri putus dan mengalami cacat permanen.Untuk memenuhi kebutuhan sesehari-hari Pacik Puntung hanya mengandalkan belas kasihan para tetangga dan pemberian H. Ramli.
Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro S.I.K MH mengatakan Patroli Peduli ini sudah lama di lakukan dan buat warga yang sudah dibantu agar bisa lebih baik kedepannya.
“saya berharap paci tersebut dibantu untuk dibuatkan KTP agar bisa lebih mudan dibantu kalau perlu Rt setempat bisa dibuatkan BPJS agar tidak sulit untuk berobat,”jelasnya Kapolres Nunukan Teguh Triwantoro kepada awak media.
Ada pun sasaran kedua dari kegiatan “Patroli Peduli” ini yaitu kepada Ibu Ana suku Bugis Pinrang yang tinggal diJalan Dewi sartika RT 05 Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan. Ibu Ana adalah seorang Janda (suami meninggal tahun 2018) memiliki 5 orang anak (dua orang telah menikah), untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Ibu Ana dibantu oleh anak ke-3 nya. NINA 14 tahun kerja Mabettang (upah ikat rumput laut) dengan upah sekitar 50-100 ribu perhari.
AKBP Teguh Triwantoro S.I.K MH, dan Letkol CZI Eko Pur Indriyanto SE, MI Pol, M.Tr (Han) ketika memberikan bantuan kepada Ibu Ana dan keluarga.
Ibu Ana beserta ketiga anaknya tinggal dirumah sederhana yang dibangun oleh Alm suaminya sewaktu masih hidup dengan rumah ukuran 5×6 meter.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres dan Damdim memberikan Tali asih kepada warga yang dikunjungi sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
Dandim 0911/Nunukan Letkol CZI Eko Pur Indriyanto SE, MI Pol, M. Tr (Ham) mengatakan saya berharap agar anak Ibu Ana bisa melanjutkan sekolah, ungkapnya.
“Babinsa dan Polsub sektor Nunukan selatan akan membantu anak ibu Ana agar mau melanjutkan sekolahnya sehingga kedepanya keluarga ibu Ani bisa lebih baik lagi ,”harapan Dandim 0911/Nunukan Letkol CZI Eko Pur Indriyanto.
JAKARTA – Persoalan Aset Daerah Wanprestasi Rp.1,6 Triliun. Ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Keadilan (Ampeka) minta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk brsikap tegas dalam memberantas setiap oknum pejabat yang mengambil keuntungan dari persoalan tersebut.
Ketua AMPEKA Yasmin Dahlan menegaskan kembali bahwa sejumlah aset Pemprov yang menjadi persoalan tersebut bukan aset yang sedikit itu adalah aset yang cukup luar biasa besar sehingga wajib diselamatkan.Rabu (16/10/2019)
“Persoalan aset daerah wanprestasi Rp.1,6 Triliun tersebut harus segera diselesaikan. Dan APH dalam hal ini Kejagung RI serta Kejati NTB harus bersikap tegas untuk memberantas sejumlah pejabat yang mengambil keuntungan pribadi dari persoalan tersebut,” ujar yasmin kepada awak media usai forum diskusi Ampeka di Jakarta.
Lanjut yas menjelaskan bahwa Aset yang bermasalah ini bukan aset yang sedikit itu adalah aset yang cukup luar biasa besar. jadi harus segera diselamatkan biar bisa jadi penunjang PAD NTB.
Tidak hanya itu, ketua AMPEKA meminta APH untuk segera memanggil oknum pejabat Pemprov yang diduga diduga kuat terlibat dalam persoalan wanprestasi Rp.1,6 Triliun tersebut. Oleh karena itu, yas meminta agar oknum – oknum yang diduga terlibat dalam hal tersebut untuk segera diperiksa agar menemukan titik terang. Sehingga beberapa pejabat lainnya pun yang selama ini mengambil keuntungan dari persoalan aset ini bisa segera ditetapkan status hukumnya sebagai tersangka. pangkasnya.
“Saya juga minta APH untuk segera memanggil dan memeriksa oknum pejabat Pemprov yang diduga atas indikasi keterlibatanya dalam persoalan tersebut. Dan beberapa pejabat lainnya yang ikut memanfaatkan aset daerah tersebut bisa segera ditetapkan status hukumnya sebagai tersangka” tegas yasmin kepada awak media.