PSJ Kanduangan dan Khyran Berhasil Juarai Turnamen Bola Volli Kavaleri Cup

NUNUKAN – Gelaran turnamen bola voli Kavaleri Cup resmi berakhir pada hari Selasa 10 Februari 2026. Acara penutupan yang berlangsung meriah di Lapangan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 13/Satya Lembuswana ini menandai puncak dari rangkaian kompetisi yang telah berlangsung selama sepekan terakhir.

​Jalannya Pertandingan Final Putri mempertemukan tim KKST melawan Khyran yang diperkuat Jushana yang pernah memperkuat Timnas Bola Volly Indonesia. Laga berlangsung sengit dengan aksi jual beli smash yang memukau penonton, dan pertandingan dimenangkan oleh Tim Khyran dengan 3 set langsung.

Final Putra mempertemukan antara PSJ Kanduangan melawan Yon TP 881. Setelah melewati pertandingan lima set yang menguras stamina, tim PSJ Kanduangan akhirnya keluar sebagai juara pertama dengan skor tipis.

Usai bertandingan, sebelum penerimaan hadiah dan uang pembinaan Manajer PSJ Kanduangan Majid mengatakan bahwa tim dari Yon TP 881 juga hebat yang diperkuat 2 pemain andalan mereka.

“Namun kami melihat sedikit kelemahan disalah satu pemainnya, jadi kami manfaatkan kelemahan tersebut dan berani terus menyerang dengan berbagai variasi permainan. Kami hanya diperkuat pemain lokal Kaltara, 3 pemain tambahan kami, 2 dari Tanjung Selor 1 pemain dari malinau, dan yang lain dari pemuda Kanduangan, tapi kami sangat semangat dan alhamdulillah berhasil keluar sebagai juara 1,” Ucap Majid.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) H. Surai menyampaikan terimakasihnya kepada Kolakops Korem di Maharajalila serta Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonikav 13/5 yang telah menyelenggarakan turnamen Bola Volly dengan baik, tertib dan penuh kebersamaan.

Lebih lanjut, H. Surai menambahkan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar soal menang atau kalah, lebih dari itu, kegiatan tersebut mengajarkan nilai disiplin, kerja sama tim, semangat juang, kerja sama tim, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut dibutuhkan dalam membangun masyarakat yang kuat, kompak dan maju.

” Kepada seluruh atlet, saya berpesan teruslah berlatih, jangan cepat puas dengan hasil yang dicapai hari ini, kemenangan adalah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, sementara kekalahan adalah pelajaran yang berharga untuk lebih baik ke depan,” pesannya kepada pemain.

(PROKOMPIM)

SMKN 1 Nunukan Gelar Fun Run 5 kilometer School Olympic tahun 2026

NUNUKAN – Bupati Nunukan diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Akhmad, S IP M Si menghadiri Fun Run 5 kilometer School Olympic tahun 2026,yang dilaksanakan oleh SMK Negeri 1 Nunukan, di Kota Alun-Alun Nunukan. Minggu.(01/02).

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Fun Run 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan olahraga yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga serta wujud implementasi visi dan misi OSIS SMK Negeri 1 Nunukan dalam bentuk peserta didik yang aktif sehat dan berprestasi.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Akhmad Mengatakan Dengan Mengusung Tema, “School Olympic: Satu Langkah Menuju Kesuksesan”, memiliki makna yang sangat dalam. hari ini bukan sekadar tentang berlari. hari ini adalah tentang mimpi, tentang semangat, dan tentang tekad anak-anak perbatasan untuk terus melangkah maju.

“Kalian adalah kebanggaan Kabupaten Nunukan. anak-anak perbatasan yang tumbuh dengan semangat juang tinggi, dengan karakter tangguh, dan dengan kecintaan yang besar terhadap tanah air. setiap langkah yang kalian ayunkan hari ini adalah bukti bahwa dari perbatasan pun, kita mampu melahirkan prestasi dan masa depan yang gemilang.”ucap Akhmad.

Lari lima kilometer ini adalah gambaran perjalanan hidup. Ada tanjakan yang melelahkan, ada lintasan yang panjang, namun selama kita terus melangkah, tujuan akan semakin dekat. seperti halnya Kabupaten Nunukan yang terus bergerak maju membangun daerah.

“Melalui School Olympic ini, kita ingin menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan kebersamaan. kalian belajar bahwa kompetisi bukan untuk saling menjatuhkan, tetapi untuk saling menguatkan dan tumbuh bersama”, tambah Akhmad..

Lanjut dikatakan menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang paling penting adalah keberanian untuk memulai dan komitmen untuk menyelesaikan. karena dalam hidup, mereka yang berhasil bukan selalu yang paling cepat, tetapi mereka yang tetap berlari meski lelah.
Acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata kabupaten Nunukan H.Sura’i, Kepala Dinas Diskominfo Kabupaten Nunukan Arief Budiman, Anggota DPRD kabupaten Nunukan Muhammad Mansur dan Forkopimda Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Resmikan SPPG Di Sebatik, Dadan Hindayana : “Secara tidak langsung dapat meningkatkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan”

NUNUKAN – Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan, Drs Raden Iwan Kurniawan, M AP mewakili Bupati Nunukan hadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (22/01/2026)

Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dr. Dadan Hindayana sebagai bagian dari perluasan jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Dadan Hindayana dalam kunjungan kerjanya didampingi oleh Direktur kerja Sama dan Kemitraaan BGN, Kolonel Cba. Mu. Rizal Salewangang, pejabat Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Balikpapan, Kalimantan Timur, dan Wakil Walikota Tarakan, Ibnu Saud.

Kehadiran Plt.Sekda yang mewakili Bupati dalam acara ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap inisiatif yang dikelola oleh Yayasan Aztrada Garuda Jaya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui asupan gizi yang terukur.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada pihak-pihak yang telah menginisiasi pembangunan dapur SPPG ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektoral sangat diperlukan agar target pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan dapat tercapai secara maksimal.

Di kesempatan yang sama Kepala BGN,
Dadan Hindayana saat meresmikan SPPG Yayasan Aztrada Garuda Jaya mengatakan bahwa MBG yang dikelola telah sesuai dengan Juknis dan SOP dari BGN.

“Unit ini menjadi pusat operasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola sesuai dengan Juknis dan SOP dari Badan Gizi Nasional,”ujarnya.

Lebih lanjut, Dadan juga menyebutkan SPPG yang ada ini sudah sesuai Standar Operasional (SOP). Ia meyakini SPPG Yayasan Aztrada Garuda Jaya dapat menjadi percontohan untuk SPPG di wilayah lainnya.

Dadan juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Yayasan Aztrada Garuda Jaya atas kepeduliannya dan dukungan terhadap program pemerintah pusat.

Dadan juga menjelaskan bahwa dari target hingga Januari 2026, tercatat sudah ada sekitar 21.102 unit SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia, dengan target melayani hingga 59 juta penerima manfaat.

Diakhir sambutannya Dadan memberikan gambaran terkait dengan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

“Keberadaan SPPG di Sebatik secara tidak langsung akan meningkatkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan, karena tiap pengelola SPPG membutuhkan pasokan bahan baku pangan yang tidak sedikit, tadi saya lihat disini banyak pohon pisang, kebun-kebun pisang masyarakat ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan buah pemenuhan Makan Bergizi Gratis (MBG), begitu juga peternakan, kebutuhan telur ayam dan daging ayam, hal yang sama bisa terjadi terhadap sektor perikanan baik ikan laut maupun ikan budidaya, atau tambak masyarakat, misalnya setiap rumah bisa membuat kolam Ikan Lele untuk memenuhi kebutuhan MBG,” ujarnya.

Dengan tingginya kebutuhan bahan baku pangan, Dadan meminta tiap SPPG dapat melengkapi usahanya dengan mengelola sendiri lahan pertanian maupun peternakan agar stok bahan makanan tetap tersedia dengan baik.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, pelepasan Mobil Operasional Pengantaran dan kunjungan ke Dapur MBG, Dadan dan rombongan juga berkunjung ke sekolah penerima manfaat untuk menyaksikan langsung siswa siswi yang sedang menikmati Makanan Gizi Gratis tersebut, bahkan Dadan memberikan hadiah bagi anak-anak yang mau makan sayur.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Resmikan Lapangan Mini Soccer Pertama di Sebatik

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE meresmikan Lapangan Mini Soccer perdana di Kabupaten Nunukan, di Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, Sabtu (27/12). Peresmian lapangan sepak bola mini tersebut ditandai dengan pemotongan pita serta penendangan bola oleh Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada pemilik atas dibukanya lapangan mini soccer ini dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah berkontribusi, terutama kepala Desa Binalawan beserta jajarannya dan masyarakat Desa Binalawan. lapangan ini dibangun dengan tujuan mengembalikan fungsi awal lahan hijau untuk olahraga sepak bola, namun dengan versi modern yang mengikuti tren global, sehingga dapat menarik minat generasi muda kita,” ujarnya

Selain itu kehadiran lapangan ini juga diharapkannya bisa mendukung kegiatan positif bagi anak muda.

“Saya berharap dengan adanya lapangan sepak bola ini, nanti akan menjadi wadah pengembangan bakat atlet muda dan meningkatkan kesehatan fisik serta mental masyarakat. lapangan ini nanti akan menjadi pusat kegiatan olahraga, yang melibatkan tim dari berbagai desa dan kecamatan,”kata Bupati.

Kegiatan peresmian ini juga dirangkaikan dengan turnamen sepak bola mini. kegiatan ini sebagai media penyaluran hobby dan bakat generasi muda, serta bisa menjadi sarana pembinaan generasi muda untuk memiliki sikap mental dan spiritual yang kuat, berani menghadapi tantangan, kreatif, jujur, sportif dan berprestasi di masa yang akan datang.

“Saya berharap melalui turnamen ini nanti bisa mendapatkan bibit-bibit unggul yang nantinya bisa mewakili Kabupaten Nunukan untuk tingkat provinsi maupun tingkat nasional dan syukur-syukur jika bisa sampai tingkat dunia,” harapnya.

Selain itu kehadiran lapangan milik swasta ini, juga diharapkannya bisa mendukung kegiatan positif bagi anak muda. Bupati juga mengajak masyarakat untuk gemar berolahraga

“Saya juga mengajak masyarakat agar gemar berolahraga, karena dengan berolahraga kita bisa menjadi sehat. semakin sering kita berolahraga maka akan mendapat tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat, mari kita tingkatkan semangat dan tetap jaga kondusifitas dalam memajukan kabupaten Nunukan yang kita cintai ini,” ajaknya.

Menutup sambutannya, Bupati berharap agar seluruh tim, official maupun pelatih dapat menjunjung tinggi sportivitas.

“Saya ucapkan selamat bertanding kepada para pemain. Tunjukan kemampuan terbaik kalian untuk menjadi tim terbaik dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas, hindari emosi dan semangat yang berlebihan yang bisa merugikan keselamatan diri maupun lawan. taati segala aturan main dan ketentuan lainnya, serta patuhi dan hormati keputusan wasit yang memimpin pertandingan”, ujarnya.

Bupati juga berpesan kepada para official, pelatih dan para suporter agar tidak melakukan hal-hal yang menodai, mengganggu ketertiban dan kelancaran turnamen ini, dengan selalu menghormati keputusan wasit yang bertugas.

(PROKOMPIM)

Dari Kantor ke Sekolah: Bupati Irwan Sabri Dukung Gerakan Ayah Ambil Rapor

NUNUKAN — Komitmen membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak kembali ditunjukkan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri. Didampingi sang istri, Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, Bupati Irwan hadir langsung di SDIT Ibnu Sina, Nunukan, untuk mengambil rapor putranya, Wafi Naufal Irwan, Jumat (19/12).

Kehadiran Bupati Irwan sejalan dengan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, sebuah inisiatif nasional yang mendorong peran aktif ayah dalam pendidikan anak sekaligus menjawab persoalan fatherless atau minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak di Indonesia.

Menurut Bupati Irwan, keterlibatan ayah dalam momen sederhana seperti mengambil rapor memiliki makna penting. Tidak sekadar menerima hasil belajar, tetapi juga menjadi ruang evaluasi, komunikasi, dan dukungan moral bagi anak.

“Tujuannya agar para ayah bisa lebih memahami perkembangan anak, mengevaluasi kekurangan, sekaligus memperkuat hal-hal baik yang sudah dimiliki anak ke depan,” ujar Bupati Irwan.

Di sekolah tersebut, Bupati Irwan juga menyaksikan langsung antusiasme para ayah yang hadir mengambil rapor anak-anak mereka. Hal ini menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran orang tua, khususnya ayah, akan pentingnya peran aktif dalam dunia pendidikan.

Melalui keterlibatan langsung pimpinan daerah, diharapkan gerakan ini dapat menjadi teladan dan mendorong semakin banyak ayah di Kabupaten Nunukan untuk hadir, peduli, dan terlibat dalam setiap proses tumbuh kembang anak, baik di lingkungan keluarga maupun pendidikan formal.

(PROKOMPIM)