WFA di Kaltara Efektif, Sekprov Sebut Hemat Hingga Rp230 Juta

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai berjalan efektif dan mampu menekan pengeluaran, dengan efisiensi biaya listrik dan air mencapai sekitar Rp230 juta.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat memimpin apel di Lapangan Agatis, Senin (30/3) pagi.

Dalam arahannya, Denny menyampaikan apresiasi kepada penanggung jawab 11 gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mendukung pelaksanaan WFA dengan baik.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan beberapa waktu lalu, terjadi penurunan signifikan pada pembayaran listrik dan air di seluruh gedung Pemprov Kaltara.

“Terjadi penurunan pembayaran. Dari Januari ke awal Februari, penurunannya sekitar Rp230 juta,” ujar Denny.

Denny juga menambahkan, berdasarkan hasil Safari Perangkat Daerah sebelumnya, tingkat pelaksanaan WFA di kalangan ASN telah mencapai sekitar 99 persen.

Menurutnya, kebijakan WFA perlu terus dipertahankan sebagai langkah efisiensi, terutama di tengah kondisi global dan geopolitik yang masih belum menentu.

Meski demikian, Denny menegaskan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama, khususnya bagi instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Pelayanan publik harus tetap berjalan dan terus ditingkatkan,” pungkasnya.

(dkisp)

Safari Perangkat Daerah, Sekprov Dorong Pelayanan Tetap Optimal Pasca Cuti Bersama

TANJUNG SELOR — Kesiapan layanan publik pasca libur menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk memastikan hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., melakukan Safari Perangkat Daerah ke sejumlah instansi, Kamis (26/3).

Kunjungan ini mencakup beberapa instansi pelayanan publik, di antaranya Kantor Samsat Bulungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, layanan Samsat Keliling di Pasar Induk Tanjung Selor, hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanjung Selor.

Dalam peninjauan itu, Sekprov Denny mencatat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya terkait kesiapan petugas layanan dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).

Denny menegaskan bahwa pelayanan publik memiliki peran penting, terutama bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Pelayanan publik harus menjadi perhatian bersama. Kehadiran petugas dan kesiapan layanan sangat penting agar masyarakat dapat terlayani dengan baik,” kata Denny.

Ia juga menekankan bahwa disiplin dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas, merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Hasil kunjungan ini, lanjutnya, akan menjadi bahan evaluasi internal guna mendorong perbaikan ke depan.

“Harapannya pelayanan dapat terus ditingkatkan dan berjalan secara konsisten,” ujarnya.

Safari Perangkat Daerah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltara dalam memastikan pelayanan publik tetap optimal, khususnya setelah libur Idulfitri.

(dkisp)

Infrastruktur Apau Kayan Jadi Perhatian Serius Pemerintah

MALINAU – Kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Apau Kayan masih memerlukan perhatian serius. Hal ini terlihat saat Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung ke sejumlah fasilitas penting di Kecamatan Kayan Selatan dan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, Selasa (24/3).

Tiba di Bandar Udara Long Ampung pukul 11.05 WITA, Wagub Ingkong didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Bustan, SE., M.Si., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara Bertius, S.Hut., serta Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si., langsung melakukan penjunjauan.

Peninjauan difokuskan pada infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, hingga Rumah Sakit Kelas D Pratama Long Ampung.

Saat meninjau Jembatan Long Ampung, Ingkong menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jembatan yang belum mengalami peremajaan sejak dibangun pada 2008.

“Ini cukup mengkhawatirkan karena menjadi akses utama masyarakat menuju bandara. Kondisi jalannya sudah berlubang dan bagian jembatan juga berisiko,” ujar Ingkong.

Selanjutnya, rombongan meninjau RS Pratama Long Ampung. Ditemukan sejumlah kerusakan, terutama pada bagian plafon yang jebol akibat rembesan air.

Ia menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani, terlebih ada bagian gedung baru yang belum dapat dimanfaatkan.

“Beberapa plafon rusak, padahal ada beberapa bagian gedung baru yang belum digunakan. Ini perlu menjadi perhatian, termasuk tanggung jawab kontraktor,” jelasnya.

Kunjungan dilanjutkan ke Jembatan Nawang yang menghubungkan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan. Kondisinya juga dinilai memprihatinkan meski telah dibangun sejak 2006.

Ingkong menegaskan bahwa infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi perhatian serius agar aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar.

“Jembatan ini saya yang membangunnya, perlu perhatian khusus. Infrastruktur perbatasan harus diperbaiki agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman,” tegasnya.

Selain monev, kunjungan ini juga berkaitan dengan agenda lawatan muhibah rombongan Timbalan Menteri Digital Malaysia Sarawak yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Maret 2026 di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu.

(dkisp)

Anggota DPRD Provinsi Kaltara,H. Ladullah Gelar Halal Bihalal Bersama Pengurus ORADO Nunukan

NUNUKAN – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Ladullah, S.H.I., menggelar kegiatan open house sekaligus halal bihalal bersama pengurus Federasi Olahraga Domino Nasional Indonesia (ORADO) Kabupaten Nunukan, Minggu (22/3/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di kediamannya tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Sejak pagi hingga malam hari, warga Kabupaten Nunukan tampak hadir untuk bersilaturahmi dan menikmati hidangan dalam suasana perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

H. Ladullah mengatakan, kegiatan halal bihalal ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, khususnya dalam momentum Idulfitri yang penuh kebersamaan dan saling memaafkan.
“Melalui momen ini, kita ingin memperkuat kebersamaan dan menjalin hubungan yang lebih erat antar sesama,” ujarnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi internal ORADO Nunukan. H. Ladullah yang juga menjabat sebagai Ketua ORADO Kabupaten Nunukan menyebutkan, pihaknya tengah mematangkan persiapan atlet domino yang akan berlaga pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kalimantan Utara yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

Ia berharap, ORADO Nunukan dapat terus berkembang dan menjadi organisasi olahraga yang semakin maju di daerah.

H. Ladullah juga menyampaikan dukungannya terhadap tingginya minat masyarakat Nunukan dalam mengembangkan olahraga domino. Menurutnya, domino merupakan cabang olahraga prestasi yang kini telah diperlombakan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, bahkan menembus level internasional.

(*)

Suasana Hangat Lebaran, Gubernur Kaltara Sambut Langsung Warga Tarakan di Rumah Jabatan

TARAKAN – Suasana hangat Lebaran masih terasa di hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menggelar open house di rumah jabatan Gubernur yang berada di kawasan Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Minggu (22/3/2026).

Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan untuk bersilaturahmi langsung dengan orang nomor satu di Kalimantan Utara tersebut. Didampingi sang istri, Hj. Rahmawati, Gubernur menyambut para tamu dengan penuh kehangatan hingga sore hari.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri masyarakat umum, tetapi juga sejumlah pejabat daerah. Tampak hadir Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud, Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, bersama beberapa anggota DPRD Kalimantan Utara yang turut meramaikan suasana.

Dalam kesempatan itu, Zainal menegaskan bahwa open house merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus dekat dengan masyarakat, terlebih dalam momentum Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan kebersamaan dan saling memaafkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang silaturahmi seluas-luasnya bagi masyarakat, agar hubungan antara pemerintah dan warga tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa telah lebih dulu dilaksanakan di Tanjung Selor pada hari pertama Idul Fitri, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat di wilayah ibu kota provinsi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, momen tersebut dimanfaatkan Gubernur untuk mengajak masyarakat menjaga kondusivitas daerah. Ia menekankan pentingnya peran bersama dalam menciptakan keamanan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, stabilitas daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dukungan warga dinilai sangat penting agar pembangunan di Kalimantan Utara dapat berjalan dengan baik.

“Keamanan dan kenyamanan daerah ini harus kita jaga bersama. Peran masyarakat sangat besar dalam mewujudkannya,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Gubernur mengungkapkan rasa syukurnya karena hingga saat ini Kalimantan Utara tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif, serta berharap situasi tersebut dapat terus dipertahankan ke depannya.

(*)