Bupati Nunukan Tinjau Langsung Arus Mudik Lebaran 1447 Hijriah

NUNUKAN- Bupati Nunukan H.Irwan Sabri, SE melakukan peninjauan arus mudik lebaran 1447 H/2026 M di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan pada Senin (16/03/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah Kabupaten Nunukan untuk memastikan kelancaran, keamanan dan kesiapan layanan bagi masyarakat yang akan mudik menggunakan transportasi laut.

Arus mudik masyarakat yang semakin meningkat jelang hari raya idul Fitri membuat Bupati H.Irwan Sabri perlu memastikan standar pelayanan publik tetap berjalan dengan baik terutama pada fasilitas penumpang bahkan kesiapan petugas yang berada di pelabuhan.

Selain melakukan peninjauan, Bupati Nunukan juga menyempatkan diri berdialog bersama masyarakat guna memastikan kenyamanan penumpang dalam arus mudik kali ini.

Peninjauan langsung di lakukan pada kapal yang beroperasi yaitu KM.Lambelu yang diketahui akan membawa penumpang dengan rute Pantoloan, Balikpapan, Parepare, Makassar, Baubau, Maumere, Larantuka dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kapasitas kapal hingga 5.000 penumpang. Dalam peninjauan tersebut Bupati Nunukan juga sempat berdialog bersama Kapten kapal tersebut.

“Dari hasil peninjauan dan dialog dengan Nahkoda Kapal KM Lambelu jumlah penumpang yang naik dari pelabuhan Tunon Taka sekitar 1.600 orang dan sementara total penumpang di kapal mencapai kurang lebih 2.800 orang”. Ujar Bupati Nunukan.

Tak lupa Bupati juga mengimbau agar para penumpang senantiasa menjaga barang-barang bawaannya agak tidak terjadi kehilangan atau hal-hal yang tidak di inginkan.

Terakhir Bupati Nunukan bersama rombongan juga menyampaikan harapan agar masyarakat yang sedang dan akan melaksanakan mudik dapat tiba di tujuan dengan baik dan selamat berkumpul bersama keluarga.

(Mr)

Wagub Audiensi dengan Pangdam Mulawarman, Bahas Generasi Dayak Kenyah Masuk TNI

BALIKPAPAN – Harapan generasi muda Dayak Kenyah untuk mengabdi kepada negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., dengan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., di Markas Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Senin (16/3).

Dalam pertemuan itu, Wagub Ingkong yang juga menjabat Ketua Pengurus Lembaga Adat Dayak Kenyah Kalimantan Utara (LADKKU) hadir bersama Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Dr. Drs. Marthin Billa, M.M.

Pertemuan berlangsung hangat. Selain mempererat silaturahmi, Ingkong menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat adat Kaltara, khususnya terkait keamanan wilayah perbatasan dan masa depan generasi muda Dayak Kenyah.

Menurut Ingkong, lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga harmoni masyarakat. Selain merawat nilai budaya, lembaga adat juga sering menjadi jembatan penyelesaian persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ia menilai kerja sama antara tokoh adat dan TNI sangat penting, terutama karena Kaltara merupakan daerah perbatasan yang memiliki posisi strategis.

“Kami berharap ada kolaborasi yang kuat antara tokoh adat dan TNI untuk menjaga keamanan wilayah sekaligus memperkuat semangat kebangsaan masyarakat,” kata Ingkong.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa minat generasi muda Dayak Kenyah untuk menjadi prajurit TNI cukup tinggi, khususnya melalui jalur Akademi Militer (Akmil).

Namun, anak-anak muda dari daerah pedalaman masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari kurangnya akses informasi tentang proses seleksi hingga minimnya pembinaan awal untuk mempersiapkan diri.

Karena itu, Ingkong berharap Kodam VI/Mulawarman dapat membantu membuka akses yang lebih luas melalui sosialisasi penerimaan prajurit TNI hingga ke wilayah pedalaman Kaltara.

“Kalau ada pembinaan sejak awal dan informasi yang lebih terbuka, saya yakin banyak putra-putri daerah yang bisa bersaing dan mengabdi kepada negara,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat adat, sekaligus membuka jalan bagi generasi muda Kaltara untuk ikut berperan dalam menjaga kedaulatan negara.

(dkisp)

Hangatnya Safari Ramadan Sebatik, Gubernur Ajak Warga Perkuat Kebersamaan

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. kembali melanjutkan kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara Tahun 1447 Hijriah. Kali ini kegiatan digelar di Masjid Syafaat, Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Senin (16/3).

Kehadiran Gubernur Zainal disambut hangat oleh masyarakat yang memadati masjid. Safari Ramadan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Zainal mengungkapkan rasa syukur karena dapat bertemu langsung dengan masyarakat di bulan suci yang penuh berkah.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi di bulan Ramadan yang penuh keberkahan ini. Ramadan adalah bulan istimewa karena di dalamnya ada malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan,” kata Zainal.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan upaya pemerintah provinsi untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dalam membangun daerah.

“Melalui Safari Ramadan ini kami ingin mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Sebelum tiba di Sebatik, rangkaian Safari Ramadan Pemprov Kaltara juga telah dilaksanakan di sejumlah daerah, di antaranya Tanjung Selor, Tarakan, Pulau Bunyu, Sembakung, Kabupaten Malinau, hingga Kabupaten Tana Tidung.

Zainal berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam membangun Kaltara yang lebih maju dan sejahtera.

Pada kesempatan ini, Zainal menyerahkan bantuan kepada masyarakat berupa hibah Rp200 juta kepada pengurus Masjid Nurul Iman. Selain itu, diserahkan juga 100 sarung dan 40 Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Syafaat dan Pesantren Al-Khairat.

Pemprov Kaltara juga memberikan paket sembako kepada tenaga kebersihan serta tenaga kerja bongkar muat (TKBM).

“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk kegiatan keagamaan masyarakat,” jelasnya.

Zainal berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan membantu meningkatkan keimanan masyarakat di bulan Ramadan.

Kegiatan ini turut dihadiri kepala kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Syafaat. Acara ditutup dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah.

(dkisp)

Gubernur Lepas Pelayaran Perdana Tarakan–Berau, Alternatif Baru Perjalanan Antar Provinsi

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. secara resmi melepas pelayaran perdana rute antar provinsi Kaltara – Kalimantan Timur (Kaltim), Tarakan–Tanjung Batu–Tanjung Redeb, di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan, Senin (16/3).

Pelayaran tersebut dilayani armada Speed Boat SB Sadewa Sri Eva dengan spesifikasi GT 20 No 7/IIv dan kapasitas 62 penumpang.

Adapun tarif perjalanan ditetapkan sebesar Rp280 ribu untuk rute Tarakan–Tanjung Batu dan Rp370 ribu untuk rute Tarakan–Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Zainal mengharapkan pelayaran ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antar daerah.

“Mudah-mudahan pelayaran ini berjalan baik dan lancar. Yang paling penting adalah keselamatan penumpang selama perjalanan,” kata Zainal.

Menurutnya, kehadiran rute laut ini menjadi alternatif transportasi baru bagi masyarakat yang ingin menuju Kabupaten Berau.

Selama ini, perjalanan dari Tarakan menuju Berau harus menempuh jalur darat melalui Kabupaten Bulungan, sehingga membutuhkan waktu dan biaya lebih besar. Dengan adanya rute laut langsung, perjalanan dinilai lebih efisien.

“Tarif sekitar Rp300 ribuan masih normal. Sekarang masyarakat sudah punya alternatif perjalanan ke Berau, tidak harus lewat darat tetapi bisa melalui jalur laut,” jelasnya.

Zainal juga melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi pada pelayaran perdana tersebut, yang ditandai dengan hampir penuhnya jumlah penumpang.

Ia menilai hal ini menjadi peluang yang baik bagi pengembangan transportasi laut di wilayah perbatasan.

Saat ini armada yang beroperasi masih satu unit dengan jadwal keberangkatan setiap dua hari sekali. Namun ke depan diharapkan akan ada penambahan armada untuk meningkatkan pelayanan transportasi laut antar daerah.

“Semoga ke depan ada penambahan armada sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” pungkasnya.

(dkisp)


Stok Pangan dan BBM di Tarakan Aman, Pemprov Imbau Masyarakat Tidak Khawatir

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Tarakan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltara dan instansi terkait di sejumlah titik di Kota Tarakan, Senin (16/3).

Sidak dimulai dari Pelabuhan Tengkayu I, Pelabuhan Malundung, Pasar Tenguyun, Supermarket STB, SPBU Ladang hingga Bandara Internasional Juwata Tarakan.

Bustan mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan bahan pokok dan energi di Tarakan masih dalam kondisi aman.

“Alhamdulillah dari hasil sidak, ketersediaan komoditas pangan di Kaltara khususnya Kota Tarakan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan pangan hingga energi tersedia dengan baik,” ujar Bustan.

Ia menjelaskan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan cabai masih tersedia di pasar maupun ritel modern.

Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti cabai dan telur, yang dinilai wajar menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, harga cabai yang biasanya berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp130 ribu untuk cabai lokal dan cabai rawit. Sementara harga telur naik dari Rp62 ribu menjadi Rp70 ribu per piring.

“Namun secara umum harga masih stabil dan ketersediaan beras tetap normal,” jelasnya.

Untuk sektor energi, Bustan memastikan ketersediaan BBM jenis Pertalite, Dexlite dan Pertamax tetap aman selama masa Lebaran. Ia menegaskan kondisi geopolitik dunia tidak berdampak terhadap pasokan maupun harga BBM di daerah.

“BBM aman dan harganya tetap stabil,” katanya.

Selain itu, berdasarkan data dari PT. Pelindo di Pelabuhan Malundung, jumlah penumpang diperkirakan meningkat dari sekitar 20 ribu orang tahun lalu menjadi sekitar 24 ribu orang pada tahun ini.

Bustan menilai fasilitas pelabuhan juga terus mengalami peningkatan sehingga semakin mampu melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Lebih jauh, ia juga menyampaikan adanya diskon tiket kapal sebesar 30 persen dari pemerintah pusat bagi masyarakat yang membeli tiket kapal Pelni melalui aplikasi PELNI Mobile.

Di Bandara Internasional Juwata Tarakan, Bustan melihat infrastruktur bandara juga terus ditingkatkan meski masih terdapat beberapa proses renovasi fasilitas.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok dan tetap bijak dalam berbelanja.

“Masyarakat tidak perlu panik karena stok pangan tersedia di pasar dan ritel modern,” pesannya.

Bustan juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik agar tetap menjaga keselamatan, kesehatan serta tidak melupakan ibadah selama perjalanan.

“Selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat merayakan Idulfitri. Semoga perjalanan mudik berjalan lancar dan kembali dengan selamat. Dan jangan lupa bawa oleh-oleh produk lokal dari Kaltara misalkan ke Pati, Sulawesi, Balikpapan untuk ajang promosi produk lokal Kaltara,” tutupnya.

(dkisp)