Perempuan-perempuan Tangguh Yang Tugas di PPK Kecamatan Palakka Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan

Berandankrinews.com – Bekerja untuk negara menjadi mimpi terindah empat wanita di PPK Kecamatan Palakka saat menunaikan tugas demi untuk negara.

Bone, Sulsel – Minggu (20/4/19), kantor PPK Kecamatan Palakka Bone Sulawesi Selatan yang berlokasi di poros Jalan Bone – Makassar, dipadati puluhan saksi-saksi dari partai politik, paslon presiden dan calon DPD serta DPR RI, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten.

Tampak dalam kerumunan saat rekapitulasi dan perhitungan suara-suara Capres, DPD, DPR, empat wanita yang sangat gesit di hadapan laptop menghimpun data-data suara hasil pemungutan suara 17 April 2019 tiga hari yang lalu.

Heriani S. PD mewakili teman-teman sesama PPK dan anggota PPS yang diperbantukan dalam kegiatan rekapitulasi ini, menceritakan pengalamannya selama menjadi petugas PPK.

Banyak suka dan duka yang kami dapatkan selama menjadi petugas untuk negara diantaranya semakin bertambah teman dan pengalaman kami di dunia politik.

“Dukanya, selama kami bekerja harus meninggalkan aktifitas di rumah dan keluarga, rasa capek kami jadikan motivasi dalam bekerja,” urainya.

Irwan N Raju
BIRO Kab. Bone

PPK Kecamatan Palakka Siap Lembur Agar Cepat Selesai Perhitungan 72 TPS Dari 15 Desa

Bone, Sulsel – Berandankrinews.com – Sabtu (20/4/19), satu suara sangatlah berharga sehingga semua saksi-saksi Parpol, Paslon Presiden, Caleg dan DPD tak ingi kecolongan dan lengah dalam mengawasi dan mengawal ketat.

Pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara di PPK Kecamatan Palakka Kab. Bone Provinsi Sulawesi Selatan, dimulai pukul 09.00 Wita sampai saat ini pukul 19.20 Wita.

Sampai saat ini masih berlangsung ketat karena adanya keberatan dari beberapa saksi parpol, Caleg dan saksi DPD yang suaranya beda dengan C1 dengan laporan saksisaksinya, sehingga kotak suara harus dibuka di hadapan para saksi.

“PPK dan pengawas TPS dan saksi-saksi memperhatikan seksama selama penghitungan sedan berlangsung, dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian karena semua yang mengajukan permohonan buka peti hanya terjadi kesalahan dalam penulisan,” jelas Mursid bagian divisi teknis PPK Kecamatan Palakka.

“Rencananya besok kami akan paralelkan menjadi 3 atau 4 agar mempercepat perekapan, jika saksi-saksi memungkinkan,” urainya menutup pembicaraan.

Irwan N Raju
BIRO Kab. Bone

Albert A. Kabiay : “Memolitisir Moment Meninggalnya Pater Neles K. Tebay Adalah Sangat Tidak Etis…!”

Jayapura – Berandankrinews.com — Demikian pernyataan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Cinta NKRI (DPD Gercin-NKRI) Papua dalam siaran persnya, Jumat sore di Sekretariat DPD, (19/04/2019), kami sangat menyesali tindakan politisasi yang dilakukan oleh kelompok pendukung Papua Merdeka, yang menggunakan moment wafatnya Bapak Pater Neles K. Tebay, kami sangat menyayangkan aksi politisir tersebut yang sangat tidak etis, sebab Pastor (Alm) Neles K. Tebay merupakan warga Negara Indonesia, kasihan sanak keluarga almarhum, jangan membuat aksi-aksi yang dapat merugikan nama baik Bapa Pater (Alm) Neles K. Tebay dan keluarganya, sebab mereka merupakan warga negara Indonesia yang sah.

Masa’ ketika prosesi kebaktian peti jenasahnya harus dibungkus dengan Bendera Bintang Kejora, seolah-olah beliau merupakan tokoh pejuang Papua Merdeka, kasihan keluarga almarhum dan umat yang dibimbingnya.

Pater adalah orang yang berjuang untuk kemajuan Papua, dari segi pendidikan, pembangunan dan pelayanan bagi umatnya. Papua juga adalah bagian dari NKRI dan sudah diakui PBB dan dunia internasional.

Atas Nama Negara kami menyatakan bahwa Pater (Alm) Neles K. Tebay adalah Warga Negara Indonesia, dan beliau merupakan aset bangsa dan negara Indonesia.

Kami juga mengingatkan kepada kelompo kelompok yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, agar sama-sama menjaga perdamaian di Papua, mari bersama-sama membangun Papua dalam Bingkai NKRI.

Atas Nama Keluarga dan Pribadi kami Albert A. Kabiay mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Terkasih Pater Dr. NELES .K .TEBAY, Pater merupakan orang baik, semoga arwahnya diterima disisi Tuhan. Pater Neles K. Tebay meninggal di Jakarta 14 April 2019 dalam usia 55 tahun setelah dirawat di rumah sakit Saint Carolos sekitar lima bulanan karena menderita sakit kanker. Selamat jalan Pater Neles Pejuang HAM dan Perdamaian, kami sungguh merasa kehilangan dan duka yang dalam. (fri)

Binaan Lapas Klass II B Nunukan Mendapatkan Intimidasi Saat Pemilu

Nunukan, Berandankrinews.com — Warga Binaan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Klas II B Nunukan mengeluh atas intimidasi yang dilakukan oleh oknum Petugas Lapas saat pemilu 2019 pada Rabu (17/4/19) lalu.

Kurang lebih ratusan narapidana yang memiliki Surat A5 tidak dapat memberikan suaranya pada pemilu 17 April 2019 lalu.

Hal ini terkuak ketika dua orang saksi dari Partai PDIP, Amran Saleh bin H Lapake (38) dan Safar (37) melaporkan adanya intimidasi tersebut kepada ketua umum Praksi PDIP Kabupaten Nunukan.

Melalui sambungan via telepon Safar mengatakan, ada 700 Binaan Lapas, hanya ada 100 hingga 200 lebih yang memilih.

Bahkan ada yang merobek surat undangannya, karena emosi, dilarang memilih.

“Mereka mengatakan apa gunanya dikasih begini (Surat undangan) kalau dilarang memilih,” jelas Safar.

Safar mengeluhkan atas intimidasi yang dilakukan oleh oknum tersebut. “Kalau seperti begini, kita diintimidasi begini dengan dilarang memilih, tidak boleh,” katanya.

Karena itu, Ketua umum Praksi PDIP Nunukan, Muhammad Aming mendatangi Kantor Bawaslu Nunukan untuk melaporkan tindakan pelanggaran pemilu tersebut.

Ketua Bawaslu Nunukan, Yusran menjelaskan, setiap laporan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada.

“Kita identifikasi dulu dan melakukan kajian awal, apakah jenis pelanggarannya masuk ranah pidana atau pelanggaran pemilu lainnya,” jelas Yusran.

Dia menambahkan, kita juga akan mengupayakan lebih lanjut, yang terpenting melakukan kajian awal.

“Termasuk Keterpenuhan syarat formilnya, untuk menentukan apakah laporan ini bisa ditindak lanjuti atau tidak begitu,” ujarnya kepada awak media.

Yusran juga mengatakan, dari laporan yang masuk dikategorikan menghalang-halangi pemilih untuk memberikan hak pilihnya. Kita akan coba tindaklanjuti kalau ini terpenuhi syarat formilnya, kita registrasi tentu kita akan lakukan klarifikasi kedua belah pihak dan menguji alat bukti yang ada.

“Kalau ini masuk dalam dugaan tindakan pelanggaran pemilu 1×24 jam setelah kita lakukan kajian itu, kita pasti akan gelar perkara dengan teman-teman Polisi dan Kejaksaan yang tergabung dalam sentra terpadu,” jelasnya (Red)

Meski Dalam Keadaan Hamil 8 Bulan Bahkan Sempat Mengalami Kritis Selama Dua Hari, Ibu Hamdana Tetap Sukses Jadi KPPS di Desa Lamuru Tellusiattingnge

Berandankrinews.com – Pesta demokrasi Rakyat Indonesia sudah usai dan meninggalkan beberapa momentum yang patut menjadi catatan sejarah, dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah NKRI, langsung memilih Presiden dan wakilnya, memilih Senatoratau DPD serta memilih anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

Bone, Sulsel – Sabtu (20/4/19), Ketua KPPS 2 Desa Lamuru Ibu Hamdana S.Pdi dengan loyalitas kerjanya menyempatkan diri hadir ke TPSnya pada saat perekapan suara walaupun dalam kondisi hamil 8 bulan.

Ibu hamdana sempat menjalani infus saat-saat alami kritis dua hari sebelum hari pencoblosan, namun pada hari H, tepatnya 17 April 2019 beliau tetap hadir di TPS tempatnya bertugas demi suksesnya penyelenggaraan pilpres dan pileg tahun 2019 sampai semua tahapan pilpres dan pileg selesai.

Erwin suandi S.Sos, Pengawas TPS Desa Lamuru, menuturkan “Ibu Hamdana masih sempat hadir pada saat perekapan suara. Walau beliau sedang dalam kondisi hamil 8 bulan dan sempat mengalami masa kritis dua hari di Puskesmas Lamurukung sebelum hari H pilpres dan pileg.”

Tapi demi tugas mulia untuk negara, Ibu Hamdana tak pernah lelah apalagi tidur, seharian full mengikuti perekapan dari awal sampai semua tahapan perekapan selesai.

Irfan Yunus, anggota PPS lainnya mengapresiasi suksesnya pelaksanaan pilpres dan pileg tahun ini.

“Alhamdulillah penyelenggaraan pilpres dan pileg tahun 2019 Desa Lamuru Kecamatan Tellu Siattinge Kab. Bone berlangsung aman dan kondusif,” jelasnya.

Irwan N Raju
BIRO Kab. Bone