Personel Kodim Bone, Diminta Jauhi Narkoba.

Watampone, Guna memberikan Informasi kepada Anggotanya, Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Mustamin mengambil Jam Komandan saat Usai Upacara Peringatan HUT Ke 36 Olehraga Nasional.

Pelaksanaan Jam Komandan diikuti oleh seluruh personel Kodim 1407/Bone di Aula Tauwarani Makodim 1407/Bone Jalan Lapatau Kel. Manurunge Kec. Tanete Riattang Kab. Bone. Senin (09/09).

Saat Jam Komandan, Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Mustamin menyampaikan beberapa hal Informasi, penekanan dan arahan kepada seluruh personel Kodim 1407/Bone diantaranya:

Dalam arahannya, Komandan Kodim mengharapkan kepada seluruh anggota baik PNS maupun Prajurit agar menjauhi Narkoba, ia juga minta bahwa tidak ada satupun anggota Kodim 1407/Bone yang terlibat dalam penyalagunaan Narkoba(P4GN) baik pengguna maupun pengedar, karena apabila terbukti ancamannya dipecat atau dikeluarkan dari Militer.

Lanjut, Dandim minta kepada seluruh anggota agar melengkapi surat surat identits pribadi, kendaraan dan kelengkapan kendaraan itu sendiri dan hati hati bila berkendaraan, kemudian jauhi tempat tempat hiburan malam yang sering menimbulkan gesekan yang dapat merugikan anggota,”Tegas Dandim.

Selain itu juga diminta kepada khusus para Babinsa diharapkan supaya dapat menghimbau warga masyarakat binaannya agar turut serta bersama sama menjaga atau mencegah terjadinya bahaya Kebakaran hutan diwilayah masing masing, kemudian hindari pelanggaran dilapangan yang dapat merusak nama baik satuan,”Harapnya.

Irwan N Raju

Polres Nunukan Live Interaktif Dialog Indonesia Lebih Bertoleransi

Nunukan-Polres Nunukan mengelar Dialog Interaktif bersama RRI Nunukan dengan beberapa narasumber, di Ruang Aula Sebatik Polres Nunukan Polda Kaltara, Senin (9/9/2019).

Program dialog interaktif antara RRI kerjasama dengan Polres Nunukan bersama Kodim Nunukan serta Pemda juga FKUB Kabupaten Nunukan mengangkat tema Indonesia lebih bertoleransi.

Hadir sebagai Narasumber dalam dialog tersebut Kapolres Nunukan yang di Wakili Waka Polres Kompol Imam Muhadi,S.Sos.SH.MH, Kasdim Nunukan Mayor inf Biring Allo, SE, Kepala Kesbangpol Joko, SH, Kepala LPP RRI Nunukan Suyanto SH, MH.

Kegiatan dialog dengan Audien menghadirkan Perwakilan Mahasiswa Nunukan, Prajurit Kodim 0911 Nunukan dan personil polres Nunukan dan peserta 50 orang.

Kegiatan Dialog Bertajuk Indonesia lebih bertoleransi disiarkan langsung oleh stasiun RRI Nunukan melalui saluran Pro satu Jakarta disiarkan Secara live

Dalam acara Dialog tersebut dipandu Moderator Rusdy Mursalim Fari.

Dalam pemaparannya Waka Polres Nunukan saat di minta pendapat terkait bagaimana polres Nunukan menyikapi kehidupan toleransi di kabupaten Nunukan, Kompol Imam Muhadi mengatakan”

Bahwa Kabupaten Nunukan yang Masyarakat nya Heterogen beragam suku dan aliran Agama sangat dinamis dalam menjaga kehidupan toleransi dalam berkehidupan yang sudah bertahun-tahu. Hidup rukun berdampingan bersama-sama

Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Nunukan bisa di jadikan contoh sebagai Kabupaten yang sangat menekihara tokeransi dalam kehidupan beragama , suku yang beragam, tutur Waka polres

Kasdim Nunukan dalam paparannya terkait Dialog indonesia bertoleransi menjelaskan’ Bahwa kehidupan toleransi menjadi tolok ukur dalam menjaga kehidupan yang rukun dan damai dalam kehidupan yang berbeda aliran,suku dan Ras demi keutuhan kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan

Adapu. Kepala RRI Nunukan Suyanto, memaparkan bahwa RRI salah satu Media pemerintah berperan dalam Menyampekan i formasi kepada masyarakat khususnya dalam tema Indonesia lebih bertoleransi

RRI terus akan memberikan informasi yang positif dan menangkal informasi yang bersifat Hoak yang dapat memecah persatuan dan kesatuan nangsay dalam menjaga kedaulatan NKRI

Kegiatan Dialog dengan topik Indonesia lebih bertoleransi juga di buka sesi tanya jawab kepada peserta dan dari masyarakat melalui SMS dan Wa. (Humas Polres)

Tim Gabungan TNI Polri Bongkar Arena Sabung Ayam di Sungai Melayu Malaysia

Nunukan-Tim gabungan dari TNI dan Polri Kabupaten Nunukan membongkar tempat praktik judi sabung ayam yang berada di Sungai Melayu, Malaysia, Senin (9/9/2019) Sore.

Tim gabungan dari Polsek, Koramil, Marinir dan Pamtas ini yang dipimpin oleh Danramil 0911-02/Sebatik, Kapolsek Sebatik Barat dan Kanit Reskrim Polsek Sebatik Timur, dengan menurunkan 29 personil.

Danramil 0911-02 Sebatik, Mayor Arm. M Bakri mengatakan dalam arahannya, Terimakasih kepada seluruh personil yang terlibat atas kegiatan pembubaran dan pembongkaran tersebut hingga kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan terkendali.

” Perlu diketahui bahwa lokasi tersebut merupakan Daerah wilayah Malaysia.Kegiatan yang kita laksanakan merupakan perintah atasan, apabila ada lagi kegiatan serupa, maka kita akan bersama-sama menindak lanjuti hal tersebut sesuai dengan arahan pimpinan,”tutur Mayor Arm. M Bakri

Dalam pembongkaran arena sabung tersebut tidak ditemukan adanya warga yang bermain atau pun barang bukti. (Red)

Stadion Penuh ! Liga TNI Cup III Tahun 2019 Resmi Dibuka

NUNUKAN – Stadion Sei Bilal Kelurahan Nunukan Barat pada Sabtu kemarin dibanjiri warga masyarakat Nunukan, (7/09). Pagelaran akbar tahunan yang diselenggarakan oleh Kodim 0911/Nnk, Lanal Nunukan dan Instansi terkait lainnya dalam rangka HUT TNI ke 74 berlangsung sangat meriah.

Sebanyak 31 tim yang terdaftar akan memperebutkan piala bergilir TNI Cup III Tahun 2019 kali ini. Diawali dengan seremoni pembukaan hingga yang tak kalah spektakuler yakni iring-iringan Mobil dan Motor gabungan TNI, Polri dan komunitas Jeep serta Trail (NTC) yang membawa Piala bergilir Juara Tahun lalu yakni PU United seakan membuat penonton yang hadir semakin bergemuruh.

Pertandingan tersebut diselenggarakan mulai tanggal 7 September hingga 7 Oktober mendatang. Dalam amanat yang dibawakan Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo S.E., M. Tr. Hanla selaku Irup menyatakan bahwa event yang sangat dinantikan warga Nunukan telah hadir. Olahraga sebagai sarana mempererat kesatuan dan persatuan kita semua, olahraga untuk masyarakat dan masyarakat untuk olahraga merupakan semboyan yang pas untuk momen saat ini, tuturnya.

Sebanyak kurang lebih 650 orang memenuhi stadion Sei Bilal. Dalam acara tambahan yakni penyerahan Piala bergilir dari Askab PSSI Nunukan kepada Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, SE, M.I. Pol, M. Tr. Han dan penyerahan bola kepada wasit yang akan memimpin pertandingan selama sebulan kedepan.

Secara resmi pertandingan dibuka dengan penendangan bola pertama secara simbolis oleh Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, S.IK, MH dilanjutkan foto bersama para unsur FKPD yang hadir.

Pada partai pertama yang diambil secara acak oleh Danlanal Nunukan mempertemukan PSJ Kansas (Kecamatan Sei Manggaris) VS Tisufa FC (Sei Fatimah). Skor 4 – 0 untuk kemenangan PSJ Kansas.

(Pendim 0911/Nnk)

Selain Tugas Pamtas RI-Malaysia, Prajurit Yonif Raider 600/Modang Mengajar Mengaji Anak Perbatasan

Nunukan- Menjaga perbatasan dari penyusupan asing, sudah menjadi tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI). Meski menghadapi berbagai keterbatasan, namun mereka diharuskan mampu melaksanakan seluruh tugasnya dengan baik. Selain menjalani tugas pokok sebagai penjaga perbatasan dan mengamankan perbatasan, TNI juga harus mampu membina warga lokal, bekerja sama dengan masyarakat setempat memberi penyuluhan pertanian, berkebun menanam jagung dan ubi di kebun tadah hujan yang tandus serta mengelola sawah, maupun lainnya.

Di samping tugas pokok pengamanan perbatasan RI tersebut, TNI juga memiliki kemampuan manunggal dengan rakyat melalui Pembinaan Teritorial. Dengan kata lain, Selama ini, TNI sesuai jatidirinya (sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional), selain mampu melaksanakan tugas pengamanan perbatasan sebagai tugas pokoknya Satgas Pamtas, juga mampu membantu masyarakat sekitar perbatasan dengan hal yang sangat baik dan sangat dirasakan langsung manfaatnya, seperti dengan ikut membantu warga / anak-anak sekitar pos-pos penjagaan membaca, menulis dan lain sebagainya. Bahkan tak ada juga prajurit tersebut berlaku sebagai guru ngaji terhadap anak-anak di daerah setempat, sebagaimana yang berlangsung di lingkungan warga Muslim perbatasan RI-Malaysia.

Adalah Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 600/Modang Sersan Satu Haris berinisiatif memberikan pembekalan dasar di bidang Agama bagi anak-anak di desa tersebut, selain menjadi tenaga bantuan Pendidik di sekolah pada pagi hari, pada sore hari Personel Satgas memberikan juga pembekalan agama dengan cara mengajarkan membaca Al Quran kepada anak-anak, di Desa Sei Manggaris tepatnya daerah Sei Ular, Minggu (8/9/2019).

Mayor Inf Ronald Wahyudi selaku Dansatgas Yonif Raider 600/Modang menuturkan “Banyaknya anak usia di bawah 10 tahun berminat memperdalam ilmu agama. Dengan keterbatasan yang ada Personel Pos membuat Pondok untuk anak-anak belajar mengaji di depan Pos Sei Ular. Di Pondok berukuran 2,5×4 meter ini anak-anak belajar membaca ayat suci Al Quran dengan bimbingan personel Pos”.

“Tahap demi tahap tingkat demi tingkat minat anak-anak yang awalnya hanya berjumlah 5 sampai 8 orang mulai bertambah setiap minggunya, dan saat ini tercatat sekitar 20 anak-anak beragam usia rajin setiap sore datang ke Pos untuk menimba ilmu agama dan mempertebal pondasi agamanya”, jelasnya.

“Hal tersebut mendapat respon positif dari masyarakat sekitar, masyarakat sekitar Pos Sei Ular Satgas Yonif Raider 600/Modang berencana akan memberikan bantuan berupa tenaga dan bahan untuk memperluas dan memperbaiki Pondok tempat anak-anak mereka belajar mengaji supaya menambah minat anak-anak sekitar datang ke Pos untuk belajar Mengaji”, ujarnya.
“Selama masa pertumbuhan dan perkembangan mental anak-anak, pendidikan agama merupakan unsur penting yang harus di tanamkan karena hal tersebut merupakan tiang pondasi untuk masa depan mereka. Rencana program ini akan kami jadikan program tetap kami dan akan kami sosialisasikan ke seluruh jajaran Pos Satgas Yonif Raider 600/Modang supaya dapat lebih dekat dengan masyarakat sekitar”, tegas Dansatgas.

(Penrem 091/ASN)