Pertemuan Rutin, Warnai Kesibukan KPU Selayar Jelang Perhelatan Pilkada Bupati 2020

SELAYAR – Berbagai bentuk agenda mewarnai kesibukan jajaran komisioner dan pegawai di lingkungan sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut dibuktikan lewat serangkaian pertemuan rutin di kalangan internal komisioner dan sekretariat yang mulai digelar sejak setahun terakhir.

Agenda pertemuan rutin digelar dalam rangka untuk membahas finalisasi pelaksanaan tugas-tugas pokok dan fungsi KPU selaku lembaga penyelenggara pemilu terutama menjelang perhelatan bursa pilkada bupati tahun 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin, S.Pd., M.SI menguraikan, “agenda pertemuan internal jajaran komisioner dan sekretariat KPU sudah berjalan hampir kurang lebih setahun terakhir.

Agenda pertemuan rutin yang digelar pada setiap hari Senin ini dilaksanakan dalam rangka untuk membahas berbagai topik permasalahan di lingkungan internal kpu.

Rangkaian agenda persiapan penyelenggaraan sosialisasi rumah pintar pemilu (RPP) sebagai bahagian tak terpisahkan dari pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2019 menjadi salah satu topik perbincangan yang mengemuka pada forum pertemuan rutin yang digelar pada, Senin (28/10) kemarin.

Kegiatan sosialisasi rumah pintar pemilu yang terselenggara dari dukungan pos anggaran pembangunan dan belanja nasional (APBN) tahun 2019 diharapkan Nandar dapat dioptimalisasikan pemanfaatannya sebagai ruang dan pusat kegiatan kepemiluan di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Selain membahas agenda persiapan penyelenggaraan sosialisasi rumah pintar pemilu kpu juga mulai membahas dan membicarakan beberapa agenda penting terkait dengan mulai masuknya tahapan penyelenggaraan pilkada pemilihan balon bupati dan wakil bupati tahun 2020 yang telah berjalan efektif terhitung sejak hari Selasa (01/10/2019)

Terkait dengan hal tersebut, KPU secara continue mulai mengevaluasi persoalan kesiapan sumberdaya manusia (SDM) berdedikasi, dan berloyalitas tinggi yang juga diharapkan memiliki keterampilan kompetensi kapabilitas kecakapan dan kemampuan bekerja team.

Kegiatan evaluasi serupa, dilakukan untuk mengecek dan memastikan ketersediaan mobiler sarana-prasarana, alat tulis kantor (ATK), ketersediaan kendaraan operasional, serta penyiapan kondusifitas kantor.

Dalam konteks evaluasi, kpu juga ikut memanfaatkan forum pertemuan rutin untuk merasionalisasi pemanfaatan anggaran per medio bulan Oktober 2019 sebagai salah satu bentuk transpransi dan keterbukaan kepada publik.

Agenda pertemuan rutin ini diharapkan Nandar, akan menjadi media evaluasi yang efisien, dan efektif dalam rangka untuk mengkaji efektifitas seluruh bentuk-bentuk pelaksanaan kegiatan di internal KPU baik yang telah terlaksana sepekan sebelumnya, maupun, yang baru akan dilaksanakan sepekan setelahnya.

Pernyataan tersebut, dilontarkan secara blab-blankan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin saat berkesempatan menerima kunjungan wartawan di ruang kerjanya, Rabu (30/10/2019)

Pada kesempatan yang sama, Nandar juga sempat membeberkan rencana penyelenggaraan kegiatan evaluasi pelaksanaan pemilu tahun 2019 yang akan dihelat Komisi Pemilihan Umum dengan melibatkan sejumlah stakholder dan elemen terkait lainnya.

Sejumlah unsur terkait yang terdiri dari organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP), partai politik (Parpol), LSM, Media, mantan PPS dan PPK dari delapan puluh delapan desa, tujuh kelurahan yang tersebar di sebelas wilayah kecamatan daratan, dan kepulauan Selayar disebut-sebut akan dihadirkan dan menjadi tamu undangan dalam pelaksanaan kegiatan evaluasi pemilu 2019.

“Agenda kegiatan ini sendiri sementara diramu dan dipersiapkan secara matang oleh pihak panitia yang rencananya akan menyasar salah satu warung kopi, di bilangan kota Benteng untuk selanjutnya ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan dimaksud” ungkapnya.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga telah menyelenggarakan dua rangkaian kegiatan sosialisasi yang terdiri atas, sosialisasi tahapan pilkada 2020 dan sosialisasi syarat dukungan bakal calon perseorangan di pilkada bupati.tambahnya

Nandar mengungkapkan, rangkaian kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan KPU dengan bermodalkan keberanian pihak penyelenggara untuk melaksanakan sosialisasi tanpa sokongan anggaran pilkada.

“Pasalnya, anggaran baru akan kucur, pasca penandatangan, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD)”. Lagian bila kita merujuk, pada ketentuan PKPU. No. 15 tahun 2019 maka rangkaian sosialisasi pilkada bupati idealnya baru dilaksanakan pada hari Jumat, (01/11.2019) mendatang.

“Akan tetapi, kegiatan sosialisasi ini sengaja kita selenggarakan lebih awal, sebagai bentuk tanggung jawab moril, Komisi Pemilihan Umum (KPU), selaku lembaga penyelenggara pemilu yang wajib mempertanggung jawabkan, pelaksanaan tugas pokok, dan fungsinya, kepada negara, bangsa, dan masyarakat”.

“Melalui rangkaian kegiatan sosialisasi ini kita berharap seluruh tahapan pilkada bupati akan tersosialisasi dengan baik untuk ‘membangun’ dan ‘melahirkan’ kesepahaman, persepsi, serta sudut pandang mengenai tahapan pilkada”.

Sekedar perlu diketahui, bahwa tahapan pilkada bupati 2020 tidak berakhir sampai pada tataran penyelenggaraan sosialisasi semata. Karena pada medio bulan Desember-Maret 2020, KPU akan kembali disibukkan oleh pelaksanaan tahapan penyetoran berkas persyaratan administrasi bakal calon bupati yang diusung oleh partai politik.

Dalam waktu yang sama bakal calon perseorangan juga diharapkan mulai dapat menyetorkan persyaratan administrasi persyaratan dukungan e-ktp dengan melampirkan Formulir Model B.1-KWK.

Tahapan pendaftaran pasangan calon sendiri baru akan dilaksanakan pada tanggal 16-18 Juni 2020 setelah seluruh berkas persyaratan dianggap lengkap dan tidak lagi terdapat kekurangan.

Recruitmen penyelenggara ad hoc (PPK) dan PPS akan digelar pada medio bulan Januari 2020 mendatang  pungkasnya mengakhiri perbincangan dengan wartawan.

(fadly syarif)

Jadi Irup Hari Sumpah Pemuda 2019 , Amanat Ketua KPU Selayar

SELAYAR – Ketua KPU Selayar
Sumpah Pemuda merupakan tonggak utama sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi dari semangat untuk menegaskan cita-cita dan eksistensi, berdirinya bangsa Indonesia.

Terkait akan hal tersebut, hari ini, Senin, 28 Oktober 2019, Sekretariat, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan turut serta, memperingati rangkaian Sumpah Pemuda yang mengetengahkan thema sentral “Bersatu Kita Maju”.

komitmen ini, kemudian diinterpretasikan, jajaran Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, lewat rangkaian peringatan sumpah pemuda dan pelaksanaan upacara, yang dipusatkan, di halaman, Kantor KPU Kepulauan Selayar, di ruas Jln. Jend. Achmad Yani, Benteng.

Bertindak selaku inspektur upacara, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin, S.Pd,. M.SI mengamanatkan, “Peringatan sumpah pemuda merupakan tonggak awal kebangkitan sejarah dan kesadaran pemuda, serta seluruh komponen rakyat Indonesia, guna bersatu padu, menyatakan sikap, dan komitmen bersama untuk bertumpah darah satu, tanah air Indoneia, berbangsa satu, bangsa Indonesia, serta menjunjung, bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan”.

“Thema sentral, rangkaian peringatan, sumpah pemuda tahun ini, hendaknya dapat dimaknai, sebagai sebuah bentuk ajakan, dan sekaligus motivasi bagi seluruh elemen bangsa Indonesia, tanpa terkecuali, untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan”.

Rangkaian peringatan sumpah pemuda yang setiap tahun diperingati secara seremonial, hendaknya tidak dimaknai sebagai sebuah pekerjaan melelahkan yang banyak menyita perhatian, energi, waktu, dan pemikiran.
Sebaliknya, kegiatan peringatan sumpah pemuda tahun ini, hendaknya dapat dimaknai sebagai sebuah momentum hari bersejarah yang banyak menyiratkan pesan penguatan nilai persatuan dan kesatuan, bagi seluruh komponen bangsa Indonesia.

Dalam konteks itu pula, KPU, selaku lembaga penyelenggara pemilu yang professional dan senantiasa mengedepankan netralitas diharapkan dapat mengamalkan nilai-nilai peringatan sumpah pemuda dengan ‘menangkap’ pesan tersirat, pada ungkapan kata, penguatan, bukan untuk penguatan, elemen bangsa Indonesia semata.

Akan tetapi sebaliknya, ungkapan kata-kata penguatan, hendaknya dapat dimaknai sebagai sebuah simbolisasi penguatan kelembagaan KPU, sebagai lembaga penyelenggara pemilu, baik di tingkat nasional, dan level kabupaten/kota.

Selaku lembaga penyelenggara pemilu yang mengedepankan netralitas dan proffesionalisme kerja, jajaran Komisioner KPU diingatkan, untuk senantiasa, mempertahankan dan memegang teguh integritas dan mengedepankan upaya penguatan karakter, serta kepribadian masing-masing.

Peningkatan karakter, kapasitas, disertai kapabilitas, kemampuan, dan kreativitas,serta kemandirian lembaga penyelenggara pemilu, memiliki peran yang sangat penting dan strategis sebagai sebuah indikator dalam rangka untuk menentukan tingkat kesuksesan dan keberhasilan penyelenggaraan sebuah rangkaian pemilihan.

Sejalan dengan hal tersebut, Nandar mengingatkan seluruh jajaran Komisioner dan pegawai di lingkungan internal sekretariat KPU Kepulauan Selayar untuk tidak berhenti berkreasi dan berinovasi, terkhusus, dalam rangka untuk menyonsong tahapan pendaftaran, bakal calon bupati, dan wakil bupati, Kepulauan Selayar, tahun 2020 mendatang.

Menjelang perhelatan bursa pemilihan bakal calon bupati dan wakil bupati mendatang, jajaran Komisioner KPU akan semakin proporsional dan inspiratif dalam menghadapi segala bentuk halangan, tantangan dan rintangan, yang terkait secara langsung dengan rangkaian penyelenggaraan pemilu.
Seiring dengan mulai masuk dan berjalannya tahapan penyelenggaraan Pilkada pemilihan bakal calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Selayar yang mulai berjalan efektif, pada hari, Selasa (1/10) kemarin, sekali lagi, saya mengingatkan seluruh jajaran komisioner untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, solidaritas, dan kekompakan sebagai modal dasar untuk tetap mampu bertahan dalam menghadapi segala macam bentuk situasi pra dan pasca pilkada.

Jajaran komisioner, saya ingatkan, untuk senantiasa mengedepankan etika, perilaku dan mempertahankan citra, serta marwah KPU, sebagai lembaga penyelenggara pemilu dengan menjaga sikap, kepribadian, dan sopan santun kepada seluruh lapisan stakeholder, masyarakat, dan komponen terkait lainnya, pungkas Nandar Jamaluddin, mengakhiri rangkaian amanatnya. (fadly syarif)

PERINGATAN HARI SUMPA PEMUDA DILAKSANAKAN DI ATAS PERBUKITAN KETINGIAN DUA KILO TEPATNYA PATOK 15 BAMBANGAN.

NUNUKAN – Dengan perjalanan yang cukup melehkan dengan mendaki pegunungan dengan tana yang berlumpur sandal/Sepatu harus dilepas .

Nunukan Kaltara Senin 28/10/2019 Hj.Asmin Laura Hafid SE.MM Bupati Nunukan bersama Rombongan melaksanakan hari Sumpa Pemuda di Garis Perbatasan tepatnya Patok 15 dan memang Medannya sangat Ekstrim dengan kemiringan 75 derajat para anak Sekolah SMA kurang lebih 100 0rang tak satupun yang mengunakan Alas Kaki semua kaki berlumpur .

Dengan perjalanan naik ke tempat acara upacara menyita waktu dengan jalan kaki kurang lebih satu jam dengan perjalanan yang cukup melehkan licin dan jari kaki harus menancap kedalam tana baru melangka karena Licin dan berlumpur tiba dipatok 15 Perbatasan. Indonesia malaysia

Peserta yang hadir dalam ucara kurang lebih 300 0rang hadir Kapolsek Sebatik, Dansatgas Marinir,komandan Posal Sei Nyamuk, Koramil Pulau Sebatik ,Kepala Dinas Pekerjaan umum,Komandan Satpol PP, komandan Posal Sei Nyamuk, Camat sebatik Induk, Camat Sebatik Barat, Ketua Pemuda Perbatasan Paulus dari Lumbis

Sebelum upacara dimulai Bupati mengintruksikan agar para Peserta Upacara Sumpa Pemuda harus waspada dan hati-hati karena Medannya sangat Ekstrim kita berada pada posisi lereng Gunung.

Bupati nunukan sebagai Inspektur upacara dalam peringatan hari sumpa pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober seperti yang kita laksanakan pada hari ini Sumpah Pemuda ke-901 yang mana para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda.

Lanjut Bupati mengibaratkan dua kecepatan informasi memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing pada sisi yang lain.

Kita sudah melihat secara perkembangan ilmu Pengetahuan juga mempunyai dampak negatif informasi yang bersifat deskriptif mulai dari pornografi, Pergaulan bebas hingga Radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Pemudah yang tanggu adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja pemuda yang ber Iman dan bertakwa serta berintegritas tinggi jujur, Santun, bertanggung jawab disiplin kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas dan sumpah Pemuda juga harus memiliki intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan yang mumpuni serta Pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam Kancah internasional.

Saya sangat bangga dan bersyukur acara ini bisa berlangsung dengan sempurna walaupun hujan dengan perjalanan yang cukup menegangkan apalagi lokasi tempat upcaranya Cukup ekstrim jalanan membuat kita semangat walaupun kita berada diwilayah perbatasan namun kita tidak terbatas.

Olehnya itu kepada Pemuda sebagai Generasi penerus Bangsa ditangan Pemuda Indonesia bisa lebih maju pemuda yang memiliki karakter kemampuan inovasi kreativitas yang tinggi Mandiri inspiratif serta mampu bertahan Dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

pada saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang terbaik cepat terbaik instan lintas batas cenderung individualistik dan dramatik ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media telah menjelma menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda lintas batas negara atas budaya lintas agama dan interaksi.

Yang mana pada saat ini media Sosial berjalan Real Time 24 jam dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang positif pemuda adalah masa depan bangsa dan negara Pemuda juga harapan bagi dunia Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia Saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendukung gerakan revolusi mental menemukan relevansinya dengan pembangunan karakter kita bisa kuat tangguh dan kokoh ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia kita tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi tapi kita harus mampu.

memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan semangat dan tentunya didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya kalau masa depan itu hanya dipandang sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya.

tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu serta kenyataan masa ini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan.(yusuf p)

KPU Kepulauan Selayar, Resmi Merealese Persyaratan Dukungan Calon Perseorangan di Pilkada Bupati 2020

SELAYAR – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan merealease secara resmi pengumuman terkait dengan penetapan jumlah minimal syarat dukungan dan persebaran dukungan calon perseorangan dalam rangka untuk menyongsong pelaksanaan bursa pemilihan bakal calon bupati dan wakil bupati tahun 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum, Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin, S.Pd, M.Si, menguraikan, “jumlah minimal syarat dukungan untuk pasangan calon perseorangan dalam pelaksanaan bursa pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020, harus memenuhi kuota standar dukungan, sekurang-kurangnya, sembilan ribu seratus enam puluh satu orang”

“Persebaran dukungan dimaksud, minimal terdapat, sekurang-kurangnya di enam wilayah kecamatan”.

“Hal ini didasarkan, pada berita acara, KPU Kepulauan Selayar, nomor : 190/Pl.022/BA/7301/KPU-Kab/X/2019, jelas, mantan, Sekretaris PGRI, masa bhakti, 2014-2019 yang belakangan, terpilih, dan melenggang menjadi komisioner KPU Kepulauan Selayar”.

“Sebelumnya, KPU Kepulauan Selayar, telah menfasilitasi penyelenggaraan kegiatan sosialisasi tahapan pilkada dan persyaratan pencalonan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020.

Sosialisasinya sendiri, dilaksanakan pada sekitar pukul 10.00 Wita, hari, Senin, (21/10) kemarin, bertempat di rumah pintar pemilu (RPP), Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar”, urai Nandar Jamaluddin kepada wartawan, melalui sambungan telefon selular, Senin (28/10/2019).

(Fadly Syarif)