Dividen Perumda Tirta Taka Tembus Rp. 2,64 Miliar, PAD Nunukan Makin Kuat, Bupati : Capaian ini menunjukkan bahwa penguatan tata kelola, pembenahan manajemen, serta dukungan kebijakan daerah berjalan pada arah yang tepat

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan secara resmi menerima penyerahan dividen dari Perumda Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan sebagai bentuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), bertempat di kerja Bupati Nunukan, pada Jum’at (27/03/2026)

Dividen yang diserahkan untuk tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp. 2.641.215.962, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun buku 2024 yang sebesar Rp. 958.579.811,41. Kenaikan ini menunjukkan kinerja Perusahaan Daerah yang semakin membaik dari tahun ke tahun.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE menyampaikan bahwa penyerahan Dividen merupakan Indikator penting dalam mengukur kinerja Perusahaan Daerah sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Daerah.

“Capaian ini menunjukkan bahwa penguatan tata kelola, pembenahan manajemen, serta dukungan kebijakan daerah berjalan pada arah yang tepat,” ujarnya.

Peningkatan kinerja tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan perusahaan yang didukung oleh ketersediaan air baku yang lebih memadai sepanjang tahun 2025. Hal ini menjadi perbaikan signifikan dibandingkan kondisi tahun sebelumnya.

Jika ditinjau dalam beberapa tahun terakhir, kinerja Perumda Tirta Taka, Pada tahun buku 2021, laba perusahaan tercatat sebesar Rp562 juta, kemudian meningkat menjadi Rp910 juta pada 2022, dan kembali naik menjadi Rp1,26 miliar pada tahun 2023. Meski sempat mengalami penyesuaian pada 2024 menjadi sekitar Rp958 juta, namun pada tahun 2025 perusahaan berhasil mencatat lonjakan laba yang signifikan.

Secara keseluruhan, peningkatan dividen dalam beberapa tahun terakhir bahkan mencapai sekitar 287 persen, yang menjadi indikator keberhasilan pengelolaan perusahaan Daerah secara profesional dan berkelanjutan.

Bupati Nunukan juga menekankan agar capaian tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada Masyarakat. Berbagai permasalahan seperti distribusi air yang belum merata, tekanan air rendah, hingga gangguan layanan diminta untuk segera ditangani.

Selain itu, Perumda juga didorong untuk terus meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki jaringan perpipaan, serta menjaga keberlanjutan ketersediaan air baku melalui pengelolaan yang terpadu, termasuk pemeliharaan embung.

Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap Perumda Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap Daerah sekaligus memberikan pelayanan yang optimal kepada Masyarakat.

(PROKOMPIM)

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 14 CPMI Non Prosedural di Perairan Nunukan

NUNUKAN – Tim gabungan yang terdiri dari Tim Quick Response Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama Satgas Ops Intelmar 26, Satgas Ops Samurai-26.I, Satgas Intelstrat Asahan 26 Bais TNI, BP3MI Kalimantan Utara, serta SGI Kodam VI/Mulawarman berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 14 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non prosedural di Perairan Tinabasan, Kabupaten Nunukan, Kamis (26/03/2026).

Komandan Lanal Nunukan, Primayantha Maulana Malik menerangkan, penggagalan tersebut berawal dari patroli rutin yang dilakukan Tim Quick Response Lanal Nunukan bersama BP3MI Kaltara.

Saat berpatroli pada titik koordinat 4° 08′ 54,43″ LU – 117° 38′ 29,84″ BT tepatnya sekitar pukul 08.22 WITA, petugas mendapati satu unit speedboat mencurigakan yang bergerak menuju wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia dan berupaya menghindari pemeriksaan. Tim kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menghentikan kapal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 14 CPMI non prosedural yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dewasa. Mereka diduga akan diberangkatkan menuju wilayah Kalabakan, Malaysia tanpa melalui prosedur resmi.

Selain itu, petugas juga mengamankan seorang yang diduga berperan sebagai calo dalam proses pemberangkatan tersebut.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perairan perbatasan. Upaya ini tidak hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga melindungi masyarakat dari praktik penempatan pekerja migran secara ilegal dan potensi tindak pidana perdagangan orang,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk menekan angka pengiriman CPMI non prosedural yang masih kerap terjadi di wilayah perbatasan.

“Sinergitas antarinstansi menjadi kunci dalam upaya pencegahan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur iming-iming bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal karena risikonya sangat besar,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para CPMI tersebut diketahui membayar biaya sebesar Rp800.000 untuk perjalanan menggunakan kapal Pelni menuju Nunukan, serta sebesar 700 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp3.010.000 kepada calo setibanya di Kalabakan, Malaysia.
Rencananya, mereka akan diseberangkan dari Nunukan menuju Kalabakan menggunakan speedboat bermesin 115 PK berwarna biru dengan motoris berinisial N.

Selanjutnya, seluruh CPMI beserta barang bukti diserahkan kepada BP3MI Kalimantan Utara untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

(*)

Wakil Bupati Nunukan Membuka Forum Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Pemerintah kabupaten Nunukan menggelar acara Forum Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Nunukan di Ruang Pertemuan lt. V Kantor Bupati Nunukan, Kamis (26/03/2026).

Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah kabupaten Nunukan mempunyai 3 agenda penting yaitu usulan Program dan Kegiatan Hasil Musrenbang Kewilayahan Tahun 2026, usulan program dan kegiatan yang merupakan pokir DPRD tahun 2026, pagu Indikatif Perangkat Daerah tahun 2026.

Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapedda Litbang) kabupaten Nunukan mengajak semua komponen yang ada yaitu OPD, para pemangku kepentingan dan stekholder yang berkepentingan untuk sama-sama merumuskan dan merancang program kerja sehigga memperoleh saran penyempurnaan khususnya rumusan program, kegiatan dan sub kegiatan serta spesifik lokasi sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah yang ada.

Oleh karena itu kepada semua pihak yang terkait dan berkepentingan yaitu kepala Perangkat Daerah, Kepala Bidang, Kepala Sub Bidang/Seksi yang membidangi penyusunan program untuk dapat memaparkan Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah Tahun 2027 kabupaten Nunukan.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dan akan dipimpin oleh para asisten yang membidangi setiap perangkat daerah yang ada, sehingga benar-benar mendapat hasil yang berdampak dan berguna untuk kemajuan kabupaten Nunukan serta mensejahterakan masyarakat yang ada.

Dalam kegiatan ini Wakil bupati Nunukan Hermanus menyampaikan arahannya agar OPD mampu melakukan penajaman program pembangunan yang prioritas untuk dirumuskan menjadi program atau pembangunan yang efektif dalam upaya menjawab permasalahan pembangunan yang mendasar.

Menurutnya yang terpenting dari kegiatan FPD dapat menginventarisir hasil Musrembang Kecamatan, Musrembang Kewilayahan dan pokir DPRD yang telah di lakukan sebelumnya.

Hermanus menambahkan situasi global yang terjadi saat ini dapat mempengaruhi keadaan dalam negeri dan kebijakan fiskal negara, oleh karenanya dirinya meminta agar hal ini juga bisa dideteksi dan menjadi pertimbangan forum dalam penyusunan perencanaan kedepan.

Lanjut dalam sambutannya Wabup Hermanus menekankan tentang program 17 Arah Baru Menuju Perubahan pemerintah daerah kabupaten Nunukan agar dapat dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat. Tak lupa Hermanus juga mengingatkan akan akselarasi berjalannya Pro SN (Program Strategis Nasional), serta bisa mengevaluasi program yang tidak berdampak dan menyentuh langsung masyarakat.

Kepala Bappeda Litbang yang sekaligus PJ. Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.A.P dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah untuk membahas dan sekaligus mengevaluasi program-program yang telah dibuat dan dirancang oleh Perangkat Daerah untuk direalisasikan sesuai dengan aturan yang berlaku serta laporan hasil kinerja sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap Pro ASN yang menjadi program pemerintah pusat paling lama diserahkan pada tanggal 31 Maret 2026.

(PROKOMPIM)

Bupati H. Irwan Sabri Turun Langsung Ikut Panen Padi Gunakan Combine Harvester

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri turut serta dalam kegiatan panen padi bersama para petani di wilayah Mansapa Kecamatan Nunukan Selatan dengan menggunakan mesin modern combine harvester, Rabu (25/3).

Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Daerah terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendorong modernisasi alat pertanian di tingkat petani.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Irwan tidak hanya menyaksikan, namun juga langsung turut mengoperasikan combine harvester di areal persawahan milik warga. Kehadiran orang nomor satu di Pemerinrah Daerah ini disambut antusias oleh para petani yang merasa diperhatikan dan didukung.

Bupati menyampaikan bahwa penggunaan alat modern seperti combine harvester sangat membantu petani dalam mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil, serta menekan biaya tenaga kerja.

“Dengan teknologi ini, panen menjadi lebih efisien dan hasilnya pun lebih optimal,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan akses petani terhadap alat dan mesin pertanian (alsintan), baik melalui bantuan langsung maupun program kemitraan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Salah satu petani setempat mengaku sangat terbantu dengan adanya penggunaan combine harvester. Menurutnya, proses panen yang biasanya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam.

Kegiatan panen bersama ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Daerah dan masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dalam memajukan sektor pertanian.

Dengan adanya dukungan teknologi dan perhatian dari Pemerintah, diharapkan sektor pertanian di daerah tersebut semakin berkembang dan mampu bersaing di tengah tantangan zaman.

(PROKOMPIM)

BULOG Serap Hasil Panen Petani, Bupati Nunukan Pantau Langsung di Lapangan

NUNUKAN – Perum BULOG kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan dengan menyerap hasil panen gabah petani di wilayah Mansapa, Nunukan Selatan. Rabu (25/3)

Kegiatan pembelian gabah tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap kesejahteraan petani.

Dalam kegiatan yang berlangsung di area persawahan Mansapa, BULOG membeli gabah kering panen milik petani dengan harga yang sesuai ketentuan Pemerintah. Langkah ini diharapkan mampu menjaga harga tetap stabil di tingkat petani, terutama saat musim panen raya.

Bupati dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas langkah cepat BULOG dalam menyerap hasil panen. Ia menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah bersama BULOG di tengah petani menjadi bukti nyata komitmen dalam melindungi petani dari anjloknya harga jual.

“Kami sangat mengapresiasi peran BULOG yang hadir langsung membeli hasil panen petani. Ini penting untuk menjaga keseimbangan harga dan memastikan petani mendapatkan keuntungan yang layak,” ujar Bupati.

Sementara itu, perwakilan BULOG menjelaskan bahwa kegiatan serap gabah ini merupakan bagian dari program Nasional untuk memperkuat cadangan beras Pemerintah. Selain itu, BULOG juga berkomitmen untuk terus meningkatkan penyerapan di berbagai daerah sentra produksi.

Para petani menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya kepastian pembeli dan harga yang stabil, sehingga dapat meningkatkan semangat dalam bercocok tanam.

Dengan adanya sinergi antara BULOG dan Pemerintah Daerah, diharapkan ketahanan pangan dapat terus terjaga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

(PROKOMPIM)