Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Nunukan Kunjungi Bagian Protokol dan komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Nunukan melaksanakan kunjungan studi ke Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat VIP Lantai VI Kantor Bupati Nunukan, Rabu (17/12/2025).

Kunjungan studi ini dilaksanakan untuk mendukung proses belajar mengajar pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami secara langsung peran humas dan protokol dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik.

Sebanyak 33 mahasiswa semester III mengikuti kegiatan tersebut. Kunjungan mahasiswa disambut langsung oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Nunukan, Joned S Hut M A P.

Pada kesempatan tersebut, Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda, Redemptus Darus Triusada. S I P M I Kom menyampaikan materi tentang kehumasan serta membuka sesi tanya jawab.

Para mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif mengajukan pertanyaan. Di akhir kegiatan, mahasiswa diajak mengunjungi beberapa lokasi penyelenggaraan kegiatan di Kantor Bupati Nunukan, termasuk ruang Protokol dan Kehumasan Sekretariat Daerah. Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung sebagai reporter.

Politeknik Negeri Nunukan melalui dosen pengampu mata kuliah, Hj Nura Aida SE MM menyampaikan terima kasih kepada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Nunukan atas penerimaan dan pembelajaran yang diberikan.

Diharapkan, kegiatan kunjungan studi ini dapat menambah
pengetahuan dan pengalaman
mahasiswa sebagai bekal di dunia kerja ke depan.

(PROKOMPIM)

Apel Korpri Gabungan OPD, Bupati Minta OPD Lakukan Evaluasi dan Pengecekan Menyeluruh Pelaksanaan Program Kegiatan di 2025

NUNUKAN – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari berbagai instansi memenuhi lapangan Kantor Bupati Nunukan pagi ini untuk melaksanakan Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang dilaksanakan setiap tanggal 17, Rabu (17/12/2025).

Angka 17 merujuk pada 17 Agustus 1945, hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Jadi, setiap tanggal 17 dipilih sebagai pengingat dan penghormatan terhadap momentum bersejarah bangsa. Lambang Kebersamaan ASN.

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga sebagai ajang refleksi bagi seluruh anggota Korpri untuk meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

Plt Sekda Nunukan Raden Iwan Kurniawan yang mewakili Bupati Nunukan menjadi Irup pada apel tersebut menyampaikan apel ini merupakan momentum yang sangat penting bagi seluruh ASN untuk melakukan evaluasi dan refleksi terhadap kinerja yang sudah dilaksanakan di sepanjang tahun 2025.

” Terhitung mulai hari ini, masih ada waktu kurang lebih dua minggu sebelum kita menutup tahun anggaran 2025. untuk itu, saya berharap waktu yang ada tersebut bisa dimanfaatkan secara efektif untuk menyelesaikan seluruh program dan kegiatan di masing – masing OPD ” tuturnya membacakan sambutan.

Jika program dan kegiatan itu terkait dengan pihak ketiga, lanjutnya membacakan sambutan tertulis Bupati Nunukan, maka berikan atensi dan penekanan kepada mereka untuk mempercepat penyelesaian pekerjaannya, supaya progres fisik dan keuangannya bisa mencapai 100 persen.

” Saya mengingatkan bahwa injury timea tau menit – menit terakhir adalah waktu kritis yang harus diwaspadai secara serius. karena pada saat – saat seperti itu, kadang kala kita terjebak untuk membuat keputusan yang berakibat fatal. misalnya : progres di lapangan belum mencapai 100 persen, tapi keuangannya kita cairkan 100 persen.” Lanjutnya.

Kepada para ASN, bagi program atau kegiatan yang sudah selesai dilaksanakan, Bupati meminta agar digunakan waktu yang tersisa untuk melakukan evaluasi dan pengecekan secara menyeluruh, terutama pengecekan terhadap berkas – berkas administrasinya.

” Jangan sampai karena kelalaian dan keteledoran kita, akhirnya menimbulkan persoalan di belakang hari.” Ungkapnya mengingatkan.

Lebih jauh, Plt Sekda Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN, termasuk para pegawai PPPK paruh waktu yang selama ini telah bekerja dengan dedikasi, loyalitas, dan rasa tanggung jawab.

” Saya berharap, kinerja yang positif tersebut dapat terus ditingkatkan di tahun – tahun mendatang. karena tantangan yang akan kita hadapi di tahun 2026 akan semakin kompleks.” Harapnya.

Sebelum menutup sambutannya, Plt Sekda mengatakan sebagai ASN, para ASN dituntut untuk selalu menjaga profesionalitas, integritas dan etika birokrasi. Nilai – nilai itulah yang harus menjadi pegangan dan acuan kita dalam bekerja sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat tahun baru 2026, semoga kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan selalu menyertai kehidupan kita semua. mari kita bekerja lebih keras, lebih cerdas dan lebih ikhlas demi kemajuan dan kemandirian kabupaten nunukan yang kita cintai bersama.” Tutupnya.

(PROKOMPIM)

Semangat Petani Perbatasan, Panen Raya Krayan Jadi Harapan Swasembada Pangan

NUNUKAN — Gubernur Kalimantan Utara H. Zainal Arifin Paliwang bersama Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, melaksanakan Panen Raya Padi di Long Kiwan, Kecamatan Krayan Barat, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menegaskan potensi besar sektor pertanian di wilayah perbatasan.

Berdasarkan data Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Krayan, luas baku lahan pertanian pada tahun 2024 tercatat sebesar 3.525 hektare dan meningkat menjadi 4.070 hektare pada tahun 2025. Dari luasan tersebut, luas tambah tanam (LTT) oplah mencapai 2.420 hektare, sedangkan LTT reguler seluas 1.650 hektare. Produktivitas lahan tersebut mampu menghasilkan kurang lebih 4.000 ton padi per tahun.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menegaskan bahwa panen raya bukan sekadar perayaan hasil pertanian, melainkan simbol nyata ketahanan pangan daerah. Ia menyampaikan kebanggaannya atas semangat dan kegigihan para petani Krayan yang terus berupaya meningkatkan produktivitas melalui pengolahan lahan yang baik dan berkelanjutan.

“Panen raya ini menunjukkan bahwa Krayan memiliki potensi besar. Hasil pertanian yang dihasilkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memperlihatkan peluang pengembangan di tingkat regional,” ujar Irwan Sabri.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Nunukan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Utara beserta rombongan atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Ia berharap sektor pertanian Krayan terus berkembang, kesejahteraan masyarakat meningkat, serta Krayan semakin kokoh sebagai wilayah perbatasan dan gerbang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan bahwa potensi swasembada pangan di Krayan sangat luar biasa. Hal ini didukung oleh sistem pertanian yang masih mengandalkan pupuk organik, sehingga menghasilkan produk pertanian yang sehat dan berkualitas.

Gubernur juga mendorong optimalisasi lahan pertanian yang masih belum tergarap sepenuhnya agar dapat dikembangkan menjadi lahan sawah produktif. Menurutnya, dukungan alat dan sarana pertanian, termasuk bantuan excavator dari Pemerintah Kabupaten Nunukan, diharapkan dapat semakin memotivasi petani dalam membuka dan mengelola lahan pertanian.

Usai kegiatan panen raya, Gubernur Kalimantan Utara, Bupati Nunukan, dan seluruh rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau sejumlah titik pembangunan infrastruktur di wilayah Krayan. Rombongan juga mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) serta meninjau sumur garam yang berada di Long Midang, Kecamatan Krayan, sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan kawasan perbatasan yang berkelanjutan.

(PROKOMPIM)

Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Hadiri Tasyakuran HUT BRI ke-130

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Nunukan, Muhammad Amin, S.H., menghadiri acara tasyakuran dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke-130. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman belakang Kantor Cabang BRI Nunukan, Selasa (16/12/2025).

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, disampaikan bahwa tema HUT BRI ke-130, “Satu Bank untuk Semua”, mencerminkan komitmen BRI dalam melayani seluruh lapisan masyarakat Indonesia. BRI terus hadir melalui rangkaian produk dan layanan keuangan yang lengkap, mulai dari segmen mikro hingga korporasi, dengan dukungan ekosistem digital yang kuat.

Tema tersebut juga merefleksikan karakter BRI yang modern, relevan, dan inklusif, sejalan dengan transformasi berkelanjutan yang terus dijalankan perseroan. Berakar pada mandat dan misi nasional, semangat Satu Bank untuk Semua menegaskan tekad BRI untuk mendukung setiap ambisi masyarakat, mendorong pemerataan ekonomi, serta menjadi mitra finansial terpercaya bagi seluruh rakyat Indonesia.

Momentum peringatan HUT ke-130 ini, lanjutnya, menjadi pengingat atas perjalanan panjang BRI sejak berdiri pada 1895 sebagai Bank Rakyat, hingga kini berkembang menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional. BRI melayani masyarakat dari pelosok desa hingga korporasi besar melalui lebih dari 1,2 juta Agen BRILink serta penguatan transformasi digital.

“Di Kabupaten Nunukan, BRI telah berperan aktif dalam memberdayakan ribuan UMKM lokal, mendukung petani, nelayan, dan wirausaha muda, sehingga turut mempercepat pembangunan daerah menuju masyarakat yang sejahtera,” ujar Muhammad Amin.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, lanjutnya, memberikan apresiasi atas seluruh rangkaian kegiatan perayaan HUT BRI ke-130, mulai dari kick-off yang dilaksanakan pada 16 Oktober 2025 di Jakarta hingga berbagai aksi sosial, seperti donor darah dan bantuan kepada masyarakat di berbagai daerah.

Ia berharap BRI terus memperkuat perannya sebagai bank yang inklusif dan berpihak kepada ekonomi kerakyatan. “Semoga BRI terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang BRI Nunukan, Nonok Soekarno, menyampaikan sejarah singkat perjalanan BRI. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dan pertumbuhan BRI tidak terlepas dari peran masyarakat yang kuat.

“Setelah Indonesia merdeka, pada Februari 1946 pemerintah menetapkan organisasi ini sebagai bank pemerintah dengan nama Bank Rakyat Indonesia. BRI sempat berhenti beroperasi pada 1948, namun kembali beroperasi pasca-Perjanjian Renville dengan nama Bank Rakyat Indonesia Serikat. Hingga akhirnya pada 1968, BRI ditetapkan sebagai perusahaan tersendiri seperti yang kita kenal saat ini,” jelasnya.

Menurutnya, BRI dapat tumbuh dan berkembang bukan semata karena pemerintah atau institusi, melainkan karena dukungan rakyat. “Kami siap melayani hingga ke pelosok. Ke depan, kami berencana membuka akses layanan perbankan di wilayah Krayan dan Sei Manggaris,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Pimpinan Cabang BRI Nunukan bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra. Potongan tumpeng tersebut diberikan kepada karyawan termuda di Kantor Cabang BRI Nunukan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang BRI selama 130 tahun.

(PROKOMPIM)

Hadiri Wisuda ke-13 Unikaltar, Bustan pesan Wisudawan berkontribusi Pembangunan Daerah

TANJUNG SELOR – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. Bustan, S.E., M.Si, menghadiri acara Wisuda Ke-13 Program Sarjana Universitas Kaltara (Unikaltar) Tahun Akademik 2025/2026, digelar di gedung Auditorium Lantai 3 Kampus Unikaltar, Rabu (17/12).

Dalam sambutannya, Bustan mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang hari ini resmi menyandang gelar sarjana.

“Semoga gelar dan ilmu yang saudara peroleh selama masa perkuliahan dapat memberikan manfaat yang lebih bagi saudara dan masyarakat,” ucap Bustan.

Bustan menyebutkan sebagai generasi muda yang terdidik diharapkan para lulusan Unikaltar mampu menjadi penerus generasi Kaltara yang berkualitas, berkarakter dan berintegritas serta memiliki daya saing yang tinggi.

Predikat yang didapatkan tidak hanya membanggakan pribadi tetapi juga keluarga dan Unikaltara. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya.

“Kepada para wisudawan agar ilmu pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi dapat menjadi bekal untuk berkontribusi nyata di tengah masyarakat,” pesannya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menaruh harapan besar kepada para sarjana untuk ambil bagian dalam membangun Kaltara yang lebih maju dan dapat berdaya saing melalui dunia kerja, kewirausahaan, riset maupun pengabdian.

Menurutnya para wisudawan adalah para generasi penerus pembangunan Kaltara yang kelak sebagai pelopor dalam segala kebijakan yang ada dalam tatanan masyarakat.

“Jangan ragu untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah karena Kalimantan Utara membutuhkan putra-putri terbaiknya,” jelasnya.

Bustan mengucapkan selamat kepada Unikaltar yang meluluskan sebanyak 160 wisudawan/wisudawati. Ia mengapresasi atas komitmen dan dedikasinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul bagi daerah dan bangsa di Bumi Benuanta.

“Semoga universitas Kaltara terus berkembang dan melahirkan lulusan-lulusan yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, semoga kesuksesan selalu menyertai langkah saudara semua,” tutupnya.

(dkisp)