Penantian Panjang Berbuah Haru, Kakak Beradik Asal Nunukan Tunaikan Haji di Tengah Duka Mendalam

NUNUKAN – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan calon jemaah haji asal Kabupaten Nunukan yang digelar di Aula Serbaguna lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (30 April 2026). Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Di antara para jemaah, terselip kisah menggetarkan hati dari kakak beradik, Andi Yakub dan Andi Nur Syafariyanti. Keduanya berangkat ke Tanah Suci bukan hanya untuk menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga membawa amanah besar—mewujudkan impian kedua orang tua mereka.

Duka mendalam masih membayangi langkah keduanya. Sang ibu telah lebih dahulu berpulang, sementara ayah mereka kini tengah berjuang melawan penyakit demensia dini (young-onset dementia). Di tengah ujian tersebut, harapan orang tua untuk menunaikan ibadah haji tetap hidup, dan kini dilanjutkan oleh anak-anaknya dengan penuh keikhlasan.

Dengan mata berkaca-kaca, sang adik, Andi Nur Syafariyanti—yang juga tercatat sebagai salah satu calon jemaah haji termuda asal Nunukan tahun ini—mengungkapkan isi hatinya dengan suara bergetar.

“Sesampainya kami di Tanah Suci nanti, kami ingin mendoakan ibu, semoga segala amal ibadahnya diterima dan diampuni dosa-dosanya semasa hidup. Dan untuk ayah, kami akan terus memohon kepada Allah agar diberikan kesembuhan dan kesehatan kembali,” ucapnya lirih menahan tangis.

Ia menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk bakti dan cinta yang tak terhingga kepada orang tua. Bersama sang kakak, ia bertekad menjalani setiap rangkaian ibadah dengan niat tulus, menghadiahkan doa terbaik bagi kedua orang tua mereka.

Isak tangis keluarga pecah saat momen perpisahan. Pelukan hangat dan doa-doa yang dipanjatkan mengiringi langkah kakak beradik tersebut menuju perjalanan suci yang sarat makna. Di balik keberangkatan mereka, tersimpan kisah tentang kehilangan, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menjaga amanah.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE menyampaikan apresiasi dan doa bagi seluruh jemaah haji, khususnya bagi mereka yang membawa kisah penuh perjuangan dan ketulusan.

“Ini adalah bentuk bakti yang luar biasa. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.

Kisah Andi Yakub dan Andi Nur Syafariyanti menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati. Di dalamnya ada doa yang tak sempat terucap, harapan yang tertunda, dan cinta yang terus hidup dititipkan dalam setiap langkah menuju Tanah Suci.

(PROKOMPIM)