Gelar Reses, Arming Tegaskan Pentingnya Pendidikan dan Perjuangkan Ekonomi Prioritas

NUNUKAN – Anggota DPRD Provinsi, Arming, S.H, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II dengan mengunjungi lima titik di wilayah Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, guna memastikan kebijakan yang diperjuangkan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

Adapun lima titik reses tersebut meliputi :

Titik 1 – 14 Februari 2026Sei Mentri (GG Pa’Jana) RT 17, Nunukan Barat.Titik 2 – 14 Februari 2026Kamp Solor RT 21, Nunukan Tengah.Titik 3 – 15 Februari 2026Jl. Pattimura RT 08, Nunukan Tengah.Titik 4 – 16 Februari 2026Jl. Imam Bonjol RT 06, Nunukan Timur.Titik 5 – 16 Februari 2026Jl. Tanjung (Lopon), Nunukan Barat.

Dalam setiap pertemuan, Arming secara tegas menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak sebagai pondasi masa depan daerah. Ia mengingatkan para orang tua agar tetap memprioritaskan pendidikan, meskipun di tengah tantangan ekonomi. Menurutnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi mendatang.

“Anak-anak kita harus mendapatkan pendidikan yang layak. Jangan sampai karena persoalan ekonomi, pendidikan mereka terhambat. Jika ada kendala atau kesulitan, segera sampaikan kepada saya agar bisa kita carikan solusi bersama,” tegas Arming di hadapan masyarakat.Selain pendidikan, isu ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian dalam reses tersebut. Di beberapa titik, Arming berdialog dengan para petani rumput laut dan pelaku usaha kecil mengenai pentingnya menjaga stabilitas harga komoditas. Ia menilai fluktuasi harga rumput laut yang tidak menentu dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menurutnya, stabilitas harga rumput laut harus menjadi perhatian bersama agar petani memperoleh kepastian pendapatan. Ketika harga stabil, kesejahteraan meningkat, dan pada akhirnya roda perekonomian daerah dapat berjalan sebagaimana mestinya. Ia pun menyatakan siap memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada petani dan pelaku ekonomi kecil di tingkat provinsi.

Tak kalah penting, persoalan infrastruktur jalan juga menjadi sorotan dalam reses tersebut. Arming menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan lingkungan yang menjadi akses utama masyarakat. Infrastruktur yang baik, menurutnya, akan memperlancar aktivitas pendidikan, distribusi hasil usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

Ia menilai bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya menghadirkan keadilan pembangunan. Akses yang baik akan memudahkan masyarakat beraktivitas, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kualitas hidup.

Ia menilai bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya menghadirkan keadilan pembangunan. Akses yang baik akan memudahkan masyarakat beraktivitas, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kualitas hidup.Dalam setiap kesempatan, Arming juga menegaskan bahwa dirinya akan selalu hadir di saat rakyat membutuhkan. Ia menyampaikan bahwa jabatan yang diembannya adalah amanah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Saya tidak ingin hanya hadir saat reses. Jika ada persoalan, baik pendidikan, ekonomi, maupun kebutuhan lainnya, jangan ragu untuk menghubungi saya. Kita akan carikan solusi bersama,” ujarnya.

Melalui Reses Masa Sidang II ini, Arming, S.H berkomitmen membawa seluruh masukan dan kebutuhan masyarakat ke tingkat pembahasan provinsi. Ia berharap, langkah konkret yang diperjuangkan dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Nunukan secara berkelanjutan.

*Bensyam/admin

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

JAKARTA – Langkah mempercepat pembangunan Kalimantan Utara (Kaltara) terus dilakukan. Di sela agenda di Jakarta, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum memanfaatkan pertemuan bersama pengusaha nasional, H.M. Aksa Mahmud, di Hotel Darmawangsa, Minggu (15/2) malam, untuk membahas peluang investasi strategis bagi Bumi Benuanta.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Aksa Mahmud menyampaikan niatnya untuk menghadirkan investasi yang tidak sekadar berorientasi bisnis, tetapi juga berdampak sosial. Fokusnya jelas yakni pendidikan, perhotelan dan kesehatan.

Salah satu rencana utama adalah pembangunan International Boarding School di Nunukan. Sekolah ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak pekerja migran di wilayah perbatasan. Dengan sekolah ini, generasi muda Kaltara diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat di masa depan.

Tak hanya itu, Tanjung Selor juga masuk dalam peta pengembangan. Hotel representatif dan rumah sakit swasta modern direncanakan berdiri di ibu kota provinsi tersebut. Untuk urusan layanan kesehatan, Bosowa akan menggandeng manajemen Primaya Hospital, yang telah berpengalaman mengelola rumah sakit di Makassar.

Pertemuan itu bukan hanya sekadar wacana. Kedua tokoh sepakat segera turun langsung meninjau lokasi di Kaltara. Pembahasan teknis bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dijadwalkan pada awal Maret 2026.

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas rencana investasi tersebut. Ia berharap pembangunan sekolah internasional di Nunukan serta fasilitas hotel dan rumah sakit di Tanjung Selor dapat segera terealisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(dkisp)

Tari-Tarian Yanti Pulu Ramaikan Peresmian Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan

NUNUKAN – Suasana asri dengan hamparan pepohonan nan hijau mengelilingi Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan. Masyarakat Desa Tubus Kecamatan Lumbis menyambut dengan hangat para tamu yang datang pada acara Peresmian Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini. Minggu (15/2/26).

Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara Dr. Njau Anau, S.Pd, M.Si. mewakili Gubernur Kalimantan Utara.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos, turut hadir bersama dengan Unsur Forkopimcam Kecamatan Lumbis, Camat Sebuku, PLT. Camat Lumbis, Pangeran Seiko Sakampung Pangeran Jabir, Tokoh Ketua Adat, Tokoh Masyarakat.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus menyampaikan bahwa Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini bukan hanya sebuah bangunan fisik, melainkan simbol jati diri, identitas budaya, dan fondasi nilai-nilai luhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

“Melestarikan budaya-budaya warisan nenek moyang kita yang merupakan bagian dari kekuatan kita oleh bangsa Indonesia untuk membangun ketahanan nasional dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan melestarikan budaya dan adat istiadat, “, ungkap Hermanus.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara Dr Njau Anau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia peresmian, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Tubus yang telah bergotong royong, bersatu dan berkomitmen dalam melestarikan nilai-nilai adat dan budaya sehingga terwujudnya rumah adat ini.

“Keberadaan Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas adat dan budaya, tempat penyelenggaraan upacara adat, pertemuan masyarakat, serta ruang edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal, mencintai, dan melestarikan jati diri budaya Dayak Tenggalan di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan dinasmis,”pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memandang bahwa pelestarian adat dan budaya merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat khusunya generasi muda Dayak Tenggalan, untuk menjadikan Rumah Adat ini sebagai sumber pembelajaran, inspirasi dan kebanggaan bersama. Mari kita rawat dan jaga agar rumah adat ini tetap hidup , berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,”pungkasnya lagi.

Diakhir Acara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara didampingi Wakil Bupati Nunukan, serta para Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat menandatangani Prasasti dan dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol telah diresmikannya Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan.

(PROKOMPIM)

FoodCourt UKM Center Nunukan Resmi Dibuka

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri acara peresmian FoodCourt UKM Center Nunukan yang bertempat Gedung UKM Center Nunukan Jl. bahari RT 02 Kelurahan Nunukan Utara. Minggu, (15/02/2026). Acara tersebut dimulai dengan senam bersama.

Pemerintah Kabupaten Nunukan pada kesempatan ini juga memberikan 10 Unit Booth ( Gerobak UMKM ) yang diperuntukan bagi usaha mikro produktif dan kelompok rentan. Booth dhatapkan dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat menambah pendapatan ekonomi usaha mikro dari penerima.

Dalam sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengajak bersama – sama menyaksikan dan meresmikan satu langkah besar dalam memperkuat ekonomi di Kabupaten Nunukan yaitu peresmian Food Court UKM Center Nunukan . Menurutnya peresmian ini bukan sekedar simbol seremonial, food court ini adalah wadah baru yang lahir dari aspirasi pelaku usaha, kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan ekonomi yang berpihak pada kreativitas serta potensial lokal.

Lanjut dikatakan Pemerintah Kabupaten Nunukan tidak tinggal diam, berbagai langkah telah dijalankan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kuat untuk mendorong UMKM tumbuh dan berkembang. Pemerintah daerah melalui dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan telah melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas usaha, fasilitasi pendampingan kepemilikan dokumen perijinan, hingga akses pembiayaan melalui skema pembiayaan tanpa bunga atau kredit nol persen yang akan terlaksana pada triwulan ke II tahun 2026 ini.

“Pemerintah daerah juga hadir dengan bantuan modal usaha secara langsung bagi usaha mikro produktif dan kelompok rentang yang bisa kita saksikan saat ini, yaitu bantuan 10 Booth UMKM guna memberikan ruang bagi pelaku usaha produktif untuk memasarkan produknya, bantuan ini bukan soal angka, tetapi soal keyakinan bahwa setiap usaha kecil punya peluang untuk tumbuh” Kata Bupati Nunukan.

“Food Court UKM Center Nunukan yang kita resmikan hari ini, saya harapkan mampu menjadi ruang yang menginspirasi, bukan hanya sebagai tempat berjualan , tetapi sebagai titik temu wirausaha, pusat pembelajaran bisnis, ruang kolaborasi antar pelaku usaha, serta panggung bagi kreativitas yang dapat menarik minat masyarakat maupun wisatawan”, tambahnya.

Di akhir sambutannya Bupati Nunukan menyampaikan saya mengajak semua pihak Pemerintah Daerah, pelaku UMKM , dunia usaha, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum untuk terus bersinergi, saling mendukung, serta memperkuat ekosistem UMKM di Kabupaten Nunukan. Bupati Nunukan menyatakan pada acara Food Court UMKM Center Nunukan resmi dibuka dan difungsikan untuk kemajuan ekonomi masyarakat Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Pemprov Tegaskan Dukungan terhadap Pers di Momentum HPN 2026

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya mendukung kebebasan dan profesionalisme pers pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Hotel Galaxy Tarakan, Sabtu (14/2) malam.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., saat membacakan sambutan Gubernur Kaltara di hadapan puluhan jurnalis dan organisasi pers se-Kaltara.

Iskandar menyampaikan apresiasi dan dukungan pemerintah terhadap insan pers, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kaltara.

“Momentum Hari Pers Nasional ini harus semakin memperkuat komitmen kita menjaga kebebasan pers, bekerja profesional dan menyampaikan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” kata Iskandar membaca sambutan Gubernur Kaltara.

Menurutnya, pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Terlebih Kaltara merupakan wilayah perbatasan dan Beranda Terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga informasi yang disampaikan media memiliki peran besar dalam membangun optimisme dan identitas daerah.

Apresiasi juga diberikan kepada SIWO PWI Kaltara yang konsisten mengangkat dunia olahraga. Wartawan olahraga dinilai tidak hanya memberitakan skor, tetapi juga menyemangati atlet daerah dan mendorong gaya hidup sehat.

Iskandar menegaskan, Pemprov Kaltara membuka ruang sinergi yang kuat dengan insan pers demi mewujudkan Kaltara yang maju, mandiri dan berkelanjutan.

“Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah dan pers. Dengan kolaborasi yang baik, pembangunan daerah akan semakin efektif dan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PWI Kaltara, Aswar Halim, menyampaikan bahwa tujuan utama pers adalah mendukung kesejahteraan rakyat, sejalan dengan tema HPN tahun ini yaitu “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

Ia menjelaskan, berdasarkan arahan PWI Pusat, PWI daerah diharapkan mendukung program-program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“HPN ini jadi momentum evaluasi dan diskusi. Kami ingin pers di daerah ikut mendukung program pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis,” jelasnya.

Aswar Halim menambahkan, pers di Kaltara terus berkembang tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial. Profesionalisme wartawan juga meningkat, dibuktikan dengan semakin banyaknya jurnalis yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Dalam rangkaian HPN 2026, PWI Kaltara menggelar lomba domino dan PlayStation (PS) antarwartawan untuk mempererat silaturahmi. Selain itu, PWI Kaltara juga mengirimkan kontingen untuk mengikuti peringatan HPN di Serang, Banten.

(dkisp)