TP-PKK Kaltara Sajikan Kesehatan Berkualitas di Sebatik

SEBATIK – Dalam wujud kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat, Terutama di daerah perbatasan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Utara menggelar layanan kesehatan gratis.

Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, SH mengungkapkan pelayanan kesehatan gratis meliputi dokter spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis kandungan, dan spesialis mata. Di mana agenda tersebut dilaksanakan di Pesantren Persatuan Islam (Persis) Kecamatan Sebatik Barat, Senin, (27/11/2023).

Turut Serta Dalam Kegiatan tersebut, Camat Sebatik Barat, Camat Hj. Ramsidah, SKM., MM, Kepala Rumah Sakit Nunukan, dr. H. Dulman L,M.Kes, Sp.OG, Ketua TP-PKK Kecamatan Sebatik Barat, Puskesmas Sebatik Barat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Tenaga Kesehatan, Masyarakat dan Santri.

Kegiatan ini disambut antusias oleh Santri dan warga Sebatik, baik dari Kecamatan Sebatik Utara maupun Kecamatan Sebatik Timur.

Dengan penuh semangat dan dedikasi, Hj. Rahmawati Zainal terjun langsung meninjau jalannya kegiatan pelayanan spesialis ini.

Ia berinteraksi dengan para tenaga medis dan pasien untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Sebatik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Sebatik dapat mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau,” ujar Rahmawati dalam sambutannya.

Rahmawati juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen TP-PKK Kaltara dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Khususnya di daerah perbatasan.

TP-PKK berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan serupa di daerah perbatasan lainnya di Kaltara,” Tegasnya.

Rahmawati berharap, kegiatan pelayanan spesialistik ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat di daerah perbatasan Sebatik. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia dengan baik.

Kegiatan pelayanan yang digagas oleh TP-PKK Kaltara ini menuai apresiasi yang tinggi dari masyarakat Sebatik. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat di daerah perbatasan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Hj. Rahmawati Zainal dan TP-PKK Kaltara atas terselenggaranya kegiatan pelayanan spesialistik ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena kami dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar,” ungkap salah seorang warga Sebatik, Siti Nurjanah.

(dkisp)

 

 

Sekprov Dorong Perangkat Daerah untuk Penggunaan P3DN

TANJUNG SELOR – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Suriansyah, M.AP, memimpin secara langsung jalannya Apel Pagi Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN pada lingkup Pemprov Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (27/11).

Dalam arahannya, Sekprov meminta agar seluruh perangkat daerah Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Hal itu sejalan dengan Sosialisasi P3DN yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Pastikan bahwa dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) mendukung produk dalam negeri,”katanya.

Karena itu, Sekprov meminta perhatian kepada perangkat daerah mendorong penggunaan produk dalam negeri terutama produk khas Kaltara.

(dkisp

Kukuhkan Kerukunan Keluarga Kupang, Gubernur: Kaltara Miniatur Indonesia yang Kuat dalam Keberagaman

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H. Zainal A. Paliwang SH, M.Hum, menyebutkan provinsi ke 34 ini merupakan miniatur Indonesia. Pasalnya, masyarakat yang bermukim di dalamnya sangatlah heterogen dari berbagai suku, agama dan ras. Demikian disampaikan Gubernur saat menghadiri pengukuhan Pengurus Kerukunan Keluarga Kupang Kota Tarakan di gedung wanita, Ahad (25/11) sore. 

Hadir dalam acara tersebut Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Pemerintah Kota Tarakan, Suparlan, S.T., M.T., Ketua Dewan Penasehat K3 Kota Tarakan, Maxi Adonatus, Ketua terpilih K3 Kota Tarakan, John Nuban.

Gubernur Zainal menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan ras menjadi kekuatan bagi provinsi ini. Ia menyatakan komitmennya untuk terus memajukan harmoni dan kerukunan antarwarga.

Pengukuhan K3 dianggap sebagai langkah positif dalam memperkokoh solidaritas antar-keluarga di Kaltara. Ia memastikan bahwa setiap elemen masyarakat agar dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Gubernur berharap kerja sama antar-kerukunan keluarga dapat menjadi pioner dalam masyarakat menjaga kerukunan dan kebersamaan, serta wadah melestarikan budaya nilai – nilai leluhur menjadi salah satu kebudayaan yang kaya akan seni budaya di Kaltara.

“Kita sepakat kerukunan merupakan kunci penting sukses dalam pembangunan dan menjadi satu faktor utama mencapai kemajuan daerah,” kata Gubernur.

Pemprov Kaltara akan terus berkomitmen mendukung segala bentuk inisiatif yang mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi memajukan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Kaltara terus maju dan berkembang sebagai model kehidupan berdampingan yang harmonis bagi seluruh provinsi di Indonesia.

“Kita berharap melalui dengan kebersamaan kerukunan keluarga, masyarakat bisa berperan aktif dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

(dkisp)

 

 

Bupati Laura, Alumni SMPN 1 Nunukan yang Jadi Narasumber dalam Dialog Interaktif Peringati HUT ke 44 SMPN 1 Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid , SE,. MM,.Ph.D hadir langsung menjadi narasumber pada Dialog Interaktif yang digelar Cafe Zayn Alun -Alun Nunukan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) SMPN 1 Nunukan ke -44, Minggu (26/11).

Dialog interaktif yang mengudara di RRI Nunukan ini, dipandu oleh moderator Rusdi Mursalim ,SH. Juga turut hadir untuk menjadi Narasumber direktur politeknik Negeri Nunukan Arkas viddy, kepala Dinas pendidikan Kabupaten Nunukan Ahmad, dan kepala sekolah SMPN 1 Nunukan Rustiningsih.

Turut hadir dalam kesempatan ini kepala BKPSDM kabupaten Nunukan H.Sura’i serta para Alumni SMPN 1 Nunukan, para Guru dan siswa-siswi SMPN 1 Nunukan.

Dialog interaktif yang digelar di cafe zayn ini, membahas mengenai HUT ke-44 SMP Negeri 1 Nunukan tersebut dengan tema “Satu Hati, Satu Tekad Untuk Sang Juara, bertransformasi menuju indonesia maju”. Dengan makna untuk bersama – sama membesarkan sekolah sang juara.

Selaku Alumni SMPN 1 Nunukan Bupati Nunukan Menyampaikan untuk menjadi sang juara sesuai tema hari ini satu hati, tekad untuk sang juara, yaitu maka tekad harus kuat, bersatu dalam hal misi untuk mencapai target pengajar dan pelajar harus bersatu untuk mencapai itu semua. Agar semua yang di cita-citakan bisa tercapai untuk menjadi sang juara.

” Juga kebersamaan dan kekompakan sangat penting untuk target yaitu meraih Juara. Berbicara tentang transformasi SMPN 1 Nunukan selalu mengikuti perkembangan kurikulum, termasuk salah satu sekolah yang dipercayakan sebagai sekolah penggerak. Soal prestasi suatu kebanggaan buat kita yang sudah diraih sampai saat ini, dan semoga prestasi- prestasi ini bisa dipertahankan “Ucap Laura.

Soal kesuksesan yang raih, Bupati Nunukan mengatakan hal tersebut lebih pada tantangan.

” Dimana orang banyak meremehkan disitu saya ingin membuktikan. Tips untuk kesuksesan saya yaitu, tekad yang kuat dimulai dari niat, usaha, dan doa. Apa yang ada pada saat ini tingkat keberhasilan adalah Privilige (Kesempatan Istimewa) dari orang tua saya dan selalu menerima dengan ikhlas.” Tambahnya.

Di akhir dialog interaktif ini Bupati Nunukan berpesan khususnya dunia pendidikan berharap seluruh anak-anak penerus bangsa tidak pernah berhenti dan bosan untuk belajar. Untuk kualitas pendidikan khususnya di Nunukan baik pengajar maupun yang di ajar tetap semangat jalani semua ini tahap demi tahap jangan menyerah dengan segala keterbatasan kita buktikan meskipun hidup di perbatasan semangat kita tidak terbatas untuk sebuah kemajuan.

(PROKOMPIM)

Serba Serbi Peringatan HUT PGRI ke 78 di Nunukan, Mulai dari Momen Sepatu Lepas, Juara Lomba Porseni, Pesan Ketua Umum PB PGRI Hingga Dana Hibah Pemkab untuk PGRI

NUNUKAN – Peringatan Hari Ulang PGRI Ke 78 dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 kali ini dilaksanakan di Kecamatan Tulin Onsoi. Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid hadir dan bertindak langsung sebagai Pembina Upacara, Sabtu (25/11).

Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Prov. Kalimantan Utara M. Andi Akbar M. Dzuarjah, Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Serfianus, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan Achmad, Ketua PGRI Kab. Nunukan, Camat Tulin Onsoi, Forkopimcam Tulin Onsoi, serta para guru-guru di Kab. Nunukan.

Ada yang menarik pada peringatan HUT PGRI Ke 78 kali ini, karena derasnya hujan yang mengguyur tadi malam sehingga lapangan upacara berubah menjadi genangan lumpur. Tak ayal lagi, pada saat pengibaran bendera merah putih, salah satu petugas pengibar bendera tak menggunakan sepatu dikarenakan terlepas di genangan lumpur. Namun tak menyurutkan semangat mereka untuk melanjutkan mengibarkan bendera merah putih hingga selesai.

Selanjutnya, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid selaku Pembina Upacara menyampaikan sambutan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M. Pd.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa PGRI sebagai organisasi profesi guru, pendidik, dan tenaga kependidikan telah tumbuh menjadi kekuatan moral intelektual dalam memperjuangkan peningkatan harkat martabat anggotanya.

“Kini, PGRI harus mengedepankan sikap insklusif, dialogis dengan memegang teguh etika, saling menghormati dalam spirit organisasi yang mandiri, unitaristik, dan non partisan”, ujarnya.

Lebih lanjut lagi dikatakan bahwa PGRI terus menjaga kemitraan yang strategis dan konstruktif degan pemerintah dan pemerintah daerah dan menjadi wada aspirasi para anggotanya dalam meningkatkan harkat dan martabat guru untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
PGRI juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya khususnya kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo, yang selalu mendengar dan responsif terhadap permasalah guru yang diperjuangkan PGRI, terutama dengan lahirnya revisi UU ASN.

 

“Kami juga memohon perhatian terhadap nasib dan masa depan guru honorer di sekolah swasta dan tenaga pendidikan, tolong jangan ditinggal, PGRI terus berkomitmen dalam memperjuangkan nasib para guru dan tenaga kependidikan honorer di bawah kemendikbudristek dan kemenag”, ungkapnya.

Selanjutnya di akhir sambutannya, PGRI juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, pendidik, tenaga pendidikan, khususnya para guru honorer yang setia mengabdi mengisi kekosongan guru tetap dan mengajar sepenuh hati di sekolah. Tanpa desikasi dan pengabdian mereka, proses pembelajaran di sekolah akan terhenti karena ketiadaan guru.

Sebelum menutup sambutannya, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun PGRI Ke 78 dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 kepada para guru di seluruh tanah air.

“Semoga dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para guru, pendidikan dan tenaga kependidikan menjadi suluh penerang bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan, serta sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Transformasi guru wujudkan Indonesia maju”, ungkapnya lagi.

Di akhir acara, dilaksanakan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Porseni guru yang pada tanggal 22 November kemarin telah dibuka oleh Wakil Bupati Nunukan.

Dalam lomba porseni guru kali ini ada empat kategori perlombaan yaitu, kategori pertama lomba olah raga bola voly putra sebagai juara I PGRI Cab. Nunukan, Juara II PGRI Cab. Lumbis, Juara III PGRI Cab. Tulin Onsoi. Kategori kedua lomba olah raga bola voly putri sebahai juara I PGRI Cab. Nunukan, Juara II PGRI Cab. Tulin Onsoi, Juara III PGRI Cab. Lumbis. Kategori ketiga lomba olah raga bulu tangkis ganda putra sebagai juara I PGRI Cab. Nunukan, Juara II PGRI Cab. Sebatik Tengah, juara III PGRI Cab. Sebatik. Selanjutnya kategori keempat lomba penyanyi solo sebagai juara I atas nama Nursani Jusmania PGRI Cab. Sebuku, Juara II atas nama Ekatarae PGRI Cab. Lumbis, Juara III atas nama Delman Gumolung PGRI Cab. Nunukan. Dan untuk juara umum porseni guru tahun 2023 kali ini, PGRI Cab. Nunukan.

Ada hal yang luar biasa, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid juga mengumumkan bahwa di tahun depan akan memberikan dana hibah sebesar Rp.100.000.000,- kepada PGRI Kab. Nunukan.

PROKOMPIM