Bangun Hubungan Harmonis Pada LKS Tripartit

TARAKAN – Dalam rangka pelaksanaan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, berkeadilan dan bermartabat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Rapat Kerja Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Kaltara Tahun 2023 di Hotel Duta, Senin (27/11) lalu.

Dalam acara tersebut turut hadir berbagai perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia, Konfederasi Serikat Buruh Sejahterah Indonesia, Federasi Serikat Pekerja KAHUTINDO.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industri dan Pengawasan Ketenagakerjaan (Hiwas), Muhammad Sarwana, S.H., M.Hum, ditemui dalam acara tersebut mengatakan tujuan pelaksanaan meningkatkan peran dan fungsi LKS Tripartit Provinsi Kaltara.

“Kegiatan kita ini untuk menyamakan persepsi di antara anggota LKS terdiri dari unsur Pemerintah, unsur Pengusaha dan Unsur Serikat Pekerja dalam penyusunan kebijakan dan pemecahan masalah ketenagakerjaan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dengan berkembangnya zaman dan teknologi, hubungan industrial kedepannya akan menghadapi berbagai tantangan yang semakin berat kompleks maka sangat diperlukan dukungan oleh semua pihak berkepentingan.

“Tujuan kegiatan yang utama adalah terjalin hubungan Industrial Pancasila yang artinya tercipta hubungan yang harmonis dan nyaman,” ucap Kabid Hiwas, Muhammad Syarwana.

Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya Kaltara, diperlukan upaya membangun stablitas ekonomi juga mengedepankan keterbukaan kesempatan kerja dan perlindungan bagi pekerja.

Hubungan antara lembaga di LKS Tripartit merupakan bagian dari sistem ketenagakerjaan yang dapat dijalin erat dan dilaksanakan secara harmonis, dinamis dan berkeadilan guna kelansungan iklim usaha.

Sarwana lebih lanjut menerangkan LKS Tripartit ialah lembaga yang strategis dalam mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis melalui peningkatan peran LKS di Kaltara sehingga bisa mendorong perekonomian yang positif.

“Harapan kami dari kegiatan ini ada perusahaan – perusahaan dan kesepahaman yang bisa kita dari tripartit bisa memajukan perekonomian di Kaltara,”tuntasnya.

(dkisp)

Gubernur Berikan Motivasi Para Wisudawan

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri Sidang Rapat Senat Terbuka Wisuda ke 35 Program Magister, Sarjana dan Diploma Universitas Borneo Tarakan (UBT), Selasa (28/11).

Gubernur Zainal mengajak wisudawan/wati agar terus meningkatkan kemampuan yang sudah miliki untuk mengembangkan diri dan ilmu di tengah masyarakat.

“Kita mendengar sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. Oleh karena itu, wisudawan bisa membina karir dan membantu masyarakat,” kata Gubernur.

Sebanyak 557 wisudawan/wati Universitas Borneo Tarakan berasal dari 7 fakultas dan berbagai program studi seperti ekonomi, hukum, perikanan dan ilmu pendidikan.

Gubernur mengapresiasi kepada Rektorat, seluruh civitas akademisi dan tenaga pengajar karena telah berkontribusi melahirkan generasi muda Kalimantan Utara yang tidak hanya cerdas dan akademik namun juga tampil dan siap untuk mengabdi kepada masyarakat.

(dkisp)

 

Peringatan HUT Korpri ke 52 Diawali dengan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan “Jaya Sakti”

NUNUKAN-Meskipun Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia yang ke 52 tahun jatuhnya tanggal 29 November 2023, namun di Kabupaten Nunukan sudah diawali dengan pelaksanaan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Jaya Sakti Nunukan tadi pagi, Selasa 28 November 2023.

Diawali dengan doa bersama para Pegawai Negeri yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Munir yang kemudian dilanjutkan dengan ziarah Makam Pahlawan Jaya Sakti Nunukan.

Usai tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, sebagian PNS kemudian melanjutkan bakti sosial dengan berbondong bondong menuju ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Nunukan untuk berdonor darah.

Kepala Dinas dari Perhubungan Muhammad Amin mengatakan donor darah memang rutin dia lakukan dari 5 tahun belakangan ini, dengan dirangkaikannya dengan hari Korpri beliau sangat mengapresiasi dan mengajak para PNS dapat berpartisipasi dalam berdonor darah.

” Ini merupakan aksi sosial kita, dimana dengan berdonor darah baik untuk tubuh kita, dan isyaallah bermanfaat bagi yang membutuhkannya, semoga teman teman yang kain segera merapat untuk berdonor darah bersama sama,” ungkap Muhammad Amin.

Kendati demikian, untuk puncak dari Peringatan Hari Korpri Pegawai Negeri di laksanakan esok hari, Rabu 29 November 2023. Dengan melaksanakan Apel pagi gabungan kemudian dilanjutkan dengan lomba tumpeng dan aksi donor darah lingkup Kantor Bupati Nunukan.

(PROKOMPIM)

BKPSDM Nunukan Gelar Orientasi PPPK Kurikulum Ke 2 Melalui Zoom Meeting Bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Kaltara

NUNUKAN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan menggelar orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Ke 2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, Selasa (28/11/2023)

Orientasi PPPK ini dibuka secara resmi oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE MM Pd di ruang kerja Bupati Nunukan dan diikuti sebanyak 158 peserta P3K yang ada di wilayah kabupaten Nunukan dan 2 peserta P3K dari Provinsi Kalimantan Utara melalui Zoom Meeting.

Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting juga dihadiri oleh Sekretaris BPSDM Provinsi Kaltara,Sipta meylina, S.Psi.,MM, Kepala BKPSDM Kabupaten Nunukan, H. Surai dan Widyaiswara dari BPSDM Kaltara.

Selama orientasi, para PPPK ini mendapatkan materi kurikulum dan mata pelatihan serta kurikulum pengenalan nilai dan etika pada Instansi Pemerintah.

Bupati Laura mengatakan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan salah satu unsur sumber daya manusia Aparatur Negara yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemerintah dan Pembangunan Daerah.

“Sebelum Bapak/Ibu kembali melaksanakan tugas di instansi masing-masing selaku Pembina kepegawaian di Pemerintah Kabupaten Nunukan Saya ingin berpesan agar perubahan status dari honorer menjadi P3K ini diikuti dengan peningkatan kinerja menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Menurut Laura, orientasi bagi P3K kali ini adalah tahapan penting yang harus dilalui supaya lebih memahami budaya kerja pada instansi Pemerintah.

“Satu hal yang harus digaris bawahi bahwa pasca ditetapkan sebagai P3K maka bapak ibu akan memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan saat Bapak Ibu masih berstatus tenaga Honorer, oleh karena itu Kedisiplinan, Kesetiaan, Dedikasi dan Tanggung Jawab serta Kreativitas dari Bapak Ibu sekalian harus terus-menerus ditingkatkan,” Jelas Laura.

Laura kembali menegaskan adanya PPPK merupakan bentuk hadirnya negara dalam pelayanan masyarakat, maka kompetensi-kompetensi yang harus dipenuhi PPPK dalam menunjang terciptanya pelayanan publik yang baik menjadi sebuah kewajiban. Sebagai PPPK dituntut memiliki kreativitas, profesional dan mampu menciptakan inovasi. Tumbuhkan sikap disiplin dan etos kerja yang tinggi sehingga akan semakin memberikan warna yang positif di unit kerjanya.

“sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) maka fokus dan orientasi dari bapak ibu harus benar-benar diutamakan untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya apalagi sebagian besar dari P3K tahun ini adalah Perawat dan Guru, dimana mereka akan langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat, percayalah ketika kita bisa memberi pelayanan yang terbaik bagi orang lain maka hal itu akan bisa memberikan kepuasan batin dan mendatangkan keberkahan hidup bagi Bapak Ibu sekalian,” pungkasnya.

Diakhir sambutannya Laura mengingatkan bahwa kinerja P3K akan terus dievaluasi, evaluasi bisa dilaksanakan setiap 1 tahun 2 tahun 5 tahun atau bahkan bisa lebih panjang lagi dan perjanjian kerja itu bisa saja tidak dilanjutkan jika memang kinerja dan Performanya berada jauh di bawah standar yang ditetapkan.” Tutup Laura.

Kegiatan Orientasi PPPK Kurikulum Ke 2 ini berlangsung selama 3 hari secara daring bekerjasama dengan BPSDM provinsi kaltara.

(PROKOMPIM)

Job Fair Kaltara Libatkan 18 perusahaan

TANJUNG SELOR – Sebanyak 18 perusahaan menawarkan lebih dari 293 lowongan pekerjaan pada Job Market Fair Tahun 2023 di Gedung Dharma Wanita Tanjung Selor, Selasa (28/11). Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Dr Bustan, SE, M.Si menyebutkan bursa kerja tersebut terdiri dari sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, industry perdagangan dan jasa lainnya.

“Dengan harapan masyarakat Kaltara dapat memanfaatkan job fair ini untuk menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya, sehingga dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran di wilayah ini,” kata Bustan.

Kegiatan ini bertujuan memastikan para pencari kerja pada pasar kerja formal, memberikan fasilitas transaksi pasar kerja yang efisien dan menyosialisasikan kewajiban laporan ketenagakerjaan kepada perusahaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Wahyu Tri Wibowo, Perwakilan Disnakertrans Kab/Kota, Perwakilan Perusahaan, Para Pencari Kerja.

“Job Fair ini juga dianggap sebagai kesempatan strategis untuk menyebarkan informasi terkait peluang pekerjaan kepada masyarakat secara luas, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,”urainya Bustan.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi perusahaan dan pencari kerja untuk bertemu secara langsung, membangun jaringan, dan menjalin kerjasama yang saling menguntungkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara, Haerumuddin menekankan pentingnya job fair sebagai inisiatif positif dalam mendukung perekonomian lokal.

“Pasar kerja formal harus dapat diakses oleh semua kalangan, dan job fair ini menjadi sarana untuk menyamakan peluang. Selain itu, kami berharap agar perusahaan yang berpartisipasi dapat memahami dan melaksanakan kewajiban lapor ketenagakerjaan sesuai peraturan yang berlaku,” tambahnya.

Dengan adanya 74 jabatan yang ditawarkan dari berbagai sektor, diharapkan masyarakat Kaltara dapat menemukan peluang karir yang sesuai dengan keterampilan dan minat mereka.

Job Market Fair 2023 di Tanjung Selor dianggap sebagai langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengurangi tingkat pengangguran di wilayah tersebut.

(dkisp)