Pemprov Fokus pada Transformasi Kesehatan

TANJUNG SELOR – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Suriansyah, M.AP menyebutkan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat diperlukan transformasi kesehatan secara menyeluruh. Hal ini disampaikannya saat menghadiri rangkaian acara Hari Kesehatan Nasional Ke-59 Tahun 2023 di halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara Selasa, (28/11).

Sekprov memberikan motivasi kepada seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan pelayanan dasar di masyarakat. Meskipun belum meratanya akses layanan kesehatan di Kaltara lantaran kondisi geografis yang cukup luas dan sulit menjadi tantangan dalam pemenuhan layanan kesehatan.

“Namun demikian semangat itu tidak pernah surut. Di mana Pemprov Kaltara terus berinovasi demi terciptanya akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata untuk masyarakat baik di perkotaan maupun di perbatasan daerah terpencil dan tertinggal, diantaranya dengan program layanan Dokter Terbang Kaltara Pro Lentera ku,” katanya.

Ia menjelaskan, Program Pro Lenteraku adalah layanan dokter spesialis yang menjangkau hingga daerah perbatasan daerah terpencil dan tertinggal yang jauh dari akses pelayanan pada daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan.

“Dengan kerja keras itu, Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Kaltara berhasil menjadi Top 5 pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation Tahun 2023, yang di berikan oleh kementerian PAN-RB Republik Indonesia,” urainya.

Selain itu, salah satu hal yang juga menjadi bukti komitmen pemerintah terhadap permasalahan kesehatan di masyarakat Kaltara adalah penanganan stunting.

“Menurut hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), pada tahun 2022 prevelensi stunting di Provinsi Kaltara masuk dalam 3 Provinsi teratas dengan penurunan stunting terbanyak pada tingkat nasional dengan angka prevalensi stunting sebesar 22,1 persen dimana angka ini mengalami penurunan sebesar 5,4 persendari prevelensi di tahun 2021 yaitu 27,4 persen,”katanya.

“Transformasi kesehatan tidak dapat di wujudkan tanpa adanya transformasi budaya kerja para insan kesehatan penerapan nilai ASN berAKHLAK,” sambungnya.

Karena itu, Sekprov Kaltara berpesan agar para tenaga kesehatan dapat bekerja dengan kompeten, jujur dan selaras dalam mengawal serta menyukseskan transformasi kesehatan di Kaltara.

“Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,”tutupnya.

Di akhir kegiatan dengan penyerahan hadiah dari sejumlah kategori lomba. Adapun lomba tersebut meliputi lomba Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK), Lomba Kader Kesehatan Remaja, Lomba Tenaga Kesehatan Teladan, dan Pertandingan Tenis Lapangan.

(dkisp)

 

 

Gubernur Berikan Bantuan Pertanian di Tana Tidung

TIDUNG PALE – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum menyerahkan sejumlah bantuan sektor pertanian dan peternakan, di Kabupaten Tana Tidung, Senin (27/11).

Gubernur menyerahkan langsung bantuan pertanian dan peternakan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani.

Gubernur mengungkapkan bahwa bantuan ini adalah sinergi antara Pemprov melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara dengan Pemerintah Daerah dan Kelompok tani untuk mencapai ketahanan dan kemandirian pangan di Kaltara.

“Bantuan dan dukungan sektor pertanian yang diberikan ini meliputi sarana dan prasarana peningkatan produksi berbagai produk pertanian dan peternakan.Tentunya kita berharap, dengan bantuan-bantuan ini, kita dapat selangkah lebih maju untuk mencapai tujuan ketahanan dan kemandirian pangan,”beber Gubernur di Kantor Desa Sesayap Selor.

Turut Hadir, Wakil Bupati KTT Hendrik, SH., MH., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara Ir.Heri Rudiyono, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara Drs. Teguh Henri Sutanto, M.Pd Kepala Desa Sesayap Selor Syamsudin, Forkopimda KTT, perangkat Desa dan tokoh adat Sesayap Selor.

Adapun bantuan pertanian ini terdiri dari berbagai bantuan meliputi 47 ekor kambing di KTT, 43 ekor Kambing di Bulungan. Kemudian, bantuan padang pengembalaan di KTT sebesar Rp 329.596.000, bantuan pelayanan penandaan dan pendataan di KTT sebesar Rp 7.200.000, dan bantuan pelayanan optimalisasi reproduksi pada ternak di KTT sebesar Rp 68.542.200.

Kemudian, Bimtek pengolahan sarang burung walet di KTT sebesar Rp 75.000.000, bantuan pelayanan kesehatan hewan ternak di KTT sebesar Rp 54.575.000, bantuan pemerintah Dirjen Hortikultura tahun 2023 prasarana bangsal pasca panen Hortikultura sebesar Rp 230.000.000. Lalu, bantuan pemerintah Dirjen Hortikultura tahun 2023 sarana pengolahan Hortikultura sebesar Rp 90.000.000.

Selanjutnya, bantuan pemerintah Dirjen Hortikultura tahun 2023 sarana pasca panen Hortikultura berupa motor roda tiga, Roller Conveyor, meja bak cuci dan meja kerja. Serta penyerahan bibit padi, varietas biosalim di KTT.

(dkisp)

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Bupati Ajak Saling Berkoordinasi Dalam Menciptakan Suasana Yang Aman

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menghadiri Rapat koordinasi lintas sektoral kawasan Rumput laut guna membahas alur pelayaran yang ada di perairan Kaltara khususnya di Kabupaten Nunukan, di ruang VIP lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, Senin (27/11/2023).

Kegiatan tersebut, dihadiri Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Handoyo, KSOP Nunukan, perwakilan dari kantor Navigasi Nunukan, OPD terkait dan perwakilan dari Asosiasi Nelayan Rumput Laut.

Dalam sambutannya, Bupati Laura akan menyampaikan beberapa evaluasi terkait dengan pembudidaya rumput laut di kabupaten Nunukan, pertama adalah terkait dengan alur lalu lintas laut atau zonasi budidaya rumput laut itu sendiri dan persoalan harga.

“Bersama kita ketahui bersama bahwa budidaya rumput laut di kabupaten Nunukan sangat signifikan sekali apalagi akhir akhir ini yang banyak diperbincangkan terkait dengan alur lalu lintas laut atau zonasi budidaya rumput laut itu sendiri dan persoalan harga, jadi melalui kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk bersama sama membuka kesadaran dan pikiran kita masing-masing dalam hal menyikapi setiap persoalan yang ada,’ jelasnya.

Laura juga mengatakan kepada petani rumput laut agar bisa mengikuti aturan yang telah ditetapkan terkait dengan zonasi budidaya rumput laut.

Terkait dengan harga rumput laut Laura mengatakan sebagai gejolak ekonomi atau hukum ekonomi.

Diakhir sambutannya Laura mengingatkan kembali kepada Nelayan Rumput Laut agar memperhatikan zonasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi dan saling berkoordinasi Kepada Instansi terkait.

Rapat koordinasi kawasan Rumput laut dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab terkait zonasi dan harga rumput laut.

(PROKOMPIM)

Hadiri Ramah Tamah Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Se Kabupaten Nunukan, Sekda Serfianus Tekankan Perkuat Pencegahan Daripada Penindakan

NUNUKAN- Mewakili Bupati Nunukan, Sekertaris Daerah Serfianus menutup rangkaian Acara Rapat Koordinasi, atau Bimtek Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum 2024 yang dirangkaikan malam Ramah Tamah Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Se Kabupaten Nunukan, yang dilaksanakan di Bean Laden Cafe Nunukan, Minggu 26 November 2023.

Sekda Serfianus pada kesempatan ini menekankan pencegahan sangat penting sekali, Pemerintah berharap pelaksanaan perhelatan pesta demokrasi 2024 di Kabupaten Nunukan aman dan terkendali.

” Apakah siap mengawal Pemilihan Umum ini aman dan terkendali? ‘SIAP’ itu yang penting kalau Pengawas Pemilu sudah siap, amanlah menurut saya. Petakan, identifikasi masalah itu sangat penting. Lokalisir masalah, jangan masalah di tingkat desa berkembang di Kecamatan, berkembang di Kabupaten, kasian teman teman Bawaslu Kabupaten, karena koordinasi kita rentang kendali sangat jauh, kalau bisa diselesaikan di tingkat Kecamatan diselesaikan disana aja, tidak perlu dibawa lagi ke Kabupaten,” jelas Sekda Serfianus.

Lebih jauh, Sekda Serfianus mengajak semua untuk mengetahui tugas dan fungsi dengan baik, sehingga menurutnya hal hal yang kemungkinan muncul jadi persoalan bisa diantisipasi dengan baik.

” Contoh misalnya Daerah yang sangat jauh seperti Lumbis Pansiangan, Krayan, para petugas Pengawas pemilu harus mengetahui tupoksi atau tugasnya harus dipahami dengan baik sehingga masalah yang harusnya diselesaikan di Kecamatan tidak diselesaikan di Kabupaten, ketika itu potensi segera ambil langkah langkah, antisipasi, koordinasi di tingkat Kecamatan, disana juga ada teman teman keamanan, Polsek, Koramil, Pamtas, ada Kecamatan, Tokoh Adat tolong koordinasi dengan baik,” Tuturnya.

Ketua Bawaslu Nunukan Muhammad Yusran pada kesempatan ini menjelaskan bahwa bimbingan teknis ini telah berlangsung selama empat hari, dan merupakan pertemuan akbar dimana 21 Kecamatan hadir untuk menerima materi, kajian dan teknik teknik klarifikasi di persiapan dari sisi pengetahuan.

Lanjut dikatakan koordinasi dari steakholder juga menurutnya sangat penting, baik dari Kecamatan dengan Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat termasuk Partai Politik di tingkat Kecamatan harus dibangun silaturahmi, konektifitas harus terjalin sehingga kita kuat karena Bawaslu mengedepankan pencegahan.

” Dua fungsi kita itu pencegahan dan penindakan, dua fungsi tersebut satu tarikan napas, harapannya pencegahan optimal, efektif sehingga tidak ada penindakan, tidak ada pelanggaran, namun apabila terjadi pelanggaran tindak dengan profesional, efektif, itu juga efeknya ke pencegahan.” Jelas Yusran.

(PROKOMPIM)

Sejalan dengan Kurikulum Merdeka, Gubernur Minta Guru Berinovasi

TIDENG PALE – Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum berpesan kepada para guru untuk terus berinovasi. Hal ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Demikian disampaikan Gubernur saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) HUT-78 PGRI dan Hari Guru Nasional 2023 yang digelae di Kabupaten Tana Tidung, Senin (27/11).

“Para Guru, harus berinovasi dalam mengajar, agar materi yang disampaikan kepada siswa lebih efektif dan mudah diserap sesuai dengan Kurikulum Merdeka yang membebaskan para guru untuk berinovasi dan berkreasi,”kata Gubernur.

Hadir dalam upacara ini Wakil Bupati Tana Tidung Hendrik, SH., MH, Ketua PGRI Kaltara Nanang Jahari serta tamu undangan lainnya.

Di akhir upacara, para guru mempersembahkan tari kreasi daerah KTT dan paduan suara. Lalu rangkaian acara di tutup dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur.

(dkisp)