NUNUKAN- Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, SE beserta rombongan melakukan kunjungan kerja dan monitoring pembangunan daerah tahun anggaran 2023 di Kecamatan Sembakung, Sembakung Atulai, Kecamatan Tulin Onsoi dan Kecamatan Sebuku, Selasa sampai Kamis (21 – 23/11/2023).

Awal kegiatan monitoring dilakukan dengan melakukan pemantauan kegiatan rehabilitasi fasilitas pelabuhan Sungai Sembakung Desa Atap baik sisi perairan maupun sisi darat. Selanjutnya monitoring dilakukan dengan melihat rekonstruksi jalan Atap – Kunyit, kemudian dilanjutkan silaturrahmi dengan Kepala Desa, kepala sekolah dan tokoh masyarakat Desa Apas Kecamatan Sebuku.

Kegiatan terus berlanjut dengan memonitoring rekontruksi jalan dan jembatan Pulau Keras menuju Desa Matol Kecamatan Sembakung Atulai dan pembangunan jembatan menuju Desa Liuk Bulu, Desa Binanun dan Desa Pulau Keras Kecamatan Sembakung Atulai serta monitoring pembangunan jembatan jalan Intin – Bulan-Bulan di Kecamatan Lumbis.

Sebagai rangkaian akhir, kegiatan Kunjungan kerja dan monitoring Wakil Bupati Nunukan Hanafiah bersama rombongan ditutup dengan monitoring ke rekontruksi Jalan Pemda / jalan Cermai Desa Sanur Kecamatan Tulin Onsoi.

Tampak hadir dalam rombongan kunjungan kerja ini Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda H.Asmar, SE, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad, S,IP, Kepala BPKAD Sirajuddin, S.Sos, Tim Monitoring, para Camat, Konsultan Perencanaan, Pengawasan dan Kontraktor.
(PROKOMPIM)


Turut hadir dalam penutupan kegiatan Perkemahan Penegak Pandega Aksi Ceria (PEACE) VII Tahun 2023, Ketua DPRD Kab. Nunukan Hj. Leppa, Perwakilan Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Camat Nunukan Selatan,ketua dan andalan ranting gerakan pramuka, Kepala sekolah, dan para pembina pendamping.
Sebelum menutup secara resmi kegiatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Syafaruddin berkesempatan menyampaikan sambutan tertulis Bupati Nunukan.
“Dengan berkemah, anggota pramuka belajar hidup mandiri, belajar bersosialisasi, bekerja dalam sebuah tim, dan belajar berbagai aspek dalam kepemimpinan”, ungkapnya.
Hal tersebut dapat mempengaruhi situsasi saat ini, nilai-nilai luhur dan mulia yang selama ini di junjung tinggi sudah mulai pelan-pelan terkikis di kalangan anak-anak muda kita. Kurangnya rasa hormat kepada orang yang lebih tua, rasa malu, dan sopan santun yang mulai luntur.
Selanjutnya, di akhir kegiatan dilakukan penyerahan hadiah lomba-lomba yang telah berlangsung selama kegiatan PEACE VII.



