Pemprov Dukung Gerakan PKK Wujudkan Pembangunan Nasional Indonesia Emas 2045

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendukung peran dan kiprah Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai mitra pembangunan dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Penegasan ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., saat membuka kegiatan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-53 dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025, digelar di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Minggu (14/12).

Wahyuni menyampaikan kegiatan Rakerda PKK Tahun 2025 memiliki arti strategis sebagai forum untuk menyusun arah kebijakan, program dan langkah kerja PKK yang selaras dengan visi pembangunan Provinsi Kaltara.

Ia menuturkan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan khususnya dalam pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

“Gerakan PKK memiliki visi terwujudnya keluarga yang berdaya dan sejahtera guna mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045,” kata Wahyuni.

Gerakan PKK telah menunjukkan kiprah nyata melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang menyentuh langsung sendi-sendi kehidupan masyarakat mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga hingga pembentukan karakter dan ketahanan keluarga.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara PKK, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar pelaksanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak luas ke masyarakat.

“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menghasilkan rumusan program yang inovatif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Dalam momen Peringatan HKG PKK tersebut turut dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kaltara Hj. Rahmawati Zainal, S.H., beserta jajaran pengurus dan kader TP PKK Kaltara.

(dkisp)

Peringati HKG PKK Ke-53, Momentum Perkuat Pembangunan Keluarga dan Masyarakat

TANJUNG SELOR – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rahmawati Zainal, S.H., menghadiri kegiatan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-53 dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025, yang digelar di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Minggu (14/12).

Dalam sambutannya, Rahmawati mengatakan Peringatan HKG PKK ke-53 Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis PKK dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.

“Peringatan HKG PKK bukan hanya sekadar kegiatan seremonial semata, tetapi merupakan sarana refleksi atas kontribusi PKK dan bergerak aktif di tengah masyarakat selama lebih dari lima dekade,” ucap Rahmawati.

Senada dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, ia menegaskan PKK harus berperan aktif dalam mendukung program prioritas nasional, termasuk penguatan ideologi Pancasila, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan dari desa serta pengentasan kemiskinan.

Dukungan gerakan PKK dituang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 36 Tahun 2020 sebagai aturan pelaksanaannya.

Mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, ia mendorong sinergi antara PKK, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Rahmawati mengajak seluruh pengurus dan kader memaknai Peringatan HKG sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dan sinergi dalam pembangunan, yang menurutnya harus dimulai dari unit paling kecil yaitu keluarga.

“PKK diharapkan semakin berdaya dalam menjalankan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

(dkisp)

Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal, Wagub Sampaikan Rencana Strategis Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kaltara

JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi, Dr. Bustan, S.E., M.Si., serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H. Asnawi, S.Sos., M.Si., melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta Selatan, pada Rabu (10/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ingkong memaparkan rencana strategis pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Provinsi Kalimantan Utara. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal melalui penyediaan fasilitas pelatihan berbasis kompetensi, menekan angka pengangguran, serta mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan menyediakan tenaga kerja terampil yang kompeten.

“Dalam diskusi selama kurang lebih 45 menit, kami berkomitmen untuk menjalin kolaborasi yang sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya Provinsi Kalimantan Utara, guna meningkatkan kompetensi generasi muda Kaltara melalui balai-balai pelatihan kerja,” ujar Wamen Afriansyah.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Ingkong menyampaikan apresiasi yang tulus atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan oleh Wakil Menteri dan seluruh jajaran Kementerian Ketenagakerjaan.

“Pada pertemuan pagi ini, kami membahas program lanjutan terkait pembangunan di Kalimantan Utara, khususnya soal Balai Latihan Kerja. Kami telah menerima informasi bahwa sekitar 22 BLK akan dibangun di seluruh Indonesia pada tahun depan, termasuk di wilayah Kalimantan Utara,” ungkap Wagub Ingkong

Lebih jauh, Wakil Ingkong, mewakili seluruh masyarakat Kalimantan Utara, mengungkapkan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasi dan penghargaan luar biasa yang baru saja diraih oleh daerah tersebut. Penghargaan ini menjadi pendorong sekaligus motivasi besar bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mempererat sinergi berkelanjutan dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan.

Sebagai informasi tambahan, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kalimantan Utara direncanakan akan dimulai pada bulan Juni 2026. Proyek ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di provinsi tersebut, serta memperkuat fondasi pembangunan ekonomi regional yang berkelanjutan.

(dkisp)

TP PKK Kaltara Gelar Pelatihan Public Speaking, Rahmawati Dorong Pengurus Jadi Komunikator yang Andal

TANJUNG SELOR – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Pelatihan Public Speaking untuk meningkatkan kapasitas bagi jajaran pengurus TP PKK Kaltara.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kaltara Hj. Rahmawati Zainal S.H., digelar di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (13/12) pagi.

Rahmawati menyampaikan pelatihan ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan TP PKK Kaltara dan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pengurus secara lebih profesional dan terstruktur.

“PKK adalah gerakan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Setiap pengurus adalah wajah PKK sekaligus representasi keluarga dan pemerintah di mata masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan kita dalam berkomunikasi menjadi sangat penting,” kata Rahmawati.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan komunikasi publik sangat penting bagi pengurus dalam memimpin kegiatan atau memberikan penyuluhan langsung di tengah masyarakat. Dengan berkomunikasi publik yang baik merupakan kunci utama keberhasilan program organisasi.

Rahmawati menuturkan dalam Pelatihan Public Speaking tidak hanya berkutat pada teknik berbicara di depan umum, tetapi juga strategi dalam menghadapi dinamika sosial di era digital saat ini.

“Pengurus harus mampu menempatkan diri, membawa diri serta menjaga etika dan wibawa saat berhadapan dengan publik,” tegasnya.

Ketua TP PKK Kaltara itu juga berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan motivasi kepercayaan diri, memperkuat karakter sebagai penggerak masyarakat serta mewujudkan citra PKK yang elegan, profesional namun tetap hangat dan dekat dengan keluarga.

Rahmawati mengajak seluruh jajaran pengurus dapat terus menjaga kekompakan, semangat pelayanan dan panggilan hati untuk membangun keluarga Indonesia, khususnya di Kaltara.

“Dengan kemampuan komunikasi yang kuat, saya optimis jajarannya dapat menjangkau lebih banyak keluarga, mengedukasi dengan lebih efektif dan menghidupkan 10 Program Pokok PKK secara nyata di lapangan,” pungkasnya.

Kegiatan pelatihan yang menghadirkan narasumber dari LPK Cendana ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan, saling mendukung dan memberi energi baru bagi seluruh pengurus.

(dkisp)

Pemprov Dukung BKPRMI Kaltara Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Karakter Umat

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan apresiasi kepada Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kaltara berkomitmen membina generasi muda serta memberikan ruang dakwah yang kreatif dan penuh manfaat dengan motto juang “Bersatu Bahagia Bersama Masjid”.

Hal itu diutarakan Staf Ahli Gubernur Bidang Aparatur, Pelayanan Publik, dan Kemasyarakatan, Dr. Ir. H. Syahrullah Mursalin, M.P., ketika membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Brigade Masjid BKPRMI digelar di Gedung FKUB Kementerian Agama Kabupaten Bulungan, Jumat (12/12) malam.

“Brigade Masjid bukan hanya sebuah satuan tugas yang menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masjid, tetapi juga barisan pemuda yang siap menjadi teladan dalam akhlak, kedisiplinan, dan pengabdian kepada umat,” kata Syahrullah saat membacakan sambutan Gubernur Kaltara.

Syahrullah menuturkan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan dan masyarakat dalam membentuk ekosistem masjid yang aman, nyaman dan produktif.

“Masjid bukan hanya sebagai sarana beribadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pembinaan karakter umat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Kaltara yang terus bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai kegiatan keagamaan khususnya pembinaan generasi muda.

Ia menegaskan Pemprov Kaltara terus berkomitmen dalam upaya mendukung pemberdayaan generasi muda, penguatan lembaga keagamaan serta memakmurkan masjid sebagai pembinaan umat khususnya di Bumi Benuanta.

“Pemerintah akan terus bersinergi dengan BKPRMI dalam membangun ekosistem masjid yang aman, tertib, inklusif dan berdaya guna,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 28 orang peserta, 14 orang peserta dari Kabupaten Bulungan, 3 orang peserta dari Kota Tarakan, 4 orang peserta dari Kabupaten Malinau, 3 orang peserta dari Kabupaten Nunukan dan 4 orang peserta dari Kabupaten Tana Tidung.

Pembukaan Diklatsar tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Kaltara, Mursalim, S.Pd. beserta seluruh pengurus wilayah BKPRMI se-Kaltara.

(dkisp)