PWI Speak Up Eksistensi Organisasi Wartawan Ke Bupati Nunukan

NUNUKAN-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan kembali menegaskan eksistensinya sebagai organisasi wartawan tertua dan pilar keempat demokrasi yang memiliki posisi strategis dalam mengawal pembangunan di Indonesia.

Melalui audiensi dan silaturahmi bersama Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, Jumat (2/5/25) di Sayn Café & Restro, PWI Nunukan menyampaikan sejumlah agenda yang telah dirumuskan dalam Rapat Kerja tahun 2024 lalu.

Sebagai organisasi profesi, PWI Nunukan selain berperan membina wartawan berpegang pada etika profesi dan kode etik jurnalistik, namun juga berfungsi sebagai sosial kontrol terhadap kebijakan Pemerintah Daerah.
Dalam pertemuan tersebut, PWI Nunukan memaparkan tiga agenda utama yang diharapkan terealisasi pada tahun ini.

Pertama, Program Kerja Tahun 2024 yang merupakan kelanjutan dari program Literasi Media Pedesaan tahun sebelumnya, Kedua, pembentukan Sekretariat Bersama antara PWI, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Ketiga, persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) se-Kalimantan Utara, yang direncanakan Kabupaten Nunukan menjadi tuan rumah.

Dewan Pembina PWI Nunukan, Gazalba Tahir, SH menegaskan PWI Nunukan perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung terlaksananya ketiga agenda tersebut.

“Untuk agenda Porwada Kaltara yang kemungkinan akan dilaksanakan pada Februari tahun depan, kami harus berkoordinasi dengan Bupati Nunukan karena Nunukan sebagai tuan rumah yang akan mengundang seluruh wartawan se-Kalimantan Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PWI Nunukan, Taufik S.Ksi, M.I.Kom, menambahkan bahwa program kerja PWI 2025 merupakan kelanjutan dari program literasi media yang telah berjalan, dan pembentukan sekretariat bersama diharapkan dapat memperkuat sinergi antar organisasi media di daerah.

“Kami berharap semua agenda ini dapat berjalan dan memberikan manfaat besar bagi wartawan dan masyarakat di Nunukan,” tambahnya.

Menanggapi sejumlah agenda yang disampaikan oleh PWI Kabupaten Nunukan, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, menyatakan dukungannya terhadap seluruh kegiatan yang direncanakan PWI Nunukan.

Ia menegaskan bahwa peran PWI sebagai organisasi wartawan sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui fungsi kontrol sosial dan penyebaran informasi yang akurat.

Karena itu, ia meminta PWI Nunukan untuk segera menyusun jadwal kegiatan secara rinci agar dikoordinasikan dengan Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Nunukan.

“Saya pribadi dan atas nama pemerintah daerah sangat mensupport kegiatan ini. PWI bukan hanya mitra pemerintah, tetapi juga pilar penting dalam membangun komunikasi serta pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Nunukan,” kata Bupati Nunukan.

Lebih lanjut, Bupati Irwan Sabri menambahkan, keberadaan PWI sebagai pilar keempat demokrasi sangat vital dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat.

Peran tersebut, kata H. Irwan Sabri, SE, PWI mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan dan pengambilan kebijakan daerah.
Ia berharap PWI dapat terus menjalankan fungsi sosial kontrolnya dengan profesional dan beretika, sehingga kedepannya sinergi antara PWI dan pemerintah daerah semakin diperkuat.

“ Kerjasama yang solid, kita bisa mewujudkan pembangunan yang lebih baik untuk masyakat di Kabupaten Nunukan,” tutupnya.

**pwinnk*

 

Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Siap Serap 120 Ribu Ton Gabah di Kaltara

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Sosialisasi dan Audiensi bersama Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Perum Bulog dari Bulungan dan Tarakan, Rabu (30/4/2025).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat DPKP Kaltara, membahas implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 19 Tahun 2025 yang mengatur tentang investasi pemerintah pada Perum Bulog dalam pengadaan cadangan beras pemerintah.

Kepala DPKP Kaltara Heri Rudiyono menegaskan pentingnya sinergi antar instansi dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kebijakan PMK ini menjadi langkah strategis dalam upaya menstabilkan harga gabah dan beras di daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Hari ini kita menerima kunjungan dari perwakilan Kemenkeu dan Bulog sebagai tindak lanjut dari penugasan Presiden terkait penyerapan gabah hasil panen petani,” ujar Heri.

Dalam rapat tersebut, ia menuturkan pihaknya bersama Bulog dan Kemenkeu telah menyepakati untuk berkolaborasi dalam menyerap seluruh hasil panen petani.

“Alhamdulillah, kita sudah berdiskusi dan sepakat bahwa hasil panen sekitar 126 ribu ton gabah kering panen akan diserap oleh Bulog sebanyak 120 ribu ton. Artinya, nyaris seluruh hasil panen dapat tertampung,” jelasnya.

Dengan kepastian ini, para petani di Kaltara diharapkan tidak lagi ragu untuk menanam bahkan bisa termotivasi untuk mengembangkan dan meningkatkan hasil pertanian di daerahnya.

“Sekarang petani bisa lebih percaya diri untuk mengembangkan lahan dan berinovasi, tanpa khawatir hasil panennya tidak terbeli,” tutup Heri.

(dkisp)

Momentum Semangat Kebersamaan Pemerintah, Pengusaha Dan Pekerja

TARAKAN – Memperingati Hari Buruh (Mayday) 2025, Federasi Kebangkitan Buruh Indonesia (FKUI) Kota Tarakan menggelar kegiatan Jalan Sehat, Senam Sehat serta bakti sosial yang dihadiri langsung Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum pada Kamis (1/5).

Giat yang dilaksanakan di Kompleks Perumahan Intraca, Gubernur Zainal mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pekerja terkhususnya FKUI yang menginisiasi terselenggaranya kegiatan jalan sehat, dirangkaikan senam sehat, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

“Peringatan Mayday tahun 2025 dapat memberikan makna yang besar kepada seluruh pekerja dan buruh yang bekerja di wilayah Kalimantan Utara,” kata Zainal

Gubernur Zainal menyebutkan peringatan hari buruh merupakan momentum penting untuk merajut kebersamaan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja serta produktivitas nasional.

“Para pekerja dan buruh merupakan tulang punggung perekonomian daerah, yang bekerja keras untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen untuk terus mendukung perlindungan dan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh buruh di Kaltara.

Berbagai upaya dilakukan untuk menciptakan kebijakan yang adil dan merata bagi para buruh dengan semangat, selamat, sehat, dan terlindungi sehingga dapat memberikan dan menerima hasil yang terbaik.

Selanjutnya, Gubernur Zainal berharap peringatan hari buruh ini dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Melalui hubungan baik semua pihak dapat tercipta kerja sama yang harmonis dengan semua pihak untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong produktivitas nasional yang positif.

“Saya percaya dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, kita dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan produktivitas nasional,” pungkasnya.

Turut hadir diantaranya Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Hary Sudwijanto, S.I.K., M.Si, Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Adek Chandra Kurniawan, Danlantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Dr. Ferry Supriady, S.T., M.M., M. Tr.Opsla., CIQaR., Danlanud Anang Busra Kolonel PnB Dedy Supriyanto, S.M., M.Han., unsur Forkopimda Kaltara serta para buruh, pengusaha dan pekerja.

(dkisp)

Butuh Renovasi, Komisi II DPRD Tinjau Langsung Kantor BNNK Nunukan

NUNUKAN-Renovasi dan peningkatan fasilitas kantor BNNK Nunukan akan di perjuangkan, Hal ini di ungkapkan oleh Andi Fajrul Syam, SH selaku ketua komisi II DPRD Nunukan saat melakukan peninjauan langsung ke Kantor BNNK Nunukan. Rabu, 30 April 2025.

Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan merupakan salah satu bangunan yang masih berstatus milik pemerintah Daerah, yang kini membutuhkan perhatian guna mendukung tugas, fungsi serta optimalnya kinerja dari BNN Kab.Nunukan dalam mewujudkan program pemerintah yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden.

Dalam kunjungan Ketua komisi II DPRD tersebut mendapati sejumlah kerusakan seperti plafon kantor yang mengalami kebocoran sehingga membuat ruangan terkadang di penuhi rembesan air saat hujan turun, kemudian instalasi listrik belum tertata dengan baik yang di nilai dapat membahayakan pengoprasian kantor, di sisi lain perlunya fasilitas pendukung lainnya dalam hal ini Gedung Rehabilitasi bagi pengguna, pecandu Narkoba di Nunukan.

Ketua Komisi II tersebut mengatakan bahwa salah satu pentingnya Gedung untuk rehabilitasi pecandu narkoba, mengingat semakin meningkatnya para korban narkoba di Kab.Nunukan


” Salah satu kendala yang di hadapi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan rehabilitasi di sebabkan  belum ada gedung khusus  untuk rehabilitasi dan saat ini pecandu biasanya di kirim ke Samarinda, ini membutuhkan biaya yang besar”. Ucap Andi Fajrul.

Dalam kesempatan itu, Anton Suriyadi Siagian, S.H.,M.H selaku Kepala BNN Kabupaten Nunukan mengatakan bahwa kondisi gedung atau kantor BNNK sudah termakan usia dimana terdapat bahwa gedung tersebut merupakan gedung pertama Bupati berkantor, di sisi lain yang ada belum memadai untuk mendukung tugas dari BNN, sehingga ia berharap agar dapat terjalinnya sinergi yang kuat antara BNN dan pemerintah daerah untuk menunjang tugas BNN Kabupaten Nunukan.

” Fasilitas harus mendukung kerja-kerja BNN agar program pemberantasan narkoba lebih maksimal” Ujarnya.

Untuk mendukung tugas dan fungsi BNNK dalam memberantas narkoba di Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, S.H selaku ketua komisi II DPRD Nunukan akan meneruskan hal ini kepada pihak terkait, ia menegaskan bahkan renovasi dan peningkatan fasilitas kantor BNNK Nunukan akan di perjuangkan melalui DPRD dan Pemerintah Daerah sebagaimana amanat dari peraturan daerah tentang fasilitas P4GN di Kabupaten Nunukan.

(BNNK Nunukan)

 

 

Jelang May Day, Pemprov Dukung Pengamanan yang Tangguh dan Profesional

TANJUNG SELOR — Dalam upaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kalimantan Utara berjalan aman dan kondusif, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyelenggarakan kegiatan peningkatan kemampuan bagi personel Polri dan Satpol PP. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, SE.,M.Si, di Ruang Rapat Lantai I Kantor Gubernur, Rabu, (30/4).

Dalam sambutannya, Ingkong Ala menegaskan bahwa pelatihan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sumber daya manusia, serta mendukung pembangunan sistem keamanan yang tangguh dan profesional.

“Kita tidak hanya ingin personel siap secara fisik, tetapi juga mampu bersikap humanis dan komunikatif saat menghadapi masyarakat, khususnya dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang sering terjadi pada Hari Buruh,” ujar Ingkong.

Peringatan May Day 2025 mengangkat tema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”, yang menurut Ingkong selaras dengan semangat kolaborasi antara pekerja, pemerintah, dan pelaku usaha.

Lebih lanjut, Wagub mengingatkan bahwa pengamanan May Day tidak sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga bagian dari memastikan kebebasan menyampaikan aspirasi tetap terjaga dalam bingkai demokrasi yang bermartabat.

“Dinamika buruh di Kaltara sangat beragam. Dari sektor perkebunan, pertambangan hingga konstruksi. Setiap sektor memiliki tantangan masing-masing, dan hal ini harus dipahami oleh aparat dalam menjalankan tugas,” katanya.

Wagub juga menegaskan pentingnya prinsip Presisi dalam pengamanan: prediktif, bertanggung jawab, dan transparan berkeadilan. Ia mengajak seluruh pihak untuk membangun komunikasi terbuka, memperkuat dialog sosial, dan mencegah konflik melalui pendekatan kolaboratif.

Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh personel pengamanan siap secara teknis dan taktis, serta mampu menjaga objek vital daerah dari potensi gangguan kamtibmas menjelang dan saat May Day berlangsung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Hary Sudwijanto, S.I.K., M.Si, beserta jajaran, Korem 092 Maharajalila, Staf Ahli bidang Hukum Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan Setda Kaltara, Robby Yuridi Hatman, S.Sos, MT., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kaltara, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Utara, Kapolresta Bulungan, AKBP. Rofikoh Yuniyanto, S.I.K dan Personel Gabungan.

(dkisp)