Pemprov dan Skala Gelar Bimtek Pemanfaatan Analisis Data Masyarakat Sipil

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bappeda-Litbang) yang bekerja sama dengan Program Kemitraan Indonesia-Australia yaitu program Skala menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Analisis Data Bagi Jaringan Masyarakat Sipil Provinsi Kaltara, Senin (6/5).

Kepala Bappeda-Litbang Kaltara Bertius, S.Hut., membuka langsung acara hasil kerjasama antara Pemprov Kaltara dan program Skala yang menghadirkan narasumber serta peserta yang berasal dari berbagai unsur lapisan masyarakat yang ada di Kaltara.

“Sebagai daerah dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang besar, saat ini tengah berupaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Bertius.

Sebagai upaya mewujudkan Good Governance, Pemprov Kaltara bersama program Skala mengambil isu utama tentang gender, disabilitas dan inklusi sosial (Gedsi) melalui dua pendekatan strategis.

“Pendekatan pertama adalah penguatan dari sisi supply, yaitu dari unsur pemerintah (melalui peningkatan kapasitas aparatur serta pengembangan instrument). Pendekatan kedua yaitu penguatan sisi demand, melalui pemberdayaan kelompok rentan-anak, Perempuan, penyandang disabilitas, masyarakat adat, lansia dan lainnya,” lanjutnya.

Bimtek yang akan berlangsung selama dua hari ini merupakan salah satu bentuk nyata, kolaborasi antara Pemprov Kaltara dengan program Skala dalam memperkuat peran JMS. Melalui bimtek ini juga akan diberikan keterampilan analisis terhadap data registrasi sosial ekonomi (Reksosek), standar pelayanan minimal (SPM) dan Anggaran Responsif Gender (ARG).

(dkisp)

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Berikan 11 Rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Nunukan Tahun 2024

NUNUKAN- sebanyak 11 rekomendasi DPRD menjadi catatan penting,yang disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 masa persidangan II, tentang penyampaian rekomendasi DPRD atas laporan keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nunukan TA.2024, yang diselenggarakan di ruang rapat Paripurna DPRD Nunukan. Senin, 05/05/2025.

Dalam paripurna kali ini Sadam Husein selaku juru bicara DPRD menyampaikan bahwa DPRD selaku lembaga representasi rakyat dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah berdasarkan LKPJ, untuk perbaikan kebijakan pembangunan pada masa yang akan datang

“Sudah menjadi tugas DPRD untuk memberikan catatan dan rekomendasi strategis atas implementasi kebijakan daerah yang telah di jalankan”. Kata Saddam Husein

Selanjutnya, ia menyampaikan rekomendasi DPRD Kab.Nunukan sebagai hasil monitoring LKPJ Bupati dalam realisasi kegiatan yang sudah di lakukan di Kab.Nunukan.

Pertama, adanya kegiatan pembangunan jalan yang tidak sesuai dengan kontrak kerja, dimana kegiatan tersebut dalam kontrak kerja berada di wilayah Desa Sp 1, Sp2, dan $p3 namun dalam pekerjaan hanya dilakukan di wilayah Desa Sp 1 Kecamatan Tulin Onsol.

Kedua, Pembangunan Box culvert atau jembatan di desa lajur KecamatanTulin onsoi yg sampai sekarang tidak dituntaskan pekerjaannya sehingga membuat jalan menjadi tidak teratur “karena terhalang oleh sisa material dan alat berat yang masih berada di lokasi kegiatan tersebut.

Ketiga, pembangunan gedung rawat inap Puskesmas Kecamatan Tulin onsoi yang telah terealisasi seratus persen tetapi belum difungsikan karena terhalang oleh gedung rawat inap yang . lama yang sudah dalam kondisi rusak berat dan perlu untuk di rekonstruksi atau penghapusan agar akses jalan masuk terbuka ke gedung yang baru dibangun.

Keempat, di Kecamatan Sebatik adanya kegiatan pembangunan yang sudah berakhir tahun 2024 baik vang telah mencapai progres pekerjaan 100 persen maupun yang belum selesai, tetapi belum diakukan pembayaran sesuai dengan progress pekerjaan yang dilakukan oleh Dinas PU, Dinas Pendidikan dan Dinas kesehatan.

Kelima, Pemerintah Daerah melalui instansi terkait perlu mengganti pintu air jaringan irigasi yang berada di Kecamatan Sebatik Barat untuk kepentingan pengairan lahan pertanian dan Perkebunan.

Keenam, Percepatan penyelesaian pembangunan akses jalan dari Kabupaten Malinau ke Kecamatan Long Bawan di kawasan dataran tinggi Krayan.

Ketujuh, Pemerintah Daerah harus memberikan perhatian khusus terkait. permasalahan pendidikan Gan Kesehatan di Kabupaten Nunukan khusuanya wiayah dataran tinggi Krayan sehingga masyarakat di wilayah Ini dapat hidup Inyak seperti masyarakat di wilayah lain di Kabupaten Nunukan.

Kedelapan, Percepatan realisasi pembangunan jalan darat di wilayah Kecamatan Lumbis sampal Kecamatan Lumbis Hulu dan dengan adanya PLBN Labang di Kecamatan Lumbis Pansiangan dimana beberapa lokasi tersebut mempakan jalur perbatasan sebagai Entry Point of Indonesia menuju Negara tetangga yaitu Malaysia.

Kesembilan, Pemerintah Daerah harus lebih memperhatikan kebutuhan sarana dan prasarana kesehatan, tenaga medis dan ketersediaan obat — obatan di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan, khususnya UPTD Rumah Sakit Pratama seperti Pulau Sebatik, Sebuku dan Krayan.

Kesepuluh, Peningkatan mutu layanan kesehatan di RSUD Kabupaten Nunukan perlu untuk di maksimalkan sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Nunukan serta penerapan sistem digitalisasi pelayanan sehingga jaminan pelayanan kesehatan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik.

Kesebelas, Pemerintah Daerah perlu segera merealisasikan pembangunan terminal dan lokasi parkiran kendaraan di dermaga penumpang sei ular sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di sepanjang jalan ne nasional di sekitar sei ular.

Melalui rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan arah kebijakan pembangunan yang ada di Kabupaten Nunukan untuk masa yang akan datang.

Meri

Dr. Andi Muliyono Tegaskan 11 Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati 2024, Fungsi Anggota Legislatif Tetap Berjalan.

NUNUKAN- Juru Bicara Tim Monitoring DPRD Nunukan, Dr. Andi Muliyono menegaskan bahwa DPRD telah menerbitkan 11 Rekomendasi terhadap LKP Bupati 2024 maka tiga fungsi anggota legislative tetap berjalan.

Hal ini disampaikan melalui rapat paripurna Internal DPRD Nunukan, tentang pengambilan Keputusan DPRD terhadap hasil pembasahan LKPJ Bupati 2024, Senin (5/5/25) di ruang rapat paripurna.

“  Kami berharap kepada seluruh anggota dewan jangan berdiam diri, tetap melaksanakan fungsi budjeting, legislasi, dan pengawasan tetap berjalan, karena diamnya anggota daerah maka hancurlah suatu daerah.” tegas Ketua Komisi I DPRD Nunukan ini.

Dalam rapat tersebut, 11 rekomendasi yang disampaikan anggota legislative berdasarkan hasil monitoring beberapa minggu lalu.

Anggota DPRD Nunukan menemukan realisasi Pembangunan tidak sesuai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nunukan.

DPRD berharap rekomendasi ini menjadi catatan strategis bagi pemerintahan baru agar dapat membenahi dan meningkatkan sinergi pembangunan yang sesuai dengan harapan konstituen, untuk mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.***

(SIMPATIK)

Gubernur Sambut Kunjungan Kerja Sestama BNPP

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menyambut kedatangan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan Republik Indonesia (BNPP-RI), Komjen Pol. Makhruzi Rahman di Bumi Benuanta.

Gubernur didampingi Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si dan Kepala Badan Perbatasan Kaltara Dr. Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang menyambut hangat kedatangan rombongan di VIP Room Bandara Juwata, Tarakan, Senin (5/5).

Dalam kunjungannya di Kaltara, rombongan BNPP -RI disambut dengan prosesi adat tepung tawar sebagai bentuk ucapan selamat datang kepada tamu/orang yang dihormati serta pemberian syal khas Kaltara oleh Gubernur Kaltara.

BNPP-RI akan melakukan beberapa peninjauan langsung dikawasan perbatasan, antara lain di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan.

Pemprov Kaltara menyampaikan sejumlah usulan strategis, meliputi pembangunan jembatan dan akses jalan di wilayah Krayan, Kabupaten Malinau, serta pemeliharaan jalan kabupaten untuk mendukung program swasembada pangan di kawasan perbatasan.

Kondisi keterbatasan akses ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, mulai dari terhambatnya distribusi kebutuhan pokok, tingginya harga sembako dan BBM, hingga meningkatnya potensi kerawanan keamanan di kawasan perbatasan.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, Bupati Malinau Wempi W. Mawa, dan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dengan Sestama BNPP-RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, di Ruang Rapat Sekretariat Tetap BNPP RI, pada akhir bulan lalu.

Komjen Pol. Makhruzi Rahman, menyampaikan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan Kalimantan Utara sebagai prasyarat utama keberhasilan program strategis nasional.

“Wilayah perbatasan adalah wajah terdepan Indonesia. Kita tidak boleh membiarkan masyarakat di sana tertinggal hanya karena akses yang belum memadai,” ungkap Komjen Pol. Makhruzi.

Untuk itu, Komjen Pol Makhruzi meminta agar seluruh usulan pembangunan segera dituangkan secara resmi dalam bentuk surat dari pemerintah daerah, agar dapat segera ditindaklanjuti dalam perencanaan strategis BNPP RI.

(dkisp)

Wagub Ingkong Ingatkan ASN Tunjukkan Semangat Kerja Melayani Masyarakat

TANJUNG SELOR – Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai kewenangannya. Disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si dalam apel gabungan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara digelar di Lapangan Agathis, Senin (5/5) pagi.

Memimpin apel rutin ini, Wagub Ingkong mengingatkan selaku ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemprov Kaltara memiliki tugas dan tanggung jawab tidak hanya berdasarkan kemampuan tapi keinginan berjuang menjadi lebih baik.

“Kita para ASN adalah untuk melayani masyarakat melayani publik. Oleh karena itu kita harus serius bekerja, karena ada anak dan istri atau suami senantiasa mendoakan kita dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yang diembankan dan diberikan Tuhan kepada kita,” kata Wagub Ingkong.

Wagub Ingkong meminta seluruh ASN dalam menjalankan tugasnya dapat termotivasi dan memiliki etos kerja semangat tinggi yang terus dibangun dengan sesama aparatur dilingkungan kerja atau dikantornya dinasnya.

“Tunjukkan etos kerja yang tinggi, dedikasi dan integritas yang baik, pasti Tuhan sendiri melihat apalagi atasan kerja masing – masing, pasti tidak susah memantau, mengevaluasi dan mengetahui identifikasi pekerja pegawai,” tegasnya.

Namun, ia mengingatkan ASN dan PPPK dalam menunaikan tugasnya jangan mencari sebuah kepentingan pribadi dengan menjatuhkan, menjelekkan, dan memfitnah apalagi berhadapan dengan hukum tapi tunjukkan dengan kualitas kerja.

Selanjutnya, Wagub Ingkong menghimbau seluruh pejabat agar dapat memperdayakan semua stafnya dengan lebih baik.

“Berdayakan sesuai jobnya, jangan sampai ada atasan tidak memberdayakan stafnya, tapi malah berdayakan orang lain. Pemimpin tersebut menciptakan hal-hal yang tidak kondusif di dalam lingkungan kantor,” jelasnya.

Para atasan, sebut Wagub Ingkong diharapkan memberikan tugas dan tanggung jawab ASN sesuai dengan pekerjaan masing – masing, agar tercipta suasana yang baik dan harmonis dalam lingkungan kerja, serta menumbuhkan semangat kerja.

Sedangkan bagi yang belum mendapat kesempatan jabatan atau tugas harus dapat mendukung bagi yang sudah diberi kewenangan, juga termotivasi untuk meningkatkan kemampuannya dalam bekerja.

“Jadi tugas apa pun yang diberikan kepada kita itu adalah tanggung jawab kita bersama, saya yakin dan percaya bahwa seluruh ASN Provinsi Kalimantan Utara dan PPPK yang hadir dalam kesempatan ini merupakan komitmen bukti nyata kebersamaan dan semangat,” pungkasnya.

(dkisp)