Polsek Sebatik Timur Laksanakan Pemipilan Jagung sebagai Wujud Dukungan Program Ketahanan Pangan Nasional

NUNUKAN – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Personel Polsek Sebatik Timur melaksanakan kegiatan pemipilan jagung menggunakan mesin pada Kamis (5/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan. Pemipilan jagung dilakukan dengan menggunakan mesin pemipil jagung milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Lapri sebagai sarana pendukung kegiatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, hadir Waka Polsek Sebatik Timur IPDA Misni, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Lapri, serta anggota BUMDes Desa Lapri. Kehadiran personel Polri bersama unsur desa merupakan wujud sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah.

Adapun jagung yang dipipil merupakan hasil panen dari kegiatan penanaman pada kuartal IV Tahun 2025. Dari hasil pemipilan tersebut, diperoleh jagung pipil sebanyak enam karung yang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat Desa Lapri.

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Polsek Sebatik Timur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya ketahanan pangan. Kegiatan pemipilan jagung ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat serta upaya bersama menuju Indonesia Emas,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dengan baik guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah Kabupaten Nunukan, khususnya di daerah perbatasan.

Melalui kegiatan ini, Polsek Sebatik Timur diharapkan dapat menjadi motivator bagi masyarakat dalam mengelola potensi pertanian yang ada, sehingga mampu meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa. (*)

Pemprov Pastikan Stok Beras Aman

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan bahwa stok beras di Kaltara saat ini masih aman dan cukup memenuhi kebutuhan enam bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, Bustan saat turun melakukan pengecekan bersama Tim Satgas Pangan Kaltara dan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan di Tanjung Selor Kamis (5/2).

“Ini kita kolaborasi dengan Bapanas (Badan Pangan Nasional), Polda Kaltara serta Bulog. Kita turun ke lapangan untuk memastikan stok bahan pangan aman menjelang HBKN (hari besar keagamaan nasional),” ujar Bustan saat dikonfirmasi usai kegiatan itu.

Bustan mengatakan, pengecekan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang digelar secara daring, Rabu (4/2).

Beberapa jenis komoditas pun dipantau di lapangan oleh Tim Satgas Pangan ini, mulai dari beras, gula, minyak, bawang putih, bawang merah hingga sejumlah komoditas bahan pokok lainnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan pantauan tersebut, stok bahan pokok di provinsi ke-34 Indonesia ini masih dalam kategori aman dan tersedia. Termasuk untuk harganya juga masih terkendali.

Namun, ada satu hal yang menjadi sorotan saat proses pemantauan berlangsung, yakni soal izin edar dari beras yang dijual. Karena, dari pengecekan yang dilakukan tim, ditemukan ada yang belum ‘mengantongi’ izin edar dan ada yang belum perpanjang izin edar.

“Tadi kita sudah sampaikan ke pemilik ritel modern dan distributor di pasar soal adanya beras yang tidak ada izin edar. Ini kami minta segera ditindaklanjuti untuk izin edarnya segera diurus,” tegasnya.

Secara umum ketersediaan bahan pokok di Kaltara masih aman dan harga jualnya juga stabil, yang mana untuk besar jenis premium itu di kisaran Rp16 ribu – Rp17 ribu per kilogram tergantung merk.

“Jadi masyarakat jangan resah, insyaallah aman,” pungkasnya.

(dkisp)

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Resmi Dilantik Bersama dengan Pejabat Fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri melantik secara resmi Penjabat Sekretris Daerah Kabupaten Nunukan Drs Raden Iwan Kurniawan M A P bersama dengan 20 orang Pejabat Fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Rabu (4/2/26).

Pelantikan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Hj. Leppa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Hj. Andi Maryati, Unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, Ketua TP2D, Pimpinan Instansi Vertikal, dan Pimpinan Perbankan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan ucapan selamat, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan bimbingan-Nya dalam mengemban tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan,”ungkap Bupati dalam sambutannya.

Bupati H. Irwan juga mengingatkan bahwa jabatan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga merupakan tanggung jawab besar yang menuntut integritas, profesionalisme, loyalitas, serta kepemimpinan yang kuat.

Sekretaris Daerah memiliki peran yang sangat strategis sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan, penggerak birokrasi, serta sebagai penghubung antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah.

“Oleh karena itu, dengan dilantiknya Penjabat Sekretaris Daerah mulai hari ini, saya berharap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan pada Tahun Anggaran 2026 dapat segera dieksekusi,”pungkasnya.

H. Irwan juga mengajak untuk tidak meninggalkan kebiasaan menumpuk penyerapan anggaran di akhir tahun, dan mulai melaksanakan penyerapan anggaran secara peroporsional guna mendukung pergerakan ekonomi di masyarakat.

Untuk menghidupkan dan memperkuat disiplin serta karakter masyarakat, H. Irwan meminta Penjabat Sekretaris benar-benar mengawal pelaksanaan program jam belajar bagi anak-anak sekolah yaitu mulai pukul 19.00 Wita hingga pukul 21.00 Wita.

“Selain agenda-agenda tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah juga saya minta untuk memperkuat sinergi program antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita dari Pemerintah Presiden Prabowo Subianto,”ungkapnya lagi.

H. Irwan juga Mengingatkan saat ini masih di awal Tahun Anggaran 2026 agar Penjabat Sekretaris Daerah bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah segera bergerak dan memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Diakhir acara Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melakasanakan penendatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dengan Pengadilan Negeri Nunukan Tentang Sistem Integritas Layanan antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan Pengadilan Negeri Nunukan.

Maksud dan tujuan dari penandatanganan MoU ini agar semua pihak terkait dapat berkolaborasi untuk mewujudkan peningkatan pelayanan publik bagi Masyarakat Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Gubernur Audiensi dengan Mensos, Dorong Percepatan Program Kesejahteraan

JAKARTA – Audiensi bersama Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Drs. K.H. Saifullah Yusuf, S.I.P., dimanfaatkan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum untuk memperjuangkan berbagai program kesejahteraan bagi masyarakat Kaltara.

Pertemuan yang berlangsung santai di Cafe More Kemensos, Rabu (4/2), menjadi ruang dialog terbuka antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan Kementerian Sosial (Kemensos). Didampingi jajaran kepala perangkat daerah terkait, Gubernur Zainal menyampaikan langsung berbagai kebutuhan strategis daerah.

Gubernur Zainal mengapresiasi atas sambutan Menteri Sosial. Menurutnya, suasana santai namun tetap fokus pada substansi membuat komunikasi berjalan lebih efektif.

“Saya sudah beberapa kali menghadapi menteri-menteri. Namun baru kali ini diterima dengan suasana seperti ini, komunikasi jauh lebih efektif dan solutif,” kata Gubernur Zainal.

Dalam pertemuan itu, Gubernur menegaskan komitmen Pemprov Kaltara dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat. Dua desa yang telah disiapkan, yakni Desa Gunung Sari dan Desa Ardi Mulyo, masih terkendala status lahan milik Kementerian Transmigrasi.

Sebagai solusi, Pemprov Kaltara siap menyediakan lahan alternatif milik pemerintah provinsi seluas 8 hingga 10 hektare di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM).

“Jika proses di kementerian lain memakan waktu lama, kami siap menyiapkan lahan sendiri. Sekolah ini harus segera hadir dan benar-benar diperuntukkan bagi warga miskin. Kalau ada yang mampu secara ekonomi, harus dicabut kepesertaannya,” tegas Gubernur.

Di sektor kesehatan, Zainal mengungkapkan Pemprov Kaltara selama 2015–2025 telah menanggung asuransi kesehatan sekitar 44.000 jiwa melalui APBD. Namun keterbatasan fiskal akibat pemotongan Transfer Ke Daerah (TKD) hingga Rp1 triliun membuat daerah membutuhkan dukungan pusat.

“Kami berharap dukungan Kemensos untuk 37 ribu warga miskin bisa dialihkan menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN APBN agar tidak ada lagi penolakan layanan kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajukan dukungan anggaran sekitar Rp4 Miliar untuk penguatan sarana prasarana penanggulangan bencana dan rehabilitasi sosial, termasuk pembangunan gudang logistik dan pengadaan kendaraan operasional menjangkau wilayah terpencil.

Kaltara yang baru menginjak usia 13 tahun dinilai memerlukan Sentra Rehabilitasi Sosial mandiri mengingat selama ini masih bergantung pada daerah lain di Kalimantan.

“Kami terus mematuhi arahan Bapak Presiden mengenai program kesejahteraan. Kami berharap dukungan infrastruktur ini menjadi kado bagi masyarakat Kaltara dalam memulihkan fungsi sosial dan layanan dasar,” tutup Zainal.

Menanggapi hal tersebut, Mensos Saifullah Yusuf menyatakan dukungan dan meminta jajaran teknis segera menindaklanjuti aspek administrasi dan legalitas lahan.

Gubernur Zainal berharap sinergi pusat dan daerah semakin kuat dalam memastikan masyarakat Kaltara, khususnya wilayah perbatasan mendapatkan perlindungan dan layanan sosial yang layak.

(dkisp)

Polri Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Nunukan Gelar Pembersihan Lahan untuk Penanaman Jagung

NUNUKAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Nunukan menggelar kegiatan pembersihan lahan untuk persiapan penanaman jagung pipil di Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimenggaris, Kabupaten Nunukan, pada Selasa (03/02/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini meliputi pemerataan lahan, pembersihan gulma, serta pembuatan bedengan pada lahan seluas kurang lebih 1 hektar milik warga setempat. Lahan tersebut direncanakan akan digunakan untuk penanaman jagung pipil pada Februari 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ps. Kapolsubsektor Sei Ular Aiptu Marangkup Aruan, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Sekaduyan Taka Aipda Andi Parlan, S.H., serta masyarakat setempat yang bersama-sama melakukan pembersihan lahan secara gotong royong.

Kapolsek Nunukan IPTU Disco Barasa, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di sektor pertanian sekaligus upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat.

“Saat ini, proses pembersihan lahan masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap, termasuk melalui penyemprotan rumput liar agar lahan siap digunakan saat masa tanam,” ujar Kapolsek.

Melalui kegiatan ini diharapkan hasil produksi jagung dapat meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. (*)