Bupati Nunukan Hadiri Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M, Bupati : Peringatan Nuzulul Qur’an pada malam hari ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk kembali memperkuat komitmen dalam mendekatkan diri kepada Al Qur’an

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Masjid Agung Al Mujahidin Nunukan. Senin (9/3/26).

Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini menghadirkan Penceramah Drs. H. Arifuddin Lewa dari Sulawesi Selatan, serta turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh agama.

Dalam sambutannya, Bupati H. Irwan menyampaikan bahwa Al Qur’an bukan hanya untuk dibaca atau dihafalkan semata, tetapi juga harus dipahami, dipelajari, dan yang terpenting adalah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai Al Qur’an hendaknya menjadi pedoman dalam bersikap, dalam bermasyarakat, serta dalam membangun kehidupan yang penuh kedamaian dan kebersamaan,”ungkapnya.

Sebagai Pemerintah Daerah, H. Irwan berkomitmen untuk terus mendukung penguatan nilai-nilai Al Qur’an di tengah masyarakat.

“Dalam kesempatan yang baik ini pula, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan untuk terus memperkuat persatuan, menjaga silaturahmi, serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah,”ujarnya.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Hadiri RUPS Bankaltimtara, Dorong Penguatan Peran Bank Daerah

NUNUKAN – Pemerintah daerah di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mendorong PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim Kaltara (Bankaltimtara) untuk terus mempercepat pertumbuhan kinerja serta melakukan berbagai inovasi layanan perbankan. Langkah ini dinilai penting guna memperkuat peran bank daerah sebagai pendorong pembangunan dan penggerak ekonomi di tengah tantangan fiskal daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bankaltimtara yang digelar di Harum Resort, Kamis (5/3/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud selaku pemegang saham pengendali dan dihadiri Gubernur Kalimantan Utara serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Dalam forum tersebut, para kepala daerah sepakat bahwa Bankaltimtara harus mampu meningkatkan kinerja, memperluas layanan, serta memperkuat inovasi guna menjawab kebutuhan pembangunan daerah yang terus meningkat.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan dukungannya agar Bankaltimtara terus berkembang dan berperan lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi tantangan seiring dengan tren penurunan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Karena itu, peran bank daerah menjadi sangat strategis dalam mendukung pembangunan dan penguatan ekonomi lokal.

“Kita sepakat bahwa BPD harus mampu berkembang lebih cepat. Kebutuhan pembangunan daerah semakin besar, sementara di sisi lain TKD mengalami penurunan. Bank daerah harus menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri,” ujar Irwan Sabri.

Melalui RUPS tersebut diharapkan Bankaltimtara dapat terus meningkatkan kinerja, memperluas kontribusi terhadap pembangunan daerah, serta memberikan layanan perbankan yang semakin modern, inklusif, dan kompetitif.

(PROKOMPIM)

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov dan Polda Kaltara Perkuat Sinergi Pengamanan Lebaran

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengikuti Rapat Teknis Pengamanan Perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Gedung Rupatama Bhara Daksa, Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kaltara, Selasa (10/3).

Rapat koordinasi yang dipimpin Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., ini membahas kesiapan pengamanan menjelang, saat, hingga setelah momentum Lebaran agar situasi tetap aman dan kondusif.

Hadir mewakili Gubernur Kaltara, Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Pollymaart Sijabat, SKM., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Kaltara atas inisiatif penyelenggaraan rapat teknis tersebut sebagai upaya memperkuat koordinasi antarinstansi.

“Forum ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas instansi agar seluruh rangkaian kegiatan Idulfitri dapat berjalan aman dan lancar,” kata Pollymaart.

Ia menjelaskan, setiap momen Idulfitri biasanya diiringi peningkatan mobilitas masyarakat. Aktivitas mudik, arus balik, kegiatan perdagangan hingga ibadah membuat berbagai sektor harus siap mengantisipasi potensi kerawanan.

Pollymaart berharap seluruh instansi yang hadir dapat menyampaikan kesiapan di bidang masing-masing, baik terkait pengamanan, transportasi, kesiapsiagaan bencana, hingga pelayanan publik.

Ia menambahkan peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dukungan juga datang dari Basarnas, Satgaswil Densus 88, serta Kanwil Kementerian Agama dalam mendukung kelancaran kegiatan ibadah.

Di sektor transportasi, kesiapan Bandara Juwata Tarakan, pelabuhan di bawah pengawasan KSOP Tarakan, serta dukungan informasi cuaca dari BMKG di Bulungan dan Tarakan menjadi faktor krusial untuk memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

Selain itu, kesiapan sektor transportasi juga menjadi perhatian, termasuk Bandara Internasional Juwata Tarakan, pelabuhan di bawah pengawasan KSOP Tarakan, serta informasi cuaca dari BMKG di Bulungan dan Tarakan.

Pollymaart juga meminta perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltara ikut mendukung melalui layanan kesehatan, kesiapan infrastruktur jalan, pengendalian harga bahan pokok, serta penyiapan posko pelayanan bagi masyarakat.

“Sinergi dan kolaborasi semua pihak sangat penting agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

(dkisp)

Pemprov dan BPKP Kaltara Perkuat Koordinasi, Bahas Tantangan Keuangan Daerah

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kaltara guna memperbaiki kebijakan dan memperkuat tata kelola pemerintahan dalam penyelesaian berbagai isu strategis daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menerima audiensi Kepala Perwakilan BPKP Kaltara, Sindu Senjaya Aji beserta jajaran di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (9/3).

Pertemuan ini sekaligus menjadi agenda penyampaian Laporan Eksekutif Daerah (LED) BPKP Kaltara Semester II Tahun 2025, yang memuat berbagai evaluasi dan rekomendasi terkait pembangunan di Kaltara.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal menyampaikan salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah kondisi keuangan daerah akibat penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Kaltara pada tahun 2026.

Menurutnya, penurunan tersebut membuat pemerintah daerah harus menyesuaikan rencana belanja serta melakukan evaluasi terhadap prioritas pembangunan daerah.

“Rencana pembangunan yang sudah disusun harus disesuaikan kembali karena adanya pemotongan TKD,” ujarnya.

Ia mencontohkan, kondisi tersebut berdampak pada lambannya peningkatan dan perbaikan jalan poros yang menghubungkan Tanjung Selor dengan desa-desa di Kecamatan Tanjung Palas Timur, termasuk akses menuju kawasan industri PT. KIPI di Tanah Kuning dan Mangkupadi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Zainal berencana melibatkan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut agar turut berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saya ingin mengundang perusahaan-perusahaan di kawasan itu untuk berpartisipasi membantu pembangunan jalan melalui CSR. Saya melihat di Berau hanya beberapa perusahaan diminta CSR dan berhasil menyelesaikan jembatan,” jelasnya.

Zainal menegaskan, keterlibatan semua pihak sangat penting agar pembangunan daerah tetap berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk terus memperkuat pengawasan serta kolaborasi dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan di Bumi Benuanta.

(dkisp)

Gubernur Buka HLM TPID se-Kaltara, Tekankan Pengendalian Inflasi Jaga Daya Beli Masyarakat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya pengendalian inflasi sebagai upaya menjaga stabilitas perekonomian daerah dan daya beli masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan “High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Kaltara” yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Senin (9/3).

Gubernur Zainal menyebutkan inflasi yang stabil dan terkendali menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga perekonomian daerah.

“Inflasi yang stabil sangat penting untuk menjaga kondisi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya Gubernur.

Ia menjelaskan perkembangan inflasi sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat serta pencapaian pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama pemerintah kabupaten dan kota di Kaltara perlu untuk terus memberikan perhatian terhadap perkembangan angka inflasi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, pada Februari 2026 inflasi Kaltara secara bulanan (month to month) tercatat sebesar 0,47 persen, secara tahun kalender (year to date) 0,57 persen, dan secara tahunan (year on year) sebesar 4,75 persen.

“Angka tersebut merupakan agregat dari kondisi inflasi di kabupaten dan kota di Kaltara,” jelasnya.

Zainal berharap seluruh TPID se-Kaltara terus mencermati perkembangan inflasi baik dari Indeks Harga Konsumen (IHK) maupun Indeks Perkembangan Harga (IPH) agar langkah intervensi pengendalian inflasi dapat berjalan efektif.

Ia juga mengapresiasi capaian inflasi Kaltara pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,57 persen, yang masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 2,5 persen ± 1 persen.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi kita semua, khususnya TPID di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” katanya.

Zainal berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan melalui koordinasi dan langkah strategis yang lebih terarah.

Selain itu, ia juga meminta para bupati dan wali kota se-Kaltara untuk menyampaikan laporan perkembangan pengendalian inflasi di daerah masing-masing, sekaligus memastikan kesiapan menghadapi arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal ini meliputi ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga di masyarakat.

“Saya berharap koordinasi kita semakin kuat agar pengendalian inflasi berjalan optimal, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah terus meningkat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara Hasiando G. Manik, serta Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is, jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara dan Forkopimda.

(dkisp)