TANJUNG SELOR – Di tengah upaya mengejar ketertinggalan dan memaksimalkan potensi daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat
TANJUNG SELOR – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setda Provinsi Kaltara,
Nunukan, Berandankrinews.com– Pesta demokrasi 2019 telah berakhir dan berjalan aman serta damai, beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Nunukan sangat mengapresiasi atas terlaksananya pemilu 2019 yang berjalan aman dan damai.
Sunarto, Tokoh Masyarakat di Kabupaten Nunukan mengatakan bahwa hasil pelaksaan pemilu, Pileg dan Pilpres 2019 di Kabupaten Nunukan berjalan kondusif dan rekapitulasi ditingkat PPK di Kabupaten Nunukan berjalan dengan transparan, Jujur dan Adil lancar dan berdemokrasi.
“Selanjutnya ada beberapa kendala, namun dapat diakomodir dan diselsaikan dengan baik sesuai dengan mekanisme yang ada,” ucap Sunarto.
Meskipun demokrasi telah berakhir, namun Sunarto juga berpesan agar menanti hasil pleno dari KPU Pusat.
Sinjai (Sulsel), Berandankrinews.com- Kepala Kepolisian Resort (Polres) Sinjai, AKBP Sebril Sese, SIk didampingi kasat intelkam Iptu Muh. Arif, SE bersama personil gabungan intel, sabhara dan Kodim 1424/Sinjai mengawal langsung hasil rekapitulasi perhitungan Pemilu menuju KPU Provinsi, Jumat (03/5/2019) Malam.
Rapat Pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019, KPU Kabupaten Sinjai yang digelar sejak Kamis 2 April 2019 hingga hari ini di Aula KPU Sinjai.
Kapolres Sinjai, AKBP Sebpril Sesa, SIK mengatakan bahwa, rangkaian pengamanan Pleno Rekapitulasi KPU Sinjai untuk Suara Presiden /Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten telah selesai 100 persen.
Dengan demikian, pengamanan Polres Sinjai tidak hanya berhenti hingga sampai disitu, sebab pendistribusian hasil pleno tetap dilakukan pengawalan oleh TNI dan Polri ke KPU Provinsi Sulsel.
Selain itu, Kata Kapolres Sinjai pengamanan juga dilaksanakan terhadap kotak suara dari tempat pleno yang akan dikembalikan ke gudang KPU Sinjai termasuk pengamanan gudang KPU hingga rangkaian Pemilu 2019 dinyatakan berakhir.
“Proses rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Pemilu 2019 KPU Sinjai telah selesai dan hasilnya langsung dikirim ke kantor KPU Provinsi Sulsel malam ini juga,” ungkap AKBP Sebpril Sesa.
Dia juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan rapat pleno berjalan dengan lancar dan kondusif, tidak ada kendala yang mengganggu serta seluruh petugas juga dalam kondisi baik.
“Pengamanan berlangsung lancar, seluruh personel pengamanan baik TNI maupun Polri maupun petugas KPU, Bawaslu, PPK serta seluruh saksi dalam kondisi tanpa kurang satu apapun,” tegas Kapolres Sinjai.
Kesempatan itu juga, Kapolres Sinjai mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur pendukung dan masyarakat yang telah mensukseskan seluruh rangkaian Pemilu 2019 di Kabupaten Sinjai sehingga berlangsung aman, damai dan kondusif.
“TNI dan Polri mengawal seluruh rangkaian Pemilu 2019 yang sudah dilakukan secara berjenjang hingga hasilnya dikirimkan ke KPU Provinsi Sulsel, terima kasih kepada seluruh unsur dan masyarakat walaupun berbeda pilihan namun mampu menciptakan situasi yang aman damai dan sejuk di Kabupaten Sinjai,” ujarnya. (Irwan N Raju)
Nunukan, Berandankrinews.com–Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH didampingi Kapolsek KSKP AKP I Eka Berlin dan Kanit Patroli Ipda Eko Asiadi bersama Personil KSKP Tunontaka mengunjungi melakukan Patroli peduli disalah satu rumah warga di Kampung Timur Rt 13 Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan, Kaltara Siang tadi, Jumat (3/5/19).
AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH bersama rombongannya mengunjungi Nenek Sainem (70) yang menjadi target program Kapolres Nunukan, Patroli peduli.
Kapolres Nunukan dan rombongan memberikan bantuan berupa sembako untuk meringankan beban Nenek Sainem, karena Nenek Sainem hanya sebatang kara, sejak ditinggal sang suami dua tahun yang lalu, Kini Nenek Sainem hanya tinggal sendiri, Dia tidak memiliki anak dan tidak bekerja serta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Nenek Sainem hanya mengandalkan bantuan sosial dari pemerintah sebesar Rp. 300.000 yang diterimanya setiap dua bulan sekali dan bantuan dari para tetangga.
Nenek Sainem tinggal disebuah rumah yang sangat sederhana beralaskan tanah berdindingkan terpal dan kayu bekas, Nenek Sainem mengaku rumahnya itu berdiri di tanah milik negara.
Dari kepedulian dan bantuan kapolres Nunukan, Nenek Sainem sangat bahagia sekali dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan orang nomor satu diwilayah hukum polres Nunukan.
Usai memberikan bantuan, AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH bersama AKP I Eka Berlin dan jajarannya memberikan Nenek Sainem semangat dan mendoakan agar selalu sehat selalu dan senantiasa peduli terhadap sesama.
“Cara yang benar dalam memperoleh kebahagiaan dunia akhirat adalah dengan membahagiakan orang lain,”Kata AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH. (Red)
Bone, Berandankrinews.com-Narkoba merupakan musuh Negara yang perlu kita perangi, karena peredaran Narkoba bukan hanya pada orang dewasa, tetapi juga menjerumus ke Anak bangsa.
Segala cara dan upaya yang dilakukan oleh TNI Polri dan pemerintah untuk mengungkap dan menutup ruang pergerakan Bandar, Kurir dan para pengedar.
Korem 141/TP dan Balakrem 141/TP TW-II melakukan penyuluhan pencegahan pemberantasan penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba bagi personilnya, di Aula Sudirman Korem 141/Tp yang dibuka langsung Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie Triyantho S.Ip.
Dalam sambutan, Danrem 141/Tp diwakilkan oleh Kasrem 141/Tp menyampaikan, Tujuan utama dari penyuluhan tentang bahaya Narkoba bagi prajurit dan PNS Korem 141/Tp dan Balakrem ini adalah untuk memberikan gambaran bagi setiap prajurit dan PNS tentang resiko dari zat yang terkandung dari Narkoba tersebut bagi pemakai, serta sanksi-sanksi yang diterima apabila menjadi tersangka, baik sebagai pengguna maupun pemakai, sebagai pengedar maupun sebagai agen yang memperjual belikan Narkoba tersebut.
Lanjutnya, Hal tersebut sudah tercantum dalam UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sebagaimana diketahui dalam fungsinya, Narkoba digunakan hanya untuk ilmu pengetahuan dan sebagai kepentingan kesehatan. Namun pada kenyataannya Narkoba disalah gunakan oleh oknum-oknum tertentu disamping untuk memperkaya diri juga membuat rusak masa depan generasi bangsa.
“Kegiatan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) ini sangat penting karena negara kita saat ini sudah termasuk dalam kategori darurat narkoba sehingga pemerintah sudah menyatakan perang terhadap masalah narkoba ini,” jelas Bobbie
Pengguna dan peredaran narkoba saat ini sudah menjamah ke semua lapisan masyarakat, termasuk instansi/lembaga pemerintah seperti TNI, sehingga Pimpinan TNI berkomitmen membantu pemerintah untuk mengadakan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika.
Usai sambutan Kasrem 141/TP, dilanjutkan dengan pemberian materi dari penyuluh BNN Ns Nurlelah S.Kep, M.Kes Dan dilanjutkan Tes Urine.
Hadir dalam kegiatan tersebut.
Para Dan Kabalakrem 141/Tp.
Para Kasi, Pasi Korem 141/Tp.
Personil Pama, Bintara, Tamtama, PNS beserta Ibu Persit. (Irwan N Raju)
Nunukan, Berandankrinews.com–Akibat curah hujan yang tinggi dalam pagi tadi mengakibatkan air sungai meluap hingga merendam beberapa Desa di Pulau Sebatik.
Sumber: Fikran
Dari informasi warga Binasalam Desa Liang bunyu Sebatik Barat, Fikran mengatakan, Intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan air sungai meluap setinggi kurang lebih satu meter, sehingga merendam rumah milik warga.
“Hujan tadi pagi terjadi sekitar pukul 05.00 intensitasnya cukup tinggi, sehingga air sungai meluap dan merendam beberapa rumah warga,” Kata Fikran kepada Berandankrinews.com melalui sambungan telepon, Jumat (3/5/19).
Salah satu korban yang rumahnya terendam banjir, Ani (35) ketika dihubungi Berandankrinews.com mengatakan, Rumah saya terendam semua dan tidak dapat ditinggali.
Sumber : Arif
Beruntung harta benda milik Ani masih bisa diselamatkan, dan saat ini mengungsi dirumah orang tuanya.
“Barang semua telah diselamatkan dan kita sekarang mengungsi dirumah orang tua,” Kata Ani.
Ani berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah khususnya Desa Liang bunyu untuk dilakukan normalisasi sungai tersebut.
“Kita berharap Pemerintah dapat memperhatikan kami disini, khususnya desa Liang Bunyu, untuk dapat memperluas sungai ini,” kata Ani.
Tak hanya Ani yang rumahnya terendam banjir, namun beberapa warga juga mengalami hal yang sama di desa lainnya, seperti yang dialami Arif warga rt 02 Desa Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik, Air setinggi lutut merendam rumahnya.
Sumber : Fikran
“disini ada 4 rumah warga yang terendam banjir, masalahnya ini karena drainase yang kecil sehingga tidak mampu menampung air tersebut dan meluap ke rumah warga,”Kata Arif melalui via whatsapp.
Dia juga mengatakan, bahwa selama ini kita meminta ke pihak Desa Sei Nyamuk untuk dibenahi, namun pihak Desa banyak alasan.
“Kami pernah tanyakan masalah drainase ini, tapi alasannya kan sudah dibangunkan Parit, tapi tetap saja masih banjir,”Jelas Arif.
Arif juga berharap pihak Desa Sei Nyamuk sekiranya dapat membenahi Drainase tersebut, karena rumanya menjadi bulan-bulanan banjir.
“itu saja harapan kami, dibenahi drainase ini. Kami ini jadi bulan-bulan banjir setiap hujan, air dari sawah itu semua naik dan merendam rumah kami,” Jelas Arif. (Red)