Bocah Penjual Buah, Ingin Berbakti Bagi Bangsa dan Negara Serta Orang Tua Saat Dewasa Nanti

Bone, Berandankrinews.com-Liburan sekolah dibulan Ramadhan dua bersaudara bantu orang :tua jualan buah tala diporos Watampone Bajoe Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (10/5/19) sore.

Rahmat merupakan siswa Sekolah dasar inpres 581 Tibojong sangat gembira saat liburan sekolah dibulan Ramadhan, karena dapat membantu orang tuanya berjualan Buah Tala hasil dari panjat pohon Lontar oleh bapaknya Bahar, tutur Rahmat saat ditemui ditempatnya menjajakan buah tala depan kantor kejaksaan negeri Watampone Jl. laksamana YOS Sudarso watampone.

Jika kelak saya tamat Sekolah, saya ingin berbakti pada Nusa dan bangsa serta pada orang tua saya, lanjut nya

Semoga Banyak rezky dibulan Ramadhan ini agar saya bisa beli baju dan celana buat adik ku Aslam yang setia menemani saya menjaga jualan, Dia juga menyebutkan jika pendapatannya perhari Rp. 30.000

“Sehari saya dapat keuntungan Rp 30, 000,”urainya

Hajrah (30) salah satu pembeli yang juga pelanggan setianya Rahmat, selama bulan Ramadhan ini menuturkan, Anak ini Ramah kepada semua pembeli dan sangat bersahabat saat kami tanya harga berapa Perkantong buahnya selalu dijawab dengan senyuman Rp 5.000 satu kantong. Tuturnya saat ditemui awak media ini sedang membeli Dua kantong buah tala. (Irwan N Raju)

Tuntut Diskualifikasi Jokowi, Ribuan Massa Kepung Kantor Bawaslu Pusat

Jakarta – Berandankrinews.com — Runtuhnya moral bangsa dan demokrasi Indonesia diwarnai kisruh politik Pemilu Curang, serta tingginya potensi tingkat kematian para petugas KPPS.

Hal itu dikatakan aktivis Betawi Bang Jalih Pitoeng di Bawaslu, Jum’at (10/5/19). Jalih juga sempat dikabarkan sebagai seorang aktivis yang lantang bersuara dan dirinya siap ditembak di tempat oleh Kapolri jika rusuh dalam people power.

Jalih juga mengatakan ribuan massa kepung Bawaslu RI hari ini gabungan dari elemen massa Gerak dan Koalisi Umat. Mereka mengawal laporan kecurangan pemilu yang diserahkan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga ke Bawaslu, dan sekaligus menyuarakan agar Bawaslu segera mendiskualifikasi Paslon Capres Nomor Urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Besarnya negara ini atas jerih payah para pejuang terdahulu, para ulama dan rakyat bersatu untuk menumpas kedzhaliman. Disini kita juga sama melakukan apa yang diatur dalam konstitusi UUD 45 dan Pancasila, bahwa kemerdekaan adalah HAK segala bangsa.“ kata Bang Jalih di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Jum’at, (10/5/19).

Selain itu, Bang Jalih juga meminta agar Bawaslu segera menyidangkan Ketua KPU karena dinilai telah melakukan kejahatan pidana pemilu yang terstruktur, sistematis dan masif.

“Kalau bukan ulah Ketua KPU, lantas ulah siapa? Penyelenggara pemilu kan urusan KPU, bukan urusan para Ojek Online. Ya ketua KPU-lah yang harus bertanggungjawab atas insiden yang terjadi, semua merasakan pesta demokrasi kita sangat bobrok dan bisa disebut sebagai Bencana Nasional atas banyaknya petugas KPPS yang meninggal. Itu juga harus diusut…. Polisi mana polisi… Usut dong tuh KPU, bikin Tim Gabungan Pencari Fakta, bongkar kecurangan dan bongkar dugaan pembunuhan massal ratusan petugas KPPS.“ tegas Bang Jalih.

Dalam kerumunan massa di depan gedung Bawaslu yang memang sehari-hari sering macet maka macetnya juga bertambah bahkan beberapa pengendara mengalihkan rutenya. Juga nampak terlihat Ratu Dangdut Indonesia, Hj. Camelia Malik dan sejumlah tokoh lainnya yang juga orasi di atas mobil komando, seperti Hj. Neno Warisman, Eggi Sudjana dan lainnya. Setelah berorasi, massa membubarkan diri dengan tertib. (fri)

Tingkatkan Layanan Publik, Bupati Nunukan Teken MoU Dengan Pemkab Banyuwangi

Nunukan – Berandankrinews.com – Pemerintah Kabupaten Nunukan tanda tangani Perjanjian Kerjasama (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam rangka wujudkan realisasi sistem tata kelola pemerintahan berbasis elektronik e-Goverment.

Penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE.,M.Si dengan Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko S.Sos yang dilaksanakan di arena Festival Ramadhan Banyuwangi, Jumat (10/5).

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, mengatakan bentuk kerjasama yang dilakukan merupakan kerjasama konkrit, dengan harapan Kabupaten Nunukan dapat terwujudnya pelayanan publik yang mudah diakses, cepat dan transparan.

“Peran sistem pemerintahan berbasis elektronik sangat penting untuk mempermudah dan mempercepat serta mengefisiensikan pelayanan birokraasi pemerintahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan kerjasama yang dilakukan dengan pemerintah Kabupaten Banyuwangi dinilai sangat tepat terkait peningkatan pelayanan elektronik atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

“Kabupaten Banyuwangi jadi magnet bagi pemerintah daerah lain untuk belajar karena sistem e-Goverment nya telah direkomendasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian PAN RB,” ujarnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Robby N Serang, SH menambahkan sebagai upaya keseriusan dalam menjalin kerjasama pemerintah Kabupaten Nunukan telah berangkat sehari sebelumnya dipimpin oleh Sekda, dengan didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang serta Wakil Ketua DPRD Nunukan.

“keseriusan untuk  mengadopsi sistem e-Goverment di Banyuwangi langsung ditindaklanjuti dgn penandatanganan MoU sekaligus Perjanjian kerjasama yaitu percepatan dalam pelayanan maupun tata kelola pemerintah,” ungkapnya.

Robby mengaku akan terus melakukan terobosan-terobosan dalam hal meningkatkan pelayanan publik terutama dibidang ekonomi dan pembangunan. (humas)

12 Orang Hafidz/Hafidzah Akan Menjadi Pelatih Metode At Taisir di Sengkang

Wajo, Sulsel – Berandankrinews.com – Bupati Wajo bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo pagi ini menghadiri pembukaan Training of Trainers (TOT) At Taisir, Metode Cepat Menghafal Al Quran yang dilaksanakan oleh Quantum Akhyar Institut pinpinan Ust. Adi Hidayat, Lc. Di Masjid Al Ihsan Perumahan Villa Jaka Setia, Bekasi Selatan, Jawa Barat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Wajo telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Ust. Adi Hidayat di Sengkang, pada 29 Maret 2019 lalu. Dari nota kesepahaman itu, Bupati wajo kemudian mengutus 12 orang Hafidz/Hafidzah untuk mengikuti TOT yang dijadwalkan berlangsung mulai hari ini hingga tanggal 1 Juni 2019.

Ke 12 orang peserta yang merupakan hasil seleksi ketat ini, akan digodok secara intensif untuk menjadi pelatih Metode At Taisir di Sengkang. Bupati Wajo berharap mereka dapat menyebarluaskan ilmu yang didapatnya dari tempat ini saat kembali ke Wajo nanti untuk menghasilkan ribuan penghafal Al Quran guna menyukseskan program Gemantik yang menjadi salah satu program unggulannya.

Ust. Adi Hidayat sendiri telah memberikan apresiasi kepada Bupati Wajo dengan memberi jatah beasiswa penuh kepada tiga orang putra terbaik Wajo untuk menuntut ilmu agama di luar negeri, saat peluncuran metode At Taisir ini di Masjid Istiqlal 30 Maret lalu. (humas)

Tini Mengadu Nasib Diujung Pelabuhan Bajoe Demi Menafkahi 5 Anaknya

Bone, Berandankrinews.com-Tini seorang sosok wanita yang tangguh, yang bekerja keras untuk menafkahi 5 orang anaknya.

Dengan berdagang didermaga pelabuhan penyeberangan Bajoe Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (10/5/19).

Tini dan Puluhan PKL lainnya yang menjajakan dagangannya kepada para penumpang kapal ferry yang akan berangkat ke kolaka dari pelabuhan Bajoe. Dua unit kapal ferry yang berangkat sesuai jadwal pukul 17. 00 wita , 20.00 wita dan pukul 23. 00 wita.

Tini mengungkapkan, sejak gadis sudah berjualan dipelabuhan Bajoe. Dia dan suaminya berjuang bersama menjadi PKL di dermaga pelabuhan Bajoe sejak pukul 15, 00 wita hingga semua kapal ferry berangkat pukul 24. 00 wita.

PKL adalah mata rantai ekonomi kerakyatan Indonesia, PKL mampu hidup bertahan sekalipun krisis ekonomi melanda Indonesia pada tahun 1998, PKL sangat muda mengaturnya tinggal memanusiakan mereka, ungkap A. Azhariyani Leny Aktivis PKL Bone
Saat dihubungi melalui sambungan WhatsAppnya. (Irwan N Raju).