Sukses Selaku Komandan Paskibra, Polwan Polres Sinjai Brigpol Tuty Medhyanti Diapresiasi Kapolres

Sinjai – Kepala Kepolisian Resor Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Sebril Sesa, S.Ik mengapresiasi Komandan Upacara dan Komandan Pasukan Pengibar Bendera para upacara peringatan ulang tahun Kemerdekaan RI Ke- 74 tahun 2019 tingkat kabupaten sinjai atas suksesnya memimpin jalannya upacara.

Atas kesuksesan tersebut, Kapolres Sinjai didampingi para perwira memberikan penghargaan kepada Iptu Mukramin, SH dan Brigpol Tuty Medyanthi bertempat diruang lobby pratisara wirya mapolres sinjai. Senin (19/8/2019).

Kapolres Sinjai Akbp Sebpril Sesa, S.Ik memberikan apresiasi yang tinggi atas suksesnya kepada Iptu Mukramin, SH Kanit Laka Lantas Polres Sinjai dan Brigpol Tuty Menyanthi, anggota intelkam polres sinjai dalam menjalankan tugasnya selaku komandan upacara dan komandan pasukan pengibar bendera (Danpaskibra) pada upacara peringatan RI Ke-74 tahun 2019 dikabupaten sinjai. “Terima kasih banyak telah melaksanakan tugas Negara dengan baik tanpa hambatan dan kesalahan sedikit pun. Tutur Kapolres Sinjai.

Selamat atas perjuangan dalam memimpin jalannya upacara semoga tetap teguh dengan perjuangannya karna dalam pelaksanaan tugas harus mampu memahami gerakan gerakan dan mampu memahami nilai-nilai perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia. Ucap Kapolres Sinjai.

Kapolres Sinjai berharap kerja sama yang baik dan kekompakan antara komandan upacara dan komandan pasukan pengibar bendera dapat dijadikan sebagai contoh kesuksesan generasi berikutnya.

Komandan Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI tingkat kabupaten sinjai yakni Iptu Mukramin, SH Jabatan Kanit Laka Lantas Polres Sinjai, lahir dikab. bone tanggal 19 Oktober 1976 dan masuk sekolah Polri Seba PK Polri 1996 / 1997 dan Sekolah Inspektur Polisi Dik Reg Angkt 43 Tahun 2014 dan telah menjadi komandan upacara sebanyak 4 kali selama 4 tahun berturut-turut.

“Dan komandan pasukan pengibar bendera (Danpaskibra) Brigpol Tuty Medyanthi lulusan Dik Tuk Brigadir Intelkam Polri Tahun 2008.

Diketahui bahwa sepanjang sejarah pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Sinjai, tahun ini pertama kalinya Komandan Paskibraka (Danpas) diemban oleh perempuan.
Dan perempuan tersebut adalah Brigadir Polisi Tuty Medianthi, yang sukses menjalankan tugasnya.

Surat Mandat Kedua SPRI Dinilai Sarat Kepentingan Politis, Ditenggarai Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Makassar – Issu miring yang menerpa tubuh DPD. SPRI Sulsel baru-baru ini yang sontak membuat orang tidak percaya dengan beredarnya dan munculnya surat mandat kedua yang di keluarkan oleh DPP. SPRI Pusat yang dinilai sarat dengan kepentingan muatan politis pasalnya tidak ada angin tidak ada hujan tanpa ada komunikasi atau kordinasi ke level bawah yakni pemberitahuan kepada pengurus DPD. SPRI Sulsel yang mana telah di jadwalkan atau diputuskan secara aklamasi pelantikannya bakal digelar bulan oktober melalui hasil rapat mufakat pada oktober mendatang namun sayangnya diperjalanan mengalami kebuntuan sehingga pergerakan ini menjadi bias. Padahal jika kita ingin profesional dan proporsional menyikapi masalah ini dengan mendudukkan subtansi akar permasalahnya bisa mengurai dan memberikan wing-wing solution.

Namun sehubungan dengan perihal tersebut terkuat bahwa besar dugaan masalah ini dilatar belakangi oleh oknum internal pengurus DPD. SPRI sendiri yang sangat berambisi menduduki jabatan posisi sekjend meskipun DPP. SPRI tidak menjelaskan secara rinci perihal dikeluarkannya mandat baru tersebut.

Mencermati sepak terjang yang di lakukan oleh Zulkarnai Said yang mencaunter pemberitaan yang beisi konten hasutan atau berita fitnah yang tidak ada relevansinya di alamatkan kepada ketua  1 DPD. SPRI Sulsel melalui aksi provokasi di medsos bahwa kami sangat mengutuk keras tindakan tersebut apalagi tidak diketahui apa motif di balik penyerangan yang sangat tendensius tersebut namun kami sudah bisa menilai bahwa besar dugaan hal tersebut sudah lama direncanakan dengan memanfaatkan situasi untuk meraih ambisinya agar tetap duduk di posisi sekjend dengan membuat berita hasutan dan fitnah untuk mendapatkan legitimasi atau perhatian dari DPP. 

Bahwa perlu kami jelaskan dalam beberapa forum-forum rapat yang di gelar bahwa sistem komposisi atau formatur yang kita bangun haruslah mengacu pada pola rekrutmen yang berdasar the raigh men end the reight job berdasarkan kompetensi yang dimiliki oleh wartawan bukan berdasarkan like in the deslike. Sehingga perlu kami luruskan bahwa untuk menguji skil atau kemampuan seorang wartawan ada beberapa indikator yang harus dimiliki di samping mempunyai kapabilitas atau SDM yang memadai juga harus paham tugas-tugas yang diembangnya namun yang paling penting loyalitas dan komitmennya untuk bisa amanah dan profesional menjalankan roda organisasi sehingga kami menilai terjadinya stagnasi dan keterlambatan pelantikan juga tidak terlepas dari peran sekjend sebagai inisiator dalam mencaver tugas-tugas organisasi namun hal ini tidak di pahami yang bersangkutan sehingga menggunakan berbagai cara untuk mempertahan posisinya meskipun yang dilakukannya dengan cara-cara menghasut dan memprovokasi ibarat kacang lupa kulitnya kemana ia dulu berpijak. 

Manuper yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab ini memaksakan kami untuk menyampaikan bahwa sejak lahirnya surat mandat perrtama hingga proses pembentukan DPD. SPRI Sulsel tidak ada sedikitpun andil atau kontribusi dia terhadap organisasi ini hingga detik ini dimana yang berperang dari hulur ke hilir memfasilitasi dan membiaya hanya pemegan mandat pertama dan  Ketua DPD SPRI Sulsel sehingga sangat naif dan bodoh rasanya kalau mempresentatifkan dirinya mengambil alih dan mengatur tampuk kepemimpinan DPD. SPRI Sulsel apalagi berbicara mewakili pengurus DPD. Sulsel jadi hanya orang yang bodoh dan tidak tahu diri yang memproklamirkan atau mengedukasi dirinya

Namun terlepas dari semua itu yang paling urgen pola rekrutmen yang kita ingin bangun adalah jurnalis harus paham cara-cara fungsi dan tugas jurnalistik yang baik dan profesional dengan memahami norma-norma sosial dan agama sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Sehingga tidak sekedar merekrut untuk mendaparkan legalitas dimana lembaga ini sekedar dijadikan tamen untuk berlindung..

Bagi saya jabatan adalah amanah yang harus di embang bukan untuk di perdagankan atau dipertontonkan apalagi untuk di banggakan, meskipun saya diminta berkali-kali DPP untuk jadi Ketua DPD namun dengan rendah hati saya menolak dan menyerahkan amanah ini kepada orang yang saya anggap berkompeten dan bisa mengayomi organisasi.

Untuk itu kami sangat menyayangkan insiden ini ” kami seperti di jatuhi dan diserang oleh pesawat luar angkasa”  berangkat dari kejadian ini mudahan kita bisa mengambil petik atau hikmah dan saya menghimbau kepada rekan-rekan pengurus DPD. SPRI agar tidak mudah di aduh domba atau di provokasi kita tetap bersatu merapatkan barisan mendukung dan mengawal SPRI Sulsel sesuai amanah Sekjend dan ketua DPP untuk membesarkan SPRI di Sulsel, Tidak perlu merasa kecewa karna perjuangan masih panjang, kita bangga dan salut punya sosok yang kharismatik seperti bapak Heince G. Mandagi sebagai Ketua Dewan Pers Indonesia terpilih yang konsisten memperjuangkan hak-hak wartawan demi kesejahteraan insan pers di tanah air. 

Akhir saya pribadi mewakili dan memohon maaf sebesar-besarnya sabagai manusia biasa tempat khilafnya dan dosa karna kesempurnaan hanya milik Allah SWT tanpa ada ambisi atau tendensi apa-apa saya hanya melakukan hak jawab kepada orang atau oknum yang telah mendzolimi saya tanpa ada konfirmasi lebih dahulu..(**)

Kapolres bersama Danlanal Kompak dan Harmonis Bangun Sinergitas

Nunukan-Apel Sinergitas kenal pamit Komandan Lanal Nunukan di Lapangan Tribrata Polres Nunukan, Polda Kaltara, Senin (19/8/2019).

Apel Sinergitas di ikuti Pasukan dan personil gabungan perwira Lanal dan Polres satu pleton, gabungan pleton Bintara dan Tamtama Lanal Nunukan, Staf Polres Nunukan, Lantas Nunukan, Reskoba , Reskrim , Intel, serta Brimob kompi C.

Pejabat Komandan Lanal lama Letkol Laut( P) M. Machri Mokoagow, MM. M.Tr Hanla dan Komandan Lanal yang Baru Letkol Laut (P) Anton Pratomo, SE, M Tr Hanla sebelum naik di mimbar Apel mendapat Pengalungan Bunga dari Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, Sik, MH.

Bertindak sebagai Komandan apel Danki Brimob Kompi Pelopor Iptu Budi Utomo, Inspektur Apel Sinergitas tiga Pejabat, Kapolres Nunukan, Dan Lanal Lama dan Dan Lanal Baru berdiri satu Mimbar Upacara.

Dalam Amanat Apel Sinergitas Sambutan Pertama disampeikan Kapolres Nunukan AKBP Teguh Trusay, Sik.MH menuturkan bahwa, hubungan yang Harmonis yang terus di jalin Antara KAPolres denganDanv Lanal Lama Letkol Laut Machri Mokoagow menunjukkan Soliditas selama 9( sembilan ( bulan saya menjabat, boleh di kata Kantor Polres Ini juga Kantor nya Pak Dan Lanal, jadi saya berharap Dan Lanal yang Baru LetKol Laut Anton PRATOMO tidak Sungkan- sungkan untuk datang ke Polres, “Tutur Kapolres

Sambutan Kedua disampaikan Danlanal lama Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow mengatakan, terkesan dengan acara Apel Sinergitas dalam rangka kenal pamit ini terjadi selama kepemimpinan Kapolres AKBP Teguh Triwantoro, Sik, MH.

Dia juga bersyukur selama Dinas di Nunukan hubungan dengan Polres sangat Harmonis, bahkan kerja keras selama pelaksanaan Pilpres dan pileg Polri dan TNI sangat Solid sehingga wilayah Kaltara khususnya kabupaten Nunukan merupakan Wilayah teraman dalam penyelenggaraan Pemilu serentak.

Pada kesematan itu, ketiga disampaikan Komandan Lanal Baru Letkol Laut (P) Anton Pratono, SE, M.Tr Hanla, menuturkan Saya akan meneruskan hubungan antara Lanal dengan Polres yang sudah Harmonisasi ini dan saya cukup senang karena bisa ketemu dengan Kapolres.

“Beliau leting saya angkatan 99, saya akan sering berkunjung ke Mapolres Nantinya,” Tutur Letkol Anton

Usai Apel Sinergitas Di lanjutkan dengan foto bersama antara Kapolres, Danlanal lama dan yang baru.

Kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama seluruh personil gabungan lanal, Polres dan Brimob kompi Pelopor. (Humas)

Direkomendasikan APD, Fadli Siap Maju Jadi Direktur Prusda Bone

Bone-Perusahaan daerah (Perusda) Bone setelah ditinggal Direktur utama dan Pelaksana tugasnya (Plt) ternyata mampu menarik minat banyak putra Daerah Kabupaten Bone.

Setelah sebelumnya mencuat nama Syam Nur, Rico Mastam, Erwin Hatta, Zaenal Bakri, Drs Muh Naim untuk bersaing memimpin Perusda Bone, kini kembali muncul kandidat baru yang punya potensi besar dan karakter untuk membangun Ekonomi Bone melalui Perusda.

Melihat banyaknya nama yang muncul, Ketua Asosiasi Pendamping Desa Kabupaten Bone Muh. Syamsyuddin, S.Pdi akrab disapa Anto Syam Bani Adam mengatakan, merekomendasikan Fadli, S.Pdi yang kesehariannya menjabat sebagai Tenaga Ahli (TA) P3MD Kementerian Desa Kabupaten Bone untuk maju menjadi kandidat Direktur Prusda Bone.

“Kami menilai pak Fadli sangat visioner, Inovatif dan Kreatif, sangat tepat untuk memimpin Prusda Bone kedepan,” tutunya saat dikonfirmasi, Senin (19/8/2019)

Selain itu Fadli, S.Pdi tenaga ahli (TA) P3MD Kementerian Desa Kabupaten Bone saat dikonfirmasi menyatakan siap untuk maju menjadi Direktur Prusda Bone.

“Insya Allah ndi kalau memang saya diharapkan untuk membenahi perusda, Insya Allah, Bismillah saya siap” ujarnya. (Irwan N Raju)

Sambut HUT RI Ke 74, Kades Binusan Resmikan Pembukaan Lomba Turnamen Sekaligus HUT Desa Binusan Ke 16

Nunukan-Pembukaan lomba peringatan HUT RI ke-74 sekaligus perayaan HUT Desa Binusan Ke 16.

Kegiatan HUT RI digelar secara bersamaan dengan HUT Desa Binusan yang di buka langsung Kepala Desa Binusan, Rudi Hartono di lapangan olahraga Sei Fatimah, Minggu (18/8/2019) kemarin.

Pembukaan tersebut dimeriahkan pesta Rakyat, mulai dari Pemotongan Tumpeng dan beberapa tarian daerah dari Sanggar Busak Malay, kreatifitas Anak SDN 009 dan persatuan bela diri Pagar Nusa. Acara tersebut di hadiri langsung mantan Kepala desa Binusan, M Untung, Babinsa, Babhinkamtibmas dan para tokoh masyarakat.

Adapun kegiatan tersebut mengangkat tema ‘Dengan semangat proklamasi 17 agustus 1945, Mari kita semangat menumbuhkan rasa jiwa sosial terhadap generasi pemuda pemudi untuk desa Binusan yang lebih maju’.

Dalam sambutan Kepala desa Binusan, Rudi Hartono mengatakan bahwa dalam rangka HUT RI ke – 74 ini Pemerintah Desa Binusan sangat menginginkan kepada seluruh Masyarakat Sei Fatimah dan Binusan serta seluruh peserta turnamen, untuk mensukseskan pesta rakyat dengan mengikuti acara perlombaan yang disediakan Karang taruna Serumpun Desa Binusan.

Dengan menjunjung tinggi sportifitas, tentu acara ini daat berjalan dengan tertib, aman dan damai, tutur Rudi

“Marilah kita bersama-sama meningkatkan semangat kita untuk ikut berjuang membangun bangsa dan negara dengan berjiwa Patriotisme dan Nasionalisme,” katanya.

Pada akhir sambutan, kepala Desa Binusan resmi membuka perayaan HUT Republik Indonesia ke 74 sekaligus hari ulang tahun desa Binusan ke 16 tahun.

“Dengan ini saya buka perayaan HUT RI ke 74 sekaligus hari jadi Desa Binusan ke 16 tahun, Bismillahirohmanirohim acara ini resmi di buka,” ucap Rudi Hartono.

Pada kesempatan pembukaan lomba, ketua panitia, Ajeng Firginia Nandari mengatakan bahwa, beberapa perlombaan yang kami adakan yaitu, Tarik Tambang, makan kerupuk, lari karung, dan pukul balon.

Selain itu, kata Ajeng, kita juga adakan lomba game pubg, Sepak bola, volly ball dan bulu tangkis.

“Kegiatan ini kita laksanakan mulai hari ini sampai bulan depan karena menunggu sepak bola, kemungkinan tiga minggu kedepan,” ujarnya.

Dia berharap dengan kegiatan perayaan HUT kemerdekaan RI Ke 74, semoga menjadi ajang silahturami, meningkatkan rasa nasionalisme terhadap pemuda-pemuda yang ada di desa Binusan.

“Tetap menjaga sportifitas dalam perlombaan dan juga terus menjaga kekompakan,” tandasnya. (Red)