Bupati Wajo hadiri HUT TNI ke 74, ini harapannya

WAJO – Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si hadiri HUT TNI ke 74 yang dilaksanakan pada hari ini tanggal 5 Oktober 2019 di Kabupaten Bone.

Upacara yang dipimpin Danrem 141 Toddopuli Kolonel Inf.Suwarno, S.A.p ini dihadiri oleh para Bupati atau yang mewakili, Para Dandim Sewilayah Korem 141, Instansi Jajaran Pemkab Bone, para Ormas, personil TNI/POLRI, dan para tamu undangan lainnya.

Bupati Wajo datang bersama DANDIM 1406 Letkol Inf.Utsman Abdul Ghofir, S.Sos. dan Kapolres Wajo Akbp. Asep Marsel Suherman, S.Ik. ketempat acara HUT TNI.

Danrem 141 Toddopuli dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan profesionalitasnya dalam melaksanakan tugas yang telah dipercayakan rakyat, kepada bangsa dan negara.

“Saya yakin keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI, hal itu harus di syukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita kita semua untuk lebih baik lagi”. Ujarnya.

Prajurit TNI jajaran Korem 141 Toddopuli, memperingati HUT ke-74 TNI ditandai dengan upacara bendera di Lapangan Merdeka kota Watampone, dengan mengusung tema “Damai itu Indah”.

Penganugrahan tanda kehormatan negara diberikan kepada prajurit Korem 141Toddopuli juga pada kegiatan ini.

Berbagai atraksi, ditampilkan pada puncak HUT TNI 5 Oktober 2019 itu, diantaranya tarian parade, atraksi bela diri Yoong Modo, Dobel Stik dan seni bela diri Merpati Putih.

Selain atraksi kegiatan dalam memperingati HUT ke-74 TNI juga dilaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), bakti sosial sunatan massal, pengobatan massal, karya bakti pembersihan sampah serta lomba PBB oleh Persit Koorcab Rem 141 PD XIV/Hasanuddin.

“Puncak pelaksanaan HUT ke-74 TNI di Bone tahun ini melibatkan 800 peserta upacara unsur TNI-Polri, Instansi jajaran Pemkab, Ormas serta undangan termasuk dari 15 Kodim, para Bupati dan Dandim, sewilayah Korem 141/Tp,” ungkap Kapenrem 141/Tp Mayor Inf Tawi.

Pelaksanaan HUT TNI ke 74 ini sudah melalui persiapan yang matang, pelaksanaan HUT TNI ini bergilir tergantung keputusan rapat di Makassar, saat ini dilaksanakan di Bone “. ungkap Salmiah selaku Sespri Dandrem 141 Todopuli.

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si dalam rangka HUT TNI ke 74 menyampaikan bahwa ini menjadi momentum yang baik menjaga kebersamaan dan kekompakan.

“Pemerintah Kabupaten Wajo berserta jajarannya mengucapkan selamat dan sukses serta ucapan terima kasih kepada jajaran TNI yang selalu mengawal keamanan sehingga wilayah kabupaten Wajo tetap kondusif, sukses selalu, selamat, Yassiwajori,” kata Bupati Wajo.

Kegiatan ini diselingi hiburan tarian Nusantara, pertunjukkan seni bela diri, yang paling menghebohkan pertunjukkan menghancurkan batako 40 lapis dengan ilmu tenaga dalam oleh personil KOREM 141 Toddopuli.

Diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Komandan Korem 141 Toddopuli.

( Humas Pemkab Wajo )

Bupati Wajo apresiasi terbentuknya Mal Pelayanan Publik di Wajo, ini harapannya.

WAJO – Pre Liminary Workshop penyelenggaraan Mal pelayanan publik di Kabupaten Wajo oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu kerja sama dengan Yayasan Adil Sejahtera Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Wajo, Jumat 4 Oktober 2019.

Dalam sambutan pembukaan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin A, S.Sos., M.M menyampaikan bahwa ini merupakan Workshop pendahuluan atau memperkenalkan dulu dari tim ahli, yang ingin menyampaikan perwajahan, tampilan awal bagaimana sesungguhnya Mal pelayanan publik yang akan bersegera nantinya dilakukan di Kabupaten Wajo.

Dikatakan kalau Mal pelayanan publik ini berdasarkan amanat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 23 tahun 2017 dan ini sudah 2 tahun efektif berlaku, tapi belum semua instansi Pemerintah penyelenggara pelayanan publik mengimplementasikan secara tuntas.

“Perlu disampaikan bahwa Mal pelayanan publik ini merupakan perluasan akses dan perluasan fungsi dan peran dari Dinas PTSP yang sudah mendapat mandatori melekat di seluruh kabupaten kota provinsi di Indonesia, Mal pelayanan publik ini setingkat lebih tinggi tatarannya daripada jangkauan PTSP yang kita kenal berdasarkan struktur perangkat daerah di masing-masing daerah,” jelas Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo.

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si dalam sambutannya ketika membuka acara ini menyampaikan bahwa, bagaimana menghadirkan pelayanan yang cepat, yang murah dan pelayanan yang menyenangkan masyarakat, dan sesuai dengan visi misi kami 5 tahun kedepan Pemerintahan yang amanah menuju Wajo yang maju dan sejahtera

“Maju dalam segala hal, termasuk maju dalam pelayanan, yang bisa dipermudah tentunya dipermudah dan yang bisa dipercepat juga dipercepat dan yang bisa ditunggu supaya bisa ditunggu, bagaimana masyarakat merasakan pelayanan yang menyenangkan,” harap Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos. M.Si.

“Sekarang ini banyak layanan yang yang diturunkan ke bawah misalanya PATEN Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan yang sudah mulai kita jalankan, yang jauh tidak perlu lagi ke sini, ini bisa terwujud Mal pelayanan, sehingga masyarakat cukup satu tempat berkunjung sudah selesai semua urusannya,” Bupati Wajo manambahkan.

Juga disampaikan kalau dia juga punya mimpi untuk jadikan Wajo menuju Smart City sehingga semua bisa terkoneksi, sehingga layanan-layanan bisa terkoneksi dalam berbagai hal, sehingga ketika ada keluhan masyarakat bisa terlayani dengan cepat seperti di Kotamadya Surabaya yang sudah berjalan sekarang ini.

“Kehidupan kedepan semakin cepat, siapa yang tidak mengikuti akan tertinggal, sehingga kita tidak bisa bersaing lagi bersama dengan daerah-daerah lain bila kita masih tertinggal, inilah upaya bagaimana kita merintis semua hal yang strategis,” kata Dr. H. Amran Mahmud

“Jika ada yang mengatakan bahwa ini memang mahal biayanya itu bagi mereka yang belum paham, kita ingin bagaimana hadirnya pemerintahan ini memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan itu fungsi kita, tugas kita sebagai pemerintah,” tambahnya.

Bupati Wajo juga berharap kesungguhan serta keseriusan untuk mengawal ini, mohon segera diwujudkan di Wajo supaya bisa terintegrasi, supaya masyarakat juga bisa menikmatinya, apa yang dilaksanakan pada kegiatan ini merupakan hal penting sekali, karna terkait dengan layanan yang baik kepada masyarakat, dan ucapan terima kasih kepada saudara saudara yang telah hadir pada acara ini, tutup Bupati Wajo

Tim ahli Dr. Mulyadi Hamid, M.Si. dari Yayasan Adil Sejahtera Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa Yayasan Adil Sejahtera merupakan lembaga swadaya masyarakat yang berdiri sejak tahun 1998 berkedudukan di Makassar dengan perwakilan di Barru, Bone dan Palopo yang telah melakukan serta memfasilitasi pembentukan pengembangan PTSP di 24 Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan.

Juga dijelaskan bahwa Mal pelayanan publik ini adalah tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang dan jasa atau pelayanan administrasi dan merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah.

“Ini dalam rangka menyediakan pelayanan cepat mudah terjangkau aman dan nyaman dimana tujuan pembentukannya adalah untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan juga untuk meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha di Indonesia,” jelasnya.

Juga dikatakan kalau model Satu Pintu untuk semua jenis perizinan terkait usaha dan penanaman modal yang menjadi kewenangan daerah dan telah diregistrasi didelegasikan ke PTSP, Kedua Satu Atap untuk semua jenis pelayanan publik di luar perizinan usaha baik berupa kewenangan Daerah, Provinsi maupun pusat baik oleh instansi Pemerintah maupun swasta.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Wajo Drs. Andi Bau Manussa, M.Si. menyampaikan harapannya terkait dengan acara ini bahwa penyelenggaraan Mal pelayanan publik atau MPP sesuai dengan Permenpan RB nomor 23 tahun 2017.

“Kita mengharapkan pertama ada persamaan persepsi dalam mengembangkan konsep MPP serta hal-hal yang perlu diatur dalam penyelenggaraan MPP Kabupaten Wajo,” harapnya.

Dan selanjutnya Kedua akan membangun komitmen bersama dalam penyelenggaraan MPP dengan pemerintah daerah serta BUMN BUMD dan swasta, ketiga akan menginventarisasi permasalahan dan tantangan terkait terkait Mal pelayanan publik di Kabupaten Wajo.

“Kita akan memberi solusi dan alternatif penyelesaian dari berbagai permasalahan yang dihadapi dan yang terakhir semoga seluruh pelayanan yang ada di Kabupaten Wajo meliputi BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, pajak, kependudukan, kepolisian, Departemen Agama, Pertanahan serta Samsat supaya nanti ada delegasinya di mall tersebut sehingga tidak lagi perizinan yang ada di dalam lingkup PTSP saja, tetapi perizinan ini nanti juga merupakan perizinan untuk pelayanan untuk Kabupaten Wajo, sehingga bisa mendongkrak nama baik Kabupaten Wajo khususnya untuk menumbuhkan perkembangan ekonominya yang ada di daerah kita ini,” harap Kepala Dinas PTSP Kabupaten Wajo.

( Humas Pemkab Wajo )

PASKAS BONE, Sukses Gelar Event Jajan Sambil Beramal, Berandankrinews.com, Media Sponsorship

MEMASUKI malam ke 4 pelaksanaan Event belanja sambil beramal,  PASKAS BONE mampu hipnotis pengunjung yang datang ke Alun-alun kota Watampone, eks pasar sentral  depan Mall BTC BONE

Berbagai gelaran lomba sedang dipertontonkan oleh  panitia pelaksana  jajan Sambil beramal  PASKAS Bone, Fashion Show busana muslim, lomba menggambar dan lain-lain. “Semakin memanjakan bukan hanya  mata  pengunjung semata namun sajian berbagai macam aneka kuliner dalam Tenant juga ikut membuat lidah bergoyang,”  urai Riska ditemani Herlina pengunjung yang sempat ditemui awak media di Alun-Alun Kota Watampone, Jumat (4-10-2019), sekira pukul 21.30 wita.

Asnal, ketua panitia pelaksana mengatakan, untuk melengkapi agar event ini semarak panitia pelaksana juga menghadirkan wahana permainan anak-anak dan panggung musik untuk kawula muda.

Walaupun hanya 20 Tenant yang ikut dalam event ini, namun tak menyurutkan minat pengunjung untuk  datang bersama keluarga  di event ini “Insya Allah puncak Acara  warga masyarakat akan dihibur oleh salah satu bintang idola Indonesian Idol Yunita Idol,” ungkapnya.

Event Jajan Sambil beramal ini didukung sepenuhnya oleh Pemkab Bone, Polres Bone, kodim 1407 Bone, dan IWO SOPPENG sebagai  media Partner Berandankrinews.com.

Irwan N Raju

Biro kab Bone

Wapres Pulkam di Bone, Aparat Perketat Keamanan

BONE – Rencana kedatangan wakil presiden kampung halamannya di Bone, Sulawesi Selatan, dijadwalkan pada Minggu (6/10/2019). Aparat gabungan pun mulai perketat kemanan yang terdiri Polres Bone, Brimob C pelopor Polda Sulsel dan diback oleh Korem 141 Toddopuli. 

Kabag Ops Polres Bone, Kompol H Syamsu Alam mengatakan, penjagaan ekstra ketat pun dilakukan. “Ini kami lakukan agar kunjungan kerja ini bisa berjalan lancar aman dan terkendali,” ujarnya.

Pantau media ini, terlihat keakraban para  petugas keamanan , Polres Bone, Brimob C pelopor dan TNI (korem 141 Toddopuli saat ngopi bersama di warkop 23 samping Rujab bupati Bone, Sabtu (5/10/2019) sekira pukul Pukul 16.30 wita

Hadir dalam acara  ngopi bareng ini, Kabag Ops polres Bone Kompol H Syamsu Alam, Wadanyon Brimob C pelopor Bone AKP Andi Muh Syafei  S. Sos. MH, Kapolsek Urban Akp Andi Bahsar SH, Kapolsek Amali, Kapolsek tellusiattingnge, Kapolsek pelabuhan, kasi Propam, Kapolsek Salomekko, kanitres polsek Urban  anggota Batalyon 726/tamalatea dan beberapa awak media  online.

Irwan N Raju

Kabiro kab Bone

Belum Bentuk Alat Kelengkapan, DPRD Bone Disoroti LSM Lepas

BONE – Lambatnya keputusan Fraksi Golkar & Demokrat menetapkan Kadernya  menduduki Posisi pimpinan DPRD Kabupaten Bone, yang berakibat pada belum terbentuk nya Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sampai saat ini, sehingga sama sekali tidak adanya Agenda Legislatif yang bisa berjalan, Jumat 04-10-2019.

Asmarjun, Sekertaris LSM Lepas Bone, saat dikonfirmasi melalui sambungan whatsap pribadinya mengatakan, sebagai masyarakat yang menanti komitmen dan janji anggota DPRD tentunya sangat kecewa dan ini  menunjukkan indikasi awal kegagalan mereka dalam memberikan teladan /prilaku Demokrasi kepada rakyat. Ketika persoalan tekhnis seperti itu, kata dia, sampai saat ini belum bisa dirampungkan sejak mereka dilantik.

“Melihat masalah ini kami merasa pesimis mereka bisa berpihak pada kepentingan rakyat dalam menjalankan amanah nantinya. Karena sangat tidak logis keterlambatan Penetapan Pimpinan Lembaga DPRD  disebabkan oleh pertimbangan kemaslahatan Rakyat Bone, bahkan kami patut curiga kalau ini sesungguhnya polemik elit politik yg sama sekali tak ada dampak positifnya pada kemaslahatan Rakyat, tapi justru sebaliknya karena mereka telah membuang buang waktu tidak bekerja sementara Gaji mereka tetap jalan dalam rangka melayani aspirasi Rakyat,” terangnya.

Sementara agenda besar telah menanti DPRD Bone, yakni Pembahasan Anggaran Pokok Tahun Anggaran 2020, yang tentunya membutuhkan waktu untuk mereka telah dan saring secara baik-baik untuk memastikan Program yang ditetapkan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bone berpihak pada kemaslahatan Rakyat.

Irwan N Raju

Kabiro Bone