Bupati Wajo Apresiasi atas kesadaran menabung Masyarakat Wajo

WAJO – Penarikan undian panen Simpedes periode Maret sampai dengan Agustus 2019 yang diselenggarakan oleh BRI Kantor Cabang Sengkang, bertempat di Kantor Lama BRI Sabtu, 12 Oktober 2019.

Dalam sambutan Kepala BRI kanca Sengkang Joni Aryanto yang menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan dalam setahun dilaksanakan dua kali, dan malam hari ini dilaksanakan untuk yang pertama kalinya di tahun 2019.

Disampaikan kalau tahun 2019 ini merupakan tahun yang cukup sulit bagi BRI, khususnya dengan keadaan situasi ekonomi sekarang ini dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi.

“BRI merupakan Agent of development atau agen pembangunan untuk ekonomi rakyat dalam hal ini, untuk usaha mikro, kecil dan menengah yang mana Inilah inti dari bisnis utama dari kami di BRI,” jelas Joni Aryanto.

“Sehingga dengan itu kami melaksanakan atau melakukan kegaiatan yang sifatnya untuk ekonomi kerakyatan, juga membantu membangun perekonomian di Kabupaten Wajo,” tambah Joni Aryanto

Dan disampaikan kalau capaian simpanan mencapai 883 miliar lebih dari dana yang dihimpun dari masyarakat di Kabupaten Wajo, dan penyaluran pinjaman sudah sampai 638 miliar lebih di Kabupaten Wajo, dan sudah terjadi peningkatan di dua sektor tersebut dan kedepannya akan tumbuh lebih baik lagi.

Juga dikatakan kalau untuk mendukung hal-hal tersebut mereka berupaya mengembangkan jaringan jaringan kerja dan jaringan kantor.

“Prestasi dan kontribusi dari seluruh masyarakat dan nasabah BRI, sehingga melalui kegiatan ini kami lakukan penarikan undian Simpedes dimana hadiah utamanya berupa kendaraan Roda Empat Mobilio dan ada 14 Kendaraan Roda dua dan barang-barang elektronik yang kesemuanya akan kita undi malam ini,” kata Joni Aryanto.

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan pada hari ini merupakan penarikan undian, panen Simpedes periode Maret sampai dengan Agustus 2019 yang diselenggarakan dua kali dalam setahun dan periode berikutnya nanti di Oktober.

“Ini kita sangat apresiasi para nasabah sebagai bentuk partisipasi masyarakat kita yang semakin hari semakin sadar dalam menabung dan menjadikan lembaga perbankan menjadi tempat menyimpan uang yang aman, sekaligus menjadi tempat edukasi usaha-usaha mereka agar bisa dikembangkan dengan binaan binaan yang dilakukan oleh BRI,” ungkap Bupati Wajo.

“BRI sudah cukup berkontribusi besar khususnya di wilayah Kabupaten Wajo, yang bersentuhan langsung dengan nasabah, masyarakat, para pengusaha dan pelaku-pelaku ekonomi dengan mengambil peran yang besar dalam memajukan ekonomi masyarakat kita,” Bupati Wajo menambahkan.

Dan dikatakan kalau BRI telah membackup kemajuan dalam membangun sumber daya potensi yang dimiliki, sehingga hari ini atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih.

“Selamat kepada BRI yang semakin hari mendapatkan kepercayaan baik dari masyarakat, di mana dana yang terhimpun sejumlah 800 miliar lebih telah dihimpun dari masyarakat, yang tentu ini menjadi bagian penting bagi kita untuk mendukung dan mensuport,” ungkap Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

Dikatakan kalau sebuah daerah yang ingin maju harus menghadirkan semua pilar pembangunannya, salah satu pilar yang paling besar yang harus dipelihara adalah masyarakat itu sendiri, dimana mereka dari berbagai latar belakang diantaranya usahawan, pelaku-pelaku ekonomi, ASN serta karyawan dari berbagai profesi, dan Bank Rakyat Indonesia merawatnya dengan baik.

Lanjut disampaikan kalau Pemerintah Kabupaten Wajo akan kolaborasi dan bersinergi membangun potensi ekonomi di Kabupaten Wajo, olehnya itu dalam perjalanan 7 bulan bertugas di Wajo, dia telah meletakkan dasar-dasar pembangunan dan di tahun 2020 tahun depan, akan melaju dengan cepat, karna sudah mempersiapkan pondasinya dengan cukup kuat, makanya harus siap-siap semua termasuk Bank Rakyat Indonesia.

“Dari 25 program kami, Insya Allah diantaranya yang harus pasti bersentuhan dengan unit Perbankan antara lain yaitu pengembangan Integrated Farming System yang akan di finalisasi sebagai tempat pembelajaran petani-petani kita untuk bisa akselerasi roda roda perekonomian kita,” ungkap Bupati Wajo.

Dikatakan kalau diantaranya yang akan dikembangkan disana yaitu tanaman pangan yang bisa ditingkatkan menjadi dua kali lipat, dan dalam waktu dekat ini Paselloreng akan diresmikan, sehingga nantinya bisa menghandle 8.000 hekto are persawahan di Wajo, dan saat ini sudah memasuki juga studi layak pemanfaatan air danau Tempe yang akan dinaikkan di Bulu Cepo, sehingga bisa nantinya mengairi persawahan 20.000 hektar.

“Yang tadinya sawah kita adalah tadah hujan sehingga bisa dua kali panen jika itu semua tercapai, demikian juga dengan pengusaha penggilingan kita yang kita intervensi untuk kerjasama dengan pihak pihak perbankan, juga kita menjadikan Wajo kembali menjadi penghasil ikan terbesar di Asia Tenggara, dan juga akan menjadikan Wajo sebagai lumbung daging sehingga kita jadi solusi impor daging di Indonesia,” harap Dr. H. Amran Mahmud.

Dikatakan kalau bagaimana CSR dari pihak BRI bisa membina duafa duafa di Wajo ataupun petani-petani di Wajo sehingga jika ini dilakukan secara massif dan berkolaborasi maka ini akan lebih meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dan dikatakan kalau infrastrukturnya bagus utamanya jalanannya, maka juga akan meningkatkan pendapatan masyarakat petani, karena ketika produksi bagus sementara jalanan jelek maka harga juga akan turun.

“Dalam waktu dekat ini akan digelontorkan kepada 3.200 kepada warga miskin kita, dengan akan dibantu masing-masing 50 ekor ayam kampung super, jika ini dibimbing dengan baik, mereka bisa menjadi dunia usaha yang baik, dan juga ketika didampingi oleh BRI dan stakeholder, dan jika ini berhasil setengahnya saja, itu sudah luar biasa karna bisa menggerakkan roda perekonomian kita, olehnya itu harus dilandasi oleh kerja keras dan kekompakan dari kita semua,” kata Dr. H. Amran Mahmud.

Lebih lanjut juga diharapkan kepada BRI untuk lebih membina dan mengedukasi masyarakat untuk berusaha dengan baik, yang ujung ujungnya nanti untuk kesejahteraan, sesuai dengan visi misi kami kedepan dengan menghadirkan pemerintahan yang amanah menuju Wajo yang maju dan sejahtera.

“Maju dalam segala hal, jangan kita selalu tergiring dan terprovokasi dengan berita-berita hoax sekarang ini, mari kita bekerja saja, kekompakan dan kebersamaan kita mohon dijaga, dalam perjalanan 5 tahun pemerintahan kami kedepan dan terakhir penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran BRI dalam penguatan pembangunan di Kabupaten Wajo,” tutup Bupati Wajo diakhir sambutannya.

( Humas Pemkab Wajo )

Bupati Nunukan Kukuhkan Pemuda Penjaga Perbatasan RI

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid bersama pengurus Pemuda Penjaga Pebatasan RI di Fortune Hotel Nunukan, Minggu (13/10/2019). Foto: Eddy Santry

Nunukan – Dapat dibayangkan bila pemuda perbatasan bersatu padu bergandengan tangan menjaga harga diri bangsa dan komitmen membangun daerah, maka bisa dipastikan Kabupaten Nunukan akan semakin maju dan terdepan serta negara tetangga tentu semakin segan.

Demikian menurut Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid kukuhkan pemuda penjaga perbatasan pada Minggu pagi (13/10) di Hotel Fortune Nunukan. Dengan tema memaksimalkan peran pemuda pemudi sebagai patok-patok hidup di batas negara dalam mendukung memperkuat ketahanan nasional, Laura berharap pengukukan tersebut tak hanya menjadi seremonial belaka.

“Saya harap Pemuda Penjaga Perbatasan mampu menajadi suri tauladan bagi generasi muda lainya dalam berpartisipasi menjaga kedaulatan,” tutur Laura.

Sekitar 96 orang menggunakan baju kaos berwarna hitam, para pemuda yang dikukuhkan oleh Laura tersebut berasal dari lokasi prioritas (lokpri) Kecamatan Nunukan dan Sei Menggaris, Kecamatan Sebatik Barat dan Kecamatan Tulin Onsoi

Lebih lanjuy Laura menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen terus berupaya melakukan percepatan dan pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan

“Pemkab Nunukan senantiasa melakukan upaya percepatan dan pemerataan pembangunan di semua sektor diseluruh wilayah Kabupaten Nunukan. harapan kita, dengan pemerataan pembangunan, akan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi antar wilayah, sekaligus pemerataan tingkat kesejahteraan masyarakat, yang pada gilirannya nanti, dapat memupuk kebanggaan sebagai warga negara Indonesia yang berdaulat dan mandiri” tutur Laura

Dalam pesan selanjutnya kepada para Pemuda tersebut, Laura berharap peran pemuda dalam menjaga marwah harga diri bangsa. Sedikitnya ada 3 arahan penting yang disampaikan oleh Laura untuk terus menggelorakan semangat nasionalisme khususnya pemuda penjaga perbatasan

Yang pertama menurut Laura, Pemuda Penjaga Perbatasan sebagai bagian dari masyarakat perbatasan antar negara, sudah menjadi harga mati bagi kita untuk tetap dalam pangkuan ibu pertiwi.

“Dan menjadi bagian yang utuh dalam negara kesatuan republik Indonesia. oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita semua, untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman wawasan kebangsaan serta pendidikan bela negara, sebagai upaya untuk terus memupuk semangat nasionalisme masyarakat di perbatasan dengan senantiasa menggelorakan semangat merah putih dalam kehidupan sehari-hari” tandas Laura.

Selanjutnya Laura berpesan untuk terus menggalang semangat persatuan dan kesatuan, dan untuk terus memperkokoh kedaulatan bangsa Indonesia, maka sesungguhnya tantangan terberat yang kita hadapi adalah kedaulatan negara dalam arti yang lebih luas, tidak hanya kedaulatan teritorial atau wilayah negara yang meyangkut pertahanan dan keamanan, tetapi juga menyangkut kedaulatan ekonomi, sosial dan budaya.

Selain hal tersebut, Laura mengingatkan bahwa dalam rangka terus memupuk semangat nasionalisme, maka salah satu yang terpenting yang harus diwujudkan oleh segenap anak bangsa adalah mewujudkan karakter anak bangsa yang kuat, yang berbudaya dan berbudi pekerti yang luhur.

“Selain itu juga harus mempunyai daya kreatifitas, ide-ide yang inovatif, responsif terhadap lingkungan sekitar dan mampu melahirkan karya-karya nyata dalam pembangunan” pungkas Laura

Sementara Ketua DPP Pemuda Penjaga Perbatasan Paulus Murang menyampaikan sikap organisasi yang dipimpinnya akan selalu mendukung program dan kebijakan Pemerintah yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat di Perbatasan.

“Saya tegaskan Pemuda Penjaga Perbatasan siap mendukung program dicanangkan oleh Pemda Nunukan untuk percepatan pembangunan di daerah perbatasan” tegas Paulus. (eddyS)

Ketua Umum Kopa Bone Apresiasi Pelaksanaan Diksar dan Baksos Sispala SMKN 1 Watampone

BONE – Siswa Pencinta Alam (Sispala) SMKN 1 Watampone menggelar sasaran Diksar dan bakti sosial di Kantor Polsek Ponre yang berada di desa Pattimpa, Ponre dan juga kantor Koramil  1407-10 /Ponre. Kegiatan ini dimulai sejak tangal 6 hingga 8 Oktober 2019 lalu.

Melihat hal itu, Ketua Umum Komunitas Pecinta Alam (KOPA) Kabupaten Bone, Musmulyadi S. Pd memberikan apresiasinya terhadap sispala SMKN 1 Bone. Sebab, mereka telah dapat menjadi pelopor siswa-siswi dan bersinergi kepada masyarakat tentang kecintaannya terhadap lingkungan.

Musmulyadi mengatakan, siswa pencinta alam merupakan komunitas siswa yang memang dibentuk dengan maksud dan tujuan. Maksud dibentuknya adalah tercapainya insan manusia yang lebih berakhlak mulia, berpola pikir luas dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Kemudian, menjunjung tinggi nilai-nilai moral demi persatuan dan kesatuan untuk membangun kerakteristik organisasi sispala mandiri.

Sementara tujuannya sendiri adalah menjalin dan mempererat tali silaturahmi rasa kekeluargaan yang harmonis sesama pecinta alam, menjadikan siswa yang berpola pikir luas terhadap lingkungannya, berpartisipasi dalam kecintaan kita terhadap lingkungan, mengembangkan kemandirian dan eksistensi dalam ektrakulikuler.

Sementara itu, Ketua Sispala, Ardiansar mengatakan, setidaknya ada beberapa divisi yang turun langsung dalam Diksar dan Baksos ini. Di antaranya, Mountaineering, Rock climbing, Caving, SAR (Search And Rescue). “Sispala SMKN 1 Watampone  didirikan pada tanggal 15-11-2005 silam dengan pendiri 7 orang. Alhamdulillah sejak adanya Sispala di SMKN 1 Bone, bakat dan minat siswa – siswi dapat tersalurkan di dalam pelestarian lingkungan,” jelas ‘Ardiansar selaku Ketua Sispala.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga ‘banjir’ pujian di masyarakat serta terimakasih dari pengurus Sispala se-Alam semesta. Khususnya kepada Drs. H. AMIRUDDIN AM., M.M. selaku kepala sekolah, orang tua atau ayahanda kami SMKN 1 Bone yang telah mendukung program kami sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dan mendapatkan Dukungan penuh dari kapolsek ponre, Iptu Samanhudi.

Irwan N Raju

Kabiro Sulsel

Melawan dan Mau Melarikan Diri, Pengedar Sabu-sabu Ditembak Polisi

Tanjung Balai – Sumatera Utara – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Balai yang berhasil meringkus serta memberikan tembakan secara terukur kepada seoranag pria yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu sabu .

Kasat Narkoba Polres Tanjung Balai, Ajun Komisaris Polisi Rasmasju Tarigan,SH saat di konfirmasai menjelaskan bahwa Timnya mendapatkan informasi dari masyarakat yang mengatakan bahwa ada seorang pria yang menyimpan narkoba jenis sabu sabu yang sedang berada  di Jalan Kemuning ,Kelurahan  Selat lancing , Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjung Balai (9/10/2019).

Lanjut dia, Setelah mendapatkan informasi tersebut, sekitar pukul 17.00 WIT, Tim langsung melakukan penyidikan ke lokasi yang di maksud, dan setibanya di lokasi, tim melihat seorang pria dengan ciri ciri yang di sebutkan sedang berjalan menuju ke sebuah rumah di lokasi dan melemparkan sebuah bungkusan plastic bewarna hitam ke atas lantai sebuah rumah di lokasi. Seketika itu kami langung melakukan penangkapan terhadap target.

“Saat kami lakukan pemeriksaan terhadap plastic yang dibuang oleh tersangka yakni seorang pria yang mengaku bernama “ Andre Yusnizar (34) Warga Jalan Anwar Idris Kelurahan Bung Tanjung Gusta Kota Tanjung Balai kami menemukan narkotika jenis sabu sabu dan tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya, Barang Bukti yang kami amankan dari tersangka yakni “ 1 (satu) bungkus  plastik bening transparan berisi diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat kotor 2,10 (Dua koma sepuluh) gram, 1 (satu) unit HP merk nokia warna Hitam, 1 (satu) buah plastik asoy warna hitam, 1 (satu) unit sepeda motor merk honda vario tanpa plat . ungkap Mantan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo tersebut .

“ Pada saat kami melakukan pengembangan , tersangka langsung melarikan diri dengan cara melawan kemudian melukai Kanit Kbo ,sehingga kami pun melakukan tembakan peringatan ke udara , namun hal tersebut tidak di indahkan tersangkan sehingga kami pun melakukan tindakan tegas dengan terukur kea rah kaki tersangka saat melarikan diri dan saat ini tersangka sudah kami masukan ke sel Polres Tanjung Balai untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut . Ungkap Kasat Mengakhiri .

(Irwan N Raju /Leodepari)Kontributor)

Diduga Konselting, Rumah Panggung Milik Penjaga TMP Jadi Arang

BONE – Satu unit rumah panggung milik penjaga TMP ludes terbakar, Minggu (13/10/2019). Rumah yang belakangan diketahui dihuni Mading (65) diduga dikarenakan konsleting arus listrik.

Akibat konsleting pendek listrik, lelaki paruh baya ini harus menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah. Bahkan, korban hanya mampu menyelamatkan pakaian yang menempel dibadannya. Apalagi, rumah Mading ini merupakan rumah semi permanen yang sebagian terbuat dari kayu.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran rumah panggung ini, namun diperkirakan Mading mengalami kerugian puluhan juta rupiah. “Saya kaget juga lihat api. Hanya baju di badan saja yang bisa saya selamatkan,” terangnya.

Setidaknya, empat unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan. Selang beberapa jam, api pun bisa dipadamkan.

Irwan N Raju

Biro Sulsel