Selama Menjabat, Puluhan Penghargaan Diraih Laura

NUNUKAN – Dalam rangka HUT ke 20 Kabupaten Nunukan, DRPD Nunukan bersama Pemkab Nunukan menggelar rapat paripurna, Sabtu (12/10/2019). Dalam rapat yang dipimpin oleh Hj Leppa ini, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura menyampaikan keberasilannya selama menjabat.

Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan memang sejak awal dirinya menjabat keuangan daerah sudah ‘bergoyang’. Namun hal itu tak membuat dirinya berputus asa dengan terus melakukan pembangunan sesuai dengan anggaran yang ada. “Boleh terjadi defisit namun pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap dilaksanakan,” terangnya.

Laura mengatakan keluhan yang dirasakan saat ini bersama masyarakat adalah kelistrikan yang sering terjadi pemadaman. “Pemerintah daerah akan melakukan Kordinasi agar suplai daya lustrik dapat mencukupi.  Karena, saat ini dilakukan pergeseran mesin sebanyak 3 unit ke Sebatik dengan total daya yang dapat dihasilkan sebesar 3 ribu KW,” tambahnya.

Kemudian, dengan diberlakukannya PP No: 34 /2019 tentang perdagangan perbatasan yang menimbulkan dinamika di Kabupaten Nunukan, ditegaskan Laura, pemerintah daerah tidak memiliki Kewenangan, namun mengingat harkat hidup masyarakat kabupaten Nunukan maka Pemda melakukan berbagai upaya untuk dapat menyuarahkan aspirasi warga perbatasan terkait pemberlakuan PP tersebut.  “Saya berusaha mendatangi sejumlah kementrian baik perdagangan maupun Bappenas demi kepentingan masyarakat dan kondisi faktual daerah,” ujarnya.

Dengan usia kabupaten Nunukan yang ke -20 Tahun, kata dia, rasa syukur diungkapkan dengan menguatkan komitmen pemerintah daerah untuk terus maju. Selama ini banyak yang raih dalam sejarah perjalanan kabupaten Nunukan. Ini merupakan hasil sinergitas pemerintah  daerah dan DPRD.

Dalam tiga tahun terakhir pemerintah daerah mendapatkan sebanyak 29 penghargaan dari berbagai baik dari pemerintah maupun dari pihak swasta. Hal ini menjadi bukti bahwa Nunukan mampu berprestasi sejajar dengan daerah lain.

“Salah satunya adalah penghargaan dalam pengelolaan keuangan dengan meraih opini wajar tappa pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan Daerah 3 tahun berturut- turut. Selain itu, pelayanan Publik kabupaten Nunukan melalui Disdukcapil serta PTSP, penerapan OSS dalam pelayanan perijinan dan lainya. Ini merupakan wujud komitmen pemda meningkatkan pelayanan publik dan menjadi motivasi untuk berbuat yang lebih baik dimasa akan dating,” tegasnya

Koresponden, Yusuf P.

Penulis Buku Fiqh Demokrasi Bahas Hukum Demonstrasi di Madani Islamic Forum

MAKASSAR – Madani Institute (Center For Islamic Studies) mengadakan Madani Islamic Forum (MIF) dengan Demonstrasi dan Pendidikan Politik Islam, bertempat di Aula Lantai 3 Rabbani Boleuvard Makassar. Sabtu (12/10/19).

Menghadirkan pembicara Ustadz Rapung Samuddin, Lc,. MA mengupas hukum demonstrasi dan politik dalam Islam. Akhir-akhir ini terjadi begitu banyak aksi demonstrasi di Indonesia. Namun, sangat di sayangkan karena di antara mereka yang melakukan demonstrasi masih kurang memahami dengan baik tentang hukum dan syarat-syarat berdemonstrasi.

“Hukum demonstrasi menurut para ulama terbagi menjadi dua, pertama mengatakan bahwa hukum demonstrasi haram secara mutlak dengan alasan, kewajiban taat kepada ulil amri, demonstrasi bisa melahirkan fitnah dan mengalirkan darah, bid’ah dan tasyabbuh bil kuffar,” paparnya.

Lebih lanjut, para ulama juga mengatakan bahwa hukum demonstrasi adalah boleh. “Kedua, hukum demonstrasi adalah boleh.
Demonstrasi merupakan sarana bagi Hisbah (pengawasan) serta perangkat bagi perubahan ke arah yang lebih baik dan asehat kepada pemimpin wajib serta ber amar ma’ruf nahi munkar,” lanjutnya.

Penulis buku Fiqh Demokrasi ini menyampaikan tentang definisi tentang Siyasah Syar’iyyah. “Siyasah Syar’iyyah adalah segala yang bersumber dari pemerintah atau penguasa, berupa hukum atau prosedur, terikat pada maslahat pada hal-hal yang tidak ada nash atau dalil khususnya, tanpa bersebarangan dengan syariat,” imbuhnya.

Olehnya itu, demo bukan berarti membangkang pada pemerintah. “Boleh demo bukan berarti membangkang pada pemerintah apalagi di negara yang memberi hak untuk berbicara, demo (asalnya) bukanlah untuk membuat fitnah,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Akbar
(Humas Madani Institute)

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba,PPWI Pulang Pisau Selenggarakan Seminar Narkoba bagi Pelajar

Pulang Pisau – Dalam rangka mengantisipasi meluasnya penyalahgunaan narkotika, hari ini diselenggarakan seminar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif PPWI Pulang Pisau, bekerjasama dengan Polres, Dinas Pendidikan, dan Bappeda Kabupaten Pulang Pisau, bertempat di aula Bappeda Pulang Pisau.

Seminar tersebut dihadiri tidak kurang dari 400 siswa SLTP dan SLTA di Pulang Pisau bersama para guru pendamping masing-masing sekolah.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, hadir Kapolres Pulang Pisau, diwakili oleh Kasat Narkoba, Iptu Pramono dan Kadis Pendidikan diwakili oleh Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah, Sri Aji, S.Pd. Juga terlihat perwakilan dari Bappeda Pulang Pisau, dan beberapa Ormas.

Sebagai pemateri utama dalam seminar itu, hadir Brigjenpol Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM, staf ahli kepala BNN Pusat. Turut mendampingi Dr. Victor, Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke dari Jakarta.

Dalam sambutannya saat membuka secara resmi seminar ini, Ketum PPWI Wilson Lalengke menekankan pentingnya memberikan informasi yang benar dengan stategi penyampaian yang efektif tentang segala hal yang terkait narkoba dan pencegahan penyalahgunaannya.

“Kehadiran Dr. Victor yang sangat ahli di bidang narkoba di tempat ini untuk menyajikan informasi yang benar terkait narkoba, kiranya para siswa kita mendapatkan wawasan sebagai bekal dalam bergaul di tengah-tengah komunitasnya,” ujar Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Dari pantauan lapangan, para siswa terlihat sangat antusias mengikuti seminar itu, terutama karena pemaparan materi yang dibawakan oleh narasumber Dr. Victor yang sangat variatif dan menarik.

Penyajian materi tentang narkoba, dampak dan strategi penanggulangannya, yang dibawakan dengan dibarengi atraksi sulap, seni pentas lagu dan nyanyi membuat siswa betah mengikuti acara dari awal hingga akhir kegiatan.

Pelibatan para siswa dalam beberapa permainan dan atraksi oleh narasumber menambah semangat dan semaraknya seminar tersebut.

Semua peserta aktif berpartisipasi dalam interaksi dengan pemateri.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan pembagian sertifikat seminar. (APL/Red)

Wakil Bupati Wajo hadiri HUT ke 57 pengucapan syukur tahunan gereja Toraja jemaat Bottodongga, ini harapannya

WAJO – Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE hadiri acara syukuran tahunan Gereja Toraja jemaat Bottodongga.

Kegiatan ini diawali dengan ibadah penguraian oleh Pdt.Yustin Eli Lambert, S.Th, Kemudian dilanjutkan perayaan HUT ke 57 dengan pengucapan syukur Tahunan Gereja Toraja Jemaat Bottodongga.

Turut hadir Camat Majauleng, Koramil dan Kapolsek setempat serta Kepala Desa setempat.

Pimpinan majelis Jamaat Bottodongga, dalam sambutannya mengatakan, mengucapkan syukur terima kasih atas perhatian Pemerintah terhadap Jemaat Bottodongga selama ini.

“Aturan gereja dalam satu periode 5 tahun ada mutasi, sehubungan dengan itu ibu Pdt.Yustin Eli Lambe, S.Th mengakhiri masa tugasnya dan akan dimutasi ke Gereja Jemaat Barrabarayya Makassar,” kata Pdt. Musa.

Dan dikatakan kalau permintaan adanya Pendidikan Agama Kristen, sehingga bisa bergabung dengan masyarakat pada umumnya, juga Jemaat disini akan mendukung program kegiatan Pemerintahan kedepan mewujudkan misinya.

“Kami Berbangga atas kehadiran Wakil Bupati Wajo ditengah tengah jamaat Lauwwa, Sengkang, Bottodongga, Siwa yang berjumlah 200 KK jemmat Gereja Toraja”. Ungkap  Pdt. Musa.

“Permohonan kami, agar ada guru agama kristen yg mengajar di Sekolah mulai tingkat pendidikan SD, SMP, dan SMA agar dibuatkan SK dari Pemkab sebagai legitimasi,” tambah Pdt. Musa.

Wakil Bupati Wajo  H. Amran, SE dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada masyarakat Bottodongga yang telah berhasil di bidang pertanian dan peternakan yang diperoleh tahun ini. Semoga menjadi motivasi kedepan meningkatkan luas tanam dan hasil panen di desa kita ini.

Orang nomor dua di Wajo ini juga menegaskan bahwa dalam bercocok tanam harus sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh penyuluh pertanian di lapangan.

Dan dikatakan kalau sektor pertanian merupakan salah satu sektor pembangunan utama di Kabupaten Wajo. Sektor ini masih memiliki potensi, dan peluang untuk dikembangkan dan di daya gunakan dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, dengan demikian pertumbuhan ekonomi di daerah akan meningkat.

Dan disampaikan kalau hendaknya para penyuluh pertanian meningkatkan pembinaan dan bimbingan kepada para petani, sehingga dapat membantu dalam menerapkan teknologi tepat guna dalam meningkatkan produksi pertanian mereka kedepannya.

“Dari beberapa pembicara tadi, mengusulkan agar ada guru agama Kristiani, ini akan saya Akomodir secepatnya dan bicarakan bersama Bapak Bupati untuk di tugaskan di Sekolah serta ada SK yang legal, sehingga dapat mengajar dengan tenang,” kata H. Amran, SE.

“Tujuannya agar anak anak kita mendapat pendidikan agama sejak dini, sehingga terjaga kedepannya, Kita juga akan tetap menjaga ke Bhinekaan dan persatuan dan kesatuan sehingga tidak terjadi pertikaian,” tambah Wakil Bupati Wajo.

Dan dikatakan kalau jangan ada masyarakat Wajo yang nantinya tersisihkan karena minoritas akan tetapi kita semua bersaudara,
Kantor Bupati Wajo, Rujab Bupati serta Rujab Wakil Bupati Wajo terbuka untuk umum, H. Amran, SE menutup sambutannya.

(Humas Pemkab Wajo

Bupati Wajo hadiri Launching kendaraan terbaru Honda hari ini.

WAJO – Kegiatan Honda pada hari ini yang mengadakan berbagai kegiatannya di Lapangan Merdeka Sengkang, Sabtu 12 Oktober 2019.

Kasat Lantas Polres Wajo AKP. Muhammmad Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan dari Honda Makassar hari ini dengan mengadakan test drive, Launching kendaraan terbarunya hari ini.

Dimana Bupati Wajo bersama dengan Kapolres Wajo serta Dandim 1406 Wajo ikut serta dalam pawai tertib berlalu Lintas, test drive dalam kota, sekaligus launching kendaraan terbaru dari Honda.

Adapun rute yang dilalui diantaranya Star dari depan Masjid Raya kemudian Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Andi Ninnong, jalan Andi Mori, Jalan Andi Paggaru, Jalan Bau Mahmud, Jalan Andi Pawelllangi, Jalan Andi Magga Amirullah, Jalan Jawa, Jalan Pahlawan, Tugu Jetpur, Jalan Andi Tanjong, Jalan Andi Pallawarukka dan Finish di Depan Mesjid Raya.

Selanjutnya rombongan memasuki Lapangan Merdeka untuk menyaksikan beberapa kegiatan yang dilaksanakan Honda diantaranya Games games serta senam dengan melibatkan masyarakat serta karyawan Honda sendiri.

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Honda melaksanakan pesta rakyat sampai sebentar malam dan tentunya akan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Wajo, karena adanya event dari Honda sang juara yang melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang tentu bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dan dikatakan kalau dengan bersosialisasi dan mengedukasi dalam berkendara dalam menjaga ketertiban berkendara yang baik, tentu semua ini menjadi bermanfaat disetiap event seperti ini.

“Saya ucapkan terima kasih karna bisa dilaksanakan Di Wajo dan hanya Di Wajo dan Bone saja tempat pelaksanaan event seperti ini,” kata Bupati Wajo.

“Kita ingin kegiatan ini jangan terputus begitu saja, tentu akan ada binaan yang dilakukan oleh Honda sang juara untuk bisa berkolaborasi dengan program kami 5 tahun kedepan, juga agar CSR yang biasa dikeluarkan untuk perusahaan Honda sang juara, bisa bermanfaat kepada masyarakat kita, utamanya program yang kita yang laksanakan Di Wajo yaitu program pertanian terpadu,” Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos menambahkan.

Dan dikatakan bahwa Alhamdulillah ada kesiapan dari pimpinan dealer Honda untuk membina beberapa warga Wajo, demikian juga Pemerintah tentunya juga akan membina warga warga miskin yang ada di Wajo, demikian juga Bapak Kapolres dan Bapak Dandim 1406.

“Kita akan mengembangkan dan memberdayakan peternakan agar masyarakat bisa lebih produktif, bisa lebih Mandiri, lebih sejahtera dan nantinya akan bisa beli motor sendiri,” jelas Bupati Wajo.

Dan dikatakan kalau dibantu masyarakat yang kelas bawah, sehingga nantinya mereka ketika sudah produktif, sudah bisa mandiri sehingga mereka bisa menyisihkan uang mereka untuk beli kendaraan, seperti saudara-saudara kita yang lain.

“Selamat dan sukses di jajaran Honda, tetap jaya, tetap berinovasi, tetap maju dan tetap berkontribusi kepada bangsa dan negara termasuk daerah kita Kabupaten Wajo, sukses selalu,” tutup Bupati Wajo.

Dan dan di akhir acara diadakan games-games yang langsung dipandu oleh Honda dengan melibatkan Bapak Bupati, Bapak Dandim dan Bapak Kapolres yang memberikan pertanyaan kepada mereka yang mampu menjawab dan diberikan hadiah langsung oleh Bapak Bupati, Bapak Kapolres serta dari Bapak Dandim dan tentunya ini sangat membuat masyarakat menjadi gembira dan berbahagia pada hari ini.

( Humas Pemkab Wajo)