Sekda Babel Lantik Dua Anggota PAW DPRD Babel


PANGKALPINANG, BerandaNKRInews- Mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, Sekretaris Daerah (Sekda) Naziarto menghadiri paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan agenda pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jabatan Perganti Antar Waktu (PAW) Mansah dan Harianto menjadi Anggota DPRD Prov. Kepulauan Babel sisa masa jabatan 2019-2024, Kamis (8/4/2021).

Paripurna ini sendiri dipimpin Ketua DPRD Prov. Kepulauan Babel Herman Suhadi dengan didampingi dua wakilnya, Hendra Apollo dan M Amin. Turut hadir juga anggota DPRD Prov.Kepulauan Babel lainnya, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi serta tamu undangan dan keluarga dewan yang dilantik.

Dalam sambutannya, Naziarto mengatakan PAW anggota DPRD merupakan bagian dari dinamika keanggotaan lembaga yang dapat terjadi kapan saja, dan dinamika tersebut sebagai salah satu pendorong memantapkan kolektivitas dewan dalam menjalankan fungsi pokok DPRD yaitu legislasi, anggaran dan pengawasan.

Dirinya mengatakan DPRD adalah mitra kerja dan berkedudukan sejajar dengan Pemprov. Babel dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah. Oleh karenanya diperlukan kondisi yang selaras dan serasi dalam hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif sebagai pemegang dan pelaksana amanat masyarakat.

“Dengan demikian tugas dan fungsi pada hakekatnya merupakan perwujudan aspirasi masyarakat yang diimplementasikan dalam kegiatan pembangunan secara bertahap, menyeluruh dan berkelanjutan sehingga terwujud penyelenggaraan pemerintahan yang baik agar cita-cita otonomi daerah untuk mensejahterakan masyarakat tercapai,” ungkapnya.

Atas nama pemerintah provinsi, ia mengucapkan selamat kepada para anggota DPRD Prov. Kepulauan Babel yang dilantik. Dengan harapan, semoga dapat bekerja dengan sebaik-baiknya dan dapat cepat beradaptasi dalam tugas pengabdian yang terhormat untuk bersama-sama meningkatkan kinerja institusi.

“Sekaligus meningkatkan hubungan kerjasama dan koordinasi dengan pemerintah provinsi demi Babel sejahtera, provinsi maju yang unggul di bidang agropolitan dan bahari dengan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efisien dan cepat berbasis teknologi,” tuturnya Naziarto.

Diketahui, Mansah dilantik menjadi anggota DPRD Prov.Kepulauan Babel menggantikan Sukirman dari Partai Nasdem dan Harianto menggantikan Algafry Rahman dari Partai Golkar. Keduanya dilantik berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No. 161.19-405 Tahun 2021.

Sementara, Ketua DPRD Prov. Kepulauan Babel Herman Suhadi menjelaskan, dilantikanya dua anggota dewan ini menambah keluarga besar DPRD Prov. Kepulauan Babel di dalam memperbaiki dan menambah pembangunan-pembangunan di provinsi ini menjadi lebih baik

“Alhamdulillah SK anggota DPRD Prov. Kepulauan Babel saat ini berjumlah 44 orang, dan masih menyisakan satu anggota dewan lagi yang belum dilantik sebagai pengganti Aditya Rizki Pradana dari Partai Demokrat. Kami berharap kepada kedua anggota dewan yang baru dilantik ini agar segera beradaptasi menjalankan tugas dan tupoksinya sesuai dengan penempatan di komisi masing-masing,” ungkapnya.

Wartawan: Yogi Pranata

Kapolsek Cenrana Hadiri Program Konversi BBM Ke BBG Yang Di Laksanakan Oleh Kementrian ESDM RI

BONE -Berandabkrinews.com Kapolsek Cenrana bersama personil Polsek cenrana Polres Bone hadir dalam giat pertemuan para nelayan yang berasal dari wilayah kecamatan cenrana dan kecamatan tellu siattinge kabupaten bone dalam rangka Verifikasi usulan calon nelayan sasaran program konversi BBM ke BBG tahun 2021 yang dilaksanakan kementrian ESDM RI pada hari Rabu (7/4/2021) Sekitar Pukul 09.30 Wita.

Pada giat tersebut dihadiri oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM Republik Indonesia JEFRI NAINGGOLAN beserta staf, Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pesisir ANDI SUKIMAN beserta staf, Kapolsek Cenrana Polres Bone IPTU FAHRI beserta Staf, Para Penyuluh Perikanan Wilayah Kecamatan Cenrana dan Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone, Para Nelayan yang berdomisili di Wilayah Kecamatan Cenrana dan Kecamatan Tellu Siattinge Kab. Bone.

Dalam pertemuan tersebut Staf Ditjen Migas Kementerian ESDM RI memberikan edukasi terhadap para nelayan yg sempat hadir bahwa BBG lebih murah, aman dan ramah lingkungan semua harus kita sosialisasikan dengan baik kepada masyarakat nelayan, rencana pendistribusian paket konversi BBM ke BBG untuk Nelayan sasaran tahun 2021 setelah dilakukan pendataan.

Adapun manfaat utama program konversi BBM ke BBG diantaranya harga BBG lebih murah dibandingkan BBM per liternya, penghematan biaya operasional dengan menggunakan LPG berkisar 30-50 persen dibandingkan saat menggunakan BBM (minyak solar) beberapa tempat bahkan bisa menghemat hingga 80 persen, selain itu perawatan mesin lebih mudah, aman dalam penggunaannya, emisi lebih rendah.

Dan nantinya para nelayan yang ada di kecamatan cenrana dan kecamatan Tellu siattingnge nantinya akan mendapatkan paket bantuan dari pemerintah pusat yang dibagikan terdiri dari beberapa komponen yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, dua buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dll). Rakitan yang sederhana dan bahan bakar yang lebih bersih menjadikan perawatan mesin lebih mudah dan mesin juga lebih awet dibandingkan menggunakan BBM.

Ril
Muhammad Ishak Hammer
Wartawan Biro Bone

Bhabinkamtibmas Turut Hadir Dalam Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Di Desa Binaan

BONE –Berandankrinews.com Bhabinkamtibmas Polsek Cina, Polres Bone Bripka Rusdi turut hadir dan dampingi penyaluran bantuan sosial PKH di Desa Arasie Kecamatan Cina Kabupaten Bone, Rabu (07/04/2021).

Saat dikonfirmasi Bhabinkamtibmas menerangkan, Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Lebih lanjut, PKH sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dan Program Perlindungan Sosial ini sangat terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi oleh masyarakat di Desa Arasoe,”

“Kami selaku Bhabinkamtibmas akan selalu siap membantu dengan hadir di tengah-tengah warga yang membutuhkan.

Apa yang kami lakukan ini merupakan kewajiban sebagai Bakti Polri kepada warga. Semoga bantuan yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga,” ucap Bripka Rusdi

Ril
Muhammad Ishak Hammer
Wartawan Biro Bone

Kunjungan Kerja di Mapolres Bone , Kapolda Sulsel beri penghargaan Personel terbaik Polres Bone

Bone-Berandankrinews.com
Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Merdisyam,.M.Si., didampingi Ketua PD Bhayangkari Sulsel Ibu Shanty Merdisyam bersama Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. E .Zulpan S.I.K., M.Si., serta beberpa PJU Polda Sulsel lainnya melaksanakan kunjungan kerja di Mapolres Bone, Selasa (6/04/2021)

Pada kunjungan kali ini, disambut langsung Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra,S.IK bersama Ketua Pengurus Cabang Bhayangkari Bone serta seluruh para pejabat utama Polres Bone dan Kapolsek jajaran serta diawali penyambutan jajar kehormatan oleh Personel Polres Bone.

Di depan seluruh Pejabat Utama Polres Bone dan Kapolsek jajaran yang hadir di Aula Mapolres Bone, Kapolda menekan tentang pelaksanaan tugas secara profesional dan humanis sebagai pelayan langsung kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bone juga melaporkan situasi kamtibmas wilayah hokum Polres Bone kepada Kapolda Sulsel dan rombongan, sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran di Wanua Tanah Bone.

Di akhir acara, orang nomor satu di jajaran Kepolisian Sulsel ini memberikan penghargaan kepada personel terbaik berdasarkan penilaian langsung seluruh pejabat Polres Bone, dengan daftar personel sebagai berikut;

  • Aipda Subianto, S.Sos. Kanit Binmas Polsek Palakka dengan terobosan mengedukasi dan perawatan secara langsung kepada para ODGJ yang jumlahnya mencapai 32 orang tersebar di 7 desa wilayah Kecamatan Palakka.
  • Aipda Andi Syarif Al Qadri,S.H. Kaur Mintu Satbinmas Polres Bone dengan Inovasi Pendekatan Dakwah “IPDA”
  • Bripka Andi Iqbal Rosani, Bhabinkamtibmas Polsek Ponre dengan terobosan kreatif “Perpustakaan Keliling”

Pelaksanaan kegiatan digelar dengan disiplin protokol kesehatan, sehingga pelaksanakan kegiatan dilakukan dengan serba terbatas di masa pandemi Covid 19.

Ril
Muhammad Ishak Hammer
Wartawan Biro Bone

Pagelaran Seni Rumpun Tidung Sukses Dan Peserta Melebihi Target

Nunukan – Gerak lincah gemulai menyita perhatian penonton dan undangan yang hadir. Tarian bernafaskan budaya Suku Tidung yang diperankan oleh delapan pemuda pemudi dari sanggar tari Bebilin Taka, Kampung Rambutan ini serasa indah untuk dinikmati baik dari kekompakan gerakannya maupun dari makna yang dikandung dari kisah yang melatarbelakanginya. 

Dalam tampilan musik dan gerakan, tarian bertajuk “Jepen Kisah Kasih” ini menceritakan  kisah cinta terlarang antara pemuda nelayan dengan Putri bangsawan. Para keluarga dan sahabat sangat menentang kisah Cinta berbeda kasta ini. Karna menurut mereka bangsawan hanya boleh disandingkan dengan bangsawan pula. 

Namun perjuangan cinta mereka sangatlah kuat, meskipun banyak sekali rintangan yang hadir mencoba memisahkan cinta mereka, hingga akhirnya semua keluarga dan sahabat pun luluh haru ketika ikut merasakan besarnya cinta mereka dan akhirnya merestui jalinan kasih antara nelayan dan Putri bangsawan itu. 

Keterangan Foto: Para Penari dari Sangar Seni Bebilin Taka sedang unjuk kebolehan (Foto Humas Pemkab Nunukan)

Di bawah bimbingan Putra Fajar sebagai penata tari dan balutan busana etnik dari Bebilin Taka Collection, Tarian ini keluar sebagai juara Lomba Tari Jepen Kreasi dalam rangkaian pagelaran seni dan budaya Rumpun Tidung Kabupaten Nunukan yang digelar oleh GADAMARUTI Kabupaten Nunukan. Dan atas prestasinya tersebut, panitia kembali menampilkannya dalam acara penutupan kegiatan pada hari ini, Kamis (08/04) di ruang pertemuan lt. V Kantor Bupati Nunukan.  

Pada kesempatan ini, dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga  Drs. Syafarudin disampaikan bahwa budaya adalah kehidupan yang memiliki makna bahwa seluruh proses kehidupan seorang manusia adalah sakral dan suci. 

Diawali dari proses meleburnya kasih sayang antara suami – istri, dilanjutkan dengan proses kehidupan di alam kandungan, lahir ke alam dunia dan menjalani kehidupan, sampai akhirnya menjemput kematian adalah tahapan – tahapan yang harus dijalani oleh seorang manusia dengan penuh rasa syukur dan ikhlas. Karena kesuciannya, disampaikan bahwa masing – masing etnis atau suku di seluruh dunia menggambarkan keseluruhan proses kehidupan manusia tersebut dalam berbagai bentuk dan simbol yang sarat makna, mulai dari tari – tarian, syair, nyanyian, upacara adat dan lain sebagainya. 

” Sebagai bagian dari komunitas suku yang melekat dalam diri kita masing – masing, sudah semestinya kita menghormati dan memelihara simbol – simbol budaya tersebut”, ujarnya. 

Dilanjutnya seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, simbol – simbol budaya tersebut perlahan – lahan mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Dimulai dari semakin berkurangnya pemahaman masyarakat dalam memaknai simbol – simbol budaya tersebut, menganggapnya sebagai sesuatu yang kolot dan ketinggalan zaman, sampai pada akhirnya meninggalkannya sama sekali.

”Fenomena ini dialami oleh hampir seluruh suku bangsa yang ada di seluruh dunia, tidak terkecuali di kalangan suku Tidung. jika terus terjadi, maka lama kelamaan kita terancam kehilangan kebanggaan dan identitas diri sebagai sebuah etnis. orang Jawa akan kehilangan kejawaanya, orang Bugis lupa akan tradisi – tradisinya yang luhur, orang Tidung mulai meninggalkan segala anjuran dan pantangannya dan lain sebagainya, dan lama kelamaan, bangsa Indonesia pun bisa – bisa akan kehilangan ke-Indonesiaan-nya, sebagai sebuah bangsa besar yang kaya akan tradisi dan budaya – budaya  adi luhung”, tambahnya.

Oleh karena itu, Bupati atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten nunukan menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada jajaran Pengurus Daerah Pergerakan Pemuda dan Mahasiswa Rumpun Tidung (GADAMARUTI) Kabupaten Nunukan yang memiliki inisiatif menggelar acara pagelaran seni dan budaya rumpun Tidung ini.  

”Saya yakin berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan selama hampir satu minggu ini, mulai dari lomba tari, bernyanyi, hingga bercerita, akan dapat menumbuhkan kembali kecintaan dan kebanggaan masyarakat suku Tidung terhadap seni dan budayanya sendiri”, ujarnya. 

Di akhir sambutannya Bupati Nunukan menyampaikan pesan bahwa masyarakat memang tidak boleh ketinggalan ilmu pengetahuan dan teknologi  namun tidak boleh lantas melupakan warisan seni budaya dari para leluhur.

” Khazanah budaya yang ada di tengah masyarakat harus terus digali, dipelajari makna – makna filosofinya, hingga akhirnya bisa tumbuh kecintaan dan semangatnya untuk melestarikannya. sebagaimana istilah yang saya sampaikan pada awal – awal sambutan, maka memelihara kebudayaan sama artinya dengan merawat kehidupan itu sendiri”, tutupnya. 

Ketua PD GADAMARUTI Kabupaten Nunukan Herison, S.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa warga masyarakat cukup antusias dengan kegiatan pagelaran seni dan budaya Rumpun Tidung Kabupaten Nunukan yang digelar sejak tanggal 22 Maret yang lalu ini. 

Menurut Herison, peserta yang mendaftar mencapai 189 peserta dari empat jenis lomba yaitu lomba senam LUKIWOL, Lomba Fashion Show Busana Khas Tidung, Lomba bercerita dalam Bahasa Tidung dan lomba Tari Jepen Kreasi. 
Lebih lanjut Herison menyampaikan bahwa kegiatan Pagelaran Seni dan Budaya yang telah diselenggarakan di dua arena lomba  yaitu di Balai Adat Tidung di Desa Binusan dan Taman Pelangi Perbatasan di Kampung Cerita RT. 13 Kelurahan Nunukan Barat ini memiliki empat tujuan, yaitu sebagai salah satu bentuk perjuangan budaya dalam pemersatu rumpun Tidung, sebagai wadah peningkatan kualitas SDM, sebagai wadah kesempatan bekerja dan berusaha secara profesional, dan keempat sebagai wadah peningkatan kesejahteraan ekonomi. (Humas)