Safari Perangkat Daerah, Sekprov Dorong Pelayanan Tetap Optimal Pasca Cuti Bersama

TANJUNG SELOR — Kesiapan layanan publik pasca libur menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk memastikan hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., melakukan Safari Perangkat Daerah ke sejumlah instansi, Kamis (26/3).

Kunjungan ini mencakup beberapa instansi pelayanan publik, di antaranya Kantor Samsat Bulungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, layanan Samsat Keliling di Pasar Induk Tanjung Selor, hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanjung Selor.

Dalam peninjauan itu, Sekprov Denny mencatat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya terkait kesiapan petugas layanan dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).

Denny menegaskan bahwa pelayanan publik memiliki peran penting, terutama bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Pelayanan publik harus menjadi perhatian bersama. Kehadiran petugas dan kesiapan layanan sangat penting agar masyarakat dapat terlayani dengan baik,” kata Denny.

Ia juga menekankan bahwa disiplin dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas, merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Hasil kunjungan ini, lanjutnya, akan menjadi bahan evaluasi internal guna mendorong perbaikan ke depan.

“Harapannya pelayanan dapat terus ditingkatkan dan berjalan secara konsisten,” ujarnya.

Safari Perangkat Daerah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltara dalam memastikan pelayanan publik tetap optimal, khususnya setelah libur Idulfitri.

(dkisp)

Malam Serumpun Sarawak–Kaltara di Long Nawang, Datuk Wilson dan Wagub Ingkong Ala Kompak Menari

LONG NAWANG – Malam ramah tamah serumpun Sarawak (Malaysia) dengan warga Perbatasan Apau Kayan di Long Nawang, kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) berlangsung meriah dan penuh kehangatan pada Rabu (25/3/2026) malam.

Kegiatan mempererat hubungan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia ini semakin istimewa saat Timbalan Menteri Digital Sarawak, Datuk Wilson Uga Anak Kumbong yang juga putra asli Dayak Iban tampil membawakan tarian tradisional Dayak Iban. Sang istri, Datin Lita, juga turut menari, menambah semarak suasana dengan nuansa budaya khas Sarawak.

Tak kalah menarik, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, ikut ambil bagian dengan menampilkan tarian khas Dayak Kenyah.

Penampilan ketiganya menjadi simbol kuat persaudaraan serumpun antara masyarakat Sarawak dan Kalimantan Utara.

Aksi mereka di panggung budaya disambut meriah oleh ratusan rumpun Dayak dari Sarawak, Brunei Darussalam Singapura dan masyarakat adat setempat.

Timbalan Menteri Digital Sarawak, Datuk Wilson Uga Anak Kumbong mengatakan, momen ini mencerminkan kedekatan emosional dan kesamaan akar budaya di wilayah perbatasan. Ia juga mengaitkan pentingnya pelestarian budaya dengan perkembangan zaman digital.

“Kemajuan teknologi seharusnya menjadi sarana untuk memperkenalkan dan menjaga warisan budaya, bukan justru menggerusnya,” kata Wilson.

“Di era digital saat ini, budaya tidak boleh hilang. Justru harus kita angkat ke platform digital agar dikenal lebih luas, terutama oleh generasi muda,” sambung dia.

Ia juga berharap budaya Dayak, khususnya Dayak Kenyah, terus dijaga dan diwariskan sebagai identitas yang kuat di tengah arus globalisasi.

Sementara itu, Wagub Kaltara Ingkong Ala menegaskan, budaya merupakan perekat utama hubungan masyarakat di perbatasan yang harus terus dilestarikan.

“Momentum ini tidak hanya mempererat hubungan sosial budaya, tetapi juga memperkuat komitmen kerja sama lintas negara, khususnya dalam pembangunan kawasan perbatasan,” ujar Ingkong.

Ingkong berharap, melalui malam serumpun ini hubungan antara Sarawak dan Kaltara semakin kokoh.

“Ini bukti kita serumpun dan berkomitmen bersama-sama menjaga warisan budaya sekaligus memanfaatkannya di era digital sebagai identitas masyarakat perbatasan,” tutupnya.

Untuk diketahui, malam penuh keakraban ini diisi dengan pertunjukan seni tradisional, musik etnik, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat dari interaksi antara delegasi Sarawak dan Pemprov Kaltara.

Turut hadir, Residen Bahagian Kapit Elvis Anak Didit, Residen Bahagian Miri Galong Anak Luan, Pegawai Daerah Bukit Mabong Jabang Anak Juntan, serta Pegawai Daerah Kanowit Cerislogo Anak Sabut serta unsur perkhidmatan awam Kapit.

Kemudian delegasi Pemprov Kaltara diwakili Asisten II Pemprov Kaltara,Bustan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Bertius, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Ferdy Manurun Tanduklangi dan Karo Administrasi Pimpinan (Adpim), Jaini.

Turut hadir Wakil Bupati Malinau, Jakaria, Ketua DPRD Malinau, Ping Ding Yansen beserta sejumlah anggota. (*)

Bupati H. Irwan Sabri Turun Langsung Ikut Panen Padi Gunakan Combine Harvester

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri turut serta dalam kegiatan panen padi bersama para petani di wilayah Mansapa Kecamatan Nunukan Selatan dengan menggunakan mesin modern combine harvester, Rabu (25/3).

Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Daerah terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendorong modernisasi alat pertanian di tingkat petani.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Irwan tidak hanya menyaksikan, namun juga langsung turut mengoperasikan combine harvester di areal persawahan milik warga. Kehadiran orang nomor satu di Pemerinrah Daerah ini disambut antusias oleh para petani yang merasa diperhatikan dan didukung.

Bupati menyampaikan bahwa penggunaan alat modern seperti combine harvester sangat membantu petani dalam mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil, serta menekan biaya tenaga kerja.

“Dengan teknologi ini, panen menjadi lebih efisien dan hasilnya pun lebih optimal,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan akses petani terhadap alat dan mesin pertanian (alsintan), baik melalui bantuan langsung maupun program kemitraan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Salah satu petani setempat mengaku sangat terbantu dengan adanya penggunaan combine harvester. Menurutnya, proses panen yang biasanya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam.

Kegiatan panen bersama ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Daerah dan masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dalam memajukan sektor pertanian.

Dengan adanya dukungan teknologi dan perhatian dari Pemerintah, diharapkan sektor pertanian di daerah tersebut semakin berkembang dan mampu bersaing di tengah tantangan zaman.

(PROKOMPIM)

BULOG Serap Hasil Panen Petani, Bupati Nunukan Pantau Langsung di Lapangan

NUNUKAN – Perum BULOG kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan dengan menyerap hasil panen gabah petani di wilayah Mansapa, Nunukan Selatan. Rabu (25/3)

Kegiatan pembelian gabah tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap kesejahteraan petani.

Dalam kegiatan yang berlangsung di area persawahan Mansapa, BULOG membeli gabah kering panen milik petani dengan harga yang sesuai ketentuan Pemerintah. Langkah ini diharapkan mampu menjaga harga tetap stabil di tingkat petani, terutama saat musim panen raya.

Bupati dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas langkah cepat BULOG dalam menyerap hasil panen. Ia menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah bersama BULOG di tengah petani menjadi bukti nyata komitmen dalam melindungi petani dari anjloknya harga jual.

“Kami sangat mengapresiasi peran BULOG yang hadir langsung membeli hasil panen petani. Ini penting untuk menjaga keseimbangan harga dan memastikan petani mendapatkan keuntungan yang layak,” ujar Bupati.

Sementara itu, perwakilan BULOG menjelaskan bahwa kegiatan serap gabah ini merupakan bagian dari program Nasional untuk memperkuat cadangan beras Pemerintah. Selain itu, BULOG juga berkomitmen untuk terus meningkatkan penyerapan di berbagai daerah sentra produksi.

Para petani menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya kepastian pembeli dan harga yang stabil, sehingga dapat meningkatkan semangat dalam bercocok tanam.

Dengan adanya sinergi antara BULOG dan Pemerintah Daerah, diharapkan ketahanan pangan dapat terus terjaga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

(PROKOMPIM)

Tradisi Mangrara Banua Toraja, Wabup Hermanus sebut Momentum Kekeluargaan

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Wakil Bupati Nunukan Hermanus S Sos hadir pada acara syukuran rumah Adat Toraja yang dibangun oleh keluarga besar Bapak Titus Takke di Jalan Pongtiku RT. 16, Rabu (25/03).

Mangrara Banua adalah upacara syukuran adat Toraja untuk meresmikan rumah adat Tongkonan yang baru dibangun atau direnovasi. Ritual ini masuk dalam rangkaian Rambu Tuka’ (sukacita), bertujuan mempererat kekeluargaan, mengucap syukur kepada Sang Pencipta, serta menaikkan status sosial keluarga. 

Prosesi ini melibatkan pemotongan babi dalam jumlah besar yang bisa mencapai ratusan ekor sebagai bentuk syukuran sehingga suasananya meriah.

Tradisi ini merupakan salah satu di antara banyaknya budaya masyarakat Toraja dimana adat syukuran Mangrara Banua menjadi pesta yang besar.

Dalam kesempatan itu, Wabup Hermanus mengatakan bahwa acara tersebut merupakan momentum kekeluargaan yang patut diwariskan dan dilestarikan oleh anak cucu.

Dengan slogan Toraja “Misa’ Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate”, yang berarti “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh”, ia mengajak untuk terus bergotong-royong dengan kebersamaan dan kekeluargaan.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung acara budaya seperti ini yang merupakan suatu sarana yang terhubung untuk membangun bersama dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan” ucapnya.

Di akhir sambutannya Wabup Hermanus mengajak masyarakat untuk bersama sama dengan pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Nunukan dengan menjaga persatuan serta menciptakan kebersamaan menuju Kabupaten Nunukan yang lebih baik.

(PROKOMPIM)