Dandim 0911/Nunukan Konfirmasi Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan, Personel Koramil 0911-06/Krayan Gerak Cepat Evakuasi Korban

NUNUKAN – Sebuah insiden kecelakaan udara menimpa pesawat pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan Dataran Tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, pada Kamis (19/2) sekitar pukul 13.05 WITA. Menanggapi peristiwa tersebut, jajaran Kodim 0911/Nunukan langsung mengerahkan personel Koramil 0911-06/Krayan ke titik koordinat jatuhnya pesawat untuk melakukan langkah penyelamatan darurat.

Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I., membenarkan adanya musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa sesaat setelah informasi diterima, pihaknya segera menginstruksikan aparat kewilayahan untuk bergerak pada kesempatan pertama.

“Kami membenarkan adanya peristiwa pesawat jatuh tersebut. saya sudah perintahkan koramil krayan untuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bisa bergerak cepat dan melakukan pencarian serta evakuasi di lokasi kejadian,” tegas Letkol Inf Tony Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (19/2).

Aksi Cepat Personel Koramil 0911-06/Krayan.
Dibawah komando Danramil 0911-06/Krayan, Letnan Dua Inf Supardi, tim yang terdiri dari Para Babinsa, Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Wilayah Kaltara Sektor Barat Yonarmed 4/Parahyangan, unsur Kecamatan dan instansi terkait serta masyarakat Krayan berhasil mencapai titik lokasi dalam waktu singkat.

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan yang cukup parah. Pesawat ditemukan dalam keadaan terbakar hebat. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, pilot pesawat dilaporkan meninggal dunia.

“Saat personel Koramil Bersama instansi dan masyarakat sampai di titik jatuh, kondisi pesawat sudah terbakar. Sangat disayangkan, pilot pesawat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” lapor Danramil 0911-06/Krayan di titik Lokasi.

Pengamanan Area dari Risiko Ledakan.
Mengingat pesawat tersebut membawa muatan bahan bakar (BBM) yang sangat mudah terbakar, personel Koramil bersama instansi terkait melakukan pengamanan ketat di sekitar area jatuhnya pesawat. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi ledakan susulan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan yang lebih luas di wilayah Krayan.

Hingga berita ini diturunkan, koordinasi intensif terus dilakukan oleh Kodim 0911/Nunukan dengan pihak maskapai dan otoritas bandara guna proses evakuasi lanjutan serta investigasi penyebab kecelakaan.

(*)

Pemprov Kaltara Ajak BKMT Kaltara Membangun Daerah Berlandaskan Nilai Spritual

TANJUNG SELOR – Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (PW BKMT) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi dilantik di Aula Serbaguna Kantor BKPSDM Kabupaten Bulungan, Senin (16/2). Pelantikan ini tindak lanjut dari Musyawarah Wilayah (Muswil) perdana BKMT yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Mewakili Gubernur Kaltara, Staf Ahli bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan Setdaprov Kaltara, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., menghadiri pelantikan PW BKMT menuturkan bahwa BKMT bukan sekedar organisasi, namun ia merupakan gerakan hati.

“BKMT tumbuh dari majelis-majelis kecil dan doa-doa yang dipanjatkan dengan tulus. Dari majelis taklim, lahir kekuatan moral yang seringkali tidak terlihat, tetapi sangat terasa dampaknya di masyarakat,” bukanya saat menyampaikan sambutan Gubernur Kaltara.

Menurutnya, peran BKMT dalam pembangunan daerah yang berlandasan akhlak menjadi sangat strategis, karena hal ini menjadi sangat mendasar dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Saya percaya, ketika majelis taklim hidup, maka nilai-nilai kebaikan juga hidup,” jelasnya.

Oleh karena itu, Pemprov Kaltara siap bersanding bersama BKMT Provinsi Kaltara guna membangun serta merawat Bumi Benuanta yang ditopang oleh nilai spiritual dan kebersamaan sosial yang diiringi dengan doa maupun keteladanan.

“Kepada para pengurus yang baru dilantik, saya ucapkan selamat mengemban amanah. Bekerjalah dengan hati, bergeraklah dengan niat ibadah, dan jadikan setiap langkah sebagai ladang pahala,” tutupnya.

(dkisp)

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

JAKARTA – Langkah mempercepat pembangunan Kalimantan Utara (Kaltara) terus dilakukan. Di sela agenda di Jakarta, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum memanfaatkan pertemuan bersama pengusaha nasional, H.M. Aksa Mahmud, di Hotel Darmawangsa, Minggu (15/2) malam, untuk membahas peluang investasi strategis bagi Bumi Benuanta.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Aksa Mahmud menyampaikan niatnya untuk menghadirkan investasi yang tidak sekadar berorientasi bisnis, tetapi juga berdampak sosial. Fokusnya jelas yakni pendidikan, perhotelan dan kesehatan.

Salah satu rencana utama adalah pembangunan International Boarding School di Nunukan. Sekolah ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak pekerja migran di wilayah perbatasan. Dengan sekolah ini, generasi muda Kaltara diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat di masa depan.

Tak hanya itu, Tanjung Selor juga masuk dalam peta pengembangan. Hotel representatif dan rumah sakit swasta modern direncanakan berdiri di ibu kota provinsi tersebut. Untuk urusan layanan kesehatan, Bosowa akan menggandeng manajemen Primaya Hospital, yang telah berpengalaman mengelola rumah sakit di Makassar.

Pertemuan itu bukan hanya sekadar wacana. Kedua tokoh sepakat segera turun langsung meninjau lokasi di Kaltara. Pembahasan teknis bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dijadwalkan pada awal Maret 2026.

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas rencana investasi tersebut. Ia berharap pembangunan sekolah internasional di Nunukan serta fasilitas hotel dan rumah sakit di Tanjung Selor dapat segera terealisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(dkisp)

Tari-Tarian Yanti Pulu Ramaikan Peresmian Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan

NUNUKAN – Suasana asri dengan hamparan pepohonan nan hijau mengelilingi Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan. Masyarakat Desa Tubus Kecamatan Lumbis menyambut dengan hangat para tamu yang datang pada acara Peresmian Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini. Minggu (15/2/26).

Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara Dr. Njau Anau, S.Pd, M.Si. mewakili Gubernur Kalimantan Utara.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos, turut hadir bersama dengan Unsur Forkopimcam Kecamatan Lumbis, Camat Sebuku, PLT. Camat Lumbis, Pangeran Seiko Sakampung Pangeran Jabir, Tokoh Ketua Adat, Tokoh Masyarakat.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus menyampaikan bahwa Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini bukan hanya sebuah bangunan fisik, melainkan simbol jati diri, identitas budaya, dan fondasi nilai-nilai luhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

“Melestarikan budaya-budaya warisan nenek moyang kita yang merupakan bagian dari kekuatan kita oleh bangsa Indonesia untuk membangun ketahanan nasional dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan melestarikan budaya dan adat istiadat, “, ungkap Hermanus.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara Dr Njau Anau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia peresmian, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Tubus yang telah bergotong royong, bersatu dan berkomitmen dalam melestarikan nilai-nilai adat dan budaya sehingga terwujudnya rumah adat ini.

“Keberadaan Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas adat dan budaya, tempat penyelenggaraan upacara adat, pertemuan masyarakat, serta ruang edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal, mencintai, dan melestarikan jati diri budaya Dayak Tenggalan di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan dinasmis,”pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memandang bahwa pelestarian adat dan budaya merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat khusunya generasi muda Dayak Tenggalan, untuk menjadikan Rumah Adat ini sebagai sumber pembelajaran, inspirasi dan kebanggaan bersama. Mari kita rawat dan jaga agar rumah adat ini tetap hidup , berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,”pungkasnya lagi.

Diakhir Acara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara didampingi Wakil Bupati Nunukan, serta para Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat menandatangani Prasasti dan dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol telah diresmikannya Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan.

(PROKOMPIM)

FoodCourt UKM Center Nunukan Resmi Dibuka

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri acara peresmian FoodCourt UKM Center Nunukan yang bertempat Gedung UKM Center Nunukan Jl. bahari RT 02 Kelurahan Nunukan Utara. Minggu, (15/02/2026). Acara tersebut dimulai dengan senam bersama.

Pemerintah Kabupaten Nunukan pada kesempatan ini juga memberikan 10 Unit Booth ( Gerobak UMKM ) yang diperuntukan bagi usaha mikro produktif dan kelompok rentan. Booth dhatapkan dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat menambah pendapatan ekonomi usaha mikro dari penerima.

Dalam sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengajak bersama – sama menyaksikan dan meresmikan satu langkah besar dalam memperkuat ekonomi di Kabupaten Nunukan yaitu peresmian Food Court UKM Center Nunukan . Menurutnya peresmian ini bukan sekedar simbol seremonial, food court ini adalah wadah baru yang lahir dari aspirasi pelaku usaha, kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan ekonomi yang berpihak pada kreativitas serta potensial lokal.

Lanjut dikatakan Pemerintah Kabupaten Nunukan tidak tinggal diam, berbagai langkah telah dijalankan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kuat untuk mendorong UMKM tumbuh dan berkembang. Pemerintah daerah melalui dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan telah melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas usaha, fasilitasi pendampingan kepemilikan dokumen perijinan, hingga akses pembiayaan melalui skema pembiayaan tanpa bunga atau kredit nol persen yang akan terlaksana pada triwulan ke II tahun 2026 ini.

“Pemerintah daerah juga hadir dengan bantuan modal usaha secara langsung bagi usaha mikro produktif dan kelompok rentang yang bisa kita saksikan saat ini, yaitu bantuan 10 Booth UMKM guna memberikan ruang bagi pelaku usaha produktif untuk memasarkan produknya, bantuan ini bukan soal angka, tetapi soal keyakinan bahwa setiap usaha kecil punya peluang untuk tumbuh” Kata Bupati Nunukan.

“Food Court UKM Center Nunukan yang kita resmikan hari ini, saya harapkan mampu menjadi ruang yang menginspirasi, bukan hanya sebagai tempat berjualan , tetapi sebagai titik temu wirausaha, pusat pembelajaran bisnis, ruang kolaborasi antar pelaku usaha, serta panggung bagi kreativitas yang dapat menarik minat masyarakat maupun wisatawan”, tambahnya.

Di akhir sambutannya Bupati Nunukan menyampaikan saya mengajak semua pihak Pemerintah Daerah, pelaku UMKM , dunia usaha, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum untuk terus bersinergi, saling mendukung, serta memperkuat ekosistem UMKM di Kabupaten Nunukan. Bupati Nunukan menyatakan pada acara Food Court UMKM Center Nunukan resmi dibuka dan difungsikan untuk kemajuan ekonomi masyarakat Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)