Rayakan Natal bersama GPIB Jemaat Maranatha, Wagub Dorong Peran Keluarga dalam Iman

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., menghadiri Perayaan Natal Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat Maranatha Tanjung Selor, Sabtu (27/12) malam.

Perayaan Natal berlangsung penuh khidmat, penuh sukacita, dan sarat nuansa kebersamaan. Kehadiran Wagub Ingkong menambah kehangatan suasana ibadah yang diikuti jemaat dengan penuh penghayatan.

Dalam sambutannya, Wagub Ingkong mengucapkan selamat Natal kepada seluruh Jemaat GPIB Maranatha. Ia mengajak jemaat dapat menjadikan perayaan Natal ini sebagai momentum memperkuat iman sekaligus mempererat kehidupan berkeluarga.

Wagub menjelaskan tahun ini Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengambil tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang memberikan pesan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama kehidupan beriman dan bermasyarakat.

“Keluarga adalah tempat pertama di mana kasih Allah diperkenalkan, nilai-nilai moral ditanamkan dan iman kepada Tuhan dibangun sejak dini,” kata Wagub.

Ia juga menyinggung pada firman Tuhan dalam Yosua 24:15 berkata “Tetapi Aku dan Seisi Rumahku, Kami akan beribadah kepada Tuhan”, ayat ini menegaskan bahwa keselamatan dan iman dimulai dari keluarga.

“Ketika setiap keluarga menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan, maka keluarga tersebut akan menjadi kuat, rukun dan penuh kasih,” ujarnya.

Memaknai pesan ayat tersebut, Wagub berharap perayaan Natal ini dapat menghadirkan rasa damai, sejahtera dan sukacita Kristus yang dapat dirasakan oleh seluruh keluarga khususnya di GPIB di Tanjung Selor serta umat Kristiani di Kaltara.

Selanjutnya ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran GPIB Tanjung Selor atas kontribusinya dalam menjaga keharmonisan, persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat Kaltara.

Ingkong berpesan agar semangat kebersamaan dan persaudaraan terus dirawat oleh GPIB dan menjadi modal besar yang sangat berharga dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Sekali lagi, selamat merayakan Natal 25 Desember 2025 dan menyambut Tahun Baru 1 Januari 2026. Tuhan Yesus memberkati kita semua,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ingkong turut menyerahkan bantuan uang tunai kepada para pendeta dan pengurus Gereja GPIB Jemaat Maranatha Tanjung Selor.

(dkisp)

Buka Rakerprov PDKU, Wagub ajak Perkuat Sinergi Masyarakat Dayak untuk Pembangunan Daerah

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., resmi membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Persatuan Dayak Kalimantan Utara (PDKU) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Pangeran Khar, Sabtu (27/12).

Wagub Ingkong mengatakan Rakerprov PDKU sebagai forum strategis untuk memperkuat peran Persatuan Dayak sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, melestarikan nilai adat dan budaya serta mendorong kemajuan masyarakat Dayak di Kaltara.

Ia menegaskan bahwa Persatuan Dayak memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial, memperkokoh nilai-nilai kearifan lokal serta menjadi perekat keberagaman di Bumi Benuanta.

“Nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, gotong royong dan penghormatan terhadap alam merupakan modal sosial yang harus terus kita jaga dan di aktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Wagub.

Sejalan dengan agenda pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan adat seperti Persatuan Dayak.

Untuk itu, Ingkong mengajak seluruh masyarakat Dayak untuk dapat terus bersinergi bersama Pemprov Kaltara dalam upaya mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat adat diharapkan mampu melahirkan kebijakan dan program pembangunan yang inklusif, berkeadilan serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ingkong berharap melalui Rakerprov ini lahir program-program yang konstruktif, adaptif dan selaras dengan pembangunan daerah demi terwujudnya Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.

“Mari kita jadikan forum ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, kedamaian dan keutuhan sosial di daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.

(dkisp)

Ribuan Bibit Kakao Diserahkan ke Kelompok Tani, Pemkab Nunukan Dorong Produktivitas Pertanian

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan menyerahkan bantuan pertanian berupa, mesin giling padi, bibit kakao, pupuk NPK kakao dan gudang benih padi (Penangkar) kepada kelompok tani yang berada di wilayah Sei Nyamuk, pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Tampak hadir juga dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Nunukan, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Para Asisten, Danpos Sei Pancang, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat penerima bantuan dari Kelompok Tani (Poktan).

Dalam momen tersebut Bupati Nunukan mengatakan bahwa kegiatan penyerahan bantuan dimaksud bukan hanya sekadar agenda rutin, lebih dari itu juga sebagai bentuk nyata dari upaya dan perhatian Pemerintah dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan petani.

“Kita memanfaatkan lahan secara lebih efisien tanpa harus merambah hutan atau membuka lahan baru. Dengan pendampingan penyuluh pertanian, teknologi tepat guna, serta semangat gotong royong, kita bisa meningkatkan hasil panen dan pendapatan, sembari tetap menjaga kelestarian lingkungan,” kata Bupati.

Menurut Bupati, bantuan bibit kakao yang disalurkan sebanyak 9000 bibit untuk kelompok tani Polewali, untuk pupuk NPK Kakao sebanyak 1, 5 ton yang diberikan kepada kelompok tani Padaidi II

“Keseluruhan bantuan tersebut merupakan wujud komitmen Pemkab Nunukan dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mengangkat harkat dan martabat para petani yang telah menjadi pahlawan pangan bagi daerah dan bangsa,” tutur Bupati, H. Irwan Sabri.

Kepada masyarakat petani penerima bantuan, Bupati juga tak luput menitip pesan agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan maksimal, bertanam dengan sepenuh hati, dengan semangat kerja keras, dan keyakinan bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha.
Menjadikan ladang dan kebun sebagai ladang Ibadah, tempat menanam bukan hanya benih kakao, tapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang .

(PROKOMPIM)

Dari Kantor ke Sekolah: Bupati Irwan Sabri Dukung Gerakan Ayah Ambil Rapor

NUNUKAN — Komitmen membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak kembali ditunjukkan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri. Didampingi sang istri, Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, Bupati Irwan hadir langsung di SDIT Ibnu Sina, Nunukan, untuk mengambil rapor putranya, Wafi Naufal Irwan, Jumat (19/12).

Kehadiran Bupati Irwan sejalan dengan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, sebuah inisiatif nasional yang mendorong peran aktif ayah dalam pendidikan anak sekaligus menjawab persoalan fatherless atau minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak di Indonesia.

Menurut Bupati Irwan, keterlibatan ayah dalam momen sederhana seperti mengambil rapor memiliki makna penting. Tidak sekadar menerima hasil belajar, tetapi juga menjadi ruang evaluasi, komunikasi, dan dukungan moral bagi anak.

“Tujuannya agar para ayah bisa lebih memahami perkembangan anak, mengevaluasi kekurangan, sekaligus memperkuat hal-hal baik yang sudah dimiliki anak ke depan,” ujar Bupati Irwan.

Di sekolah tersebut, Bupati Irwan juga menyaksikan langsung antusiasme para ayah yang hadir mengambil rapor anak-anak mereka. Hal ini menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran orang tua, khususnya ayah, akan pentingnya peran aktif dalam dunia pendidikan.

Melalui keterlibatan langsung pimpinan daerah, diharapkan gerakan ini dapat menjadi teladan dan mendorong semakin banyak ayah di Kabupaten Nunukan untuk hadir, peduli, dan terlibat dalam setiap proses tumbuh kembang anak, baik di lingkungan keluarga maupun pendidikan formal.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Pimpin Upacara Hari Bela Negara, Teguhkan Komitmen Persatuan Bangsa

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Jumat (19/12/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan diawali dengan menyanyikan Mars Bela Negara. Peringatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam amanatnya, Bupati Irwan Sabri membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Peringatan Hari Bela Negara tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, yang menekankan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, serta ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Saat kita memperingati Hari Bela Negara ke-77, saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tengah diuji oleh bencana alam. Ketiga wilayah ini memiliki peran sejarah yang luar biasa dalam perjalanan Republik Indonesia. Ujian yang mereka hadapi hari ini merupakan panggilan bagi kita semua untuk hadir dan membantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Irwan mengajak seluruh masyarakat untuk belajar dari keteguhan daerah-daerah tersebut dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Aceh, sejak masa kerajaan, dikenal sebagai benteng pertahanan yang kokoh. Dari Sumatera Utara, tercatat semangat juang rakyat Medan Area dan perlawanan heroik di berbagai daerah. Sementara dari Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, lahir Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang menyelamatkan republik pada masa paling kritis.

“Tanpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari perjalanan masa lalu, tetapi fondasi penting yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” lanjutnya mengutip pidato Presiden.

Menutup sambutan, Bupati Irwan Sabri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari, antara lain dengan saling membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari penyebaran hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai dengan peran masing-masing.

(PROKOMPIM)