Penderita Bengkak Tangan Di Madina Diberangkatkan Berobat lanjutan, Terimakasih Dermawan

Madina – Erma Sari Hasibuan (61) penderita tangan bengkak ( membesar) di Desa Sihepeng Tolu ((III) Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) hari ini diberangkatkan ke rumah sakit umum Daerah ( RSUD) Panyabungan untuk proses rujukan menuju rumah sakit ke Medan, Selasa, (12/09/2023)

Sebelumnya Erma sudah viral di pemberitaan media online dan platform lainnya. Enam bulan terakhir diagnosa penyakit Erma wajib dirujuk ke rumah sakit di Medan, karena kendala biaya keluarga Erma belum sanggup berangkat waktu itu.

Kendala biaya itu direspon karang Taruna Kecamatan Siabu bersama Pemerintahan desa Sihepeng dan jurnalis ( Pers Solid Madina) gerakkan open Donasi untuk bantuan berobat Erma.

Turut hadir dalam pemberangkatan Erma ke RSUD Panyabungan di hadiri Camat Siabu Syukur Soripada Nasution, Sr Ritonga ( kopka) – Sertu R. Tambunan Babinsa dim 0212- Ts-12 Siabu, Rita Asmarida Kepala Puskesmas Sihepeng, Ringgo Siregar ketua Karang Taruna Siabu, Bakty ( MNC), Magrifat ( Pegiat Donasi) kepala desa Sihepeng Tolu Sopwan dan masyarakat sekitar rumah Erma.

Donasi yang terkumpul dari Open Donasi sebesar Rp. 4.700.000-00 diserahkan kepada Erma Sari menjelang keberangkatan ke RSUD Panyabungan.

Rita Asmarida kapus Sihepeng mengatakan pihaknya akan mendampingi Erma sampai RSUD Panyabungan seterusnya akan dicek dr. disana.

Ditempat yang sama Camat Siabu Syukur Soripada mengatakan kepada pihaknya akan memonitor kondisi Erma.

Seterusnya Ketua Karang Taruna kecamatan Siabu Ringgo Siregar mengatakan agar keluarga Erma jangan lagi khawatir untuk biaya berobat sudah ada donasi dari Dermawan yang mereka kumpulkan.

” BPJS Erma sudah ada hanya biaya tambahan berobat dan pendamping namun itu sudah diringankan Dermawan dari open Donasi” ungkapnya

Senada dengan Ketua Karang Taruna, Kades Sihepeng Tolu juga mengungkapkan banyak terima kasih kepada dermawan yang mau membantu warganya untuk berobat intensif. Pihaknya juga menyampaikan kepada keluarga Erma untuk tetap semangat untuk berobat.

” semoga cepat sembuh sehingga bisa beraktivitas kembali” imbuhnya

Erma dalam pemberangkatan itu mengatakan ucapan terimakasih kepada semua yang ikut berperan dan membantu kesembuhannya.

” Mohon doanya semua keluarga dan saudara untuk kesembuhan saya, dan selalu sehat semua dermawan yang membantu” pungkasnya.

Penulis Magrifatulloh

ALUMNI SETARA 2023 SIAP MENJADI PIONIR ADVOKASI DI SULTRA 

Kendari – Hari ini, Minggu 10 September 2023 telah selesai dilaksanakan Sekolah Advokasi Sulawesi Tenggara 2023 ( SETARA 2023 ) bertempat di Hotel Srikandi, Kendari.

Sekolah yang di laksanakan selama 4 hari dari tanggal 7 – 10 September tersebut, telah melahirkan 35 orang kader yang telah melalui tahapan seleksi dari sekian pendaftar yang ada di Sultra.

Dalam kegiatan tersebut membahas berbagai jenis isu, diantaranya; Perempuan, Kekerasan, Lingkungan, Advokasi, Politik, dan Perlindungan Anak.

Dimana keseluruhan isu yang diangkat tersebut diajarkan betul-betul cara mengadvokasinya, sebab pematerinya adalah orang-orang/Instansi yang saat ini ahli bidangnya masing-masing. Diantaranya Advokat, Akademisi Politik dan Reproduksi, Kepolisian, BKKBN Sultra, Ketua TP – PKK Sultra, PPA Sultra.

Tema yang diangkat tersebut bukan tanpa alasan, ini disebabkan saat ini di Sulawesi Tenggara, khususnya dan pada umumnya seluruh Indonesia, akhir-akhir ini memang sedang intens-intensnya dengan berbagai kasus kekerasan seksual dan anak, kesadaran politik perempuan yang masih minim, perusakan lingkungan yang makin hari makin parah di tambah juga minimnya perhatian dari “yang betul-betul memperjuangkan untuk kemaslahatan orang banyak”.

Sehingga dengan hadirnya sekolah ini mampu melahirkan kader yang betul-betul konsen memimpin dalam gerakan Advokasi, serta mengajarkan kepada masyarakat pentingnya keterlibatan mereka dalam ranah advokasi untuk kepentingan mereka. Baik Advokasi di lapangan maupun advokasi untuk mempresur stackholder yang mempunyai wewenang untuk melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro masyarakat terkait isu yang di angkat.

Maka berangkat dari hal tersebut, Leciz Labanisi, sebagai salah satu peserta di sekolah tersebut mengatakan; Dengan selesainya kami mengikuti sekolah yang di laksanakan oleh Kohati Badko Sultra tahun ini, tentu untuk mengimplementasikan hasil yang telah diberikan ke kami, maka munafik kiranya jikalau kami buta terhadap berbagai persoalan seputaran tema yang diangkat ini.

Lanjut Leciz, apalagi peserta dalam sekolah ini terdiri dari berbagai latar belakang mahasiswa/keahlian, ada di bidang Psikologi, Hukum, Politik, dan lainnya maka bisa dengan mudah saling melengkapi satu sama lainnya. Di tambah lagi kami ini tersebar di seluruh wilayah Sultra, maka bisa memudahkan kami untuk saling koordinasi seputar isu di daerah masing-masing.

Apalagi sebagian sudah ada basic mengadvokasi di lapangan, tentu bisa menambah lagi nutrisi di bidang teoritisnya, sisa mengelaborasikannya antara teori yang telah di ajar dan praktek yang akan di laksanakan nantinya, Tutup Leciz.

Biro Sultra

Tim TRC Dinsos dan TRC PPA lakukan Asesmen dan Distribusi bantuan di Kelurahan Kulahi,Kecamatan Wawotobi

KONAWE – Pada hari Senin, 12 September 2023 Pukul 11.00 WIB Tim TRC Dinas Sosial Kabupaten Konawe dan Tim TRC PPA Konawe lakukan Asesmen dan Pendistribusian bantuan bagi warga kurang mampu,penyandang cacat di Kelurahan Kulahi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe.

Seorang warga bernama ibu andri yang tinggal di kelurahan kulahi sangat memprihatinkan dengan kondisi rumah yang sudah tidak layak di tempati dan keterbatasan ekonomi membuat ibu ini harus terpaksa tetap tinggal dengan keadaan rumah yang sudah tidak layak huni,serta hanya bisa bergantung kepada tetangga yang membagi makanan.saat di temui di rumahnya di kelurahan kulahi kecamatan wawotobi.

selain itu di sebelah rumah ibu andri ada seorang bapak penyandang cacat atas nama Bapak darwis mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan yang di deritanya sudah berlangsung 20 tahun lamanya dan hanya terbaring di atas tempat tidur tanpa ada bantuan kursi roda atau alat apapun.saat di temui di rumahnya

Kepala Dinas Sosial.Bapak NASRUDIN SH,.MH juga mengatakan pihaknya akan berupaya agar ibu andri dan bapak darwis juga bisa secepatnya mendapatkan bantuan lainya seperti bedah rumah dan bantuan keperluan lainya ujarnya saat di temui media ini.

Dalam Asesmen ini,Ketua TRC Dinsos juga menjabat sebagai Kepala Bidang Dinas Sosial Kab Konawe Bapak,kiagus samudu mengatakan akan melakukan koordinasi untuk mengusulkan ibu andri dan Bapak darwis agar terdaftar sebagai Penerima bantuan pokok non tunai(BPNT) dan bantuan PBI JK atau jaminan kesehatan geratis melalui operator DTKS (data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang ada di Kantor Dinas sosial kabupaten konawe.

kesenjangan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat sangat mempengaruhi kehidupan dan keterbatasan ekonomi dimana si kaya hanya mementingkan dirinya sendiri dan si miskin berjuang untuk bisa bertahan hidup,tanpa adanya bantuan dan perhatian dari pihak pemerintah setempat yang seakan tutup mata melihat warganya.

kordinator TRC PPA konawe.bapak jumran sip juga menerangkan bahwa,

Ini adalah fakta ketimpangan sosial. Artinya bahwa ada kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin. Padahal konstitusi telah menjamin hak-hak setiap orang tanpa terkecuali, termasuk hak untuk mendapatkan hidup yang layak. Maka dimanapun terjadi ketimpangan itu dengan jelas telah terjadi pelanggaran ham.

Dilanjutkan pemberian bantuan stimulan kepada ibu andri dan bapak darwis berupa kasur,tikar,dan peralatan rumah tangga dan dan paket sembako yang di berikan langsung oleh bapak ki agus samudu dan di dampingi oleh bapak jumran di kediamnya di kelurahan kulahi kecamatan wawotobi.

M.asmar

 

Resmikan Kampung Anti Narkoba di Kelurahan Nunukan Utara, Bupati Nunukan Apresiasi inisiasi Polres Nunukan

NUNUKAN – Kampung Tangguh Anti Narkoba resmi diluncurkan oleh Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H sebagai trobosan kreatif dan sarana untuk membina masyarakat agar turut serta dan berperan aktif dalam melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba yang ada di Kabupaten Nunukan.

Posko kampung tangguh anti narkoba didirikan di Jl. Pendidikan Rt.04 Kel. Nunukan Utara, Kab. Nunukan, Selasa (12/09/2023)pagi.

Peresmian kampung tangguh anti narkoba ditandai dengan pemotongan pita dan dilakukan tanda tangan komitmen bersama Bupati Nunukan dan Kapolres Nunukan serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H menyampaikan latar belakang dibentuknya kampung tangguh anti narkoba sebagai upaya masyarakat untuk selalu mendukung gerakan anti narkoba.

“Selain Polres Nunukan kami juga menggandeng stake holder terkait, untuk nembantu upaya dalam melakukan pencegahan peredaran narkoba diantaranya BNN, Dinkes dan semua komponen masyarakat dapat bekerja sama mewujudkan masyarakat bebas narkoba,” ujar Taufik.

Kemudian, saat di wawancarai selaku Kapolres Nunukan juga mengatakan kedepannya kampung anti narkoba ini bisa membantu kinerja aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.

“Kita berharap kedepannya dengan diresmikan kampung anti narkoba bisa mengurangi adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta mencegah masuk dan keluarnya narkoba dari wilayah Malaysia melalui transit Nunukan,” ujar Taufik

Selanjutnya Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid S.E., M.M.,Ph.D. dalam sambutannya juga menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Kapolres Nunukan beserta jajaran kepolisian atas diresmikannya kampung tangguh anti narkoba

“semoga tetap menjadi komitmen kita bersama-sama dangan tekad untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan obat-obat terlarang di wilayah Kabupaten Nunukan,” ujar Laura.

Pada saat diwawancarai, Bupati Nunukan juga mengatakan kampung tangguh anti narkoba adalah contoh untuk daerah-daerah lain yang ada di kabupaten nunukan untuk bisa mengikuti dan berinovasi.

“Mudah-mudahan dengan adanya trobosan ini bisa menjadi contoh di Rt-Rt masing-masing untuk dapat mengikuti dan bisa berinovasi sehingga permasalahan narkoba bisa kita atasi,” tutup Laura

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Nunukan, Kapolres Nunukan, BNN Nunukan, DANLANAL Nunukan, unsur Forkopimda, Kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda yang ada di Kab. Nunukan.

(Wan)

Bupati Nunukan Menghadiri Acara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke 64 PEBABRI


NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan TNI/Polri (PEBABRI) yang Ke 64. Acara tersebut dilaksanakan di Hotel Lenflin Nunukan. Minggu (10/9).

PEPABRI ini merupakan organisasi pensiunan TNI dan Polri ini di bentuk pada tanggal 12 September 1959.

Organisasi PEPABRI ini merupakan wadah untuk menghimpun dan merekatkan silaturahmi para Purnawirawan dan Warakawuri untuk menjadi rumah bersama bagi seluruh prajurit TNI dan Polri setelah Purna Bhakti.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun PEPABRI Ke 64 kali ini mengusung Tema, “Rajut Persatuan Untuk Pemilu Sukses Menuju Indonesia Maju.”

Tema tersbut mengandung pemahaman bahwa PEPABRI dalam pengabdiannya akan selalu mengedepankan persatuan dalam setiap pemikiran dan langkah tindakannya.

Pada kesempatan kali ini, Bupati Laura juga menyampaikan sambutan dari Ketua Umum DPP PEPABRI Bapak Jenderal TNI (Purn) H. Agum Gumelar.

Dalam sambutan yang di sampaikan oleh Bupati Nunukan, Ketua Umum DPP PEPABRI Menyampaikan bahwa di penghujung tahun 2023 merupakan tahun politik menjelang diselenggarakan Pileg dan Pilpres secara serentak. Mejelang tahun politik tentunya suhu politik akan memanas dan persatuan bangsa akan dipertaruhkan.

PEPABRI merupakan organisasi yang mandiri dan berwatak pejuang serta bersifat netral dengan tidak memihak kepada parpol manapun.

“Namun sebagai individu atau perorangan, anggota PEPABRI memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya. Anggota PEPABRI bebas menentukan pilihan politiknya tanpa kehilangan jati dirinya sebagai prajurit pejuang yang berpegang teguh kepada nilai-nilai Sapta Marga atau Tribrata,”ungkapnya.

Ketua Umum DPP PEPABRI berpesan kepada seluruh anggota PEPABRI bahwa sebagai Organisasi kemasyarakatan bersifat netral dan tidak memihak Parpol atau Calon tertentu.

“Tidak dibenarkan menggunakan fasilitas atau atribut PEPABRIuntuk kepentingan kampanye atau kegiatan lainnya yang mendukung Parpol atau Calon tertentu,”

Bupati Laura juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah akan terus membuka diri dan mensupport sepanjang komunikasi dan koordinasi terus dilakukan.

“Kami dari Pemerintah Daerah selalu membutuhkan saran dan masukan dari para anggota Pepabri karena semua adalah para senior-senior dan orang tua kita,” ungkapnya.

Tak lupa pula di akhir sambutan Bupati Laura secara pribadi juga mengucapkan ucapan selamat Ulang Tahun PEPABRI Ke 64, semoga PEPABRI Tetap berjaya.

Acara ini juga dihadiri Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Ketua LVRI, Letua FKPPI, Ketua PPM, Ketua FKUB, Danpos TNI AU, Dantim SGI, Dansubdenpom, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Jalasenastri, Ketua Bhayangkari, Warakawuri, Perip.

(PROKOMPIM)