PRAJURIT KOREM 141/TP ASAH KEMAMPUAN TEMBAK MENEMBAK GUNAKAN PISTOL DAN LARAS PANJANG

BONE – Personel Korem 141/Tp beserta jajaran Kabalakorem 141/Tp. Melaksanakan kegiatan latbakjatri, senjata ringan/ laras panjang dan Pistol, Tw. III Ta. 2019 bertempat di lapangan tembak Desa lemoape Kec. Palakka Kab. Bone. Kamis (19/09).

Salah satu program yang dilaksanakan per triwulan dalam hal ini latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) TW III Ta 2019 di lapangan tembak Korem 141 Toddopuli Desa Lemoape Kecamatan Palakka Kabupaten Bone, dengan menggunakan senjata jenis senapan M 16 dan pistol PM. Ini dilaksanakan selama 3 hari, sejak 18 September hingga 20 September 2019, dan diikuti oleh seluruh personil militer korem 141/Toddopuli.

Tujuan dari kegiaran tersebut, disamping untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit, juga sebagai melaksanakan pembinaan dan kemampuan menembak perorangan guna menghadapi tuntutan tugas dimasa akan datang. Latihan kemampuan menembak merupakan kemampuan dasar prajurit yang harus dikuasai dan dipelihara sehingga dapat tercapai prajurit profesional di bidangnya.

Sebagaimana diketahui, sebelum melaksanakan Latbakjatri, terlebih dahulu diadakan pengecekan dan penekanan keamanan oleh Danlat, Komandan Kompi Markas Korem 141/Tp. Lettu Chb Harwansah dan Kordinator lapangan yakni lettu Arh Darwis

Irwan N Raju

Buka Sepak Bola Ngabang Cup,Karolin Pesankan Agar Jaga Sportifitas

Landak- Bupati Landak Karolin Margret Natasa Secara resmi membuka Turnamen sepak bola yang diadakan kecamatan ngabang dalam rangka memeriahkan HUT pemkab Landak yang ke 20 di lapangan Bardan Ngabang, Rabu (18/09/2019) sore.

Hadir dalam acara pembukaan turnamen sepak bola antar kecamatan ngabang ini adalah Sekda Landak, Ketua DPRD Landak, pengurus KONI Kabupaten Landak, Camat Ngabang dan seluruh Kades se-kecamatan Ngabang yang berpartisipasi dalam turnamen ini.

Karolin sangat mengapresiasi pihak Kecamatan Ngabang dan panitia yang menyelenggarakan Turnamen ini, turnamen sepak bola kecamatan ngabang cup ini yang pertama kalinya di selenggarakan untuk tingkat Kecamatan Ngabang.

“Saya mengucapkan terima kasi dan mengapresiasi semangat bagi yang memeriahkan acara ini, baik semangatnya pihak kecamatan, panitia, peserta dan para kades yang mau ikut serta dalam memeriahkan kegiatan hari ulang tahun pemerintah kabupaten Landak yang ke – 20,” Tukas Karolin.

Karolin juga menyampaikan bahwa Umur pemerintah daerah kita baru berusia 20 tahun, sehingga masih banyak hal yang perlu kita tingkatkan, salah satunya dibidang olahraga dan yang keduanya di bidang kekompakan kita, dalam membangun Kabupaten Landak.

“Melalui kegiatan ini kita bisa saling kenal dan kita tingkatkan lagi rasa kekeluargaan, kekompakan diantara kita untuk membangun kabupaten landak, seperti Pepatah mengatakan bahwa tak kenal maka tak sayang, jadi acara hari ini bermaksud memperkenalkan antar desa yang ada di kecamatan ngabang ini,” ujar Karolin

Diketahui, ada beberapa desa yang tidak ikut berpartisipasi sambung Karolin mudah-mudahan di tahun yang akan datang, yang tidak ikut berpartisipasi bisa ikut berpartisipasi.

Bupati Landak itu juga minta kepada semua tim yang bertanding dengan sportif, dengan baik dan menerima hasil dari pertandingan, menang kalah itu biasa. Ia pun memberikan warning apabila terjadi keributan, maka turnamen yang sama untuk tahun depan akan ditiadakan.

“Jika nanti ada yang ribut pada saat pertandingan berlangsung, tahun depan kegiatan ini jangan lagi di adakan, Saya ucapkan selamat bertanding dan kepada para panitia saya pesan bisa melaksanakan kegiatan dengan baik, di kelola kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga berjalan dengan aman, tidak menggangu ketertiban umum, Dirgahayu pemerintah kabupaten landak ke 20 semoga kedepan landak semakin maju dan terdepan,” pungkasnya. (eddy/santry)

Karolin Serukan Masyarakat Landak Gotong Rotong Tangani Kebakaran Lahan

LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan patroli dan segera melaporkan wilayah yang terbakar serta bergotong-royong dengan pemerintah dalam memadamkan api. Hal tersebut disampaikan Bupati Landak bersama Kapolres Landak beserta rombongan dalam pemantauan langsung lahan yang terbakar di wilayah PT. ANI (Agro Nusa Investama) Pahauman, Selasa (17/9/2019).

Menurut Karolin, meski titik api sudah berhasil dipadamkan tetapi dikarenakan lahan gambut yang kering masih berpotensi untuk terbakar kembali oleh sebab itu kami mengimbau kepada masyarakat supaya rutin melakukan patroli setiap wilayah jika terjadi kebakaran segera untuk melaporkan kepada pihak terkait.

“Untuk pemadamannya supaya bergotong-royong dengan pemerintah” tutur wanita yang akrab dipanggil Karol tersebut.

Selain itu, Karolin juga menyampaikan reaksi cepat terkait kebakaran lahan yang mengepung pemukiman warga Kuala Sengah. Dihari pertama ungkap Karol, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak sudah berada di lokasi bersama warga bergotong-royong melakukan pemadaman api.

“Tetapi karena kekeringan yang cukup panjang kita kesulitan dalam memperoleh sumber air meski sudah dibuatkan embung dan parit oleh perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Landak, AKBP Ade Kuncoro berharap kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar mengingat masih musim kemarau dengan curah hujan yang sedikit.

Terkait masalah kebakaran dan hutan, ungkap Ade, memang difokuskan dalam penegakkan hukum walaupun dibarengi dengan kegiatan preventif dan penanggulangan. Untuk saat ini Ade menuturkan bahwa pihaknya fokus dengan penanggulangan pemadaman sambil menunggu satgas melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.

“Dengan kondisi curah hujan yang rendah, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar” jelasbya

Pada kesempatan yang sama, Humas PT. Wilmar Group Wilayah Landak-Sanggau Gregorius Uus menjelaskan bahwa kebakaran lahan yang terjadi di Desa Sebatih Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak tersebut mengakibatkan lahan yang terbakar diperkirakan lebih dari 40 hektar.

“Untuk saat ini kita belum bisa dipastikan berapa luas lahan yang terbakar, tapi diperkirakan lebih dari 40 hektar. Karena dalam perhitungan 1 blok itu terdiri dari 25 hektar sementara yang terbakar ini sudah lebih dari 1 blok” jelas Uus.(eddy/santry)

Wajo menjadi Tuan Rumah Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Fakta Integritas Balai Besar Pompengan Jeneberang dengan Kabupaten Soppeng dan Wajo

WAJO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Satker operasi dan pemeliharaan SDA Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan penandatanganan perjanjian kerjasama dan fakta integritas antara BPK dan P3A program percepatan peningkatan tata guna air irigasi Tahun Anggaran 2019 di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Wajo, Rabu 18 September 2019.

Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Pompengan Jeneberang Ir. Hj. Nurlela SP 1 dalam sambutannya mengatakan bahwa latar belakang dilaksanakannya program P3-TGAI untuk mendukung kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dan menggerakkan sektor strategis domestik, sebagaimana yang termuat dalam program nawacita ke-7 melalui pemberdayaan masyarakat Petani dalam perbaikan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan.

“Perbaikan jaringan irigasi rehabilitasi dan peningkatan secara partisipatif tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat petani secara terencana sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi,” kata Ir. Hj. Nurlaela, SP.1

“Tujuannya untuk meningkatkan kinerja layanan irigasi kecil, irigasi Desa dan irigasi tersier, di sini ditekankan partisipatif masyarakat karena persamaan dari kegiatan ini bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan sendiri oleh kelompok P3Anya,” Ir. Hj.Nurlaela SP.1 menambahkan.

Dan dikatakan bahwa ini tidak seperti kegiatan-kegiatan lainnya bahwa setiap kegiatan dilelangkan atau dikontrakan, kalau kegiatan ini betul-betul partisipatif masyarakat dari kelompok petani, dan untuk setiap lokasi ditetapkan oleh Menteri PUPR, diterbitkan setiap lokasi kegiatan mendapatkan dana 195 juta dan akan ditransfer ke rekening kelompok tani yang ditunjuk dan yang telah di SK kan.

Juga dijelaskan kalau teknik penyerapan dananya adalah pada saat setelah penandatanganan perjanjian kerjasama ini pada kelompok petani dan akan diberikan modal kerja atau modal awal sebesar 70% dari 195 juta jadi sekitar hampir 100 juta sebagai modal awal untuk bekerja.

“Dan bila proses di lapangan sudah di atas 50%, maka sudah dapat ditarik sisanya yang 30% untuk menyelesaikan seluruh rangkaian, di dalam kontrak yang akan ditandatangani, pada saat pencairan perlu diperjelas dana tersebut yang 195 juta tidak dipotong PPN yang dipotong PPH sebesar 4%,” ungkapnya.

Dan dikatakan kalau Wajo mendapat 63 lokasi kegiatan, ini tersebar di 25 daerah irigasi, 7 di Kecamatan dan 44 di Desa namun dalam kesempatan ini penandatanganan baru sekitar 18 dulu, karena ada perbedaan dari nama Kecamatannya yang keliru dan juga nama Desa yang mau diperbaiki.

Sedangkan Soppeng mendapatkan 14 titik dan berada di 9 daerah irigasi di mana 5 Kecamatan dan 14 Desa namun pagi ini yang ditandatangani hanya 7 titik, disebabkan kekeliruan dalam nama desa jadi total pagi ini yang ditandatangani semuanya 25 penerima, katanya diakhir sambutannya.

Sambutan dari Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa yang mendapat kepercayaan baik di Kabupaten Wajo maupun di kabupaten Soppeng untuk betul-betul bisa mengelola dan bertanggung jawab, tentunya bagaimana ini bermanfaat langsung kepada bapak ibu kelompok tani sebagai penerima manfaat agar program ini dikawal sesuai apa menjadi arahan dari kepala Balai Besar pompengan.

“Selamat datang kepada rombongan Balai Besar sungai Pompengan Jeneberang dan rombongan dari kabupaten Soppeng di bumi Lamaddukelleng, yang mana kami mendapat kehormatan sebagai tuan rumah penandatanganan surat perjanjian kerjasama program percepatan tata guna air irigasi Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Wajo,” kata Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

Dan dikatakan kalau Penandatanganan surat perjanjian kerjasama dan fakta integritas ini merupakan langkah awal kesepakatan antara P3K dan PPK dalam menyelesaikan percepatan tata guna air tahun 2019 di Kabupaten Wajo dan di kabupaten Soppeng dengan total 25 perjanjian kerjasama yang ditandatangani hari ini.

“Jadi kita ini adalah Daerah penyangga Pangan Nasional, wajar saja kalau program program ini banyak meluncur di wilayah kita, yang ini bentuk komitmen kita untuk menandatangani Pakta integritas, ini sebagai bentuk komitmen kita untuk melaksanakannya dengan amanah apa yang kita wujudkan sesuai dengan kedaulatan pangan nasional yang termuat dalam nawacita ke 7,” jelas Bupati Wajo.

Dikatakan kalau yang dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat adalah perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan perbaikan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan, sedangkan proses pemberdayaan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pengawasan dan pengelolaan jaringan irigasi dengan meningkatkan peran serta masyarakat.

“Pada program ini akan diberdayakan secara teknis, ada bimbingan dan pendampingan dalam perbaikan irigasinya untuk mengembalikan kondisi dan fungsi saluran secara semula secara parsial agar betul-betul maksimal air kita termanfaatkan dengan baik,” kata Bupati Wajo.

“Jangan karena keinginan sekelompok Tani mau maunya saja, tolong tetap berkoordinasi dengan tim teknis, agar apa yang kita kerjakan betul-betul selalu terarah, perjanjian kerjasama yang ditandatangani hari ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja irigasi kecil, irigasi Desa dan irigasi tersier di kabupaten Soppeng dan di Kabupaten Wajo,” Bupati Wajo menambahkan.

Dan dikatakan kalau tadi malam, sampai larut malam melihat dan mengawasi kondisi di Belawa, melihat excavator kerja siang dan malam untuk mengaliri beberapa kilometer, dan tetap berkoordinasi dengan Balai besar Pompengan, karena persoalan teknis yang harus kita perhatikan.

“Harapan kami program percepatan peningkatan tata guna air di tahun 2019 dapat bermanfaat untuk kemaslahatan para petani di kabupaten Soppeng dan Wajo, semoga seluruh niat baik kita untuk kesejahteraan masyarakat mendapatkan keberkahan dari Allah subhanahu wa ta’ala,” harap Bupati Wajo.

“Insya Allah kita bertanda tangan dalam surat perjanjian dan tandatangan Pakta integritas pada kelompok tani, betul-betul agar melaksanakan amanah yang telah di embankan kepada kita untuk pemanfaatan untuk kita juga, untuk kelompok tani penerima manfaat,” Dr. H. Amran Mahmud menambahkan diakhir sambutannya.

( Humas Pemkab Wajo )

Forkopincam Ajangale Sambut kehadiran Mahasiswa KKN UNM Makassar

Bone, Sulsel Rabu Tgl 18 September 2019 pukul 15 00 Wita Bertempat di Aula kantor Kec. Ajangale Kab. Bone dilaksanakan penyambutan Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) dan diterima secara resmi oleh :

  1. Drs. Andi Mappangara, MM (Camat Ajangale) beserta Staf.
  2. Danramil 01/Ajangale diwakili oleh Serda Anwar (Babinsa Desa Welado)
  3. Kapolsek diwakili oleh IPDA Alfian (Wakapolsek Ajangale)

Adapun jumlah Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang akan melaksanakan Kuliah kerja nyata (KKN) di Kec. Ajangale Kab. Bone sebanyak 94 orang putra dan putri.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh dosen pembimbing lapangan Sbb :

  • Prof. Dr. Syamsul Bahri Gappar M. Si
  • Dr. Kartini Marzuki M.Si
  • Dr. H. M. Ali Latief M.Pd
  • Dr. Muhaimin M. PdI

Kegiatan Kerja Kuliah Nyata (KKN) ini akan dilaksanakan mulai 18 September 2019 selama 3 bulan.

Adapun sambutan-sambutan :

  1. Sambutan Dosen pembimbing:
  • Menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Kec. Ajangale yang telah bersedia menerima Mahasiswa UNM yang terlibat dalam KKN periode ini.
  • Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Camat Ajangale, Danramil Ajangale, Kapolsek Ajangale yang sudah menerima kami.
  • sebanyak 94 orang Mahasiswa KKN yang kami titipkan kepada bapak Camat Ajangale.
  • Diharapkan para Mahasiswa agar bisa berperan aktif untuk masyarakat Kec. Ajangale selama KKN 3 bulan.
  1. Sambutan Drs. Andi Mappangara, MM (Camat Ajangale :
  • Menyambut baik kedatangan peserta KKN, terimakasih karena Kec. Ajangale Kab. Bone telah menjadi sasaran Kuliah Kerja Nyata UNM, atas nama pemerintah setempat mengucapkan terimakasih dan selamat datang.
  • Drs. Andi Mappangara, MM memberikan yang terbaik untuk ketenangan dalam proses Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kec. Ajangale Kab. Bone.
  • Sekali lagi selamat datang, kami sangat bersyukur dalam penerimaan ini mudah -mudahan penerimaan kali ini bisa membuat adik-adik tenang dan kami bisa memberikan terbaik.

Pkl 16.00 Wita Acara penyambutan selesai dalam keadaan aman, kondusif dan terkendali jelas Danramil 1407 – 01 /ajangale Kabupaten Bone dalam Riliisnya ke media ini