Sekprov Ikuti PKN Tingkat I 2026, Perkuat Kepemimpinan Strategis

JATINANGOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 yang dilaksanakan di Puslatbang PKASN LAN RI, Jatinangor Kabupaten Sumedang, Senin (13/4).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI ini berlangsung mulai 13 April hingga 3 September 2026. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan strategis bagi pejabat tinggi di lingkungan pemerintahan. Dengan jumlah peserta 35 orang yang meliputi Kementerian Pemerintah Non-Kementerian/Lembaga Tinggi Negara, Kepolisian dan Pemerintah Daerah.

Sekprov mengungkapkan, pelatihan kepimpinan merupakan salah satu cara mengembangkan kompetensi kepemimpinan, agar pemimpin yang membuat dan menerapkan kebijakan memiliki kompetensi strategi kepemimpinan serta berwawasan luas. “Ini merupakan karakter kepemimpinan birokrasi untuk mewujudkan Asta Cita dan Indonesia Maju serta menyukseskan visi dan misi kepala daerah utamanya di kaltara,”kata Sekprov.

Dikatakannya, dalam PKN Tingkat I ini peserta digembleng agar pemimpin dapat berperan dalam berbagai situasi. Contohnya menyelaraskan optimalisasi program sinergitas. “Oleh karena itu koordinasi bukan berarti semua harus seragam, tetapi bagaimana membangun harmoni dan saling melengkapi,” katanya.

Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara blended learning, yaitu perpaduan antara metode klasikal dan nonklasikal melalui e-learning, baik secara langsung maupun tidak langsung, serta kegiatan tatap muka di kampus LAN Jatinangor dan Jakarta.

PKN Tingkat I merupakan pelatihan struktural tertinggi bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Madya. Peserta diharapkan dapat menghasilkan inovasi strategis yang berdampak bagi pembangunan nasional.

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia Dr. Muhammad Taufiq, DEA mengungkapkan tujuan penyelenggaraan PKN Tingkat I ini adalah mengembangkan kompetensi kepemimpinan kolaboratif pada JPT Madya yang dapat mengembangkan potensi kepimpinan agar mampu menjadi agen perubahan tang inovatif dan berdaya saing di era globalisasi.

(dkisp)

Apel Gabungan, Datu Iqro Tegaskan Disiplin ASN

TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., memimpin apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di Lapangan Agatis, Senin (13/4).

Dalam amanatnya, Datu Iqro menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta apel sebagai bentuk komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur.

Ia juga menyampaikan kabar baik terkait keberlanjutan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Kaltara.

“Alhamdulillah, Gubernur tidak ada rencana pemberhentian PPPK penuh waktu maupun paruh waktu,” kata Datu Iqro.

Menindaklanjuti hal tersebut, ia mengingatkan seluruh PPPK untuk tetap menjaga disiplin dan kinerja dalam melaksanakan tugas.

Datu Iqro juga meminta kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar melakukan penilaian kinerja secara objektif sebagai dasar pertimbangan perpanjangan kontrak PPPK.

“Penilaian harus sesuai aturan dan tidak diputuskan sembarangan,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya disiplin bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk dalam hal kehadiran dan kepatuhan selama jam kerja.

Dalam upaya meningkatkan kinerja birokrasi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan menyusun pedoman penilaian bagi PNS maupun PPPK.

Di akhir arahannya, Datu Iqro juga mengingatkan pentingnya mengikuti hierarki dalam proses administrasi, termasuk saat pengajuan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).

“Dalam pengajuan SPPD, harus mengikuti prosedur dan tidak melangkahi atasan,” pungkasnya.

(dkisp)

Pemkab Nunukan Selenggarakan Sosialisasi Keputusan Mendagri Indikator Kinerja Pengelolaan Barang Milik Daerah

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Pj. Sekretaris Daerah Drs. Raden Iwan Kurniawan membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Keputusan Mendagri Indikator Kinerja Pengelolaan Barang Milik Daerah bersama narasumber dari Dirjen Bina Administrasi Keuangan Daerah Kementerian dalam Negeri Republik Indonesia. Acara itu dilaksanakan di Ruang Rapat VIP lantai IV, Kantor Bupati Nunukan, Senin (13/04).

Turut hadir dalam kesempatan itu Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kemendagri Drs. H. Yudia Ramli (via daring) selaku narasumber beserta Koordinator Subdirektorat BMD Wilayah II Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dwi Satriany Unwidjaja.

Pengelolaan barang milik daerah merupakan aspek krusial dalam administrasi pemerintahan daerah yang berdampak langsung, salah satunya adalah opini laporan keuangan yang diberikan melalui Badan Pemeriksa Keuangan.

Dengan terbitnya regulasi baru terkait pengelolaan barang milik daerah oleh pemerintah pusat maka sudah menjadi sebuah kewajiban bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan secara menyeluruh.

Perlu diketahui regulasi terkait pengelolaan barang daerah beberapa kali mengalami perubahan antara lain peraturan pemerintah nomor 27 tahun 2014. Selanjutnya Permendagri nomor 7 tahun 2024 tentang perubahan Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang pengelolaan barang milik daerah inventarisasi dan pengelolaan aset daerah wajib dilakukan secara berkala dan akuntabel yang terbaru yang akan disosialisasikan pada hari ini yaitu keputusan Mendagri nomor 900.1.5–136 tahun 2026 tentang indikator kinerja pengelolaan barang milik daerah yang bertujuan untuk menilai tingkat kualitas kinerja pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan barang milik daerah.

Dengan diterbitkannya regulasi baru oleh pemerintah pusat menggambarkan keseriusan pemerintah untuk terus menyempurnakan tata kelola barang dengan sebaik mungkin, walaupun dampak perubahan regulasi tersebut memberikan tugas dan tanggungjawab baru bagi pemerintah daerah untuk berupaya menyesuaikan dan memenuhi tuntutan regulasi dimaksud.

Pemda Nunukan berharap kepada Kemendagri selaku supervisi dan verifikator MCP agar dapat terus mendampingi dalam mewujudkan pengelolaan barang milik daerah yang tertib, transparan, akuntabel sehingga menghasilkan laporan keuangan daerah yang baik dan berkualitas.

“Saya minta semua para pejabat penatausahaan pengguna barang dan pengurus barang pengguna untuk berkomitmen bersama-sama melaksanakan pengelolaan barang milik daerah dengan sebaik-baiknya”, ucap Iwan.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi serta memastikan implementasi kebijakan pusat dapat dilaksanakan oleh pemerintah daerah secara menyeluruh.

(PROKOMPIM)

Penandatanganan MoU Porwada II Kaltara 2026, Nunukan Siap Jadi Tuan Rumah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan SIWO PWI Provinsi Kalimantan Utara terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lenflin Resto & Hotel, pada Sabtu sore (11/4/2026)

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan Kabupaten Nunukan sebagai tuan rumah ajang olahraga wartawan tingkat provinsi tersebut. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan rapat koordinasi guna membahas berbagai persiapan teknis pelaksanaan Porwada.

Bupati Nunukan dalam sambutannya yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP, menyampaikan bahwa kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Tahun ini Kabupaten Nunukan mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Porwada II Provinsi Kalimantan Utara. Ini merupakan kebanggaan bagi daerah kami, sehingga harus dipersiapkan secara maksimal agar pelaksanaannya berjalan lancar, aman, dan sukses,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama PWI Kabupaten Nunukan harus memastikan ajang ini menjadi kompetisi yang sehat, menyenangkan, serta menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu, pelayanan terhadap seluruh kontingen, baik atlet, official, maupun pendukung juga harus menjadi perhatian utama.

“Mulai dari fasilitas transportasi, akomodasi, hingga sarana pendukung lainnya harus dipersiapkan dengan baik dan adil. Kita tidak hanya menargetkan sukses prestasi, tetapi juga sukses sebagai tuan rumah yang mengesankan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi yang matang antar pihak terkait. Setiap kebutuhan teknis harus dibahas secara detail, termasuk pembagian tugas serta evaluasi berkala agar seluruh persiapan dapat mencapai kesiapan 100 persen.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua SIWO PWI Kalimantan Utara, Eliezer, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan sekitar 150 wartawan dari seluruh kabupaten/kota di Kaltara akan ambil bagian dalam Porwada II.

“Porwada ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas jurnalistik serta mengangkat potensi daerah melalui karya-karya wartawan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan atas dukungan dan kesediaannya menjadi tuan rumah. Direncanakan, pembukaan Porwada II Kaltara akan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 dan diharapkan dapat dihadiri serta dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara.

Adapun cabang olahraga yang akan dipertandingkan berjumlah 9 cabang olahraga, di antaranya futsal, catur, jurnalistik, tenis meja, dan bulu tangkis.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Administrasi Pembangunan Sirajuddin, Sekretaris Disporapar Joned, Kabag Prokompim M. Basir, perwakilan KONI, Ketua dan Pengurus PWI Nunukan, Kepala RRI, Ketua SMSI, Ketua JMSI, serta jajaran pengurus SIWO dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers semakin kuat dalam menyukseskan Porwada II Kaltara 2026 sebagai ajang yang sehat, kompetitif, dan mempersatukan.

(PROKOMPIM)

Rapat Kerja KONI Kabupaten Nunukan Tahun 2026 Resmi Dibuka

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan membuka secara resmi Rapat Kerja KONI Kabupaten Nunukan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Cafe Sayn. Minggu (12/4/26).

Rapat Kerja ini juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Adama, Sekretaris Disporapar Kabupaten Nunukan Joned, Ketua KONI Kabupaten Nunukan Muhammad Yasin, serta para Ketua Pengurus Cabang Olahraga Se-Kabupaten Nunukan.

Rapat kerja ini sebagai momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan, memperkokoh konsolidasi organisasi serta memastikan bahwa pembinaan olahraga di Kabupaten Nunukan berjalan secara lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan.

Bupati Nunukan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj. Sekretaris Daerah Raden Iwan Kurniawan berharap KONI Kabupaten Nunukan mampu menjalankan perannya tidak hanya sebagai wadah organisasi, tetapi sebagai penggerak utama dalam menciptakan sistem pembinaan olahraga yang solid dan berorientasi pada prestasi.

“Tidak kalah penting, KONI diharapkan mampu mendorong lahirnya atlet-atlet potensi melalui proses pembinaan yang konsisten dan terstruktur,” pungkasnya.

Selain itu, Pemerintah Daerah juga berharap adanya sistem yang lebih sistematis dan berkesinambungan, mulai dari penjaringan bibit atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga penyediaan program latihan yang terarah.

Lebih lanjut, Iwan juga menyampaikan bahwa menjelang Pekan Olah Raga Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap agar seluruh persiapan dilakukan secara terukur, terarah, dan sistematis.

Pemerintah Kabupaten Nunukan juga berharap KONI mampu membangun kemitraan yang luas, baik dengan Pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Kabupaten Nunukan Muhammad Yasin juga menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi KONI pada tahun ini adalah permasalahan anggaran yang terbatas.

“Lewat momen ini kita harus bersinergi menyamakan persepsi untuk membuat rencana yang tajam, terukur, dan realistis untuk menghadapi tantangan tersebut, melalui forum ini saya mengajak untuk terus melakukan pembinaan khususnya pembinaan terhadap usia muda untuk regenerasi atlet kita kedepannya,”ungkapnya.

Yasin juga menyampaikan bahwa Rapat Kerja ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi dan seremonial saja, melainkan untuk menyatukan tujuan menuju pretasi atlet yang setinggi-tingginya dan pencapaian prestasi terbaik PORPROV Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Malinau.

(PROKOMPIM)