Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Bone Sampaikan Pesan Ini Untuk Masyarakat lewat siaran Radio

Social share

BONE-Berandankrinews.com. Dalam rangka mendukung memutus mata rantai penyebaran Covid-19  Sat Lantas Polres Bone terus gencar melakukan sosialisasi untuk mewujudkan keselamatan berlalu lintas dan bersinergi mencegah penyebaran (Covid 19).

Salah satu cara yang dilakukan yaitu mensosialiasikan pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) ditengah masyarakat dengan program siaran langsung dan dialog interaktif Polisi menyapa masyarakat melalui Radio RRI Bone, 97.7 FM.

Hal ini seperti yang disampaikan Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Bone, Aiptu Nataniel. T dengan memberikan informasi dan pemahaman terkait pentingnya keselamatan warga sehubungan dengan merebaknya virus Corona maka kegiatan diprioritaskan pada penanggulangan dan pencegahan Covid-19. Jumat (23/07/2021).

Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Bone menghimbau masyarakat agar mematuhi kebijakan Pemerintah dan protokol kesehatan dalam penanganan Covid- 19.

Kami memberikan sosialisasi tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan virus corona. Diantaranya agar warga Kabupaten Bone diharapkan mematuhi untuk menggunakan masker.

Pasalnya, meski pemerintah mengimbau warga wajib memakai masker saat keluar rumah, nyatanya masih banyak pengguna jalan yang tidak mentaati imbauan pemerintah.

Jadi Kami imbau masyarakat untuk selalu menaati Protokol Kesehatan. Jika tidak ada keperluan mendesak, maka kita minta mereka untuk tetap tinggal di rumah. Kalau harus keluar, kami harap untuk bisa memakai masker dan pelindung diri agar tidak terkena virus korona dan tetap patuhi anjuran pemerintah dengan penerapan program 5M” jelasnya.”

Ril MIH

Kapolres Bone Hadiri Launching Bantuan Beras PPKM 2021 warga terdampak

Social share

Bone-Berandankrinews.com. Penyaluran bantuan dilakukan seiring melonjaknya kasus penyebaran Covid-19 serta ganasnya varian Delta yang melanda beberapa Negara, termasuk Indonesia dan Sulsel khususnya. Keputusan PPKM Darurat diambil setelah Kepala Negara berdiskusi dengan menteri hingga para ahli, tujuannya menekan tingginya kasus aktif Covid-19 di tanah air. Kamis 22/07/2021

Kegiatan ini dipimpin Bupati Bone Bapak DR. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si. didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone menghadiri sekaligus Launching Bantuan Beras PPKM 2021 di Gedung Biru 1, Jl. Lapawawoi KR. Sigeri Watampone, bantuan ini diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Bantuan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) menggunakan data dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Wilayah Kabupaten Bone yang terdiri dari 33.540 KPM PKH dan 14.970 KPM BST dengan masing-masing KPM mendapatkan bantuan beras 10 kilogram melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan kualitas medium sebesar 485.100 kilogram yang terdiri dari KPM PKH sebanyak 335.400 Kg dan KPM BST sebesar 149.700 Kg yang tersebar di 27 Kecamatan di Kabupaten Bone.

Disela kegiatan tersebut Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra,S.IK sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bone dengan sigap merespon apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“langkah ini merupakan sigap respon pemerintah atas kebutuhan masyarakat pada masa pandemic Covid-19 ini, semoga penyaluran berjalan tepat sasaran sebagaimana harapan kita semua,” Try Handako

Ril MIH

Polri Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Ajakan Aksi Unjuk Rasa Tanggal 24 Juli

Social share

JAKARTA – Berandankrinews.com. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat tak terhasut dengan ajakan aksi unjuk rasa serentak di media sosial (medsos) pada tanggal 24 Juli 2021. Pasalnya ajak itu berpotensi terjadi kerumunan dan akan menambah penularan Covid-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, imbauan tersebut disampaikan karena saat ini jumlah Covid-19 terus melonjak. Dengan adanya demonstrasi, potensi menciptakan kerumunan bakal terjadi, yang nantinya semakin memperburuk laju pertumbuhan virus corona.

“Kami berharap untuk tidak melakukan kerumunan karena situasi angka Covid yang masih tinggi,” kata Argo saat dihubungi, Jumat (23/7/2021).

Jenderal bintang dua itu menyebut, saat situasi seperti ini penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan cara daring. “Bisa dilakukan dengan audiensi atau dilakukan dalam bentuk FGD online,” ujar Argo. 

Dia mengatakan, aparat kepolisian akan melakukan tindakan tegas apabila kegiatan tersebut mengganggu ketertiban umum. “Kalau memang dilakukan, mengganggu ketertiban umum ya kami amankan,” ucap Argo. 

Diketahui, beredar di media sosial mengenai percakapan persiapan aksi serentak yang hendak dilakukan oleh elemen masyarakat sipil di Semarang dan beberapa wilayah lain. 

Disebutkan bahwa aksi tersebut akan dilakukan selama berhari-hari dan tidak membawa suatu identitas golongan ataupun kelompok.

Ril MIH

Kabid Humas Polda Sulsel : Bhabinkamtibmas Saat Sebagai Penengah Konflik Agar Sisipkan Pesan Patuhi Prokes .

Social share

Maros-Berandankrinews.com Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi E .Zulpan menyebut para bhabinkamtibmas berperan menjadi problem solving saat bertugas di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya memberikan pendampingan hukum misalnya meluruskan berita-berita hoaks. 

“Pada saat situasi pandemi ini, posisi bhabinkamtibmas. Mereka menjadi Penengah suatu konflik sekaligus menyisipkan pesan .ke masyarakat untuk mematuhi Prokes,” kata E .Zulpan, Makassar, Jumat (23/7/2021).

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kel. Taroada Bripka Zulkirman bersama Bhabinkamtibmas Kel. Bontoa Bripka Herman dan Kanit Jatanras Polres Maros serta anggota melaksanakan mediasi dan penyelesaian masalah terkait permasalahan pengeroyokan yg terjadi dijalan Garuda Maccopa, yang melibatkan dua kelompok pemuda Maccopa dengan kelompok pemuda Griya Maros Indah, 22 Juli 2021, di Ruang Unit Jatanras Satr Reskrim Polres Maros.

Pada mediasi tersebut menghadirkan Fardan berteman dan .Randa berteman yang mana kedua kelompok inilah yang menjadi akar permasalahan sehingga terjadi penyerangan dijalan Garuda Maccopa, Kab .Maros dan mengakibatkan orang lain menjadi korban pengeroyokan.

Turut hadir dalam giat tersebut diantaranya :
Ketua RW Maccopa, Ketua RW Baniaga, Ketua RW dan RT Griya Maros Indah, serta perwakilan orang tua sebanyak 6 orang, selanjutnya dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan mereka.

Ditambahkan oleh Kabid Humas , Sebagai ujung tombak Kepolisian di kewilayahan, peran personel yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas tidak bisa dipandang sebelah mata,  mengingat kewajibannya harus selalu hadir ditengah masyarakat binaannya dan juga selalu membantu menyelesaikan / memecahkan permasalahan (problem solving) yang dialami oleh warga binaannya.

Ril MIH

Anggota DPRD Lampung H. Yanuar Irawan Kunjungi Pesantren Miftahul Huda Lemong

Social share

Lampung – Berandankrinews.com. Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi V Fraksi PDIP, H. Yanuar Irawan, S.E., M.M., didampingi Ibu Mildayani, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Miftahul Huda Lemong, Pekon Cahaya Negeri, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Minggu (18/7/21) lalu. Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi dan memberikan bantuan kepada pondok pesantren tersebut.

Kunjungan H. Yanuar beserta istri disambut Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda, Ustadz H. Khairul Anwar. Dalam kunjungan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Zulkifli, serta kedua anak H. Yanuar yaitu M. Risky Irwanda dan Arkan Yusuf Arahman.

Kepada awak media ini, H. Khairul Anwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada H. Yanuar beserta istri yang yg telah sudi berkunjung ke Pondok Pesantren Miftahul Huda. “Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak H. Yanuar beserta Ibu,” ujar H. Khairul.

Selanjutnya, Ibu Mildayani dan kedua anaknya yang ikut dalam rombongan menyempatkan waktu untuk melihat langsung suasana pondok pesantren, sekaligus bertatap muka dengan para santriwan dan santriwati. Beliau sangat terharu dengan keadaan pondok yang memang sangat sederhana.

“Saya terharu melihat anak-anak, mereka belajar mengaji dan menghafal Al-Qur’an. Walaupun bangunan pondok pesantren masih sangat sederhana dan terletak di atas dataran tinggi, anak-anak terlihat ceria,” kata Bu Milda.

Dalam kesempatan tersebut, Bu Milda sempat berbincang-bincang langsung dengan para santri dan sebelum meninggalkan pondok Bu Milda dan kedua anaknya pun berfoto bersama para santri. (SWN/Red)