Sedapnya Aroma Pemilukada Di Sulawesi Selatan

Social share

Berandankrinews.com

SEDAPNYA AROMA PEMILUKADA DI SULAWESI SELATAN
Oleh: Ahmad Razak
Dosen Psikologi UNM

Dua belas daerah di Sulawesi Selatan akan menggelar pemilihan kepala daerah serentak pada tahun ini, yakni: Barru, Bulukumba, Gowa, Kepulauan Selayar, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkajene Kepulauan, Soppeng, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Aroma pemilukada sudah mulai tercium dimana-mana, mesin partai politik semakin menggeliat membangun strategi agar unggul didalam arena pesta demokrasi (pemilukada).

Poster dan baliho bakal calon kian muncul diberbagai sudut-sudut jalan, semakin ramainya forum-forum silaturrahim baik melalui media komunikasi seperti grup-grup whatsapp maupun forum pertemuan silaturrahim konvensional.
Meskipun belum menawarkan konsep dan visi-misi sebagai menu politiknya

namun perlahan-lahan sudah mulai menggoda selera demokrasi masyarakat. Sejauh ini dinamika pergerakan politik relative masih sangat kondusif. Sangat diharapkan kematangan psikologis masyarakat pemilih serta seluruh komponen politik makin terbangun dan semakin menyadari bahwa pemilukada adalah sebuah pesta demokrasi dan bukan “peperangan”.

Logikanya adalah bahwa sebuah pesta sudah barang tentu kita semua dapat menciptakan dan merasakan kemeriahan serta kegembiraan didalamnya.
Kita sangat berharap pemilukada dapat terselenggara seperti LIGA DANGDUT INDONESIA yang disiarkan setiap malam di sebuah stasiun televise, kontestan dapat bernyanyi dengan suara yang indah menghibur dan memukau para penonton, penonton (masyarakat)

memberikan dukungan suara sebanyak-banyaknya kepada kontestan yang mereka senangi dan dewan juripun tidak henti-hentinya memberikan spirit dan kebersamaan sampai akhirnya menentukan kontestan yang terbaik diantara kontestan yang ada.
Jika kita memahami makna psikologis dalam berdemokrasi,sesungguhnya kandidat/calon bukanlah lawan terhadap kandidat lainnya tetapi justru merupakan mitra dalam berdemokrasi.

Olehnya itu knowledge, attitude, skill dan segala Kompetensi yang dimilikinya menjadi kunci utama yang harus diandalkan dalam meraih simpati serta dukungan masyarakat.Arah masa depan daerah Sulawesi-selatan dan bangsa Indonesia (menyongsong industry 5.0) harus eksis menjadi daerah yang maju dan makmur dimana sumber kekayaan Alamnya sangat berlimpah,

sudah barang tentu diharapkan hadir pemimpin yang memiliki karakter kerja (disiplin, ulet, kerja keras, optimis) dan karakter moral (jujur, tanggung jawab, amanah, empati) yang baik.
Diera demokrasi seperti sekarang ini rakyatlah yang menjadi penentu utama dalam menghadirkan pemimpin berkarakter. Presiden AS-16 Abraham Lincoln menyebutkan bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

Artinya bahwa keadaulatan sepenuhnya ada ditangan rakyat karena rakyatlah yang memilih pemimpin dan wakil-wakilnya. Sedangkan seluruh kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah tujuannya adalah untuk mensejahterakan rakyat.
Kita berharap rakyat semakin dewasa dalam berdemokrasi.Semoga pemilukada di sulawesi selatan dapat terwujud dengan aman, damai, demokratis dan melahirkan pemimpin yang kita harapkan bersama.

Humas Polda Sulsel