Bupati Wajo Pimpin Rapat Pembentukan Panitia Pembangunan Masjid Cantik

Wajo (Sulsel), Berandankrinews.com-Rapat pembentukan panitia “Masjid Cantik” yang dilaksanakan di Masjid Annur Timoro Kelurahan Wiringpalannae, Senin (6/5/19).

Dalam Perencanaan Pembangunan Masjid yang telah di resmikan Bupati Wajo dan Wakil Bupati Wajo dengan peletakan batu pertama yang disaksikan unsur dan elemen masyarakat Wajo, dari itu dibentuklah kepengurusan yang dipimimpin langsung oleh Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si dan H. Amran, SE.

Dalam Rapat pembentukan panitia itu, Bupati Wajo menyampaikan kalau Masjid Annur ini nantinya akan menjadi Pondok Tahfidzul Quran yang merupakan bagian dari Masjid Cantik nantinya, dan optimis kalau ini akan bisa terbangun cepat dengan menjadikan masyarakat dan pengusaha menjadi panitia pembangunan Masjid, serta melibatkan beberapa pengurus dari As, Adiyah seperti Baitul Maal As, Adiyah.

Sementara itu, Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE juga menyampaikan untuk pembentukan panitia ini, juga melibatkan beberapa Dermawan yang langsung menyumbang dalam bentuk tunai dan berupa bahan.

Dikatakan, jika para pendekar pembangunan Masjid Kabupaten Wajo hadir disini sambil berkelakar, jadi saya optimis kalau ini nantinya bisa cepat terselesaikan.

Dalam Rapat pembentukan kali ini, ada yang sedikit berbeda, dimana sebuah contoh keteladanan yang diperlihatkan seorang Bupati, dalam proses pembentukan panitia ini. Bupati dan wakil Bupati kompak bergantian menjadi Notulen saat rapat pembentukan itu berlangsung, Dengan menuliskan nama-nama yang secara aklamasi yang disebutkan oleh para peserta rapat.

Ini merupakan bukti dari keseriusan seorang pemimpin dalam melaksanakan sebuah janjinya dan bukti jika mereka adalah pemimipin yang mau bekerja. Seperti diketahui, Hal semacam ini terjadi di zaman kekhalifaan di masa lalu di zaman Abubakar sampai Khalifah Ali Bin Abi Thalib.

Dari moment peletakan batu pertama di lokasi sebelumnya, terkumpul beberapa bantuan Dana dan Bahan yang merupakan kesanggupan dari bebagai donatur yang masuk dan pernyataan langsung dari mereka sehingga terkumpul mencapai 500 juta, Seperti Pengusaha dari Gorontalo H. Jaenal Mappe memberikan bantuan dana sebesara Rp. 100 juta dan H. Sarapping dari Kalimantan membantu menanggung semua tegel dan keramik masjid cantik.

Panitia Pembangunan Masjid Cantik juga mendapatkan bantuan dana dari Pengusaha perumahan Tilfa Rp. 100 juta dan Bupati Wajo juga turut menyumbangkan dana Sebesar Rp. 100 juta, Wakil Bupati Wajo Rp. 50 Juta serta beberapa bantuan semen dari OPD dan Pengusaha lainnya.

Dari tahap perencanaan hingga finishing pekerjaan ” Masjid Cantik ” ini diperkirakan membutuhakan sekitar Rp. 40 Milyar.(Humas Pemkab Wajo).

Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Peternakan Kabupaten Wajo, Jalankan Program SERASI Secara Bertahap

Wajo (Sulsel), Berandankrinews.com-Dalam rapat lanjutan program Selamatkan rawa sejahterakan petani (SERASI) yang di laksanakan di kantor Balai besar wilayah Pompengan di Makassar, Selasa ( 7/5/19).

Dalam sambutan kepala balai besar wilayah pompengan wilayah Makassar, Ir. Suparji, S. ST, MT merasa sangat bangga karena rapat rekomendasi teknis yang biasanya hanya dihadiri oleh kepala dinas terkait pada hari ini Kabupaten Wajo didampingi langsung oleh Bupati atau Wakil bupati, hal ini berarti bahwa kabupaten Wajo benar-benar serius dalam mengawal dan menjalankan program dari pusat.

Adapun untuk program Serasi ini akan dilaksanakan di 5 Kabupaten/Kota yaitu Wajo, Soppeng, Sidrap, Bone, dan Pinrang dengan Total luas lahan 62.969.200 H.

Kabuapten Wajo adalah Kabuaten yang memiliki lahan terluas yaitu 16.644 H, menggunakan 12 eksavator dengan total anggaran Rp. 62 Miliar untuk membiayai operasional alat, pembelian solar dan upah operator yang di distribusi ke kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ashar menyampaikan, kami melakukan program ini secara bertahap dan akhirnya mendapat kepercyaan dari kementrian untuk menggarap wilayah terbesar dari 5 kabupaten.

Sementara itu, Bupati Wajo Dr. Amran Mahmud, S. Sos, M.Si dalam hal ini diwakili wakilnya bupati Wajo, H Amran, SE menyampaikan, akan menyiapkan segala hal yang diperlukan kementerian terkait dalam proses pengerjaan program SERASI, yang merupakan juga program utama dari Pemerintahan Pammase mensejahterakan masyarakat wajo melalui Pertanian. (Humas Pemda Wajo)

210 Tenaga Terampil di Nunukan Ikut Program Sertifikasi

NUNUKAN – Berandankrinews.com – Setelah sebelumnya dilakukan di Universitas Borneo Tarakan (UBT) dan Universitas Kalimantan Utara (Unikaltar), program sertifikasi tenaga terampil konstruksi bidang sipil, arsitektur, mekanikal dan elektrikal gelaran Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) digelar di Politeknik Negeri Nunukan pada Jumat (3/5).

Ada 210 peserta pada kegiatan kali ini. Terdiri dari, mahasiswa, alumni juga masyarakat umum. Dijelaskan Kepala Bidang Jasa Konstruksi pada DPUPR-Perkim Kaltara Deni Yustianto, tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan beberapa produk yang disesuaikan pada masing-masing bidang sertifkasi. “Tahun ini, bidang jasa konstruksi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota bekerjasama untuk meningkatkan eksistensinya dengan tujuan terciptanya kerja sama yang baik antara pemerintah dan seluruh tenaga kerja konstruksi untuk melaksanakan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di Kaltara,” paparnya.

Sebagai informasi, pentingnya sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi sejurus dengan masuknya era persaingan global dan mematuhi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2017, tentang Jasa Konstruksi. Hingga 2018, sudah 673 tenaga konstruksi sudah tersertifikasi melalui program sertifikasi tenaga kontruksi yang digalakkan oleh DPUPR-Perkim Provinsi Kaltara. “Di era ini, tenaga kerja lokal harus siap bersaing dengan tenaga kerja asing. Modal sertifikasi inilah untuk bersaing itu,” pungkas Deni. Turut hadir pada acara tersebut, Ketua PDD Politeknik Negeri Nunukan, Arka Viddy serta Kepala DPUPR-PKP Kabupaten Nunukan, Ir Sufyang mewakili Bupati Nunukan.(humas)

Tuntun Angkatan Kerja Untuk Berwirausaha

TARAKAN – Berandankrinews.com – Meningkatkan kemampuan tenaga kerja untuk mau melakukan perubahan dan meningkatkan pengetahuan guna memperbaiki perekonomian keluarga dan menciptakan lapangan kerja baru dengan berwirausaha, kini menjadi target Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyambut era Revolusi Industri 4.0. Ini disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H. Suriansyah saat membacakan sambutan Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie pada pembukaan program pemagangan dalam negeri tahun anggaran 2019 di Restoran Royal Crown, Kota Tarakan, Jumat (3/5).

Target itu sejalan dengan upaya Pemprov Kaltara untuk menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan di Kaltara. “Salah satu aksi yang dilakukan, adalah lewat pemagangan dalam negeri sebagai bagian dari kerja sama antara Pemprov Kaltara melalui Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) dengan Kemenaker (Kementerian Tenaga Kerja),” ucap Sekprov.

Pemagangan ini sudah dilakukan selama 2 tahun berturut-turut. Pada tahun ini, dari 137 calon peserta magang, hanya 100 yang lolos seleksi dan dapat mengikuti magang di 25 perusahaan yang ada di Kota Tarakan. “Tiap perusahaan akan ditempati 5 peserta magang. Mereka, rata-rata adalah pencari kerja dengan kualifikasi pendidikan beragam. Mulai S-1 hingga yang masih kuliah,” jelas Sekprov.

Pemagangan dilakukan selama 5 bulan di tiap perusahaan, dengan formasi jabatan meliputi mekanik dan pembantu mekanik, welder, administrasi, resepsionis, elektrical, ware house, pastry/bakery, cook, waiters serta room attendant. “Program ini diprakarsai Ditjen Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker bersama Pemprov Kaltara yang menyertakan partisipasi komponen masyarakat terutama stakeholder pemagangan meliputi Disnaker Kabupaten dan Kota, forum komunikasi jejaring pemagangan, LPK dan perusahaan,” urai H. Suriansyah.

Sementara itu, Kepala Disnaker Provinsi Kaltara Armin Mustafa menuturkan, pada tahun pertama penyelenggaraan program ini, ada beberapa diantara peserta magang yang langsung dipekerjakan oleh perusahaan tempat ia magang. Ini dikarenakan, yang bersangkutan dinilai memiliki kemampuan yang diinginkan perusahaan. “Tahun ini, kita harapkan dapat seperti itu pula. Pun demikian, sebenarnya yang menjadi tujuan adalah, para peserta magang ini dapat menumbuhkan dunia kerja baru atau berwirausaha guna menciptakan lapangan kerja,” tutupnya.(humas)

Pasi Ops Rem 141/ Toddopuli Mayor Kav Baso Sukri, Pimpin Apel Pagi dan Senam Cardio

Bone (Sulsel), Berandankrinews.com–Korem 141 Toddopuli melaksanakan Apel dan senam bersama yang dipimpin oleh Pasi Ops Korem 141 Toddopuli Mayor Kav Baso Sukri, di lapangan Apel Korem 141/Toddopuli Jalan Jenderal Sudirman No 9 Watampone, Selasa (7/5/19).

Dihari kedua bulan suci Ramadhan ini, Anggota Korem 141/ Toddopuli dan Balakrem 141/Toddopuli Semangat melaksanakan senam Cardio, olahraga ini yang tak hanya berguna untuk membakar kalori dan lemak di dalam tubuh, namun juga memiliki manfaat lainnya.

Olahrag Cardio yang punya banyak manfaat merupakan kegiatan olah tubuh yang bertujuan memperkuat jantung dan paru-paru.

Turut hadir Pada kegiatan tersebut,
Para dan kabalakrem 141/Tp
Para Kasi dan Pasirem 141/Tp
Personil Pama, Bintara, Tamtama dan PNS, Korem 141/Tp. (Irwan N Raju)