Polsek Tellu Siattinge Gelar Kerja Bakti di Tiga Titik Kebakaran Rumah Warga

Berandankrinews.com-Bone, Polsek Tellu Siattinge mengelar kerja bakti dengan membersihkan puing-puing sisa kebakaran di tiga rumah warga di Desa Sijelling Keca Tellu Siattinge Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (27/6/19) kemarin.

Kerja bakti yang dipimpin langsung Kapolsek Tellu Siattinge Iptu Syarifuddin, SH bersama jajarannya merupakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga yang tertimpa bencana kebakaran.

Kapolsek Tellu Siattinge Iptu Syarifuddin menuturkan, ini kita lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan kita ini selesai sekitar pukul 11.00 wita, semua berjalan aman dan lancar.(Irwan N Raju)

Gelar Kegiatan Pembinaan Keluarga Besar TNI, Danrem Pesankan Meningkatakan Kebersamaan dan Membangun Komunikasi

Berandankrinews.com-Bone, Komando Resor Militer (Korem) 141/TP mengelar Kegiatan pembinaan keluarga besar TNI di Wilayah Korem 141/Tp tahun 2019, di Aula Sudirman Korem 141/Tp Jl. Jenderal Sudirman Watampone Kabupaten Bone provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (28/6/19).

Kegiatan yang mengangkat Tema “Melalui Pembinaan Keluarga Besar TNI, Kita wujudkan Rasa cinta Tanah Air, Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Bela Negara Serta Kebhinekaan dalam Rangka Membantu Kesulitan Rakyat dan Mendukung Tugas Pokok TNI”, di Pimpin langsung Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie Triyantho S. Ip

Dalam sambutannya Danrem 141/Tp yang dibacakan oleh Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie Triyantho S. Ip mengatakan, Pertemuan seperti ini merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan guna membangun komunikasi dialogis diantara kita dan bertujuan terwujudnya hubungan antara Prajurit TNI AD dengan keluarga besar TNI yang lebih harmonis serta memelihara dan memantapkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara serta kebhinekaan bagi keluarga besar TNI khususnya KB FKPPI dan HIPAKAD.

Guna membantu kesulitan rakyat dan mendukung tugas pokok TNI AD, dapat juga sebagai forum silaturahmi sehingga bisa memperkuat hubungan emosional antara para prajurit TNI AD yang masih aktif dengan para sesepuh, senior dan keluarga besar TNI, Sehingga dapat diperoleh kesamaan pandang dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi, sehingga akan terpelihara keharmonisan dan sinergitas.

Hadir dalam kegiatan itu, Para Dan Kabalak Rem 141/Tp, Para Kasi, Pasi Korem 141/Tp, Para Anggota FKPPI Kabupaten Bone, Sinjai, Soppeng dan Wajo. (Irwan N Raju)

Evaluasi Angkutan Lebaran 2019 Syahbandar Makassar gelar Coffee Morning

Berandannkrinews.com-Makassar, Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar menggelar acara Coffee Morning bertajuk silaturahmi dan mempererat kekeluargaan serta meningkatkan kerjasama antar insan maritim, Selasa (25/06/19) bertempat di Swiss Bell Hotel Makassar.

Hadir Pada Kegiatan ini antara lain Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Kepala Disnav Kelas I Makassar, Kepala Basarnas Sulselbar, Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Lantamal TNI AL Makassar, Dir Polair Polda Sulsel, Kapolres Pelabuhan Makassar, Kepala Beacukai Makassar, Kapolsek Soekarno Hatta Pelabuhan Makassar, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, GM PT.Pelindo IV (Persero) Cabang Makassar, PIP Makassar, Poltekpel Barombong, Polimarim AMI Veteran Makassar, Para Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan di Sulawesi Selatan, Asosiasi dan Perusahaan Pelayaran selaku stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Victor Vikki Subroto, MM, M.Mar.E menegaskan bahwa Pelabuhan Makassar menuju Zona Integritas melalui Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) harus terus didukung oleh seluruh pihak terkait dan menjadikan Pelabuhan Makassar sebagai Pelabuhan yang bersih dan menjadi contoh pelabuhan dengan pelayanan terbaik khususnya di wilayah Indonesia Timur.

“Coffee Morning ini kami gagas sebagai salah satu bentuk evaluasi terkait pelayanan di Pelabuhan Makassar selama ini khususnya Pasca Pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Makassar Tahun 2019 yang baru saja usai dengan aman tertib dan lancar”, Sambut Syahbandar Makassar. (Irwan N Raju)

Bupati Bantu Ralf Felix, Anak Penderita Hidrosepalus Segera Jalani Operasi di Tarakan

Berandankrinews.com-Nunukan, Ralf Rafelix, bocah berusia 4 tahun penderita Hidrosepalus yang beberapa saat lalu bersama ibunya bertemu Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dan kemudian mendapat perawatan intensif di RSUD Nunukan akhirnya kemarin, Kamis (27/06) bersama kedua orang tuanya, pasangan Damianus dan Ana Maria berangkat ke RSUD Tarakan untuk dirujuk dan dilakukan operasi pada kepalanya tersebut.

Terkait rencana keberangkatan Felix tersebut, Pemkab Nunukan melalui Bagian Kesra Setda Nunukan memberikan bantuan biaya transportasi dan biaya hidup selama di Tarakan. Hal tersebut dibenarkan oleh Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kab. Nunukan H Tuwo, S.Pd saat dikonfirmasi Warta Humas.

“Untuk bantuan transportasi dan biaya hidupnya sudah cair dan sudah masuk di rekening, jadi sudah bisa ke Tarakan untuk rencana operasinya”, tuturnya.

Kemarin pagi Pukul 07.40 dengan menggunakan speedboat Tri Putri Tunggal Dewi, Felix dengan digendong oleh ibunya dan didampingi ayah dan juga adiknya yang masih balita berangkat menuju ke Tarakan. Setiba di Tarakan dengan difasilitasi oleh Staf Perwakilan Pemkab Nunukan Felix berserta orang tuanya diantarkan ke RSUD Tarakan untuk mendapat perawatan intensif.

Saat dihubungi Warta Humas hari ini Jumat (28/06), Ana Maria menjelaskan bahwa Felix sudah berada di ruang perawatan RSUD Tarakan sejak kemarin.

” Tadi malam informasinya sudah mau dioperasi ini hari, cuma karena paru – parunya ada dahak mau dibersihkan dulu, jadi nanti kalau sudah sembuh dan sudah bersih dilanjut ke operasinya”, tutur Ana Maria menjelaskan.

Untuk lebih meringankan beban hidup selama di Tarakan, Pemkab Nunukan juga menfasilitasi akomodasi melalui Kantor Perwakilan Pemkab Nunukan di Tarakan. Hal itu dibenarkan oleh Kasubag Humas Setda Nunukan Redemptus Darus Trisada S.IP

” Kita juga minta dukungan akomodasi ke Kantor Perwakilan Nunukan di Tarakan sehingga bisa turut membantu mengurangi beban hidup selama di Tarakan”, tutur Titus panggilan akrab Kasubag Humas Setda Nunukan.

Untuk biaya perawatan dan operasi di RSUD Tarakan sendiri telah ditanggung oleh BPJS.

Aksi sosial kerap dilakukan oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, selain membantu pembayaran BPJS dan biaya transportasi untuk Rafelix, Bupati Nunukan juga pernah menerbitkan surat edaran Peduli Yakomina yang ditujukan kepada instansi pemerintah dan sekolah sekolah. Yakomina sendiri adalah mahasiswi kurang mampu asal Nunukan yang sedang sakit dan membutuhkan biaya kesehatan di Jiangsu,Tiongkok.
(humas)

Tiga Pelaku Curas di Perairan Semengkadu Berhasil Dibekuk Polisi

Berandankrinews.com-Nunukan, Satuan Reserse Kriminal Polres Nunukan berhasil mengungkap tiga Pria pelaku Pencurian dengan kekerasan (Curas) perampokan diperairan Semengkadu, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara pada Kamis (6/6/19).

Ketiga pelaku adalah Irwan alias Iwan (30) Warga Jl. Panamas Kelurahan Mansapa, Jamaludin alias Jamal (27) warga Jl. RA Kartini Kelurahan Nunukan Selatan dan Jumain alias bapak Gaul (62) warga Jl. Yos Sudarso Kelurahan Tanjung Harapan.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro melalui Wakapolres Nunukan Imam Muhadi didampingi Kasat Reskrim Polres Nunukan AKP M. Ali Suhadak, SH, Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi dan Kanit Intel, Jumat (28/6/19) dalam press release di Aula Sebatik Polres Nunukan mengungkapkan, Ketiga pelaku melakukan aksinya diperairan semengkadu pada tanggal 3 Juni 2019, tiga orang perumput laut sedang memanen rumput lautnya, tiba-tiba pelaku datang mengunakan perahu mesin tempel memakai penutup muka Sebo dan memaksa korban menyerahkan barang-barangnya dengan mengancam korban dengan senjata api rakitan.

“Pelaku meminta korban melepas mesin perahunya dan barang-barang berharga lainnya,” ungkap Waka Polres.

Imam mengatakan atas laporan korban, pelaku berhasil kita amankan di Semengkadu tanpa perlawanan.

“pelaku diamankan di Semengkadu, bersama beberapa barang bukti 2 Unit senjata api jenis penabur, 2 mesin perahu tempel 15 PK, 5 Butir Peluru, 2 unit handphone dan Penutup muka (Sebo),” jelas Imam.

Ketiga pelaku saat ini masih dalam pengembangan pihak Kepolisian, sementara pelaku dikenakan pasal 365 ayat 2 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun dan

“Sementara Pelaku masih di dalami Satreskrim untuk pengembangan lebih lanjut, pelaku akan kita kenakan Pasal 365 ayat (2) tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara, karena berkelompok. Kemudian Pasal 1 ayat (1) dan Pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 12 /DRT tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati,” tutur Imam Muhadi. (Red)