Hari Ke-3 Ops Keselamatan 2021, Sat Lantas Polres Sinjai Imbau Kamseltibcar dan Taati Prokes

Sinjai -Berandankrinews.com Memasuki hari ke-3 (tiga) Ops Keselamatan 2021 Sat Lantas Polres Sinjai gencar melaksanakan sosialisasi keselamatan berlalulintas kepada masyarakat. Rabu (14 / 4/ 2021).

Dalam operasi tertib berlalulintas tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Sinjai Akp H. Abd. Rahim, SE.,MM kegiatan sosialisasi Ops keselamatan yang dilaksanakan di sekitar jalan persatuan raya, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai dengan menyasar para pengendara roda dua maupun roda empat.

Kasat Lantas Polres Sinjai Akp H. Abd. Rahim, SE.MM mengatakan bahwa Pelaksanaan Ops Keselamatan 2021 yang dilaksanakan selama 14 hari tersebut dimulai dengan sosialisasi Kamseltibcar dan tertib berlalu lintas kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan”, Ujarnya.

Selain mensosialisasikan Ops Keselamatan 2021, dalam kegiatan Satuan Lalu Lintas ini, juga memberikan edukasi kepada para pengendaran menyampaikan pencegahan penyebaran Covid- 19 yakni dengan 5M (Mencuci tangan, Menjaga jarak, Memakai Masker, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas) merupakan langkah efektif dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19″. Ujarnya

Selain itu, juga menghimbau kepada para pengendara agar dapat menjadi mitra Sat Lantas dalam memberikan Informasi positif kepada keluarga tentang disiplin berkendara dan larangan untuk tidak mudik lebaran 2021.

Sementara itu, Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan,S.Ik.,M.Si mengapresiasi personelnya yang proaktif dalam mencegah penyebaran covid-19 dan menekan angka kecelakaan di Kabupaten Sinjai. Dan mengajak untuk membudayakan tertib berlalu lintas, taati aturan lalulintas dan utamakan keselamatan dalam berkendara.”, tutupnya.

Ril MIH

Seorang Terduga Teroris Di Makassar Tewas Ditembak Lantaran Serang Petugas

Jakarta – Salah satu Terduga teroris asal Makassar, MT, terpaksa ditembak mati Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror pada Kamis (15/4/2021).

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan, tindakan tegas itu terpaksa dilakukan karena MT menyerang petugas dengan parang saat hendak ditangkap di rumahnya.

“Menyerang petugas dengan menggunakan parang yang panjang, dua parang digunakan di tangan kiri dan kanan. Kemudian menyerang dengan membabi buta,” ungkap Zupan kepada awak media, Kamis (14/4).

Menurut Zulpan, terpaksa ditembaknya MT karena sebelum mengambil tindakan tegas tersebut, petugas sudah melakukan upaya peringatan namun alih – alih menyerah, MT justru melakukan perlawanan.

“Peringatan itu tak dihiraukan dan justru melawan bahkan secara agresif menyerang petugas. Sehingga terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, MT adalah terduga jaringan Teroris Vila Mutiara yang diduga erat kaitannya dengan peristiwa Bom Bunuh Diri di depan Gereja Katedral, Makassar pada Minggu 28 April 2021 silam.

Jenazah MT hingga berita ini diterbitkan, masih dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara, Makasar.

(Eddy Santry)

Dr Alimahsun Atmo M.Biomed Dapatkan hal khusus beli produk Suzuki melalui APKLI/GBN/ Primnaskop GSN

Jakarta-Berandankrinews.com
Konsistensi bagian mutiara tapakan kaki manusia dimuka bumi. Tak kenal lelah untuk selalu dapat taburkan kemanfaatan bagi rakyat, nusa bangsa dan nuswantoro. Dimana pun kapan pun dan dalam kondisi bagaimana pun tatkala ada sebuah kesempatan bersegeralah diwujudkan untuk rakyat sejahtera berkeadilan.

Seusai agenda di studio Bravos Radio Indonesia Di Condet Jaktim dipandu wartawan senior Gigin Praginanto membahas ‘Masalah dan Duka Pengusaha Kecil Hadapi Lebaran 2021 Kamis 15/4/2021 pukul 14.00-14.30 WIB, Presiden GBN dr Ali Mahsun ATMO M Biomed yang juga Ketua Umum APKLI dan Primnaskop GSN langsung meluncur ke Kantor Pusat Suzuki Pulogadung Jakarta Timur. Diantara agendanya adalah tindak lanjuti realisasi kemitraan dengan Suzuki bersama Branch Manager SBT (Sejahtera Buana Trada) Neneng hingga sore hari.

Jajaran pengurus APKLI/GBN/Primnaskop GSN serta pelaku ekomomi rakyat akan dapatkan hal khusus tatkala membeli produk Suzuki baik roda dua (motor) roda empat (mobil) mau pun mesin kapal nelayan.

Baik secara perorangan mau pun kelembagaan. InsyaAllah selaku Presiden GBN, juga sebagai Ketua Umum APKLI dan Primnaskop GSN, Senin 19/4/2021 akan lakukan testimoni realisasi kemitraan tsb di Kantor Pusat Suzuki Pulogadung Jaktim untuk disebar luaskan ke seluruh tanah air.

Semua langkah ini didedikasikan untuk kemanfaatan bagi rakyat khususnya pelaku ekonomi rakyat dan segenap bangsa Indonesia.

Foto bersama Branch Manager PT SBT, Neneng di Kantor Pusat Suzuki Pulogadung Jaktim terambil pada Kamis Sore 15/4/2021 bertepatan dengan 3 Ramadhan 1442 H.

Media Center APKLI
GBN/primnaskop GSN

Bawaslu Nunukan Berkoordinasi Dengan Disdukcapil Untuk Faktualisasi DPT

Nunukan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nunukan memastikan komitmennya untuk mendorong terwujudnya kualitas kepemimpinan yang dimulai dari pemlihan secara demokratis dan bermartabat termasuk faktual nya daftar para pemilih.

Diketahui, Daftar Pemilih (DPT) selalu menjadi permasalahan tiap perhelatan Pemilu bahkan tak jarang berujung dengan gugatan. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, Bawaslu Nunukan pada Rabu 14 April 2021, berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan Dan Catata Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan dalam rangka pengawasan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan.

Hal tersebut dalam rangkan menindaklanjuti Sudat Edaran Bawaslu RI nomor 13 tahun 2021 tentang pelaksanaan pengawasan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan, yang memerintahkan Bawaslu Nunukan langsung berkoordinasi dinas terkait untuk mendapatkan data yang diperlukan.

Komisioner Bawaslu Nunukan Divisi Pengawasan, Hariadi, menjelaskan bahwa tujuan pengawasan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dilakukan untuk menghasilkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif.

“Meskipun tahapan Pemilu serentak baru dimulai awal tahun 2022. Namun kita tak ingin daftar pemilih menjadi permasalahan tetap dalam tiap kontestasi karena itu dari sejak awal kita lakukan pengawasan dan kordinasi untuk dapatkan data yang berkualitas.” ungkapnya nya, Rabu (14/4).

Senada dengan Hariadi, Komisioner Bawaslu Nunukan Divisi Penanganan Pelanggaran, Abdul Rahman menambahkan, bahwa koordinasi tersebut dilakukan guna mendapatkan data-data terkait dengan pemilih.

Data yang dimaksud antara lain yang meninggal dunia, pemilih keluar atau masuk wilayah/pindah domisili, serta pemilih yang beralih status menjadi TNI/Polri dan/atau pensiunan TNI/Polri.

“Data dimaksud kita perlukan karena akan sangat mempengaruhi besaran jumlah warga yang memiliki hak pilih di Nunukan.” paparnya

Sementara itu, Kepala Dinas Disdukcapil Pemkab Nunukan, Akhmad, mengatakan bahwa pihaknya siap membantu untuk mensukseskan Pilkada ataupun Pemilu yang dilaksanakan serentak di Nunukan khususnya terkait dengan data kependudukan.

“Bentuk komitmen dan keterbukaan kita maka akan kita berikan data apapun kepada Bawaslu Nunukan sepanjang hal itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan.” tandasnya.

Pasca berkoordinasi dengan Disdukcapil, rencananya Bawaslu Nunukan juga akan berkoordinasi dengan Kondisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, Pengadilan Negeri, Lembaga Pemasyarakatan serta Lembaga lain di Kabupaten Nunukan.

Densus 88 Amankan 6 Terduga Teroris Jaringan Vila Mutiara di Makassar

Jakarta – Detasemen Khusus Antiteror Polri menangkap enam terduga teroris baru yang diduga berkaitan dengan kelompok kajian Villa Mutiara yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/4).

“Kelompok Vila Mutiara pada hari ini 13 April 2021, Densus amankan lagi 6 terduga teroris. Ini merupakan kelompok Vila Mutiara di Makassar,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/4).

Enam terduga teroris itu, ungkap Rudi, masing-masing berinisial J, D, MS, S alias AL, W dan S. Hanya saja, belum diketahui rinci sejauh mana keterlibatan mereka dengan aki teror yang dilakukan oleh pasangan suami istri berinisial L dan YSF .

“Para terduga teroris itu ditangkap di wilayah Makassar. Hanya saja, terduga teroris berinisial D merupakan pihak yang ditangkap di wilayah Kabupaten Gowa,” paparnya.

Rusdi menerangkan bahwa para terduga teroris itu membuat grup WhatsApp untuk saling berkomunikasi terkait dengan persiapan aksi teror.

“Nama grup tersebut itu Batalyon Iman, Di mana, dalam komunikasi grup WA tersebut mereka membicarakan tentang rencana-rencana amaliyah selanjutnya,” ucap Rusdi.

“Dalam grup WhatsApp tersebut mereka mempraktikan bagaimana membuat atau merakit bahan peledak,” tambahnya.

Sebagai informasi, aksi teror mencuat pada Maret lalu. Selang tiga hari setelah bom bunuh diri di Makassar, Markas Besar Kepolisian RI (Mabes RI) turut diserang oleh terduga teroris menggunakan pistol Air Gun.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa setidaknya sudah ada sekitar 60 terduga teroris yang ditangkap oleh kepolisian sejauh ini. 30 Diantaranya, berkaitan dengan bom Makassar.

“Ada kurang lebih 55 sampai 60 orang yang kami amankan,” ungkapnya. (Eddy Santry)