Bareng Gubernur, Warga Tanjung Selor Ramaikan Jalan Sehat Baznas

TANJUNG SELOR – Suasana Minggu pagi (1/2) di Tanjung Selor tampak lebih semarak. Ratusan warga ikut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Sehat yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalimantan Utara (Kaltara) dalam rangka HUT ke-25 Tahun 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di depan cafe road house,Jalan Katamso ini dibuka langsung oleh Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. Ia menilai jalan sehat ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial serta gaya hidup sehat di masyarakat.

“Melalui momentum ini, kita diajak untuk terus menumbuhkan nilai solidaritas, memperkuat ukhuwah, serta membangun kepedulian terhadap sesama, sejalan dengan spirit zakat sebagai instrumen keadilan sosial,” Kata Gubernur Zainal.

Baznas, sebut Zainal, kini tidak hanya dikenal sebagai pengelola zakat tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk terus mendukung peran Baznas agar pengelolaan zakat semakin optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kaltara yang memilih kegiatan sederhana namun bermakna dalam memperingati usia ke-25. Menurutnya, langkah ini menunjukkan Baznas hadir dekat dengan masyarakat.

“Baznas tidak hanya hadir sebagai lembaga pengelola dana umat, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kaltara yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Zainal mengajak seluruh peserta menikmati kegiatan dengan tertib, tetap menjaga kebersihan dan menjunjung semangat kebersamaan.

(dkisp)


Istighosah Akbar 1 Abad NU, Pemprov Ajak Perkuat Persaudaraan

TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara), H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., menghadiri Istighosah Akbar yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati 100 Tahun Hari Jadi Nahdlatul Ulama (NU), di Masjid Istiqomah, Tanjung Selor, Sabtu (31/1) malam.

Mewakili Gubernur Kaltara, Datu Iqro menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti Istighosah dan Tabligh Akbar memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini nilai-nilai kebersamaan, kedamaian dan persaudaraan dapat terus diperkuat dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Datu Iqro.

Datu Iqro juga mengajak seluruh jamaah untuk mempererat solidaritas, kepedulian sosial serta ukhuwah Islamiyah. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah contoh terbaik dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah melalui kepedulian dan doa bagi sesama,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan moral dan spiritual masyarakat, sehingga Kaltara senantiasa menjadi daerah yang aman, damai, rukun dan penuh keberkahan.

Menutup sambutannya, Datu Iqro menyampaikan ucapan selamat atas satu abad Nahdlatul Ulama. Diharapkan NU dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat besar bagi penguatan moral dan akhlak bangsa, khususnya di Kaltara.

Acara ini turut dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan Risdianto, S.Pi., M.Si., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltara, H. Muhammad Rosyit, S.IP., MM., Rais Syuriyah PWNU Kaltara Habib Muthahar Al Jufrie, Ketua Tanfidziyah PWNU Kaltara H. Alwan Saputra, serta masyarakat dari berbagai kalangan.

(dkisp)


Dari Sungai ke Meja Makan, Gubernur Ajak Pelajar Gemar Makan Ikan

TANJUNG SELOR – Dari sungai langsung ke meja makan. Ikan segar hasil fun fishing sore hari di Sungai Kayan langsung dibakar dan dinikmati bersama dalam suasana santai di tepian sungai, Sabtu (31/1) malam.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum mengajak puluhan siswa SMP dan SMA makan malam bersama sambil menikmati ikan bakar. Suasana yang awalnya terlihat resmi pun berubah hangat dan penuh kebersamaan.

Lewat suasana yang hangat, Gubernur mengajak para pelajar membiasakan diri makan ikan melalui gerakan “Aku Suka Makan Ikan”. Duduk dan makan bersama siswa, Zainal menegaskan bahwa ikan adalah sumber protein lokal yang mudah didapat dan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak.

“Anak-anakku mulai hari ini, jangan malas makan ikan. Katakan dengan bangga, Aku Suka Makan Ikan. Karena di dalam piring kalian ini, ada nutrisi yang akan membentuk kalian menjadi pemimpin masa depan yang cerdas dan kuat,” pesannya kepada para pelajar.

Ia juga menjelaskan manfaat ikan bagi pelajar, mulai dari membantu meningkatkan fokus belajar karena kaya omega-3, protein untuk mendukung pertumbuhan tubuh, vitamin A untuk menjaga kesehatan mata, hingga mineral yang membantu menjaga daya tahan tubuh.

Makan malam di tepian Sungai Kayan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan dan masa depan generasi muda bisa dimulai dari kebiasaan makan yang sederhana namun bergizi.

(dkisp)

Fun Fishing Tanjung Selor Resmi Ditutup, Gubernur Apresiasi Sportivitas

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum menutup resmi kegiatan Fun Fishing yang digelar selama dua hari, 30–31 Januari 2026 di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Selor, Sabtu (31/1).

Kegiatan ini diikuti 80 tim pemancing, termasuk peserta dari Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Gubernur yang dikenal memiliki hobi memancing tampak antusias menyambut para peserta yang datang membawa hasil tangkapan dari perairan sekitar Muara Bulungan.

Dalam sambutannya, Zainal mengapresiasi seluruh pihak atas suksesnya pelaksanaan Fun Fishing yang berlangsung tertib dan menjunjung sportivitas. Ia menyampaikan kegiatan serupa akan kembali digelar ke depan dengan konsep yang lebih baik.

“Selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum menang, jangan berkecil hati. Masih akan ada kegiatan serupa dengan hadiah yang lebih menarik,” kata Zainal.

Menurutnya, Fun Fishing bukan hanya menjadi wadah menyalurkan hobi memancing, tetapi juga ajang silaturahmi antar komunitas serta sarana memperkenalkan potensi perikanan Kaltara.

Zainal juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Fun Fishing tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kaltara menyampaikan terima kasih kepada panitia khususnya yang sudah melaksanakan kegiatan ini dan seluruh pemancing yang ikut menyemarakkan Fun Fishing,” ucapnya.

Adapun hasil lomba, juara umum diraih Tim Casper 02, disusul juara kedua Tim Cowboy Fishing dan juara ketiga Tim Kumpau Fishing.

Selain itu, terdapat sejumlah kategori lain berdasarkan jenis ikan hasil tangkapan seperti kategori spesies ikan merah tompel, kategori spesies ikan merah taring, kategori spesies ikan kerapu, kategori spesies ikan senangin, kategori spesies ikan putih dan kategori ikan kakap putih.

(dkisp)


Lindungi HKI, UMKM Kaltara Siap Naik Kelas

TANJUNG SELOR – Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) punya peran penting, bukan hanya soal legalitas tapi juga sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi pelaku usaha kreatif, khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kalimantan Utara (Kaltara) Bertius, S.Hut., saat membuka Seminar dan Pendampingan Kekayaan Intelektual bertema “Peran Kekayaan Intelektual dalam Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi Kreatif UMKM”, digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (31/1) pagi.

Bertius menjelaskan seminar ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha, akademisi, peneliti dan perangkat daerah tentang pentingnya mendaftarkan dan melindungi kekayaan intelektual seperti merek, hak cipta, paten, desain industri hingga indikasi geografis.

“UMKM di Kaltara adalah penggerak utama ekonomi kreatif berbasis inovasi dan kearifan lokal. Karena itu perlu pendampingan berkelanjutan agar karya dan inovasi masyarakat terlindungi secara hukum,” kata Bertius.

Menurutnya, produk UMKM yang sudah memiliki perlindungan HKI akan lebih kuat bersaing, memiliki nilai jual lebih tinggi, serta lebih mudah menembus pasar nasional hingga internasional.

Ia menambahkan, hak kekayaan intelektual atau disebut HKI merupakan aset strategis daerah yang bernilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi, termasuk perlindungan hak kekayaan intelektual.

Bertius berharap melalui kegiatan ini peserta tidak hanya memahami konsep HKI, tetapi juga mampu melakukan proses pendaftaran secara mandiri dan benar, sehingga potensi daerah dapat terlindungi dan memberi manfaat ekonomi.

“Dengan adanya seminar ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hak kekayaan intelektual semakin meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Seminar ini juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia yang memberikan edukasi terkait prosedur pendaftaran HKI, tantangan serta strategi pemanfaatannya untuk pengembangan usaha dan inovasi daerah.

Kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan cendera mata kepada Direktur Kerja Sama, Pemberdayaan dan Edukasi, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia beserta jajaran.

(dkisp)