Lepas 341 Lulusan PAUD: Langkah Nyata Nunukan Cetak Generasi Emas yang Cerdas dan Berkarakter

IMG_20260608_170131

NUNUKAN – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti acara pelepasan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Nunukan. Sebanyak 341 anak didik dari 21 lembaga pendidikan, termasuk TK Baitul Izzah di Nunukan Selatan, resmi dilepas untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke Sekolah Dasar yang digelar di Gedung Amalia Nunukan, Senin (08/06/2026).

Mengusung tema besar “Melepas Generasi Cerdas, Mandiri, Berakhlak Mulia Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama pemerintah daerah, pendidik, dan masyarakat dalam memajukan fondasi pendidikan anak usia dini di daerah perbatasan.

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri Penjabat Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan selaku wakil Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan, Camat, pengurus Himpaudi, Forum Kopinda, Satgas Pantas TNI AL, mitra pendidikan, orang tua siswa, dan awak media.

Dalam laporannya, perwakilan Ketua Himpaudi Kabupaten Nunukan Darwis,S.Pd menyampaikan kegiatan ini sepenuhnya didukung partisipasi masyarakat melalui urun rembuk orang tua dan sumbangan sukarela.

“Pada hari ini, kita melepas 341 lulusan yang telah menyelesaikan masa pendidikan di PAUD. Dua lembaga di antaranya hanya mengirimkan perwakilan karena telah melaksanakan pelepasan secara mandiri di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Apresiasi mendalam disampaikan kepada Bupati Nunukan dan Bunda PAUD atas perhatian luar biasa yang diberikan selama ini. Tercatat ada tiga langkah besar atau “tiga gebrakan” yang dirasakan manfaatnya oleh pendidik dan lembaga PAUD se-Kabupaten Nunukan.

*Pertama*, pemberian beasiswa pendidikan bagi 200 guru, tenaga pendidik, dan tutor untuk meningkatkan kualifikasi akademik.
*Kedua*, bantuan perbaikan rumah tidak layak huni bagi 20 tenaga pendidik melalui program perumahan dan permukiman.
*Ketiga*, kebijakan peningkatan insentif yang signifikan, dengan kenaikan hampir 100 persen dari tahun sebelumnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian ini. Besar harapan kami, ke depan insentif bagi tenaga pendidik berijazah S1 dapat ditingkatkan lagi sekitar 50 persen, sementara bagi yang berijazah SMA dapat disetarakan agar keadilan dan semangat bekerja terus terjaga. Dukungan ini menjadi penyemangat kami untuk terus mendidik anak-anak dengan lebih baik lagi,” harap Darwis perwakilan Himpaudi.

Kegiatan strategis ini juga mendapat perhatian luas dari dunia pers. Sebanyak sembilan media massa, baik cetak maupun daring, hadir meliput, di antaranya RRI, Beranda NKRI, serta berbagai portal berita dan radio online. Kehadiran tiga Kepala Bidang terkait menjadi kekuatan sinergi untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Nunukan.

(Padli/admin)