Ribuan Pelari Ramaikan Run 07 Energi Baru di Alun-alun Kota Nunukan

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, secara resmi membuka ajang lari massal bertajuk “Run 07 Energi Baru” yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Nunukan di Alun-alun Kota Nunukan, Sabtu (13/12/2025).

Kegiatan olahraga tersebut sukses menarik ribuan peserta, mulai dari atlet profesional hingga masyarakat umum. Para pelari menempuh tiga kategori jarak yang disiapkan panitia, yakni 3 kilometer (kategori family), 5 kilometer, dan 10 kilometer, dengan rute yang menyusuri sejumlah ruas utama Kota Nunukan.

Sebelum melepas peserta, Plt. Sekda Raden Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta atas antusiasme yang tinggi. Ia menegaskan bahwa olahraga, khususnya lari, memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental masyarakat.

“Run 07 Energi Baru ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam menerapkan gaya hidup sehat di tengah kesibukan masyarakat modern,” ujar Iwan.

Melihat tingginya partisipasi peserta, Iwan optimistis kesadaran masyarakat Kabupaten Nunukan terhadap pentingnya olahraga akan terus meningkat. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat,” tambahnya.

Usai pengangkatan bendera start oleh Plt. Sekda, peserta dilepas secara bertahap. Kategori 10K menjadi gelombang pertama, disusul kategori 5K lima menit kemudian, dan terakhir kategori 3K family.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, acara dilanjutkan dengan sesi peregangan melalui senam Zumba serta hiburan musik dari Fresly Nikijuluw, yang semakin menyemarakkan suasana.

(PROKOMPIM)

Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal, Wagub Sampaikan Rencana Strategis Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kaltara

JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi, Dr. Bustan, S.E., M.Si., serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H. Asnawi, S.Sos., M.Si., melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta Selatan, pada Rabu (10/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ingkong memaparkan rencana strategis pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Provinsi Kalimantan Utara. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal melalui penyediaan fasilitas pelatihan berbasis kompetensi, menekan angka pengangguran, serta mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan menyediakan tenaga kerja terampil yang kompeten.

“Dalam diskusi selama kurang lebih 45 menit, kami berkomitmen untuk menjalin kolaborasi yang sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya Provinsi Kalimantan Utara, guna meningkatkan kompetensi generasi muda Kaltara melalui balai-balai pelatihan kerja,” ujar Wamen Afriansyah.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Ingkong menyampaikan apresiasi yang tulus atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan oleh Wakil Menteri dan seluruh jajaran Kementerian Ketenagakerjaan.

“Pada pertemuan pagi ini, kami membahas program lanjutan terkait pembangunan di Kalimantan Utara, khususnya soal Balai Latihan Kerja. Kami telah menerima informasi bahwa sekitar 22 BLK akan dibangun di seluruh Indonesia pada tahun depan, termasuk di wilayah Kalimantan Utara,” ungkap Wagub Ingkong

Lebih jauh, Wakil Ingkong, mewakili seluruh masyarakat Kalimantan Utara, mengungkapkan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasi dan penghargaan luar biasa yang baru saja diraih oleh daerah tersebut. Penghargaan ini menjadi pendorong sekaligus motivasi besar bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mempererat sinergi berkelanjutan dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan.

Sebagai informasi tambahan, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kalimantan Utara direncanakan akan dimulai pada bulan Juni 2026. Proyek ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di provinsi tersebut, serta memperkuat fondasi pembangunan ekonomi regional yang berkelanjutan.

(dkisp)

TP PKK Kaltara Gelar Pelatihan Public Speaking, Rahmawati Dorong Pengurus Jadi Komunikator yang Andal

TANJUNG SELOR – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Pelatihan Public Speaking untuk meningkatkan kapasitas bagi jajaran pengurus TP PKK Kaltara.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kaltara Hj. Rahmawati Zainal S.H., digelar di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (13/12) pagi.

Rahmawati menyampaikan pelatihan ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan TP PKK Kaltara dan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pengurus secara lebih profesional dan terstruktur.

“PKK adalah gerakan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Setiap pengurus adalah wajah PKK sekaligus representasi keluarga dan pemerintah di mata masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan kita dalam berkomunikasi menjadi sangat penting,” kata Rahmawati.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan komunikasi publik sangat penting bagi pengurus dalam memimpin kegiatan atau memberikan penyuluhan langsung di tengah masyarakat. Dengan berkomunikasi publik yang baik merupakan kunci utama keberhasilan program organisasi.

Rahmawati menuturkan dalam Pelatihan Public Speaking tidak hanya berkutat pada teknik berbicara di depan umum, tetapi juga strategi dalam menghadapi dinamika sosial di era digital saat ini.

“Pengurus harus mampu menempatkan diri, membawa diri serta menjaga etika dan wibawa saat berhadapan dengan publik,” tegasnya.

Ketua TP PKK Kaltara itu juga berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan motivasi kepercayaan diri, memperkuat karakter sebagai penggerak masyarakat serta mewujudkan citra PKK yang elegan, profesional namun tetap hangat dan dekat dengan keluarga.

Rahmawati mengajak seluruh jajaran pengurus dapat terus menjaga kekompakan, semangat pelayanan dan panggilan hati untuk membangun keluarga Indonesia, khususnya di Kaltara.

“Dengan kemampuan komunikasi yang kuat, saya optimis jajarannya dapat menjangkau lebih banyak keluarga, mengedukasi dengan lebih efektif dan menghidupkan 10 Program Pokok PKK secara nyata di lapangan,” pungkasnya.

Kegiatan pelatihan yang menghadirkan narasumber dari LPK Cendana ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan, saling mendukung dan memberi energi baru bagi seluruh pengurus.

(dkisp)

Pemprov Dukung BKPRMI Kaltara Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Karakter Umat

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan apresiasi kepada Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kaltara berkomitmen membina generasi muda serta memberikan ruang dakwah yang kreatif dan penuh manfaat dengan motto juang “Bersatu Bahagia Bersama Masjid”.

Hal itu diutarakan Staf Ahli Gubernur Bidang Aparatur, Pelayanan Publik, dan Kemasyarakatan, Dr. Ir. H. Syahrullah Mursalin, M.P., ketika membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Brigade Masjid BKPRMI digelar di Gedung FKUB Kementerian Agama Kabupaten Bulungan, Jumat (12/12) malam.

“Brigade Masjid bukan hanya sebuah satuan tugas yang menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masjid, tetapi juga barisan pemuda yang siap menjadi teladan dalam akhlak, kedisiplinan, dan pengabdian kepada umat,” kata Syahrullah saat membacakan sambutan Gubernur Kaltara.

Syahrullah menuturkan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan dan masyarakat dalam membentuk ekosistem masjid yang aman, nyaman dan produktif.

“Masjid bukan hanya sebagai sarana beribadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pembinaan karakter umat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Kaltara yang terus bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai kegiatan keagamaan khususnya pembinaan generasi muda.

Ia menegaskan Pemprov Kaltara terus berkomitmen dalam upaya mendukung pemberdayaan generasi muda, penguatan lembaga keagamaan serta memakmurkan masjid sebagai pembinaan umat khususnya di Bumi Benuanta.

“Pemerintah akan terus bersinergi dengan BKPRMI dalam membangun ekosistem masjid yang aman, tertib, inklusif dan berdaya guna,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 28 orang peserta, 14 orang peserta dari Kabupaten Bulungan, 3 orang peserta dari Kota Tarakan, 4 orang peserta dari Kabupaten Malinau, 3 orang peserta dari Kabupaten Nunukan dan 4 orang peserta dari Kabupaten Tana Tidung.

Pembukaan Diklatsar tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Kaltara, Mursalim, S.Pd. beserta seluruh pengurus wilayah BKPRMI se-Kaltara.

(dkisp)

Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025

TANGERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) meraih penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi Peduli Kantor Urusan Agama (KUA) dari Kementerian Agama (Kemenag).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar kepada Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang dalam ajang Anugerah Layanan KUA 2025 di Tangerang, Banten, Jumat (12/12).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemprov Kaltara dalam meningkatkan dukungan terhadap layanan KUA, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki medan berat dan akses sulit.
Dalam keterangannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa perhatian terhadap petugas KUA sudah menjadi prioritas sejak awal masa kepemimpinannya.

“Saya sejak menjadi gubernur di tahun 2021, saya selalu memperhatikan petugas-petugas dari KUA. Sudah saya tahu begitu berat medan di Kaltara, kemudian susahnya jarak jangkau dari satu tempat ke tempat lain, sehingga kami memfasilitasi setiap kantor KUA itu dengan memberikan bantuan satu unit sepeda motor untuk satu KUA,” ujarnya

Menurutnya, pemberian fasilitas tersebut agar petugas KUA dapat menjalankan tugas pelayanan masyarakat secara optimal.

“Karena kita tahu KUA itu sama dengan Babinkantibmas di desa-desa. Dia jangkauannya sampai ke pelosok-pelosok desa, sehingga dengan keterbasasan yang ada di KUA kami memberikan fasilitas sepeda motor itu, satu KUA satu sepeda motor,” tuturnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan Pemprov Kaltara juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk pemenuhan kebutuhan kantor KUA. Dengan, mengibahkan sejumlah tanah untuk mendirikan KUA di Kaltara.
“Kalau kita di sana, kalau di kantor tanah, karena tanah kan masih sangat luas, tidak ada masalah. Dan itu kita sudah komitmen dengan para bupati wali kota untuk memberikan hibah tanah untuk bisa kita bangunkan nanti kantor KUA yang belum memiliki kantor. Insya Allah kami selalu koordinasi, selalu memperhatikan petugas-petugas KUA di Provinsi Kaltara,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur berharap pihaknya akan terus memperkuat layanan keagamaan dan mendukung optimalisasi pelayanan KUA hingga ke pelosok wilayah.

(dkisp)