Bupati Nunukan H. Irwan Sabri Melepas 111 Calon Jamaah Haji kloter 07 Kabupaten Nunukan  Bupati H. Irwan Sabri : Selama kepemimpinannya saya, Pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan dari Embarkasi Balikpapan ditanggung oleh Pemkab Nunukan 

NUNUKAN – Bupati Nunukan H Irwan melepas 111 Jamaah Haji kloter 7 Kabupaten Nunukan yang di laksanakan di Gedung Serbaguna Lantai Lima Kantor Bupati Nunukan, Senin 5 Mei 2025.

Di depan seluruh calon jamaah haji, Bupati H. Irwan menyampaikan kepada para jamaah untuk benar-benar memanfaatkan hari harinya hanya untuk beribadah, menurutnya tidak semua orang berkesempatan untuk melaksanakan ibadah haji, meskipun mempunyai uang banyak kalau tidak ada panggilan dari Allah SWT.

“Jadi saya minta agar kita mantapkan hati dan berangkat hanya untuk beribadah semaksimal mungkin, ibadah haji ini merupakan ibadah yang di pilih oleh Allah, tidak semua bisa berangkat.” Ungkapnya.

Bupati H. Irwan juga meminta kepada petugas haji agar melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya, dan seluruh jamaah kalau sudah berangkat nantinya untuk saling menjaga satu sama yang lainnya, dan menitipkan kepada jamaah yang masih muda untuk memperhatikan jamaah yang sudah lanjut usia.

“ini banyak saya lihat juga jamaah yang muda, minta tolong dilihat lihat jamaah yang sudah tua ya, saling bantu, semoga menjadi haji yang mabrur,” pintanya.

Lebih jauh, Bupati H. Irwan memerintahkan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Munir untuk menganggarkan lanjutan pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan jamaah haji dari Embarkasi Balikpapan selama kepemimpinannya.

“Pak Asisten, selama Pemerintahan saya, anggarkan pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan Jamaah Haji Emberkasi dari Balikpapan, meskipun lagi efisiensi,” Tegasnya.

Adapun rincian calon jamaah haji Kabupaten Nunukan Tahun 1446 H / 2025 M dengan jumlah 111 orang antara lain, Laki laki sebanyak 36 orang termasuk PPIH, Perempuan sebanyak 75 orang termasuk TKHI 1 orang. Lokasi pemberangkatan terbagi 2 lokasi yaitu Pelabuhan PLBN Liem Hie Jhung Nunukan menuju Tarakan sebanyak 55 orang, dan PLBN Sebatik menuju Tarakan sebanyak 46 orang dengan pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan jamaah haji ke Embarkasi Balikpapan (Pergi – Pulang) ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Pemerintah Kabupaten Nunukan sendiri sudah melakukan pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan menuju menuju dan dari Embarkasi Balikpapan ini selama 2 tahun berturut turut dan kebijakan tersebut tetap akan dilaksanakan tahun ini.

(PROKOMPIM)

Cara Wabup Hermanus Menghargai Para Leluhur

NUNUKAN – Melupakan leluhur sama halnya dengan menjadi sungai tanpa hulu. Kata – kata bijak inilah yang mungkin menjadi pegangan daan falsafah hidup dari Wakil Bupati Nunukan Hermanus. 

Maka tidak heran, jika ada kesempatan mengunjungi daerah di wilayah Sebuku, Sembakung dan Lumbis, Hermanus selalu meluangkan waktu untuk melakukan ziarah kubur.

Itu pula yang dilakukan ketika Hermanus berkunjung di perusahaan Mandiri Group, Sembakung, Minggu (4/5).

Sebelum melalukan pertemuan dengan anggota Kerukunan Komunitas Karyawan Lokal Desa Payan K3LDP, Hermanus menyempatkan waktu sejenak menziarahi kuburan tua yang ada di lokasi itu.

Hermanus terlihat begitu kusyuk melakukan ritual ziarah sesuai dengan tradisi Suku Agabag yang diyakininya. Dengan hati – hati, Hermanus mengeluarkan buah pinang, beberapa lembar daun sirih, serta kapurnya dari dalam tas. Selanjutnya, buah pinang yang masih segar itu dibelah menjadi 3 bagian, dan diletakkan di dekat daun sirih yang sudah dioles dengan kapur berwarna putih.

Hermanus juga meletakkan satu botol susu kemasan, beberapa batang rokok, serta uang di atas daun sirih tersebut.

Sebagai penutup, Hermanus yang didampingi oleh Ketua TBBR Kalimantan Utara Muriono menaburkan beras kuning sambil mamanjatkan doa bagi para leluhur.

Sebagai orang Kalimantan, Hermanus percaya bahwa setiap daerah pasti ada leluhur yang telah merintis dan membangun daerah tersebut.

Leluhur yang telah berjasa tersebut harus dihormati dan didoakan. “Jangan sampai kita lupa dengan mereka. Kalau kita mau menghormati dan mendoakan para leluhur, maka anak cucu kita juga akan mengingat kita ketika sudah meninggal,” kata Hermanus.

Dari kebiasaan baik ini, kita jadi ingat kata kata Bung Karno, Bapak Proklamator Indonesia yang begitu terkenal : Jas Merah, Jangan Sekali – kali Melupakan Sejarah (para leluhur).

(PROKOMPIM)

Duduk Melantai, Wabup Hermanus Bantu Ibu – Ibu Memasak

NUNUKAN – Duduk lesehan di lantai kayu tanpa alas, ditemani segelas kopi hitam dan sebungkus rokok, Wakil Bupati Nunukan Hermanus terlihat berbincang santai dengan puluhan karyawan Mandiri Group, Sembakung, Minggu (4/5).

Puluhan karyawan itu tergabung dalam Kerukunan Komunitas Karyawan Lokal Desa Payang (K3LDP) Mereka berencana melakukan pemilihan ketua dan jajaran pengurus pada Senin, 5 Mei 2025.

Tidak terlihat suasana kaku dan formil dalam pertemuan itu. Sesekali mereka tertawa lepas, namun tidak jarang mereka juga terlihat begitu serius. Hermanus tampak selalu menyimak setiap usulan dan masukan yang disampaikan dengan bahasa daerah.

Selaku Pemerintah, Hermanus hanya ingin keberadaan komunitas karyawan bisa memberikan kontribusi terhadap perbaikan nasib para anggotanya. Namun disisi yang lain, komunitas karyawan juga diharapkan mampu bersinergi secara baik dengan pihak perusahaan.

Meskipun sudah menjadi orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten Nunukan, sikap dan pembawaan Hermanus memang tidak pernah berubah. Tetap ramah, rendah hati, dan sama seperi kebanyakan masyarakat biasa.

Saat menyapa ibu ibu yang tengah sibuk memasak di dapur, Hermanus tanpa ragu langsung ikut nimbrung. Sambil berjongkok, Hermanus bahkan ikut memasukkan kayu bakar ke dalam tungku pemasak. “Masak dulu bantu ibu ibu, soalnya mereka sudah capek menyiapkan makanan buat kita,” kata Hermanus.

Bagi yang sudah lama mengenal Hermanus, mereka mengaku tidak kaget dengan gaya dan kebiasaan mantan anggota DPRD Kabupaten Nunukan itu.

“Dari dulu memang begitu beliau, tidak terlalu suka dilayani. Bahkan kalo sedang berkumpul dengan teman – teman di kampung beliau ikut keluar masuk hutan berburu sama – sama,” kata Abet, yang mengaku cukup lama mengenal Hermanus.

Tiap pemimpin memang punya gaya dan ciri khasnya masing masing. Namun bagi masyarakat, bukan soal gaya dan seberapa sering seorang pemimpin itu turun ke bawah, tetapi yang penting adalah seberapa besar keberpihakan seorang pemimpin kepada masyarakatnya.

(PROKOMPIM)

Pemprov Kaltara Gelar Orientasi PPPK 2025 Kelas Kota Tarakan

TARAKAN – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Kepala Bidang Sertifikasi, Kelembagaan, Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltara, H. Intan Rokhimah, S.E., M.AP., membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Provinsi Kaltara kelas Kota Tarakan Tahun 2025.

“Pegawai PPPK merupakan bagian integral dari Aparatur Sipil Negara (ASN), yang di angkat untuk menjalankan tugas – tugas pemerintahan melalui perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu,” ucap Intan di ruang serbaguna Kantor Walikota Tarakan, Jumat (2/5/25).

Intan menegaskan pelatihan ini sebagai pembekalan awal yang bukan hanya sekadar formalitas semata, melainkan tahapan penting memperkenalkan tugas, fungsi, hak, kewajiban serta nilai – nilai dasar yang wajib dipegang teguh dalam menjalankan tugas sebagai ASN di intansi pemerintah.

Pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur ini adalah kunci untuk meningkatkan inovasi pelayanan publik, dan melahirkan aparatur yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat demi mewujudkan kesejateraan masyarakat Kaltara.

“Orientasi ini bertujuan memperkenalkan budaya kerja, struktur organisasi, aturan internal dan pola hubungan antar pegawai, oleh karena itu diharapkan kepada semua peserta untuk mengikuti setiap rangkaian ini dengan sungguh – sungguh,” ujarnya

Pegawai PPPK, sebutnya mempunyai peran strategis dalam tugas – tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat yang diamanatkan pada ASN, diperlukan kreativitas dan inovasi kinerja organisasi dapat terus meningkat.

Ia menekankan dalam pelayanan publik di era yang berkembang pesat saat ini, ASN juga dituntut dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat, bermutu, efisien dan efektif.

Melalui orientasi PPPK ini, diharapkan dapat mewujudkan aparatur yang kompeten di bidang tugasnya, memiliki karakter pelayanan publik yang berkualitas, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat tercapainya tujuan pembangunan nasional.

“Saya mengajak seluruh ASN dilingkungan kota Tarakan untuk terus mengasah kemampuan menganalisis isu strategis, berpikir kritis terhadap masalah pelayanan dan melahirkan inovasi – inovasi baru,” tutup Intan.

(dkisp)

Berlangsung Aman dan Damai, Polisi Kawal Aksi Unjuk Rasa HMI di DPRD Wajo

WAJO – Personel Polres Wajo mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Wajo di depan Kantor DPRD Kabupaten Wajo. Aksi yang berlangsung Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 14.40 Wita ini tuntutan yang disampikan terkait Kesejahteraan Sosial, lingkungan hidup, kesehatan, gender dan pendidikan hingga menjelang 100 hari kerja menuntut Bupati Wajo menepati janji

Selama aksi berlangsung, alat peraga yang digunakan yaitu roda R4 lengkap dengan sound sistemnya, R2 sekitar 30 unit, spanduk, bendera. Mereka juga melakukan pembakaran ban. Polres Wajo, yang mengerahkan personel gabungan, mengawal jalannya aksi guna menjaga keamanan dan ketertiban.

Sementara itu puluhan personel gabungan Polres Wajo diterjunkan dalam pengamanan tersebut, Dipimpin langsung Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko dengan didampingi Kasi Propam Polres Wajo AKP H. Siswanto dan Kasat Samapta AKP Maering pengamanan yang di lakukan personel Kepolisian baik dari pengawalan, pengaturan arus sampai penjagaan gedung DPRD

Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko menyampaikan anggota sudah melakukan penjagaan di area gedung DPRD untuk menjamin keamanan dan Kamtibmas agar tetap kondusif.

Lanjutnya, selama Unjuk rasa yang dilakukan Mahasiswa, Polres Wajo lakukan pengawalan mulai titik kumpul aksi, kemudian memberikan pengawalan menuju gedung DPRD hingga memberikan pengamanan saat aksi

Hal ini kita lakukan agar unjuk rasa yang memang menyuarakan aspirasi bisa berjalan aman tanpa ada gesekan antara pendemo dengan aparat keamanan,” Tutupnya.

* Vetty Rilla *