POLRES NUNUKAN GELAR AKSI SERENTAK PEMBAGIAN DAN PEMASANGAN BENDERA MERAH PUTIH SAMBUT HUT RI KE-80

NUNUKAN – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, jajaran Polsek Polres Nunukan menggelar aksi serentak pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih di berbagai wilayah pada Rabu (13/08/2025).

Di wilayah hukum Polsek Sembakung, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Lumbis Iptu Dony Setyo, S.H. Personel membagikan dan memasang 50 buah Bendera Merah Putih di sejumlah lokasi strategis, antara lain Asrama Polri Polsek Lumbis, SMA Negeri 1 Lumbis, Pelabuhan Dapiton Desa Mansalong, Jalan Datu Maharaja Dinda, Jalan Poros Trans-Kaltimtara, serta perumahan warga di sekitar Desa Mansalong. Kegiatan ini bertujuan menanamkan rasa cinta tanah air dan menghargai makna sejarah perjuangan bangsa sejak dini.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek KSKP, Kapolsek IPTU Andre Azmi Azhari, S.Tr.K., M.H. memimpin pembagian dan pemasangan 15 buah Bendera Merah Putih di Warung Kamtibmas RT 18 serta pemukiman warga sekitar RT 18 Kelurahan Nunukan Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional “Merah Putih Berkibar di Seluruh Nusantara” guna memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah menuju Indonesia Emas.

Di Polsek Sebatik Timur, Kapolsek AKP Jounanda Wibowo Kusno, S.Tr.K., M.H. bersama personel membagikan 25 buah Bendera Merah Putih kepada para pengendara roda dua di Jalan Ahmad Yani, RT 07 Desa Sungai Nyamuk. Kegiatan ini juga bertujuan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan rasa persatuan, kecintaan kepada negara, dan menjaga semangat kemerdekaan.

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. mengapresiasi langkah jajarannya yang secara aktif menggelar kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian nilai-nilai kebangsaan. “Bendera Merah Putih bukan hanya simbol negara, tetapi juga pengingat sejarah perjuangan bangsa yang harus terus dijaga semangatnya oleh seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, Polres Nunukan berharap seluruh lapisan masyarakat semakin terpanggil untuk memasang Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing, sehingga semangat merah putih benar-benar berkibar di seluruh pelosok wilayah perbatasan. (*)

SMSI Gelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025

TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, SE., MM bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Muhammad Nasir, SE., MM., CSL menghadiri undangan Pembukaan dan Ramah Tamah Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Hotel Pangeran Khar, Kamis (07/08/25).

Kegiatan UKW tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A Paliwang, SH., M.Hum.

Dengan dilaksanakan kegiatan tersebut menjadi penting agar wartawan memiliki standar keterampilan, etika, dan integritas yang sesuai dengan kode etik jurnalistik.

(Humas DPRD Kaltara)

JAJARAN POLSEK POLRES NUNUKAN TEBAR SEMANGAT MERAH PUTIH DI BERBAGAI WILAYAH MENJELANG HUT RI KE-80

NUNUKAN – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Nunukan melaksanakan kegiatan pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih di berbagai wilayah. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air, khususnya di daerah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada Selasa, 12 Agustus 2025, sekira pukul 09.00 WITA oleh personel Polsek Sebatik Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sebatik Barat Iptu Didik Triastoro, S.H. Pembagian dan pemasangan bendera dilakukan di Simpang Tugu Pramuka dan Jl. Pangkalan Desa Binalawan Kecamatan Sebatik Barat, dengan total 40 bendera Merah Putih 30 ukuran sedang dan 10 bendera ukuran kecil. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa nasionalisme warga, khususnya di wilayah perbatasan.

Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, personel Polsek Sebatik Timur yang dipimpin Wakapolsek Sebatik Timur Ipda Misni, S.H. melaksanakan pembagian 25 bendera merah putih ukuran kecil. Sasaran kegiatan meliputi kendaraan dinas dan pribadi milik Polsek Sebatik Timur serta pelajar di wilayah Kecamatan Sebatik Timur. Melalui kegiatan ini, Polri berupaya memberikan teladan dan menumbuhkan semangat kebhinekaan di kalangan generasi muda.

Masih di hari yang sama, pukul 15.00 WITA, personel Polsubsektor Bambangan Polsek Sebatik Barat membagikan 40 bendera dan 45 umbul-umbul di Dermaga Bambangan. Sasaran kegiatan adalah motoris speed boat, pengendara kendaraan roda dua, dan buruh pelabuhan. Kehadiran bendera diharapkan mampu membangkitkan semangat patriotisme masyarakat pengguna jasa pelabuhan menjelang HUT RI.

Kegiatan ditutup dengan pembagian bendera oleh Polsek Sembakung yang dipimpin Kapolsek Sembakung AKP Supriadi pada pukul 17.00 WITA di Desa Atap, Kecamatan Sembakung. Sebanyak 10 lembar bendera dibagikan kepada pengendara roda dua dan roda enam, disertai ajakan untuk mengibarkan bendera sebagai wujud cinta NKRI.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Polres Nunukan dan jajarannya menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat, sekaligus mengajak seluruh warga menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan penuh kebanggaan dan persatuan.

*HIMBAUAN KAPOLRES NUNUKAN*

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K. menyampaikan bahwa pembagian Bendera Merah Putih ini merupakan salah satu bentuk nyata upaya Polres Nunukan dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan masyarakat, khususnya menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia menegaskan, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga sarana edukasi untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menghargai dan menjunjung tinggi Bendera Merah Putih sebagai lambang negara.(*)

Pemkab Nunukan Gelar Bimbingan Teknis bagi Pengelola PPID Pelaksana Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Asisten Administrasi Umum Syafarudin membuka secara resmi Bimtek Penguatan Kapasitas SDM Pengelola PPID Pelaksana Kabupaten Nunukan yang diselengarakan oleh Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian di ruang rapat VIP lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Senin (11/08).

Dalam rangka optimalisasi SDM pengelola PPID Pelaksana, maka PPID Utama melaksanakan Bimtek Penguatan Kapasitas SDM Pengelola PPID Pelaksana Kabupaten Nunukan.

Bimtek PPID ini merupakan peningkatan penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik khususnya di Kabupaten Nunukan sesuai amanat undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, sekaligus mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi melalui penerapan sistem tata kelola pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara menyeluruh dan terpadu, karena keterbukaan informasi publik ini merupakan bagian penting dari semua area reformasi dan birokrasi yang harus diwujudkan di jajaran pemerintah Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan dalam sambutan tertulisnya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Nunukan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Kami ingatkan kepada seluruh peserta, agar dapat mengikuti bimtek ini dengan sebaik-baiknya dan betul-betul memahami tentang pengelolaan PPID, sehingga PPID akan berjalan dengan baik dan lancar serta dapat menyajikan informasi kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya”, ungkap Syafarudin.

(PROKOMPIM)

Wabup Nunukan Hermanus Menjadi Narasumber Seminar Akademik Transformasi Digital Universitas Terbuka Tarakan

 

Hermanus : Transformasi Digital adalah Keharusan

NUNUKAN- Wakil Bupati Nunukan Hermanus S Sos menjadi narasumber dalam seminar akademik yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka Tarakan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Auditorium Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu (9/08/2025).

Mengambil Tema :”Transformasi Digital : Mewujudkan Akses Setara Hingga Ujung Negeri”, Universitas Terbuka mengundang dua narasumber sekaligus dalam seminar kali ini, yaitu Wakil Bupati Nunukan Hermanus S Sos dan Walikota Tarakan dr Hairul M Kes dengan peserta adalah 561 calon wisudawan dan wisudawati yang rencananya akan diwisuda esok hari, (Minggu, 10/08/2025).

Kepada calon wisudawan dan pimpinan UT Tarakan dan pengurus IKA (Ikatan Alumni) Universitas Terbuka, Hermanus membuka paparannya dengan mengajak menyelami tentang sejarah lahirnya bangsa Indonesia hingga saat ini di era globalisasi dan transformasi digital di tahun 2025 ini.

” Kita tidak akan bisa sampai di titik saat ini tanpa adanya masa lalu yang digagas oleh para pemuda di tahun 1928 melalui Sumpah Pemuda”, ungkapnya.

Hermanus lanjut menjabarkan periodisasi sejarah bangsa Indonesia mulai dari Kemerdekaan bangsa Indonesia di tahun 1945, konsolidasi nasional antara tahun 1945 – 1950, era repelita di tahun 1970, era reformasi di tahun 1999 – 2000, dan hingga di era globalisasi dan transformasi digital di saat ini.

Menurutnya di era globalisasi ini masyarakat dituntut untuk menguasai Ilmu pengetahuan, dan tantangan pada kedaulatan dan ketahanan nasional.

“Berangkat dari ini kami pemerintah kabupaten Nunukan melihat secara geopolitik perjalanan sejarah itu. Sehingga kurang lebih baru 5 bulan kami “berumah tangga” ini kami tegu berupaya”, ujarnya.

Menurutnya Kabupaten Nunukan ini memiliki keunikan posisi geo politiknya, ada pulau Nunukan, pulau Sebatik, Krayan, dan Kabudaya. Hal ini adalah peluang sekaligus tantangan tersendiri “. Tambahnya.

Lebih lanjut Hemanus menyampaikan bahwa transformasi digital itu adalah suatu keharusan.

“Bahwa kami di Kabupaten Nunukan melakukan berbagai upaya sebagai upaya untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kami punya program Desa Cerdas, 10 persen dari Dana Desa untuk pembiayaan pendidikan masyarakat Desa”, ungkap Hermanus.

Lanjut menurutnya Program Desa Cerdas yang rencananya akan dilaunching Bupati Nunukan H.irwan Sabri besok hari senin (11/08/2025) ini.
” Kurang lebih 180 Milyar lebih anggaran Dana Desa di Kabupaten Nunukan, kita ambil 10 persen dari 232 (desa) kurang lebih 17 Milyar per tahun”, tambahnya.

16 milyar per tahun ini adalah intervensi Dana Desa untuk peningkatan kapasitas sumberdaya manusia untuk mendukung transformasi digital, terutama kepada perangkat desa dan masyarakat

Selanjutnya, Hermanus juga mengungkapkan bahwa semua pelayanan dan penyelenggaraan pelayanan publik kedepan menjadi tantangan tersendiri karena telah mengharuskan untuk “digital” tanpa ada alasan.

Dalam Seminar ini, 561 calon wisudawan juga diberikan kesempatan untuk bertanya dalam diskusi panel yang dipandu oleh moderator. Adapun 561 calon wisudawan tersebut terdiri dari 218 Wisudawan dan wisudawati dari Kota Tarakan, 137 dari Kabupaten Bulungan, 88 dari Kabupaten Malinau, 94 dari Kabupaten Nunukan, dan 24 wisudawan dan wisudawati dari Kabupaten Tana Tidung.

(PROKOMPIM)