POLRES NUNUKAN, POLSEK NUNUKAN DAN POLSEK KSKP GELAR PEMBAGIAN DAN PEMASANGAN BENDERA MERAH PUTIH SAMBUT HUT RI KE-80

NUNUKAN — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Nunukan bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih di wilayah hukum masing-masing, Kamis (14/08/2025).

Di depan Mako Polsek Nunukan, kegiatan dipimpin langsung Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K bersama Pejabat Utama Polres Nunukan. Sebanyak 100 Bendera Merah Putih dibagikan dan dipasang kepada pengendara roda dua yang melintas serta pada motor dinas personel Polsek Nunukan.

Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk menumbuhkan rasa persatuan, persaudaraan, dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mendukung gerakan nasional “Merah Putih Berkibar di Seluruh Nusantara” menuju Indonesia Emas.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tunon Taka Nunukan, kegiatan serupa dilaksanakan oleh personel yang dipimpin Kapolsek KSKP IPTU Andre Azmi Azhari, S.Tr.K., M.H. Sebanyak 15 Bendera Merah Putih dibagikan dan dipasang di pemukiman warga RT.18, Kelurahan Nunukan Timur.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari warga setempat. Selain memperkuat semangat kebangsaan, pembagian dan pemasangan bendera ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah RI dalam menuju Indonesia Emas.

Melalui kegiatan ini, jajaran Polres Nunukan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengibarkan Bendera Merah Putih di seluruh penjuru wilayah, sebagai simbol persatuan dan kebanggaan bangsa Indonesia. (*)

Robby Ajak Siswa Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kepemimpinan

TANJUNG SELOR – Staf Ahli Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setdaprov Kaltara, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., membuka kegiatan “Workshop Jurnalistik dan Materi Kepemimpinan Bagi Siswa-Siswi SMA/SMK/MAN Se-Kabupaten Bulungan”.

Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Robby menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara dan PT Warta Borneo Kaltara dalam menyelenggarakan kegiatan Workshop yang digelar di Hotel Luminor, Rabu (13/8).

“Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk membekali generasi muda kita dengan keterampilan dan wawasan yang sangat dibutuhkan di era digital seperti saat ini,” kata Robby.

Dengan mengangkat tema “Membangun Generasi Melek Informasi dan Cakap Media”, Robby menjelaskan di tengah arus informasi yang mengalir deras, serta setiap detik jutaan data informasi hadir melalui media cetak, elektronik, dan digital.

Menurutnya, dalam upaya menghadapi kencangnya arus data informasi ini, ada dua kemampuan yang menjadi kunci utama dalam situasi tersebut yaitu melek informasi dan kecakapan media.

“Bagi para pelajar, keterampilan jurnalistik bukan hanya tentang menulis berita, tetapi juga bagian penting dari literasi digital,” ucapnya

“Namun kecakapan juga sangat penting untuk menangkal hoaks, menghindari polarisasi, dan membentuk generasi muda yang kritis namun tetap santun,” sambung Robby.

Sebutnya melalui kegiatan workshop ini para siswa tidak hanya belajar teknik penulisan berita dan pengelolaan media, tetapi juga memahami cara kerja media, bagaimana isu-isu lokal maupun nasional dibingkai.

Selain itu kegiatan ini akan menjadi bagian dari solusi yang dituangkan melalui konten yang positif, edukatif, dan membangun wawasan pemahaman akan informasi yang beredar.

Staf Ahli Gubernur, Robbyy ini menerangkan keterkaitan antara keterampilan jurnalistik dan pembentukan karakter kepemimpinan, dan di era digital saat ini definisi kepemimpinan telah bergeser.

Ia mengungkapkan kepemimpinan kini adalah tentang pengaruh, tentang keberanian menyuarakan gagasan melalui tulisan, gambar, atau video yang bertanggung jawab.
“Dalam konteks ini, literasi media dan keterampilan jurnalistik bukan sekadar pelengkap, tetapi modal utama untuk membentuk kepemimpinan siswa yang tangguh, cerdas, dan peka terhadap isu-isu di sekitarnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Robby berharap kegiatan workshop ini akan dapat mencetak para jurnalis-jurnalis muda di Kaltara yang cakap, jujur, berintegritas, dan memiliki semangat membangun daerah.

Terakhir, dia berpesan kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, dan para siswa bisa memanfaatkan momen ini untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta membangun jejaring.

“Jadikan bekal ini untuk berkarya lebih jauh, baik di dalam maupun di luar sekolah,” ujar Robby.

“Selamat mengikuti workshop ini. Seraplah ilmu sebanyak-banyaknya, kembangkan kreativitas, dan jadilah generasi yang melek informasi, cakap media, dan siap memimpin masa depan Kaltara,” pungkasnya.

(dkisp)

Munas Aspeksindo Ke-3, Gubernur Tekankan Pengelolaan Hasil Laut Untuk Kesejahteraan Rakyat

JAKARTA – Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) 2025 di Ballroom Birawa Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (12/8) malam.

“Selamat ulang tahun yang ke 8 untuk Aspeksindo. Semoga di usia yang semakin matang ini, Aspeksindo dapat terus berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah kepulauan dan pesisir di seluruh Indonesia,” buka Gubernur Zainal.

Sebagai Dewan Pembina Aspeksindo, Gubernur Zainal menyampaikan agenda utama kegiatan ini yaitu Pemilihan Ketua Umum Aspeksindo periode 2025-2029, dengan tema acara “Asta Cita Presiden Prabowo & Wapres Gibran dan Pembangunan Blue Economy”.

Dalam arahannya, Gubernur Zainal menjelaskan Aspeksindo hadir sebagai wadah strategis guna menyatukan visi dan langkah pemerintah daerah kepulauan dan pesisir dalam mengelola potensi kekayaan maritim di Indonesia.

Tambahnya, Aspeksindo juga tidak hanya berfokus pada pembangunan di daratan namun bisa melalui daerah pesisir, laut hingga kepulauan.

“Inilah semangat yang melandasi pembentukan Aspeksindo, yaitu mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang tangguh, makmur, dan berdaulat,” jelasnya.

Sebagai organisasi yang memperjuangkan daerah pesisir dan kepulauan, Gubernur Zainal berharap Aspeksindo tidak hanya berbicara tentang potensi sumber daya, tetapi juga masa depan bangsa.

Dia menegaskan bahwa laut merupakan penghubung, bukanlah sebagai pemisah akan tetapi laut adalah sumber kehidupan.

“Kita semuanya memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan bahwa kekayaan laut Indonesia dikelola secara berkelanjutan dan memberi kesejahteraan bagi rakyatnya,” tutupnya.

Dalam Munas ini Bupati Mempawah Hj. Erlina, S.H., M.H, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Aspeksindo periode 2025-2029, menggantikan Walikota Samarinda Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si., yang telah menjabat Ketua Umum Aspeksindo periode sebelumnya.

(dkisp)

Gubernur Lakukan Groudnbreaking Pembangunan Anjungan Kaltara di TMII

JAKARTA – Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum bersama Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si secara resmi melakukan prosesi Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) Pembangunan Anjungan Kaltara, di TMMI, Jakarta Timur, Selasa (12/8).

Dalam nuansa hangat dan penuh kebanggaan, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa setelah melalui proses panjang, akhirnya dilaksanakan peletakan batu pertama Anjungan Kaltara yang kelak berdiri ini akan menjadi simbol identitas Bumi Benuanta di TMII.

“Anjungan ini juga akan menjadi ruang terbuka publik yang memperkenalkan dan mempromosikan beragam warisan budaya serta produk unggulan daerah kepada masyarakat luas yang hadir di TMII ini,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal menjelaskan Anjungan Kaltara atau Rumah Besar Kebudayaan Kaltara akan menjadi media presentasi budaya yang mencerminkan kekayaan adat istiadat, tradisi serta potensi ekonomi kreatif dari seluruh kabupaten / kota di provinsi Kaltara.

Dia mengharapkan pada Anjungan Provinsi Kaltara nantinya akan menjadi wadah berbagai kegiatan seperti ajang pertunjukan seni budaya, pameran kerajinan tangan, hingga promosi produk khas daerah yang mencerminkan identitas Kaltara.

“Saya mengajak seluruh jajaran pemda, khususnya dinas yang membidangi urusan pariwisata, kebudayaan serta koperasi UMKM, agar dapat secara aktif mendukung pengelolaan dan pengisian kegiatan di anjungan ini nantinya,” ucapnya.

Selanjutnya, Gubernur Zainal mengimbau pelaksana dan pengawas pembangunan anjungan kebanggaan provinsi Kaltara ini agar memperhatikan kualitas bangunan, serta melibatkan pihak TMII dalam memperhatikan jalannya pembangunan agar selesai tepat waktu.

Orang nomor satu di Kaltara ini menuturkan masih banyak lahan area yang cukup luas tapi sudah dibangun, kendati demikian ia tetap bersyukur Kaltara sebagai provinsi muda sudah bisa membangun di TMII.

“Kami provinsi yang baru terbentuk 13 tahun lalu, tetapi alhamdulillah kita bisa membangun di TMII ini. Terima kasih kepada seluruh manajemen TMII yang memberikan ruang di sini dan yang kita bangun ini adalah bangunan Bulungan,” ucap Gubernur Zainal.

Lebih jauh ia menuturkan provinsi Kaltara memiliki 3 suku asli yaitu Suku Bulungan, Suku Tidung, dan Suku Dayak, diharapkan akan ada dukungan dari berbagai elemen agar kedepan dapat membangun bangunan Tidung dan Dayak.

“Mudah-mudahan ada kebaikan hati dari manajemen TMII kami bisa membangun lagi rumah Dayak dan rumah Tidung, walaupun hanya kecil tetapi sudah mempresentasikan suku yang ada di Kaltara,” ujarnya.

Sementara itu Raja Muda Kesultanan Bulungan, H. Datu Dissan Hasanuddin Maulana turut memberikan apresiasi semua pihak dalam mendukung pembangunan Anjungan Kaltara, yang juga menjadi satu – satunya bangunan berasal dari Kaltara di TMMI.

“Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur dan yang memperjuangkan ini sehingga terwujudlah jati diri dari Kalimantan Utara,” kata Datu Dissan.

Turut hadir diantaranya, Pj. Sekprov Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si., Asisten Bidang Administrasi Umum Pollymaart Sijabat, S.KM., M.AP, Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, SE., MM., Dirut TMII Ratri Paramita, Ketua Forum Komunikasi Penghubung Pemerintah Provinsi Se-Indonesia, Hendry Donald Izaac, Ketua Forum Komunikasi Anjungan Daerah Natalia Eni Pudjiastuti, kepala OPD di lingkup Pemprov Kaltara serta unsur Forkopimda Kaltara.

(dkisp)

SMSI Kaltara Kecam Pengrusakan Kantor Korkal, Ancaman Serius Perusahaan Pers

TANJUNG SELOR – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengecam tindakan pengrusakan kantor koran Kaltara di Tanjung Selor, Bulungan pada Selasa (12/8/2025) pukul 03.00 WITA dini hari.

Ketua SMSI Kaltara, Victor Ratu menilai tindakan tersebut sebagai bentuk intoleransi dan ancaman terhadap kebebasan pers.

“SMSI Kaltara meminta kepada pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Victor, Rabu (13/8/2025).

“Apalagi Koran Kaltara ini perusahaan media yang sudah mengantongi verifikasi faktual dan administrasi dari Dewan Pers,” tambah dia.

Victor mengungkapkan, dari hasil pantauan dilapangan dan komunikasi SMSI dengan pihak manajemen Korkal, ditemukan sejumlah fasilitas dilokasi kejadian rusak berat diantaranya mesin cetak (2 warna) dan CCTV (1 unit).

“Kita sudah lihat rekaman CCTV dari dalam kantor, panel mesin cetak yang rusak diduga akibat disiram air, tidak ada barang lain yang hilang selain kerusakan tersebut,” ungkapnya.

Dari kejadian tersebut, SMSI menilai kasus ini sebagai ancaman atau teror serius yang harus segera diungkap pihak kepolisian.

“Namun, kami juga apresiasi gerak cepat pihak kepolisian yang sudah respon cepat laporan pihak perusahaan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” imbuhnya.

Victor menegaskan, merusak kantor media juga dapat dianggap sebagai bentuk ancaman terhadap kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. Apalagi, Kebebasan pers adalah hak fundamental yang dilindungi oleh konstitusi dan undang-undang.

“Merusak kantor media juga melanggar etika dan moral, karena dapat merugikan orang lain dan mengganggu proses penyampaian informasi kepada masyarakat. Jadi ini juga sudah tindak Pidana,” tegasnya.

Victor menambahkan, kasus ini menjadi atensi SMSI Kaltara untuk terus memantau perkembangan pengungkapannya.

“Kami akan terus pantau perkembangan pengungkapan kasus ini, SMSI percaya polisi bisa mengungkap kejadian ini dengan cepat,” tutupnya.(*)